Breaking News
light_mode

Gus Kikin: NU Lahir di Bawah Tekanan, Kini Jadi Penentu Arah Keagamaan Dunia

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Kam, 11 Des 2025
  • visibility 335
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, menegaskan bahwa arah gerakan NU hari ini harus kembali pada orientasi spiritual, yakni mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, bukan kepada yang berkuasa.

Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Organisasi Zona Pasuruan Raya PWNU Jawa Timur yang digelar di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Rabu (10/12/2025).

“Jika kita hanya mendekat kepada yang berkuasa, maka kita akan melemah. Namun jika mendekat kepada Yang Maha Kuasa, Allah akan membimbing perjuangan kita,” ujarnya.

Gus Kikin, sapaan akrabnya, mengajak seluruh warga NU untuk kembali pada khitah perjuangan serta memegang teguh prinsip al-Muhafazhah ‘alal Qadimish Shalih wal Akhdu bil Jadidil Ashlah (memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik).

“Prinsip ini telah menjadi pegangan NU dalam menyikapi berbagai persoalan keagamaan dan kemasyarakatan,” jelasnya.

NU Lahir dalam Tekanan Kolonial

Dalam kesempatan tersebut, Gus Kikin menekankan pentingnya memahami sejarah NU. Menurutnya, NU lahir pada masa penjajahan Belanda sehingga perjuangannya tak pernah terlepas dari tekanan kolonial.

“Kita sulit membayangkan bagaimana para ulama mendirikan NU di tengah penjajahan Belanda pada waktu itu,” tuturnya.

NU tumbuh sebagai organisasi yang mandiri, dipimpin langsung oleh para ulama tanpa campur tangan pemerintah kolonial. Tidak mengherankan jika Belanda kemudian memusuhi NU.

Sejak awal, NU kerap berhadapan dengan kebijakan kolonial yang merugikan umat. Gus Kikin mencontohkan sikap tegas NU terhadap pemerintah Belanda, di antaranya penolakan Undang-Undang Pernikahan pada 1 April 1937 yang kemudian mendorong lahirnya Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI).

Selain itu, NU juga pernah mengeluarkan fatwa pada 1938 yang melarang umat menggunakan kapal Belanda untuk berhaji serta melarang donor darah untuk kepentingan kolonial.

“Sikap-sikap ini menunjukkan konsistensi NU dalam menjaga martabat dan kedaulatan umat, baik pada masa Belanda, Jepang, maupun setelah Indonesia merdeka,” tegasnya.

Dua Misi Besar NU: Mencerdaskan Bangsa dan Berkiprah Global

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng tersebut menjelaskan bahwa sejak awal NU membawa misi mencerdaskan kehidupan bangsa serta memperluas peran di tingkat internasional.

“NU bahkan pernah menjadi rujukan Raja Saudi dalam urusan keagamaan. Karena itu, NU perlu terus membangun sinergi dengan pemerintah, tetapi tetap menjaga independensi,” ungkapnya.

Pesantren sebagai Penjaga Khazanah Keilmuan

Di akhir penyampaian, Gus Kikin menekankan pentingnya pondok pesantren dalam perjalanan bangsa. Banyak naskah perjuangan para kiai ditulis dalam aksara Pegon, sehingga perlu dikaji dan dituliskan ulang agar tidak hilang dari khazanah Nusantara.

“Jika ada buku yang kurang sesuai dengan sejarah, maka tugas kita adalah menuliskan kembali kajian tentang pesantren,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Ajang 2 (dua) tahunan, yaitu Konferensi Cabang (Konfercab) ke-18 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan digelar secara meriah dalam sehari penuh di Aula KH. A. JUFRI Graha PCNU Kabupaten Pasuruan. Minggu (15/11/2020). Pada kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri oleh pengurus Anak Cabang (Ancab) dan ranting se-Kabupaten Pasuruan saja. Namun, kader IPNU dari berbagai daerah, […]

  • Anda Sarjana? Ayo Gabung ISNU Pasuruan

    Anda Sarjana? Ayo Gabung ISNU Pasuruan

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanGerak cepat, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan membuka rekrutmen untuk kepengurusan mendatang, periode 2022-2026. Berkas pengajuan pengurus dapat dikirim paling lambat tanggal 31 Agustus 2022 dan cukup melalui WhatApp. Ketua Terpilih PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adip Muhdi menjelaskan, terkait syarat menjadi pengurus harus membuat surat pernyataan bersedia […]

  • Pesantren Ramadhan PCNU Pasuruan Digelar Serentak di 41 SMPN, Perkuat Karakter Religius dan Wawasan Kebangsaan

    Pesantren Ramadhan PCNU Pasuruan Digelar Serentak di 41 SMPN, Perkuat Karakter Religius dan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Pohjenterk, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pesantren Ramadhan pada Senin–Rabu (2–4/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 41 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) se-Kabupaten Pasuruan. Pesantren Ramadhan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, PCNU Kabupaten Pasuruan, dan PCNU Bangil, sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter religius peserta […]

  • Jaring Siswa Madrasah Berprestasi, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Kompetisi Mapel MIPA

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama’ (PC LP Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan sukses menyelenggarakan Kompetisi Mata Pelajaran MIPA tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK, Senin (6/8) di SMA Excellent Al Yasini Kraton. Sebanyak 360 Siswa/i mengikuti kompetisi tersebut. Ketika sambutan, KH. Mujib Imron selaku Ketua LP. Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menuturkan tujuan kegiatan ini adalah […]

  • Ratusan Nahdiyin Ikuti Apel Kader PCNU Pasuruan

    Ratusan Nahdiyin Ikuti Apel Kader PCNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • visibility 895
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar apel kader di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Rabu (29/01/2024). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya saat ini NU sudah memasuki tahun ke 102 secara bulan masehi dan memasuki tahun ke 99 dalam hitungan Hijriyah. Oleh karena itu mari bersama sama […]

  • Sowan NU Pasuruan, Kapolres Diminta Serius Memberantas Narkoba

    Sowan NU Pasuruan, Kapolres Diminta Serius Memberantas Narkoba

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan meminta Kepolisian Resor (Polres) Kota Pasuruan secara serius dalam mencegah dan memberantas narkoba. NU Pasuruan juga siap bersinergi. Hal itu ditegaskan saat menerima kunjungan Kepala Polres (Kapolres) Pasuruan Kota di Ruang Tanfidziyah Lantai 2, Graha NU Kabupaten Pasuruan, Jl. Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Selasa (23/05/2023). Wakil […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca