Breaking News
light_mode

Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
  • visibility 670
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Setiap orang pasti memiliki kisah tersendiri ketika diamanahi menjadi seororang pemimin diantranya adalah Ketua Pengurus Cabang Nahti dlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, sebelum saya menjadi ketua PCNU saya pernah menjadi ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) NU Kejayan.

Hal itu diungkapkan pada saat Musyawarah Cabang (Muscab) Pimpinan Cabang (PC) Ishari NU di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan Ahad (19/11/2023).

“Mungkin hanya saya ketua dan pengurus Ishari yang tidak bisa menabuh terbang dan ini sesuai dengan dawuhnya KH Jakfar Shodiq,” ujarnya.

Sebelum saya ditunjuk sebagai Ketua PAC Ishari Kejayaan saya dipanggil oleh KH Jakfar Shodiq kemudian beliau mengatakan saya sudah sowan ke guru e jenengan matur nuwun mau menjadi ketua PAC Ishari Kejayaan.

Ngapunten kiai saya tidak bisa Ishari namun saya suka Ishari,” ujar Kiai Imron kepada Kiai Jakfar Sodiq

Lebih lanjut Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, dawuhnya Kiai Jakfar jenengan mboten perlu saget hadroh kulo nyuwon jenengan ngurusi Ishari.

“Karena sudah membawa nama guru saya akhirnya saya terjun,” ujarnya.

Setelah saya ditunjuk sebagai ketua saya sampaikan kepada ibu saya dan jawaban ibu saya adalah ini barokahnya kamu punya kendaraan saiki awakmu dikongkon ngurusi.

“Sudah kemana mana saya ngurusi dan selang satu tahun saya ditunjuk sebagai ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kejayaan,” ujarnya.

Karena mungkin kecapekan suatu saat saya mengeluh dan dawuhnya ibu awakmu ngurusi NU dan Ishari pake sepeda motor mengeluh bapakmu ngurusi NU jalan kaki tidak pernah mengeluh.

“Sejak saat itu saya menjadi seperti kelelawar yakni sering keluar malam,” ujarnya.

Bapak saya, saudara saudara saya hampir semuanya bisa mbawa Ishari, penabuh Ishari namun giliran saya tangan selalu memar dan belajar lagi memar lagi akhirnya ya sudah memang benar dawuhnya Kiai Jakfar Shodiq.

Jenengan mboten perlu saget hadroh kulo nyuwon jenengan ngurusi Ishari,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”, Memukau Ratusan Peserta Kolokium

    • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Pembukaan Kegiatan Kolokium “Jejak Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” oleh PC LAKPESDAM NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Pengurus Pusat HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) di Aula Gedung IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri), menampilkan pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” oleh Haidar Hafeez, Pendiri Rumah Sastra dan Sastrawan Pesantren disambut tepuk tangan […]

  • Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    • calendar_month Ming, 14 Mar 2021
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Rekanita,Perjuangan masih panjangAku mengerti,Jadi seorang perempuan tidaklah mudahSering kali hak-haknya disepelekan Rekanita kuJadilah wanita yang tangguhGapailah impian serta citamuJangan pedulikan ia yang ingin merusak segala impian dihatimu Aku tahu,Menjadi wanita organisasi itu tidaklah mudah.Aku paham,Menjadi wanita yang tangguh pun rasanya tak mudah Namun RekanitaSampai kapan kita terus menerus berdiam diriSedangkan hak-hak kita rasanya sangat terbatasKita […]

  • Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan Goes Santri Sarungan NU Pasuruan

    Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan Goes Santri Sarungan NU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Hari Santri 2024, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengelar gowes santri sarungan 2024 di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nashor mengatakan bahwasanya jarak gowes santri sarungan 2024 tidak terlalu jauh sekitar 12 kilometer untuk mencapai garis finish. “Alhamdulillah […]

  • Tutup Rakornas 3 Lesbumi, Kiai Said Cerita Syair Pujian & Permintaan Maaf Kaab bin Zuhair

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • visibility 343
    • 0Komentar

    KH Said Aqil Siradj, Ketua Tanfidziyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersyair, yakni saat menggali parit di tengah perang Khandaq. “Dengan syair yang dibacakan nabi timbullah rasa semangat dan bangkit untuk mempertahankan kota madinah dari serangan musuh,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakornas 3 LESBUMI PBNU yang digelar […]

  • Hukum Iuran Desa Untuk Agustusan : Berikut Penjelasan LBMNU Pasuruan

    Hukum Iuran Desa Untuk Agustusan : Berikut Penjelasan LBMNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • visibility 1.313
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 80, masyarakat di salah satu desa kembali dihadapkan pada kewajiban membayar iuran sebesar Rp100.000 per kepala keluarga.Iuran tersebut dicicil selama lima bulan dan diperuntukkan bagi seluruh rangkaian kegiatan Agustusan di desa. Adapun susunan kegiatan diantaranya pertama khataman Al-Qur’an di balai desa, kedua jalan […]

  • Gus Islah Bahrowi Kupas Ancaman Terorisme Internasional di  Universitas Yudharta

    Gus Islah Bahrowi Kupas Ancaman Terorisme Internasional di Universitas Yudharta

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Ratusan pelajar, mahasiswa, dan perwakilan organisasi menghadiri seminar bertajuk Wawasan Terorisme Internasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari program SADAR (Sinau Damai & Anti-Radikalisme), yang digelar di Aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan Senin (13/4/2026). Gus Islah Bahrowi selaku narasumber mengatakan keterkaitan antara ideologi dan kepentingan politik dalam fenomena terorisme. “Orang tertarik kepada terorisme […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca