Breaking News
light_mode

Haralah ke 90 Ansor, Kiai Imron : Kader Ansor Harus Memberikan Contoh Kepada Anak

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
  • visibility 690
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan

Pada momentum Hari Lahir (Harlah) ke 90 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya kader kader Ansor harus bisa memberikan dan menjadi contoh karakter yang baik kepada anak anaknya.

“Pendidikan dasar karekter anak anak kita adalah melihat keseharian orang tuanya,” ujarnya pada saat acara Majelis Sholawat Al Maslahah Ansor Kabupaten Pasuruan, Rabu (24/04/2024).

Lebih lanjut Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, dulu itu ibu saya dan saudaranya ke ibunya tidak bicara bahasa krama Inggil namun setelah di contohkan berbicara yang baik oleh KH Muhammad Subadar banyak saudara termasuk ibu saya berbahasa dengan ibunya.

“Sopo santriku seng ga boso nang wong tuane ga usa boso nang aku. Ulapo boso nang aku lek nak wong tua gak boso,” ujar Gus Ipong menirukan Kiai Subar.

Menurutnya jika kita ingin mempunyai anak soleh dan sholehah berikanlah contoh yang baik kepada anak anaknya jangan hanya di nasehati. Terkadang anak anak tidak suka merasa bising dengan nasehat orang tuanya.

“Memberikan nasihat kepada anak harus di imbangi dengan perilaku kita sehari-hari,” tambahnya.

Pada saat PCNU Kabupaten Pasuruan monitor di sekolah sekolah negeri maupun swasta yang di keluhkan oleh kepala sekolah adalah celometannya anak anak didiknya kepada guru gurunya.

“Zaman sekarang mencaci maki dan mauidokhanah itu sulit dibedakan karena semuanya di bikin konten di media sosial,” tendasnya.

Maka dari itu perannya orang tua sangat penting diantaranya adalah harus memberikan contoh yang baik sehingga bisa bermimbas kedepankanya.

“Kepingin anak-anaknya rajin baca Al Qur’an, shalat jama’ah, sopan, tawadhu kita contohkan hal itu bukan termasuk riya,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Nasih Ceritakan Dipisahnya IPNU IPPNU Pasuruan

    Gus Nasih Ceritakan Dipisahnya IPNU IPPNU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • visibility 928
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nashor mengatakan pengkaderan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dipisah pada zaman almagfurlah Rois Syuriyah KH Abdul Ghofur dan kembali di tegaskan pada zaman almagfurlah KH Muzakki Birul Alim. “Gagasan memisahkan IPNU dan IPPNU Kabupaten […]

  • Melalui Harlah Ansor Kayu Kebek Tutur, KH. Marzuki Mustamar Tegaskan Dalil Amaliah NU

    Melalui Harlah Ansor Kayu Kebek Tutur, KH. Marzuki Mustamar Tegaskan Dalil Amaliah NU

    • calendar_month Rab, 21 Okt 2020
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor (PR GP Ansor) dan satkorpok Banser Kayu Kebek Kecamatan Tutur yang ke-3, digelar kegiatan tasyakuran, Minggu Pagi (11/10/2020). Tasyakuran yang bertempat di Dusun Taman Desa Kayu kebek Kecamatan Tutur, bentuk acara sebagaimana kegiatan Rijalul Ansor. Tak hanya MWC NU TUTUR, Pengurus PAC GP Ansor […]

  • Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Komunitas Gitu Saja Kok Repot Pasuruan (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menggelar Kajian Gus Dur (KGD) dengan mengulas tulisan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berjudul “Toleransi dan Batasannya,” secara virtual, Rabu (29/11/2023). Koordinator Wilayah (Korwil) Jaringan GUSDURian Imam Maliki menyebutkan kritik Gus Dur atas pemaknaan toleransi yang setengah hati. Bahwa toleransi itu […]

  • Puluhan Pemateri Pesantren Ramadhan di Sekolah Dibekali Materi oleh NU Pasuruan

    Puluhan Pemateri Pesantren Ramadhan di Sekolah Dibekali Materi oleh NU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menjadi narasumber dalam kegiatan Pembekalan pemateri Pesantren Ramadhan di Aula Ruang A Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Gedung Wak Muqidin, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Kecamatan Bangil, Kamis (14/03/2024). Puluhan peserta dibekali materi Aqidah Ahlussunah Waljamaah (Aswaja), Fikih Akhlak Ubudiyah, serta Islam dan Wawasan Kebangsaan. Kepala […]

  • Grati & Rejoso Banjir, NU Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik

    Grati & Rejoso Banjir, NU Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) melalui Tim NU Peduli Kabupaten Pasuruan gerak cepat menyalurkan bantuan untuk korban banjir, Ahad (13/02/2022). Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak mencapai 2196 di Kecamatan Rejoso dan 1236 KK di Kecamatan Grati. Sekretaris Lembaga Penangulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan R Didik Subihandoko menjelaskan, […]

  • Perkuat Ikatan Bersama Masyarakat, Ansor Pasuruan Gelar Lomba Foto Bareng Banser

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pasuruan, gelar “Lomba Foto Bareng Banser”. Foto dapat dikirim atau diupload paling lambat 9 November 2018. Menurut Muhamad Farid Sauqi, sembari memperingati HSN (Hari Santri Nasional) 2018, juga berusaha memanfaatkan sisi baik akan kemajuan tehnologi. “Kami berharap, kegiatan ini akan menambah antusiasme dari masyarakat untuk ikut partisipasi dlm kegiatan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca