Breaking News
light_mode

Fatayat NU Pasuruan dan Jatim Siap Ciptakan Ruang Aman Untuk Anak dan Perempuan.

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
  • visibility 1.382
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan 

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pasuruan dan Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A) Fatayat NU Jatim menggelar seminar penguatan aset fatayat dalam penanganan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak di Gedung Muslimat, Ahad (29/10/2024).

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat upaya penangan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Nabiela Naily selaku narasumber mengatakan bahwasanya menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak. Untuk mewujudkan itu perlu melibatkan setiap anggota masyarakat untuk mendukung budaya inklusif.

“Mari kita sadari bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah kejahatan besar, penghianatan terhadap agama dan  penodaan terhadap bangsa kita,” ujarnya.

Koordinator Bidang Dakwah Fatayat NU Kabupaten Pasuruan Luluk Mahmudah mengatakan, bahwas perspektif perlindungan dan penguatan perempuan serta anak-anak akan diintegrasikan dalam program dakwah mereka. 

“Kami akan pastikan akan ada penguatan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak,” tuturnya.

Disisi lain  Ketua LKP3A Kabupaten Pasuruan Fatimatuz Zahro mengatakan, forum ini menekankan pentingnya sinergi antara Fordaf dan LKP3A dalam upaya pencegahan kekerasan, dengan melibatkan semua pihak untuk mencegah kekerasan sebelum terjadi.

“Dengan kolaborasi yang erat LKP3A dengan Fordaf akan membantu mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tambahnya.

Disisi lain,  Nur Khosi’ah LKP3A PW Fatayat NU Jawa Timur menyampaikan  bahwasanya Fatayat NU memiliki potensi luar biasa dalam permasalahan ini.  Kehadiran diharapkan mampu menjawab kebutuhan kebutuhan masyarakat.

 “Untuk mewujudkan misi perlindungan terhadap perempuan dan anak secara menyeluruh, kemitraan dengan berbagai pihak eksternal sangatlah penting,” tutupnya.

Penulis: Dina Madaniah

Editor: Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rebut Peluang Bisnis Tempe, LPNU Pasuruan Gelar Ngaos Bisnis

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Program Ngaos Bisnis dengan bentuk kegiatan pelatihan tempe bertempat di Yayasan Al-Hasani Desa Lajuk Kecamatan Gondangwetan, Sabtu (3/8/2019). Kegiatan tersebut diikuti 55 peserta yang berasal dari warga setempat, wali murid yayasan Al-Hasani, serta fatayat dan muslimat desa Lajuk. Menurut Samsul Arifin, selain […]

  • Ansor Ponjentrek Santuni 200 Duafa dan Janda

    Ansor Ponjentrek Santuni 200 Duafa dan Janda

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • visibility 936
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pohjentrek menyalurkan sedekah kepada 200 Duafa dan Janda di Masjid Nduyo Desa Sukorejo Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan, Sabtu (8/5/2021). Kegiatan yang bertepatan dengan malam 27 Ramadlan itu menjadi puncak kegiatan rutin Khotmil Qur’an setiap malam minggu yang dilaksanakan secara bergilir di beberapa Masjid wilayah Pohjentrek. […]

  • Belatung

    Ternyata, Belatung dari Bangkai Hewan Hukumnya Suci

    • calendar_month Jum, 26 Mar 2021
    • visibility 6.262
    • 1Komentar

    Rejoso, NU Kabupaten PasuruanKH. Ishomuddin Ma’shum, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Karangpandan, menjelaskan terkait hukum atas benda atau sesuatu yang keluar dari bangkai hewan. ”Bangkai ayam, yang mengeluarkan belatung, hukum asal dari bangkai ayam adalah najis, berbeda dengan belatung yang keluar dari bangkai ayam tersebut. Hukum belatung tersebut suci,” ujarnya saat mengisi pengajian […]

  • Antisipasi Banjir, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buat Resapan Biopori di Kecamatan Rejoso

    Antisipasi Banjir, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buat Resapan Biopori di Kecamatan Rejoso

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan aktivitas yang dilakukan selama mengabdi di suatu daerah. KKN tergolong kegiatan wajib karena termasuk ke dalam salah satu tridharma perguruan tinggi yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.  Sebagimana yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul ulama (UNU) dan Sekolah tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan […]

  • Katib Syuriyah NU Pasuruan Minta Sekolah Memiliki Mentor Bidang Aswaja

    Katib Syuriyah NU Pasuruan Minta Sekolah Memiliki Mentor Bidang Aswaja

    • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
    • visibility 860
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muhib Aman Ali meminta kepada sekolah dan madrasah dinaungan Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) untuk memiliki mentor bidang Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah. Hal itu ditegaskan dalam kegiatan Workshop Reaktualisasi Kurikulum Aswaja yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) LP […]

  • Begini Pesan Camat Grati di Konferancab V PAC IPNU-IPPNU

    Begini Pesan Camat Grati di Konferancab V PAC IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    Grati, NU Kabupaten PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Grati melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) V, Sabtu (21/3/2021), bertempat di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Desa Triwung Kecamatan Grati. Konferancab tersebut dihadiri oleh ketua, sekretaris MWCNU, dan pengurus Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca