Breaking News
light_mode

Bantu Penanganan Pandemi, Pemerintah Dukung KKN STAI Al-Yasini

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
  • visibility 1.107
  • comment 0 komentar

Tutur, NU Pasuruan

Mahasiswa memiliki kewajiban melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN menggunakan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Dalam situasi pandemi Covid-19, KKN STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Al-Yasini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. KKN juga dalam rangka mendukung usaha pencegahan penyebaran covid-19 oleh pemerintah.

Ketua LP2M STAI Al-Yasini, Irsyadur Rofiq, mengatakan bahwa STAI Al-Yasini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup dan dinas-dinas lain.

Ia juga menyampaikan bahwa Kegiatan KKN STAI Al-Yasini itu sudah mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Pasuruan. Terbukti, KH. A. Mujib Imron, SH., M.H., Wakil Bupati Pasuruan, dr. Ani Latifah, Kepala Dinas Kesehatan, dan jajarannya yang bersedia menghadiri kegiatan yang dilakukan oleh peserta KKN di beberapa Desa.

“Desa Palangsari Kecamatan Puspo. Desa Kalipang Kecamatan Grati. Desa Karang Jatianyar Kecamatan Wonorejo. Desa Pekangkungan Kecamatan Gondang Wetan dan Desa Blarang Kecamatan Tutur,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Rabu (5/5/2021).

Wakil Bupati Pasuruan tersebut mengajak masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan dan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Menjaga jarak dan memakai masker. Mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Lalu memperbanyak berdoa. Begitulah bentuk dari protokol kesehatan yang harus ditekankan untuk dilaksanakan dan dipatuhi,” ujarnya saat berkunjung dalam kegiatan itu.

Gus Mujib, juga mengajak kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut untuk mensukseskan program Wak Muqidin (Wayahe Kumpul Mbangun TPQ dan Madin).

“Mari siswa yang sekolah formal di pagi hari harus mengikuti pendidikan TPQ dan Madrasah Diniyah di sore hari, agar masyarakat Pasuruan mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih dan benar. Sehingga dapat memahami agama dengan baik dan benar,” pungkas Pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini itu.

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Rutinan Lailatul Ijtima’, MWC NU Sidogiri Jelaskan Dalil Istighosah

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • visibility 867
    • 0Komentar

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sidogiri PCNU Kabupaten Pasuruan, sukses gelar rutinan Lailatul Ijtima’ pada hari Kamis malam (7/2/2019), yang kali ini bertempat di Masjid Al-Muttaqin Karangnongko Desa Ngabar Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh group Sholawat Al-Banjari dari Ikatan pemuda muslim (IPM) Ngabar Kraton. Adapun acara seperti biasanya, dimulai dengan […]

  • Meriahkan Maulid Nabi, ISNU Pasuruan Gelar Bedah Buku dan Konsolidasi Organisasi

    Meriahkan Maulid Nabi, ISNU Pasuruan Gelar Bedah Buku dan Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Raci, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar bedah buku dan konsolidasi organisasi, Sabtu (21/09/2024). Mustaysar PCNU Kabupaten Pasuruan Buya Muzammil Syafi’i mengatakan, pengurus ISNU harus bisa mengawal guru dan dosen di perguruan tinggi Islam agar kwalitasnya terjaga. “ISNU harus mampu mengawal […]

  • Warga & Pengurus NU Desa Tebas Gelar Istighotsah untuk Korban Gempa NTB

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Istiqhosah Rutin Bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Warga dan Pemerintah Desa Tebas Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, bertempat di Masjid Al Ikhlas Dusun Kebondalem Desa Tebas, Selasa Malam Rabu, 26 Dzulqo’dah 1439/7 Agustus 2018, secara khusus mendoakan Korban Gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut Gus Ali Ghufron, […]

  • Di Halal Bihalal Ansor, Gus Ipong Minta PAC & Ranting Siap Siaga Bantu Warga

    Di Halal Bihalal Ansor, Gus Ipong Minta PAC & Ranting Siap Siaga Bantu Warga

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan mengelar Halal Bihalal di Aula KH Ahmad Djufri Graha Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ahad (29/05/2022). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan, agar Ansor dan Banser di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) siap siaga untuk […]

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Menginisiasi Gerakan 50.000 Masker Kain Gratis

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Menginisiasi Gerakan 50.000 Masker Kain Gratis

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Senada dengan anjuran WHO dan Pemerintah terkait penggunaan masker ketika di luar rumah, Satgas Pencegahan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, membuka donasi khusus untuk pengadaan 50.000 masker kain. Selain dibagikan kepada masyarakat pada umumnya, masker tersebut juga akan diberikan kepada seluruh pengurus NU yang bertujuan memberikan edukasi dan keteladanan kepada masyarakat betapa pentingnya […]

  • Gus Nasih Ceritakan Dipisahnya IPNU IPPNU Pasuruan

    Gus Nasih Ceritakan Dipisahnya IPNU IPPNU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nashor mengatakan pengkaderan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dipisah pada zaman almagfurlah Rois Syuriyah KH Abdul Ghofur dan kembali di tegaskan pada zaman almagfurlah KH Muzakki Birul Alim. “Gagasan memisahkan IPNU dan IPPNU Kabupaten […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca