Ranting NU Bayeman Teguhkan Semangat Berkhidmat melalui Program Koin NU
- account_circle Narjul Subanul Qowi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Bayeman terus menguatkan khidmah kepada masyarakat melalui Program Koin NU.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Istighotsah dan Lailatul Ijtima’ yang digelar di Musholla An-Nur, Lingkungan Kaliputat, Desa Bayeman, Rabu (29/7/2026).
Rais Syuriyah PRNU Desa Bayeman, Ustadz Sibro Mulisi, mengapresiasi kekompakan warga Nahdliyin yang selama ini istiqamah menghidupkan kegiatan NU di tingkat ranting.
Menurutnya, Program Koin NU menjadi salah satu ikhtiar membangun kepedulian sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program Koin NU merupakan salah satu wadah bagi kita untuk bersedekah. Insyaallah, hasil dari Koin NU dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Bayeman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dana yang dihimpun melalui Koin NU telah dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan sosial masyarakat. Salah satunya ialah memberikan bantuan air mineral kepada keluarga warga yang sedang berduka.
“Manfaat Koin NU sangat banyak. Salah satunya digunakan untuk membantu keluarga yang sedang berduka ketika ada warga Bayeman meninggal dunia. Dengan begitu, ranting NU bisa hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Sibro juga mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk terus mendukung Program Koin NU sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap organisasi. Ia menggaungkan slogan.
” Dana yang dihimpun berasal dari masyarakat dan sepenuhnya dikembalikan untuk membantu kebutuhan masyarakat Desa Bayeman,” terangnya.
Dirinya berharap Program Koin NU menjadi wujud nyata semangat ngurip-nguripi Nahdlatul Ulama di tingkat desa. Semoga kita semua diberi keistiqamahan dalam berkhidmah dan termasuk santri Hadhratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.
“Semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kemandirian jam’iyah terus tumbuh sehingga keberadaan NU semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapannya.
Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap malam Kamis Pon itu dihadiri jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PRNU Desa Bayeman, pengurus badan otonom (Banom), tokoh agama, serta warga Nahdliyin.
Selain menjadi forum silaturahmi dan konsolidasi organisasi, Lailatul Ijtima’ juga dimanfaatkan untuk memperkuat semangat gotong royong melalui gerakan Koin NU.
- Penulis: Narjul Subanul Qowi
- Editor: Mokh Faisol

Saat ini belum ada komentar