Breaking News
light_mode

Dini Hari, Santri Pesantren Al Hidayah 2 Pasuruan Gerak Cepat Tolong Korban Kecelakaan Mobil

  • account_circle M. Bagas Fatahillah
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • visibility 578
  • comment 1 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan

Sikap khidmah dan tolong-menolong yang diajarkan di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) kembali terwujud dalam aksi nyata. Santri Ponpes Al Hidayah 2, Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, menunjukkan kesigapan luar biasa saat menolong korban kecelakaan mobil yang terperosok ke dalam parit pada dini hari, Senin (15/09/2025).

Kepala Pondok Ponpes Al Hidayah 2, Ustadz Muhammad Dul Hikam menuturkan, kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah mobil Avanza Hitam terjadi sekitar pukul 01.30 WIB di depan kompleks pesantren. Mobil itu dikemudikan pria berusia 30 tahun bersama keponakannya itu dalam perjalanan membawa ikan panggang menuju pasar.

“Kecelakaan terjadi saat pengemudi secara refleks membanting setir ke kanan untuk menghindari seekor kucing di tengah jalan, yang berujung fatal. Mobil lepas kendali, merusak pembatas jalan, dan akhirnya nyungsep (terperosok) ke dalam parit yang cukup dalam,” imbuh Alumnus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan tersebut.

Sementara itu, salah seorang santri yang turut membantu evakuasi, Nurul Arifin menerangkan, ia dan beberapa santri yang terjaga segera menyadari adanya insiden tersebut. Kami dan warga setempat langsung bergegas menuju lokasi untuk mengevakuasi korban yang terjebak di dalam mobil.

“Kami langsung bergerak cepat begitu mendengar benturan. Ini sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai santri dan tetangga untuk segera menolong sesama,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Kamis (30/10/2025).

Guru Tugas asal Pondok Pesantren Al Yasini itu juga mengungkapkan rasa prihatin atas musibah yang menimpa korban.

“Saya kaget dan sangat kasihan melihat apa yang menimpa korban. Niat mencari nafkah malah terkena musibah. Kerugiannya tidak hanya mobil yang rusak parah, tapi dagangan ikan panggangnya juga habis dan masih harus menanggung biaya pengangkatan mobil,” pungkasnya.

Berkat kesigapan para santri dan warga, kedua korban berhasil dikeluarkan dari mobil dengan selamat. Keduanya langsung dilarikan ke tempat pengobatan tradisional sangkalputung terdekat untuk penanganan. Para korban dilaporkan hanya mengalami luka ringan berupa goresan dan terkilir di bagian kaki.

Diketahui, evakuasi mobil baru bisa dilakukan keesokan harinya, Selasa (16/09/2025), karena kedalaman parit membutuhkan bantuan alat berat. Setelah berhasil diangkat, mobil dibawa ke kantor polisi setempat untuk proses lebih lanjut.

Penulis: M. Bagas Fatahillah

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: M. Bagas Fatahillah
  • Editor: Makhfud Syawaludin

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Istighosah Rutin Jum’at Legi, KH. Imron Mutamakkin Berpesan Agar Menggunakan Akhlak Ketika Mengkritik

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, berharap agar masyarakat dalam menyampaikan kritik yang bersifat membangun dan dalam menyampaikan kritik tersebut disertai dengan Akhlak. Mengkritik boleh, tapi kritik yang membangun. Dan disampaikan dengan Akhlakul Karimah”, disampaikan dalam Istighotsah Rutin Jum’at Legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin MWC NU […]

  • Diklatsar Banser Sukorejo, Diharap Siap Berkhidmah Tanpa Pamrih

    Diklatsar Banser Sukorejo, Diharap Siap Berkhidmah Tanpa Pamrih

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • visibility 919
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanSatuan Kordinator Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sukorejo menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) VIII bertempat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalirejo 2, Kabupaten Pasuruan, Minggu (14/11/2021). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa Banser dan Ansor […]

  • Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang meniadakan ru’yatul hilal sebagai dasar penetapan awal bulan Hijriah dan menjadikan hisab sebagai satu-satunya landasan penetapan awal bulan tidak dapat diterima menurut pendapat mu‘tamad dalam fikih Syafi’iyyah. Sebab, penetapan awal bulan Hijriah secara syar‘i dilakukan melalui ru’yatul hilal atau istikmal (menyempurnakan bulan menjadi 30 hari). Selain itu, pelaksanaan […]

  • Berikut Makna Kader NU Menurut KH Anwar Iskandar 

    Berikut Makna Kader NU Menurut KH Anwar Iskandar 

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar apel kader di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Rabu (29/01/2024). Wakil Rais Aam PBNU, KH. Anwar Iskandar mengatakan bahwasanya kader adalah orang-orang yang luar biasa dan warga NU yang tidak biasa-biasa saja. “Kader adalah warga NU yang digembleng melalui proses-proses yang panjang dengan […]

  • Kenalkan Tradisi NU, MTs Miftahul Huda Tejowangi Gelar Pesantren Ramadhan

    • calendar_month Sab, 9 Jun 2018
    • visibility 441
    • 1Komentar

    Masyarakat Muslim di Indonesia, khususnya warga Nahdlatul Ulama, mempunyai Tradisi Amaliyah di Bulan Ramadhan. Seperti Tadarrusan, Pujian “Niat Puasa Ramadhan” setiap Sholat Lima Waktu, dan lain-lain. Dalam rangka mengenalkan Tradisi Tradisi NU tersebut, Madrasah Tsanawiyah Miftahul Huda Tejowangi Kecamatan Purwosari menggelar Pesantren Ramadhan, Jum’at-Sabtu (8-9/6/2018).

  • LBH Ansor Pasuruan Siap Kawal Kasus Pembegalan Ketua IPPNU Rejoso

    LBH Ansor Pasuruan Siap Kawal Kasus Pembegalan Ketua IPPNU Rejoso

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Kasus pembegalan yang menimpa Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Rejoso Rosyidatul Ilmiah beberapa hari yang lalu. Merespon hal itu  Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) GP Ansor Kabupaten Pasuruan akan melakukan pendampingan agar kasus ini sampai selesai. Ketua PC LBH Ansor Kabupaten Pasuruan Soleh mengatakan, kasus […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca