Breaking News
light_mode

Eksplor Wisata, Cara Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruaan Wujudkan Desa Ekonomi Kreatif

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
  • visibility 1.312
  • comment 0 komentar

Gempol, NU Pasuruan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin  menggelar eksplor wisata desa, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Desa yang di ekspor adalah Desa Randupitu yang memiliki tiga dusun diantaranya Dusun Gesing, babat dan Randupitu.

Eka Widya Dosen UNU Pasuruan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan memetakan potensi desa, sehingga menuju desa  ekomoni kreatif berbasis sampah.

“Salah satu progam dari mahasiswa KKN adalah menjadikan desa ekonomi kreatif berbasis sampah,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Senin (8/07/2024).

Sementara Suudin Zuhri selaku perangkat desa mengatakan, Dusun Gesing Peres di gadang gadang sebagai desa yang menghasilkan dan menandon oksigen, karena di dalamnya terdapat banyak tanaman hijau dan tanaman toga.

“Kebanyakan masyarkat gesing peres memiliki kelompok ternak  sehingga bisa memanfaatkan kotoran sapi untuk media tanam,”terangnya.

Menurutnya Desa Randupitu juga memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di Kawasan Babat yang dikelola dengan baik oleh komunitas Pemuda Peduli Sampah (Pempes), sehingga nanti dapat di pisahkan antara sampah organik yang dapat di olah menjadi kompos atau pakan magot

“Kendala kami adalah mengelola sampah organik maka dari itu kami berharao dengan adanya  mahasiswa KKN dapat mengolahnya dengan baik,” paparnya.

Salah satu peternak wahid mengatakan, selain kotoran hewan warga juga memanfaatkan limbah pertanian seperti sekam padi, kulit kopi, kulit gandum serta limbah pabrik berkonsentrasi tinggi, yang di fermentasi untuk pakan sapi dan pakan kambing.

“Semua limbah pertanian akan kami kelolah kembali agar menjadi manfaat,” jelasnnya.

Penulis : Fatmatul Jannah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Era milenial ditandai dengan pola perilaku dan pola pikir yang berbeda seiring dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang pesat. Bahkan dalam dunia industri, karya dan produk berupaya disesuaikan dengan karakter generasi milenial yang salah satunya menyukai sesuatu yang serba cepat dan instan. Meski demikian, generasi milenial juga memiliki sifat kritis terhadap fenomena dan perubahan […]

  • PCNU Kabupaten Pasuruan Ikuti Puncak Harlah NU di GBK, Lanjut Ziarah dan Silaturahmi

    PCNU Kabupaten Pasuruan Ikuti Puncak Harlah NU di GBK, Lanjut Ziarah dan Silaturahmi

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke 100 di Pelataran Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (31/1/2026). Dalam momentum tersebut, rombongan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan turut hadir dan telah tiba di lokasi sejak waktu Subuh. Perjalanan menuju Jakarta […]

  • Dini Hari, Santri Pesantren Al Hidayah 2 Pasuruan Gerak Cepat Tolong Korban Kecelakaan Mobil

    Dini Hari, Santri Pesantren Al Hidayah 2 Pasuruan Gerak Cepat Tolong Korban Kecelakaan Mobil

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • visibility 622
    • 1Komentar

    Gambar ilustrasi dari Gemini AI.

  • Gus Nasih Ceritakan Dipisahnya IPNU IPPNU Pasuruan

    Gus Nasih Ceritakan Dipisahnya IPNU IPPNU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nashor mengatakan pengkaderan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dipisah pada zaman almagfurlah Rois Syuriyah KH Abdul Ghofur dan kembali di tegaskan pada zaman almagfurlah KH Muzakki Birul Alim. “Gagasan memisahkan IPNU dan IPPNU Kabupaten […]

  • Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

    Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
    • visibility 1.180
    • 1Komentar

    Pasuruan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki Pondok Pesantren dengan jumlah yang besar, setidaknya tercatat lebih dari 200-an lebih Pondok Pesantren. Semenjak masa pandemi berlangsung, berdampak pada hampir seluruh santri di Pondok Pesantren dipulangkan lebih awal. Meskipun proses penanganan pemulangan santri di Pasuruan dan santri asal Pasuruan yang pulang dari berbagai daerah […]

  • Mahasiswa  UNU Pasuruan Ajak Siswa SD Al Maksum Balunganyar Kuasai Penjumlahan Bersusun

    Mahasiswa UNU Pasuruan Ajak Siswa SD Al Maksum Balunganyar Kuasai Penjumlahan Bersusun

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan mengajak siswa kelas III SD Al Maksum Balunganyar belajar Matematika melalui metode interaktif di lembaga pendidikan setempat. Kegiatan tersebut bertujuan membantu siswa memahami materi penjumlahan bersusun dengan cara yang lebih menyenangkan sekaligus meningkatkan keaktifan mereka selama proses pembelajaran. Pembelajaran dipimpin oleh […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca