Breaking News
light_mode

Gus Kikin : Urunan Sarana Meningkatkan Ukhuwah Nahdliyah Pengurus dan Anggota

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Ming, 12 Mei 2024
  • visibility 1.929
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Penjabat (Pj) Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin bahwasanya urunan merupakan sarana meningkatkan ukhuwah nahdliyah sekaligus mengukur ketaatan dan kecintaan pengurus maupun anggota pada NU.

“Cara iuran atau urunan ini, memang sudah menjadi ciri khas warga NU dengan demikian kegiatan organisasi akan berjalan,” ujarnya pada saat halal bihalal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di area Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/05/2024).

Menurutnya salah satu cara membangun kemandirian organisasi adalah urunan. Hal itu sudah dilakukan oleh ulama ulama terdahulu untuk menunjang kegiatan organisasi.

“Sejak dulu tradisi urunan di NU sudah diterapkan dan lakukan oleh para ulama,” tambahnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut mengatakan, sekarang ini ada program Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (KMNU) ini program bagus karena dapat menjadikan kekuatan untuk membangun ukhuwah mulai dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hingga Ranting NU yang secara keseluruhan ummat di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

“Program program seperti inilah yang bisa membangun kekuatan ukhuwah di naungan NU,” tendas Wakil Ketua PBNU tersebut.

Dirinya berharap pemerintah juga senang ketika NU ngumpul dan membuat kegiatan karena kegiatan yang dilakukan positif yang menyembuhkan ukhuwah terbangun.

“Melalui program program NU yang di gagas hingga ranting dapat menjadi suatu kekompakan dan kerukunan di kalangan masyarakat dan pemerintah dapat membantu memfasilitasinya,” harapannya.

Sementara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, RSNU merupakan progam unggulan PCNU Kabupaten Pasuruan sejak tahun 2016 dan terealisai pada tahun 2021.

“Alhamdulillah bangunannya sudah berdiri tinggal peralatannya. Oleh karena itu mari kita bersama sama urunan untuk melengkapi peralatan yang ada di RSNU,” imbuhnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, sebelum RSNU beroprasi kami akan mengupayakan membangun klinik klinik di tiga zona utama yakni timur, tengah dan barat sehingga ketika RSNU sudah beroprasi bisa menerima.

“Pembangunan klinik di tiga zona merupakan cara kita untuk memperkokoh RSNU ketika sudah beroprasi,” tutupnya.

Penulis Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Harlah Ansor Kayu Kebek Tutur, KH. Marzuki Mustamar Tegaskan Dalil Amaliah NU

    Melalui Harlah Ansor Kayu Kebek Tutur, KH. Marzuki Mustamar Tegaskan Dalil Amaliah NU

    • calendar_month Rab, 21 Okt 2020
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor (PR GP Ansor) dan satkorpok Banser Kayu Kebek Kecamatan Tutur yang ke-3, digelar kegiatan tasyakuran, Minggu Pagi (11/10/2020). Tasyakuran yang bertempat di Dusun Taman Desa Kayu kebek Kecamatan Tutur, bentuk acara sebagaimana kegiatan Rijalul Ansor. Tak hanya MWC NU TUTUR, Pengurus PAC GP Ansor […]

  • Jelang Ramadhan, LTMNU Pasuruan Bimbing Muadzin Masjid dan Musolla

    Jelang Ramadhan, LTMNU Pasuruan Bimbing Muadzin Masjid dan Musolla

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • visibility 860
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar bimbingan teknis muadzin masjid dan musolla di Aula KH Ahmad Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (24/2/2024). Dalam hal tersebut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibbul Aman Aly menjelaskan perbedaan waktu adzan jum’at di Makkah dan di Indonesia. […]

  • Sukses, Ketua LP Maarif NU Pasuruan: 568 Madin Ikuti UAMNU

    Sukses, Ketua LP Maarif NU Pasuruan: 568 Madin Ikuti UAMNU

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Nguling, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Ujian Akhir Ma’arif NU (UAMNU) untuk Madrasah Diniyah (Madin), Senin (13-20/2/2023). UAMNU perdana itu dilakukan serentak di semua Madin di wilayah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Terncatat ada 568 Madin dengan jumlah peserta mencapai 6432 santri yang […]

  • Bantu Pelajar, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buka Bimbel Gratis

    Bantu Pelajar, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buka Bimbel Gratis

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • visibility 1.316
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar Bimbingan Belajar (Bimbel) di Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, Senin (15/07/2024). KKN Desa Tebas Bimbel  ini terbuka untuk anak-anak dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga Madrasah Diniyah (Madin). Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan tambahan […]

  • Safari Ramadlan Malam Pertama, Ketua PCNU Tekankan Tiga Hal Ini

    Safari Ramadlan Malam Pertama, Ketua PCNU Tekankan Tiga Hal Ini

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • visibility 946
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan kegiatan Safari Ramadlan. Pelaksanaan Safari Ramadlan malam pertama, Jumat (16/4/2021), bertempat di tiga lokasi dari masing-masing Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Untuk MWCNU Kraton di Masjid Mubarok Desa Tambakrejo. Lalu MWCNU Sidogiri di Masjid Rahmat Desa Ngempit. Sedangkan MWCNU Pohjentrek di Masjid Nurul Huda […]

  • Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    Perbincangan tentang pendirian dan/atau investasi terhadap Pabrik Minuman Keras (Miras) yang beberapa hari ramai dibicarakan, jauh sebelumnya, KH. Ahmad Djufri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten tahun 1965 hingga 1974, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais Syuriyah, telah melarang masuknya pabrik miras di Pasuruan. Hal itu Beliau lakukan karena tidak ingin bahaya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca