Breaking News
light_mode

Begini Rasanya Upacara Bendera Raksasa di Dam Pleret

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 21 Agu 2022
  • visibility 1.108
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Bagi warga kota dan Kabupaten Pasuruan, seperti sudah tidak asing dengan destinasi wisata Dam Pleret 1904. Destinasi wisata air yang terletak di Dusun Magersari, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Di sana, juga sedang dibudidayakan Labu Madu untuk menunjang pengembangan wisata.

Lebih dari itu, sudah sejak tahun 2012, setiap tanggal 17 Agustus, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pleret, menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Dam Pleret. Selain dapat mendengarkan suara air yang mengalir dan merasakan semilir angin sungai, akan menyaksikan Bendera Merah Putih berukuran 17×8 Meter dikibarkan.

Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Sonia, merasa beruntung telah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Kelompok 2 di Desa Pleret di Bulan Agustus. Sehingga Ia tidak hanya menyaksikan acara tahunan itu, juga menjadi salah satu petugas acara di pengibaran Bendera Merah Putih di Dam Pleret, Rabu (17/08/2022).

“Ditunjuk membaca teks Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Bangga dan sangat merasa senang,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Ahad (21/08/2022).

Dirinya menambahkan, Upacara Bendera di Dam Pleret itu memberi kesan menyatu dengan alam. Bahkan, Ia merasa lebih khidmat ketika mengikuti Upacara Bendera.

“Lebih tenang. Lebih-lebih juga tidak bising dengan suara kendaraan,” tuturnya.

Sonia, juga menyampaikan, catatan penting dari Pembina Upacara, Anton Dharma Pusaka Mas selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolah Sumberdaya Air (PSDA) Wilayah Sungai (WS) Welang Pekalen, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Jawa Timur.

“Bukti berjiwa nasionalisme tidak hanya dengan menjaga kekompakan dan keharmonisan di masyarakat. Tetapi juga dengan menjaga lingkungan,” pungkas Mahasiwa Program Studi Perbankan Syariah itu.

Penulis: Fi ‘isatil Kamila

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Muktamar ke-35 NU, Mari Bermunajat agar NU Melahirkan Keputusan Bermaslahat

    Jelang Muktamar ke-35 NU, Mari Bermunajat agar NU Melahirkan Keputusan Bermaslahat

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Istighotsah Jum’at Legi di Masjid Al Mahmud, Kecamatan Purwosari, Jumat (7/8/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menjelaskan bahwa istighotsah tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar seluruh jajaran NU memperbanyak munajat menjelang muktamar. ” Mari kita niatkan […]

  • Regenerasi Berintegritas, PK IPNU-IPPNU MA Ma’arif Al-Asy’ari Gondangwetan Lahirkan Pemimpin Baru

    Regenerasi Berintegritas, PK IPNU-IPPNU MA Ma’arif Al-Asy’ari Gondangwetan Lahirkan Pemimpin Baru

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Semangat regenerasi pelajar Nahdlatul Ulama tampak nyata dalam gelaran Rapat Anggota (Rapta) VIII dan Pemilihan Umum Raya (Permira) Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) MA Ma’arif Al-Asy’ari Gondangwetan, Sabtu (1/11/2025). Dengan mengusung tema “Tongkat Estafet: Regenerasi Berintegritas, Membangun Kualitas, Menggapai Cita Bersama,” kegiatan […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Toga, Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Toga, Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) STAI Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) menggelar penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Dusun Pendopo, Desa Rowo Gempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dikemas dalam bentuk edukasi, praktik bertani, serta pelatihan pengelolaan hasil panen […]

  • Wisuda Perdana STAI Al-Yasini Sukses Luluskan 117 Sarjana Pintar Baca Kitab Kuning

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    PASURUAN. Yayasan Miftahul Ulum Al-Yasini komitmen dan istiqamah terus menyiapkan generasi yang berprestasi dan berkarakter santri. Sabtu (22/22) lalu Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan mewisuda 117 mahasiswanya. Ratusan wisudawan telah dikukuhkan itu berasal dari sejumlah jurusan. Diantaranya dari Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 24 wisudawan, 41 wisudawan dari guru Madrasah Diniyah yang mendapat […]

  • Istighosah Rutin, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga Nahdliyin Jaga Marwah Organisasi

    Istighosah Rutin, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga Nahdliyin Jaga Marwah Organisasi

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Puspo, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan pentingnya menjaga militansi NU dan peran keilmuan yang telah diwariskan para ulama Pasuruan. Hal itu ia sampaikan dalam Istighosah Jum’at Legi yang digelar PCNU Pasuruan di Masjid Al Huda, Kecamatan Puspo, Jumat (26/09/2025). Menurutnya, sejak dulu Pasuruan memiliki kontribusi besar […]

  • Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • visibility 1.095
    • 0Komentar

    Perbincangan tentang pendirian dan/atau investasi terhadap Pabrik Minuman Keras (Miras) yang beberapa hari ramai dibicarakan, jauh sebelumnya, KH. Ahmad Djufri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten tahun 1965 hingga 1974, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais Syuriyah, telah melarang masuknya pabrik miras di Pasuruan. Hal itu Beliau lakukan karena tidak ingin bahaya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca