Breaking News
light_mode

Hari Ini Taaruf Pengurus Baru, Berikut Visi dan Misi PC ISNU Kabupaten Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
  • visibility 1.171
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar ‘Taáruf Pengurus Baru’ bertempat di Ruang Rapat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Jumat (16/09/2022).

Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adip Muhdi menyampaikan, ‘Taáruf Pengurus Baru’ bertujuan untuk mensosialisasikan Visi dan Misi PC ISNU Kabupaten Pasuruan periode 2022-2026.

“Visi ISNU, menjadi organisasi profesional yang mampu mewadahi seluruh potensi Sarjana dan Pascasarjana Nahdlatul Ulama dan berkiprah dalam pemberdayaan masyarakat secara luas,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Jumat (16/09/2022) Siang.

Sedang misi ISNU, melatih dan mengasah potensi Sumber Daya Manusia (SDM) Sarjana dan Pascasarjana NU melalui Pendidikan dan Pelatihan dalam rangka merespon tantangan mendatang. Selanjutnya mempublikasikan karya Sarjana dan Pascasarjana dalam bentuk buku, jurnal, maupun media lainnya sehingga menjadi bagian integratif dalam proses pencerdasan bangsa.

“Juga terus mengapresiasi dan memberikan penghargaan pada para Sarjana dan Pascasarjana yang berprestasi dalam bidangnya masing-masing sehingga mampu memotivasi untuk berkarya secara lebih maksimal,” tuturnya.

Dirinya juga menyebutkan, kepengurusan ISNU yang baru mengakomodir alumni dan dosen dari beberapa Perguruan Tinggi di Kabupaten Pasuruan. Mulai dari Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Yasini (STAIA), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Islam (STEBI) Syaikhona Kholil Sidogiri, Universitas Yudharta Pasuruan, Sekolah Tinggi Agama Islam Pancawahana (STAIPANA), Insitut Agama Islam (IAI) Darullughah Wadda’wah (DALWA), dan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan.

“Susunan pengurus ISNU yang sekarang diharapkan lebih solid dan mumpuni. Karena juga merepresentasikan dua kekuatan dari kader-kader di PCNU Bangil dan PCNU Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Pembelajaran Sains Secara Daring, Prodi Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Gelar Webinar

    Perkuat Pembelajaran Sains Secara Daring, Prodi Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Gelar Webinar

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) saat ini memang telah diterapkan di berbagai forum dan instansi, termasuk instansi pendidikan. Pembelajaran daring tersebut biasanya melalui platform aplikasi zoom meeting, google meet, youtube, dan aplikasi lainnya. Dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini, selain sesuai, sistem pembelajaran daring memicu civitas akademika dan masyarakat umum lebih melek terhadap teknologi informasi. […]

  • Segera Daftar Lomba Menulis Asnuter NU Pasuruan, Cek Syarat dan Ketentuan

    Segera Daftar Lomba Menulis Asnuter NU Pasuruan, Cek Syarat dan Ketentuan

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Aswaja Nahdlatul Ulama Center (Asnuter) Kabupaten Pasuruan memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-78 dengan menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah bertajuk Membumikan Aswaja di Nusantara. Topik lomba ini mengangkat warisan dan khazanah intelektual Wali Songo yang mewujud dalam tradisi dan amaliyah keagamaan yang sudah berjalan dan mengakar di masyarakat sampai saat […]

  • Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanMahasiswa Institut teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) membantu warga dalam membranding produk Tape Khas Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Koordinator Kegiatan Lailatul maulidiyah menjelaskan, mayoritas masyarakat adalah pembuat tape. Sehingga Desa Kenduruan disebut Kampung Tape. Hanya saja, belum ada logo produk […]

  • Halal Bihalal ISNU se-Pasuruan Barat Sebagai Bentuk Jalin Solidaritas antar Pengurus

    Halal Bihalal ISNU se-Pasuruan Barat Sebagai Bentuk Jalin Solidaritas antar Pengurus

    • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
    • visibility 972
    • 0Komentar

    Sebagai wujud rasa syukur atas datangnya bulan Syawal sekaligus sebagai momentum halal bilhalal silaturahmi Idul Fitri, Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar halal bihalal dan silaturahmi antara jajaran pengurus anak cabang se-Pasuruan barat, di STIKES Ar Rahma Mandiri Indonesia komplek Pondok Pesantren Ar Rahmah, Carat Gempol. Kegiatan yang terlaksana pada hari […]

  • Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • visibility 754
    • 0Komentar

    Pada tahun 973 H, di sebuah wilayah yang disebut Mikhlâf as-Sulaymâni, saat ini merupakan daerah di Provinsi Jazan, Arab Saudi, telah mengalami kekeringan dan kegersangan yang begitu dahsyat. Masyarakatnya semakin kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Saking sulitnya, akhirnya masyarakat mikhlaf as-Sulaymani membakar tulang-tulang binatang yang tersisa untuk dimakan sehingga bisa mempertahankan hidup. Berdasarkan itu, […]

  • Gus Mus Ngashor Beri Ijazah Sanad Ilmu Musik & Humor Kepada Kader Muda Nahdliyyin

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    KH. Nur Musthofa Hasyim Pengasuh Pondok Pesantren Ngashor Jember ingatkan kepada kader muda Nahdliyyin pentingnya sanad ilmu belajar yang sambung sampai kepada Rosulullah. “Karena jika sanad ilmu kita sudah putus, maka kita tidak boleh mengajarkan ilmu kita kepada orang lain,” tegas Gus Mus sapaan akrabnya dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dan Kajian Tasawuf […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca