Breaking News
light_mode

H Fausi, Teladan Bagi Kader dan Anak Muda NU

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
  • visibility 844
  • comment 0 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan
Berpulangnya H Fausi pada Jumat (15/03/2024) dini hari, meninggalkan banyak kenangan serta warisan inspirasi bagi banyak kalangan. Mengingat almarhum tercatat aktif di beberapa organisasi, khususnya di Nahdlatul Ulama (NU).

Diantaranya pernah menjadi Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Pasuruan dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan. Saat ini, almarhum masih menjadi Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan periode 2020-2025 dan menjadi Tim Perencanaan dan Pengembangan Institusi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan bersama jajaran guru besar dan praktisi pengembangan institusi.

Berikut kenangan dan warisan inspirasi almarhum yang dirasakan oleh kader dan anak-anak muda NU.

Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kota Pasuruan Muhammad Iskandar Zulkarnain menyebutkan, almarhum adalah teladan anak muda NU di Kota Pasuruan dalam memberikan khidmah secara optimal kepada organisasi.

“Disela kesibukan Beliau, menjabat Kepala Kantor Kementrian Agama, baik di Lamongan maupun di Kota Probolinggo, hampir tidak pernah absen untuk hadir di agenda ‘Sabtu Ngantor Bareng’ PCNU Kota Pasuruan,” ungkapnya.

Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu menyatakan, berpulangnya almarhum seperti kehilangan satu teladan terbaik seorang kader dan santri hadratussyeikh di Kota Pasuruan.

“Beliau seperti memberikan pesan bahwa setiap pencapaian karir selalu diikuti dengan peningkatan kualitas dan kuantitas khidmah kepada NU. Beliau juga seperti berpesan bahwa apa yang beliau capai dari bawah hingga menjadi kepala kemenag adalah barokah dari NU, makanya tak pernah sekalipun surut dalam berkhidmah,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I STAI Salahuddin M Khoirul Lutfi menceritakan, perjumpaan dirinya dengan almarhum sewaktu menjadi mahasiswa di kampus milik PCNU Kabupaten Pasuruan itu.

“Saat beliau menjadi ketua STAI Salahuddin selalu mengakomodir mahasiswa. Kami di Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) terus dimintai masukan untuk pengembangan kemahasiswaan,” imbuhnya.

Mantan Ketua Umum PC PMII Pasuruan itu juga menyampaikan, ketika di PMII selalu dibantu dalam pemikiran, jaringan, dan pendanaan. Di tahun itu, almarhum mendapat Penghargaan Bintang Pergerakan yang diberikan langsung oleh pendiri PMII KH Nuril Huda di Masjid Muhammad Cheng Hoo, Pandaan.

“Beliau menginspirasi saya. Beliau sosok yang tegas, punya pola kerja cerdas dan ikhlas. Serta mampu terus melaju meski dengan kondisi seberat apapun,” pungkas Wakil Sekretaris PC Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Pasuruan tersebut.

Diketahui, kabar wafatnya H Fausi tersebar luas di WhatsApp dan media sosial. Dari akun resmi instagram PCNU Kota Pasuruan, flayer PCNU Kota Probolinggo, PCNU Kabupaten Pasuruan, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Pasuruan, hingga Setia Hati Terate Cabang Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPBINU Pasuruan Mendampingi Penyusunan SOP Bencana di Rumah Sakit

    LPBINU Pasuruan Mendampingi Penyusunan SOP Bencana di Rumah Sakit

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan mendorong dan mendampingi peningkatan kapasitas dan implementasi Hospital Disaster Plan di Rumah Sakit (RS) setempat. Kegiatan itu bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan. Rabu kemarin (11/1/2023), kegiatan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara, Kecamatan Gempol. “Dimulai […]

  • Semarak 1 Abad NU di Ranting Toyaning, Khotmil Qur’an Hingga Munajat Cinta

    Semarak 1 Abad NU di Ranting Toyaning, Khotmil Qur’an Hingga Munajat Cinta

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Toyaning, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso, sukses menyelenggarakan peringatan 1 Abad NU, Ahad (5/2/2023). Kegiatan dipusatkan di Dusun Turi, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Terdapat tujuh rangkaian acara dan digelar mulai pukul 05.00 hingga pukul 22.30 WIB. Acara dimulai dengan Khotmil Qur’an yang diikuti […]

  • Peringatan Maulid Nabi, Begini Ceramah Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • visibility 917
    • 0Komentar

    Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Muzakki Birrul Alim, menceritakan salah satu perjuangan Rasulullah untuk memastikan para umatnya selamat dari api Neraka. Seperti ketika turun ayat, 1 kebaikan di balas 1 kebaikan, 1 keburukan dibalas 1, dalam surat al-Zalzalah ayat 7 & 8. Rasulullah memohon kepada Allah untuk ditambah. Kemudian 1 kebaikan dibalas 10. Rasulullah […]

  • Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPeserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan diberangkatkan. Kegiatan pelepasan digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (04/05/2024). Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Pasuruan H Muzammil Syafi’i berharap, peserta KKN menjadi orang yang […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • Pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”, Memukau Ratusan Peserta Kolokium

    • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Pembukaan Kegiatan Kolokium “Jejak Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” oleh PC LAKPESDAM NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Pengurus Pusat HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) di Aula Gedung IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri), menampilkan pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” oleh Haidar Hafeez, Pendiri Rumah Sastra dan Sastrawan Pesantren disambut tepuk tangan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca