Breaking News
light_mode

Fasilitator Program YESS: Materi Motivasi Bisnis dari ITSNU Pasuruan Mudah dan Menarik

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
  • visibility 1.001
  • comment 0 komentar

Kraton, NU Pasuruan
Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) di Pasuruan melibatkan Dosen Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) setempat sebagai pemateri pelatihan.

Fasilitator Program YESS di Kecamatan Kraton, Wahyu Kurniawan, menyatakan bahwa materi yang disampaikan oleh Dosen ITSNU sangat menarik, tidak membosankan, dan mudah dimengerti oleh peserta pelatihan.

“Komunikasi dua arah yang dilakukan pemateri pun cukup efektif. Ada ice breaking dan pemateri mampu memotivasi peserta pelatihan agar minat dalam mengembangkan usaha dibidang pertanian dan peternakan,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Ahad (18/09/2022).

Sementara itu, Firda Hariyanti, salah satu pembicara kegiatan Jalur Motivasi Bisnis tahun 2022 Program YESS, membagikan sepuluh langkah dalam membangun sebuah bisnis.

Lima langkah yang pertama berkaitan dengan cara mencari dan menemukan ide bisnis. Dimulai dengan menciptakan situasi dan kondisi yang nyaman dan rileks. Bisa juga dengan melakukan hal-hal yang disukai seperti hobi.

Kemudian membangun relasi untuk belajar berbagai pengalaman orang lain. Terakhir, melakukan riset terkait trend bisnis di masyarakat dan riset di media sosial.

Sedangkan lima langkah selanjutnya, satu langkah berkaitan dengan cara untuk menguji sebuah ide bisnis. Yakni dengan menggunakan analisis SWOT. Yakni Strenght (Kekuatan), Weekness (Kelemahan), Oppurtunity (Peluang), dan Treat (Ancaman).

Adapun empat langkah terkahir berkaitan dengan cara memasarkan bisnis yang dirintis. Yakni dengan mengoptimalkan Empat P (Promotion, Product, Place, and Price).

“Produk harus berkualitas, bervariasi, dan kemasannya bagus. Untuk Price dengan memberi diskon serta menfasilitasi pembayaran yang bervariasi dan terjangkau,” tandasnya.

Untuk diketahui, terlibat juga sebagai pemateri di Program Youth Enterpreneurship And Employment Support Services (YESS) oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dosen Universitas Yudharta Pasuruan dan Universitas Merdeka Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMM UNU Pasuruan  Usung Budidaya Selada Hidroponik Perkuat Ketahanan Pangan Desa Kedungboto

    PMM UNU Pasuruan Usung Budidaya Selada Hidroponik Perkuat Ketahanan Pangan Desa Kedungboto

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Beji, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Kelompok 15 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memulai pengabdian di Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan Mengusung tema Ketahanan Pangan mahasiswa menghadirkan program unggulan budidaya selada dengan sistem hidroponik sebagai upaya mendukung ketersediaan pangan sekaligus memperkenalkan metode pertanian yang efisien bagi masyarakat pesisir. Kepala Desa Kedungboto, Subandi, menyampaikan […]

  • HSN 2018: PCNU Pasuruan Instruksikan Pembacaan 1 Juta Sholawat Nariyah

    • calendar_month Jum, 19 Okt 2018
    • visibility 744
    • 2Komentar

    INSTRUKSI PEMBACAAN SHOLAWAT NARIYAH Yth: 1. Pengurus MWC NU 2. Pengurus Ranting NU 3. Pengurus Pondok Pesantren di Lingkungan PC. RMI NU Kab. pasuruan 4. Pimpinan Lembaga Pendidikan di Lingkungan PC LP. Ma’arif NU Kab. Pasuruan Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam silaturrahim disampaikan teriring doa semoga kita senantiasa dalam ma’unah dan hidayah Allah swt. Dalam rangka […]

  • Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU Kab. Pasuruan, Pemerintah, & Jasa Marga Bersama-sama Desinfeksi Semua Exit Tol

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • visibility 895
    • 0Komentar

    Setelah sebelumnya melakukan desinfeksi di beberapa Exit Tol dan Stasion, Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, kembali melakukan penyemprotan disinfektan bersama-sama dengan satgas pencegahan covid-19 Pemerintah Daerah dan pihak Jasa Marga, Senin (30/3/2020). “Berbeda dengan kemarin, desinfeksi bagi pengendara roda 4 yang keluar dari pintu tol dan hendak memasuki kabupaten Pasuruan […]

  • Bupati Pasuruan: Pemkab Siap Beli Beras Organik Sehat Milik Ansor untuk RSUD

    Bupati Pasuruan: Pemkab Siap Beli Beras Organik Sehat Milik Ansor untuk RSUD

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • visibility 900
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan dukungan penuh terhadap inovasi padi sehat organik rendah gula yang dikembangkan oleh Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan. Inovasi ini telah melalui serangkaian uji laboratorium dan dinilai layak menjadi role model pertanian sehat di masa depan. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, […]

  • Mahasiswa PMM UNU Pasuruan Dampingi Perawatan Kebun Mangga di Desa Wonokerto

    Mahasiswa PMM UNU Pasuruan Dampingi Perawatan Kebun Mangga di Desa Wonokerto

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Kelompok 09 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan mendampingi petani dalam kegiatan perawatan kebun mangga di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja bidang lingkungan sekaligus bentuk dukungan terhadap pelestarian mangga sebagai salah satu komoditas unggulan desa. Rohim, salah seorang […]

  • Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

    Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

    • calendar_month Rab, 9 Des 2020
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Robikin Emhas mengatakan, jihad dengan pedang itu sudah kuno. Jihad hari ini adalah melawan korupsi. Kita dinilai sedang berjihad jika memperjuangkan negara ini bersih dari korupsi.  “Karena itu, NU melalui Lakpesdam PBNU sangat fokus dengan gerakan anti korupsi,” kata Robikin saat membuka lokakarya Pesantren Kader Penggerak (PKP) NU […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca