Breaking News
light_mode

Raih Peringkat 20 Nasional dan Masuk Klaster Mandiri PTNU, Ini Pesan Bijak Rektor UNU Pasuruan

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT PBNU) secara resmi mengumumkan hasil pemetaan Peringkat Keunggulan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) Tahun 2026 melalui akun Instagram resminya pada Jumat (25/10/2026). Dari total 283 kampus NU se-Indonesia, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan menorehkan capaian membanggakan dengan berhasil menempati peringkat ke-20 nasional.

Capaian dengan perolehan skor 6,6210 tersebut menempatkan kampus kebanggaan warga Nahdliyin Pasuruan ini ke dalam jajaran ‘Klaster Mandiri’. Pemetaan LPTNU tahun ini membagi kampus ke dalam tiga klaster utama, yakni Klaster Elit (Peringkat 1–9), Klaster Mandiri (Peringkat 10–25), dan Klaster Madya (Peringkat 26–46).

Rektor UNU Pasuruan, Abu Amar Bustomi, merespons capaian ini dengan penuh syukur dan apresiasi. Ia menegaskan bahwa torehan ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari ikhtiar kolektif seluruh sivitas akademika, dukungan Badan Penyelenggara, dan kepercayaan masyarakat.

“Penghargaan kami sampaikan kepada seluruh pimpinan, dosen, peneliti, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta semua pihak yang telah memberikan kontribusi nyata. Khususnya kepada para dosen dan peneliti yang terus mengembangkan budaya riset, menghasilkan publikasi ilmiah, memperkuat kolaborasi akademik, dan menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat”, ujarnya kepada NU Pasuruan, Jumat (30/10/2026).

Lebih lanjut, Doktor Ilmu Sosial itu mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak memaknai capaian ini sebatas deretan angka dan kebanggaan semata. Ia memberikan pesan mendalam mengenai hakikat dari sebuah pemeringkatan dan publikasi keilmuan.

“Bagi kami, peringkat adalah cermin capaian, bukan batas pengabdian. Publikasi adalah jejak keilmuan, tetapi kebermanfaatan ilmu bagi masyarakat merupakan ukuran pengabdian yang sesungguhnya,” tegasnya.

Menurutnya, keunggulan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari tingginya posisi klaster, melainkan harus tercermin langsung pada kualitas lulusan, relevansi ilmu, dan kontribusi nyata dalam menjawab ragam persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Ke depan, Bustomi memastikan UNU Pasuruan akan menjadikan momentum ini untuk mempercepat transformasi kelembagaan, memperkuat budaya riset, dan memperluas kolaborasi. Hal ini selaras dengan visi besar kampus, yakni ‘Menjadi Perguruan Tinggi Kompetitif dalam Pengembangan Teknologi Inklusif melalui Sinergi Nilai-Nilai Fikrah Nahdliyyah.’

“Semoga capaian ini tidak menjadikan kita berpuas diri. Semakin tinggi pengakuan yang diperoleh, semakin besar pula tanggung jawab keilmuan, kelembagaan, dan pengabdian yang harus kita tunaikan. UNU Pasuruan: Bertumbuh dalam Mutu, Unggul dalam Inovasi, Berdampak bagi Peradaban,” pungkasnya.

Sebagai informasi, penilaian Peringkat Keunggulan PTNU Tahun 2026 ini didasarkan pada tujuh variabel dengan bobot yang telah ditetapkan. Ketujuh indikator tersebut meliputi jumlah mahasiswa aktif (20%), aset dan ketahanan keuangan (10%), kinerja riset dan publikasi ilmiah (20%), jumlah guru besar dan lektor kepala (15%), reputasi akademik berbasis altmetrics (15%), capaian alumni (10%), serta keterhubungan dengan organisasi NU dan badan otonomnya (10%).

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penuh Sampah di Rumah Hingga Tepi Pantai, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Taman Ecobrick

    Penuh Sampah di Rumah Hingga Tepi Pantai, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Taman Ecobrick

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 8 mengelola sampah menjadi Taman Ecobrick. Pemanfaatan sampah plastik menjadi taman itu dibangun di area pelaksanaan Skylot, berada di tengah-tengah Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Senin-Jumat (21-25/8/2023). Anggota Kelompok […]

  • Melalui Istighosah Rutin, NU Care Pasuruan Galang Dana Sosial

    • calendar_month Jum, 11 Jan 2019
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    NU Care LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infak, & Sedekah), istiqomah melakukan galang dana sosial dalam kegiatan Istigosah Rutin Jumat Legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Menurut Abd. Karim, Wakil Ketua PC NU Care Lazisnu Kabupaten Pasuruan, tim galang dana, yang kemudian dikenal dengan sebutan Pasukan Syurban, memanfaatkan kegiatan Istighosah Rutin dan kegiatan keagamaan […]

  • Gus Shon: Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur Teladan Disiplin Waktu

    Gus Shon: Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur Teladan Disiplin Waktu

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • visibility 1.426
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Shonhaji Abdus Shomad menyebutkan, KH Ad Rahman Syakur menjadi suri teladan dalam perilaku disiplin waktu. “Dalam segi kedisplinan KH Ad Rahman Syakur selalu datang lebih awal satu-dua jam di setiap rapat harian NU,” ujarnya di Peringantan Haul ke-4 KH Ad Rahman Syakur […]

  • Semarak Heroik Warnai Penutupan Hari Santri 2023 Ma’arif NU Pasuruan

    Semarak Heroik Warnai Penutupan Hari Santri 2023 Ma’arif NU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Phojentrek, NU Pasuruan Semarak Heroik Hari Santri 2023 menutup rangkaian Hari Lahir Lembaga Pendidikan LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ahad (22/10/2023). Dalam acara tersebut peserta lomba yang memperoleh juara pertama dipersilahkan menampilkan terbaiknya bersama sama mulai dari penampilan tari tradisional, pembacaan nazom Aqidatul Awwam, paduan suara […]

  • Hari Ini Taaruf Pengurus Baru, Berikut Visi dan Misi PC ISNU Kabupaten Pasuruan

    Hari Ini Taaruf Pengurus Baru, Berikut Visi dan Misi PC ISNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • visibility 1.307
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar ‘TaĂĄruf Pengurus Baru’ bertempat di Ruang Rapat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Jumat (16/09/2022). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adip Muhdi menyampaikan, ‘TaĂĄruf Pengurus Baru’ bertujuan untuk mensosialisasikan Visi dan Misi […]

  • Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Dikutip dari laman resmi MUI, mui.or.id, Komisi Fatwa MUI menetapkan bahwa hewan yang terkena Foot and Mouth Disease atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) gejala klinis kategori berat tidak sah untuk dijadikan hewan kurban. Hal itu disampaikan Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, saat memberikan paparan dalam konferensi pers Fatwa Nomor 32 Tahun […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca