Breaking News
light_mode

Bantu Penanganan Pandemi, Pemerintah Dukung KKN STAI Al-Yasini

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
  • visibility 1.006
  • comment 0 komentar

Tutur, NU Pasuruan

Mahasiswa memiliki kewajiban melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN menggunakan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Dalam situasi pandemi Covid-19, KKN STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Al-Yasini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. KKN juga dalam rangka mendukung usaha pencegahan penyebaran covid-19 oleh pemerintah.

Ketua LP2M STAI Al-Yasini, Irsyadur Rofiq, mengatakan bahwa STAI Al-Yasini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup dan dinas-dinas lain.

Ia juga menyampaikan bahwa Kegiatan KKN STAI Al-Yasini itu sudah mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Pasuruan. Terbukti, KH. A. Mujib Imron, SH., M.H., Wakil Bupati Pasuruan, dr. Ani Latifah, Kepala Dinas Kesehatan, dan jajarannya yang bersedia menghadiri kegiatan yang dilakukan oleh peserta KKN di beberapa Desa.

“Desa Palangsari Kecamatan Puspo. Desa Kalipang Kecamatan Grati. Desa Karang Jatianyar Kecamatan Wonorejo. Desa Pekangkungan Kecamatan Gondang Wetan dan Desa Blarang Kecamatan Tutur,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Rabu (5/5/2021).

Wakil Bupati Pasuruan tersebut mengajak masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan dan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Menjaga jarak dan memakai masker. Mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Lalu memperbanyak berdoa. Begitulah bentuk dari protokol kesehatan yang harus ditekankan untuk dilaksanakan dan dipatuhi,” ujarnya saat berkunjung dalam kegiatan itu.

Gus Mujib, juga mengajak kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut untuk mensukseskan program Wak Muqidin (Wayahe Kumpul Mbangun TPQ dan Madin).

“Mari siswa yang sekolah formal di pagi hari harus mengikuti pendidikan TPQ dan Madrasah Diniyah di sore hari, agar masyarakat Pasuruan mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih dan benar. Sehingga dapat memahami agama dengan baik dan benar,” pungkas Pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini itu.

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Korban Lombok, Gus Awie: Salurkan Donasi melalui “NU Peduli” LAZISNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 12 Agu 2018
    • visibility 861
    • 1Komentar

    NU Peduli merupakan salah satu dari beberapa program NU di bidang Sosial yang bergerak membantu saudara sebangsa di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat yang sedang tertimpa musibah Gempa Bumi. Aksi NU Peduli dilakukan dalam bentuk kegiatan penggalangan dana bantuan untuk korban Gempa Lombok dengan cara menjaring dan mengonfirmasi langsung setiap donatur melalui struktur NU, Kader […]

  • Dalam Bulan Muharram, Rutinan MDS Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    Dalam Bulan Muharram, Rutinan MDS Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor yang rutin dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR (PAC GP ANSOR) Kecamatan Rejoso, kali ini, Selasa Malam (1/9/2020), diakhir acaranya dilaksanakan santunan kepada 15 anak yatim piatu. MDS Rijalul Ansor yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Bustanul Muta’alimin Desa Karangpandan Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan, dihadiri puluhan […]

  • Begini Khidmat LTMNU Pasuruan Lengkapi Prasarana Masjid

    Begini Khidmat LTMNU Pasuruan Lengkapi Prasarana Masjid

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanKetua Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Ustadz Mundir Muslih, menyampaikan komitmennya untuk terus berupaya dalam melengkapi prasana Masjid yang dinaungi oleh LTMNU. “Kemarin telah selesai membagikan Lemari. Sementara untuk 32 Masjid dulu,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Senin (10/01/2022). Ia juga menjelaskan terkait tips menciptakan magnet […]

  • Bantu Posyandu Stunting, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    Bantu Posyandu Stunting, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 12, membantu pemeriksaan stunting di Balai Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (18/7/2023). Peserta KKN Fitriyatul Islamiyah mengungkapkan, mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dalam mencegah hingga penanganan stunting. “Bisa […]

  • Silatnas ke-6, Alumni Sidogiri Meneguhkan Jihad Kultural Kaum Sarungan

    Silatnas ke-6, Alumni Sidogiri Meneguhkan Jihad Kultural Kaum Sarungan

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU Pasuruan Pengurus Pusat (PP) Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) menggelar Silaturahim Nasional (Silatnas) ke-6 di Lapangan Baru Pondok Pesantren Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Senin (26/06/2022). Sekretaris PP IASS Ustadz Alil Wafa menyampaikan, Silatnas merupakan ajang menyatukan hati para alumni Pondok Pesantren Sidogiri. “Memompa kembali semangat para alumni. Untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan yang […]

  • Cabang Pasuruan: Generasi Awal Kepengurusan NU di Daerah

    Cabang Pasuruan: Generasi Awal Kepengurusan NU di Daerah

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    Mungkin tak banyak yang tahu, jika awal mula berdirinya Nahdlatul Ulama, tak serta merta langsung mendirikan kepengurusan Cabang di berbagai daerah. Meski pada proses pendiriannya dihadiri oleh segenap ulama dari Jawa-Madura, akan tetapi butuh waktu dua tahun bagi Hadratusysyekh KH. Hasyim Asy’ari, Rais Akbar NU, untuk merestui berdirinya Cabang NU di berbagai daerah. Sebagaimana dikabarkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca