Breaking News
light_mode

Hari Mangrove Sedunia, Prodi Pendidikan Biologi UNU Pasuruan Gelar Program Konservasi Mangrove di Pesisir Pantai

  • account_circle Nuril Hidayati
  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
  • visibility 589
  • comment 0 komentar

Lekok, NU Pasuruan

Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, dosen dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan menggelar Program Konservasi Mangrove di pesisir pantai Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (29/07/2025). Aksi ini merupakan langkah nyata untuk merestorasi kawasan pesisir yang selama ini mengalami degradasi akibat abrasi dan eksploitasi yang tidak berkelanjutan.

Penanaman 2.500 bibit mangrove dipusatkan di pesisir pantai di Dusun Sanggaran Barat, Desa Tambak Lekok. Gerakan peduli lingkungan itu sekaligus bentuk kontribusi akademik terhadap upaya pelestarian ekosistem pesisir yang berkelanjutan.

Penanggung Jawab Program, Nurlina Safitri menerangkan, dosen dan mahasiswa Pendidikan Biologi UNU Pasuruan juga melakukan serangkaian riset ilmiah di wilayah pesisir tersebut. Mereka mengidentifikasi keanekaragaman hayati mangrove, menganalisis biomassa, serta mempelajari kualitas lingkungan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).

“Penelitian yang dilakukan mahasiswa ini menjadi dasar ilmiah untuk menentukan strategi rehabilitasi yang tepat. Dengan pendekatan ilmiah ini, konservasi mangrove tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga berdasarkan data dan analisis ekosistem secara menyeluruh,” kata Ketua Prodi (Kaprodi) Pendidikan Biologi tersebut.

Selanjutnya menurut anggota Tim Program, Reza Ardiansyah menyebutkan, program konservasi mangrove ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai bentuk rehabilitasi lingkungan pesisir yang rusak. Kedua, sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana, khususnya dalam menghadapi potensi tsunami, abrasi, dan kenaikan permukaan air laut.

“Dalam diskusi yang menyertai kegiatan ini, perwakilan dari Indonesia Power dan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi krisis lingkungan di wilayah pesisir. Mereka menyambut baik inisiatif UNU Pasuruan sebagai model integrasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya didampingi anggota Tim Program, Nuril Hidayati dan Kameliah Mushonev.

Sementara itu, Rektor UNU Pasuruan, Abu Amar Bustomi menegaskan, program ini sejalan dengan visi dan misi universitas untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.

“Alhamdulilah. Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat nelayan setempat. Mereka merasa terbantu dengan adanya program konservasi ini karena mangrove terbukti menjadi benteng alami terhadap gelombang laut dan tempat berkembang biaknya ikan-ikan kecil yang menjadi sumber penghidupan mereka,” kata Doktor Ilmu Sosial itu.

Ia juga menjelaskan, selain aspek lingkungan dan ekonomi, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan lingkungan hidup secara langsung. Mahasiswa belajar tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman lapangan yang otentik dan berdampak nyata.

“Konservasi mangrove ini sekaligus menjadi refleksi bahwa pendekatan ilmiah dan kolaboratif bisa berjalan bersamaan. UNU Pasuruan menunjukkan bahwa kampus bukan hanya pusat pembelajaran, tetapi juga agen perubahan di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Ikut menambahkan, Dosen Pendidikan Biologi, Arga Triyandana menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum yang mengintegrasikan penelitian, pengabdian masyarakat, dan pendidikan dalam satu kesatuan aksi. Mahasiswa dilatih menjadi ilmuwan yang peka terhadap realitas sosial dan ekologi.

“Pemerintah Desa Tambak Lekok menyatakan akan terus mendukung kegiatan serupa. Bahkan berkomitmen untuk melanjutkan pemeliharaan mangrove hasil penanaman. Mereka menganggap kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu juga menambahkan, dengan semakin banyaknya kawasan pesisir yang terdegradasi, kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana upaya konservasi dapat dilaksanakan secara kolektif, berkelanjutan, dan berbasis riset. Kolaborasi seperti ini perlu direplikasi di wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa.

“Akhirnya, kegiatan konservasi mangrove ini bukan hanya sekadar seremonial menyambut Hari Mangrove Sedunia, melainkan juga merupakan praktik ekopedagogi yang membumi. UNU Pasuruan telah memberikan teladan bahwa perubahan dimulai dari aksi kecil yang dilandasi pengetahuan dan kepedulian,” tandasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini terlaksana atas sinergi lintas sektor yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Indonesia Power, Pemerintah Desa (Pemdes) Tambak Lekok, masyarakat nelayan, hingga organisasi pelajar yang tergabung dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) IPNU-IPPNU.

Penulis: Nuril Hidayati

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Nuril Hidayati
  • Editor: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Siswa Jadi Kader NU, LDKS MAN 2 Pasuruan Gandeng IPNU-IPPNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 14 Sep 2018
    • visibility 330
    • 1Komentar

    Madrasah Aliyah Negeri 2 Pasuruan gandeng Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) kabupaten Pasuruan selenggarakan Latihan Dasar Kepimpinan (LDK), Kamis-Jum’at, 13-14 September 2018 di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kraton. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa khidmat 2018-2019. Hadir sebagai narasumber Sya’dulloh […]

  • Kiai Imron: Pengurus Masjid Harus Mampu Masifkan Pendidikan Diarea Masjid

    Kiai Imron: Pengurus Masjid Harus Mampu Masifkan Pendidikan Diarea Masjid

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2024
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar istighosah rutin Juma’at Legi, di Masjid Al Mukhlisin, Jum’at, (24/05/2024). Dalam acara tersebut KH Imron Mutamakkin mengajak pengurus masjid untuk masifkan gerakan masjid agar pendidikan agama berjalan. “Mari kita bersama sama menggerakkan masjid untuk menggerakkan pendidikan bukan hanya anak anak kecil tetapi untuk yang […]

  • KH Imron Mutamakkin : KKN Ajang Mengintifa’kan Ilmu

    KH Imron Mutamakkin : KKN Ajang Mengintifa’kan Ilmu

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2024
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya Kuliah Kerja Nyata (KKN)  ajang mengintifa’kan ilmu kepada masyarakat. Hal itu diungkapkan pada saat pemberangkatan KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Pasuruan, Kamis (04/07/2024). “Mengintifa’kan ilmu artinya ilmu kita di […]

  • Yuk Ikut Aswaja Short Movie Asnuter Pasuruan, Ini Cara Daftarnya

    Yuk Ikut Aswaja Short Movie Asnuter Pasuruan, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • visibility 974
    • 1Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center (Asnuter) Kabupaten Pasuruan menggelar lomba Aswaja Short Movie dengan tema “Kebangsaan, Ke-NU-an, Ke-Aswaja-an”. Panitia Aswaja Short Movie, Gus Abdul Halim menjelaskan, ketentuan umum dan petunjuk teknis dalam mengikuti kegiatan. “Peserta merupakan pelajar dan santri di jenjang pendidikan menengah pertama dan atas. Setiap tim peserta maksimal terdiri dari […]

  • Hingga ke Maluku, KKN Kolaborasi STAI Salahuddin-ITSNU Pasuruan Diberangkatkan

    Hingga ke Maluku, KKN Kolaborasi STAI Salahuddin-ITSNU Pasuruan Diberangkatkan

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi antara Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan resmi diberangkatkan. Pelepasan mahasiswa dipusatkan di Aula KH Achmad Djufi, Graha NU Pasuruan, Kompleks Perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo (Barat lapangan), Kecamatan Pohjentrek, Senin […]

  • PCNU Pasuruan Gelar Fahmil Perkum Berikut Juaranya

    PCNU Pasuruan Gelar Fahmil Perkum Berikut Juaranya

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pasuruan menggelar Musabaqah Fahmil Perkum di Aula PCNU Sabtu-Ahad (25-26/01/2025). Sekertaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Saiful Anam Chalim mengatakan, Musabaqah Fahmil Perkum bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap Peraturan Perkumpulan (Perkum) yang diterbitkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). “Musabaqoh fahmil perkum merupakan bagian agenda […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca