Breaking News
light_mode

Bantu Penanganan Pandemi, Pemerintah Dukung KKN STAI Al-Yasini

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
  • visibility 1.112
  • comment 0 komentar

Tutur, NU Pasuruan

Mahasiswa memiliki kewajiban melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN menggunakan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Dalam situasi pandemi Covid-19, KKN STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Al-Yasini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. KKN juga dalam rangka mendukung usaha pencegahan penyebaran covid-19 oleh pemerintah.

Ketua LP2M STAI Al-Yasini, Irsyadur Rofiq, mengatakan bahwa STAI Al-Yasini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup dan dinas-dinas lain.

Ia juga menyampaikan bahwa Kegiatan KKN STAI Al-Yasini itu sudah mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Pasuruan. Terbukti, KH. A. Mujib Imron, SH., M.H., Wakil Bupati Pasuruan, dr. Ani Latifah, Kepala Dinas Kesehatan, dan jajarannya yang bersedia menghadiri kegiatan yang dilakukan oleh peserta KKN di beberapa Desa.

“Desa Palangsari Kecamatan Puspo. Desa Kalipang Kecamatan Grati. Desa Karang Jatianyar Kecamatan Wonorejo. Desa Pekangkungan Kecamatan Gondang Wetan dan Desa Blarang Kecamatan Tutur,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Rabu (5/5/2021).

Wakil Bupati Pasuruan tersebut mengajak masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan dan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Menjaga jarak dan memakai masker. Mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Lalu memperbanyak berdoa. Begitulah bentuk dari protokol kesehatan yang harus ditekankan untuk dilaksanakan dan dipatuhi,” ujarnya saat berkunjung dalam kegiatan itu.

Gus Mujib, juga mengajak kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut untuk mensukseskan program Wak Muqidin (Wayahe Kumpul Mbangun TPQ dan Madin).

“Mari siswa yang sekolah formal di pagi hari harus mengikuti pendidikan TPQ dan Madrasah Diniyah di sore hari, agar masyarakat Pasuruan mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih dan benar. Sehingga dapat memahami agama dengan baik dan benar,” pungkas Pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini itu.

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor NU Award, PCNU: Ajang Memperkuat Manajemen dan Program Organisasi

    Rakor NU Award, PCNU: Ajang Memperkuat Manajemen dan Program Organisasi

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) ‘Pelaksanaan NU Award Jawa Timur (Jatim) Tahun 2022’ di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (11/08/2022). Ketua PCNU KH Imron Mutamakkin menyampaikan, agar seluruh perangkat PCNU untuk mengikuti NU Award Jatim dengan sungguh-sungguh. “Kita harus bersinergi satu sama lain. […]

  • LAZISNU Pasuruan, Ikut Bantu Korban Banjir Banyuwangi & Siap Sukseskan Gerakan Koin NU

    • calendar_month Sen, 2 Jul 2018
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (PC LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, ikut memberikan Donasi Korban Banjir Banyuwangi yang dikoordinir oleh PW LAZISNU Jawa Timur saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Gerakan Koin dan Kirab Koin Raksana Nahdlatul Ulama di Ngasem Bojonegoro, Minggu (01/06/2018). Dalam kegiatan yang dihadiri oleh […]

  • Ilustrasi. Sumber: wellytania22blogspot.com

    Wak Abah – Puisi Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • visibility 791
    • 0Komentar

    WAK ABAH Karya Haidar Hafeez Masih seperti tadi siang, cerita itu aku simak.Dia bercerita saat aku kelas satu tsanawiyahBila dia sebenarnya Hizbullah.Milisi separatis versi Belanda Tidak akon-akon, tetapi dia katakan dengan bukti punggung terkilir.Dengan sisa luka memar yang terlihat menjelang wafat.Dia patah tulang pahaBekas aniaya Belanda saat dia pasukan Hizbullah TidakDia tidak ngibul.Dia Ma’shum sang […]

  • Di Yudisium UNU Pasuruan, Kiai Karim Akan Ijazahi Calon Wisudawan

    Di Yudisium UNU Pasuruan, Kiai Karim Akan Ijazahi Calon Wisudawan

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • visibility 516
    • 0Komentar

    KH Abd Karim Djasim sedang memimpin doa di kegiatan Istighosah Rutin PCNU Kabupaten Pasuruan

  • KH Imron Mutamakkin : Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Bersama 

    KH Imron Mutamakkin : Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Bersama 

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • visibility 784
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan  Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya  ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun individu. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menyediakan pangan yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat. Untuk itu manusia memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan sumber daya pangan yang ada secara […]

  • Gerakkan Ayo Urunan untuk RSNU, Semua Elemen Harus Bergerak Secara Maksimal

    Gerakkan Ayo Urunan untuk RSNU, Semua Elemen Harus Bergerak Secara Maksimal

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    Nupasuruan.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada Selasa (1/6/2021) melaunching gerakan urunan untuk membangun Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU). Gerakan yang bertempat di Aula KH. Akhmad Jufri Kantor PCNU tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Hadir pula dalam satu meja dengan bupati yaitu wakil bupati Pasuruan Gus Mujib Imron beserta anggota […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca