Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin Soroti Pergeseran Pendidikan: Dari Ilmu ke Industri

  • account_circle Mokh Fasiol
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 432
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa perubahan yang terjadi di masyarakat tidak lepas dari perkembangan teknologi global. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa prinsip dasar tetap tidak boleh berubah.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Istighosah Jum’at Legi PCNU Kabupaten Pasuruan yang digelar di Masjid Al Hidayah, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Jumat (24/04/2026).

Menurutnya, dinamika sosial menunjukkan adanya pergeseran peran dalam masyarakat. Ia mencontohkan bahwa tidak sedikit orang yang bukan kiai justru memiliki anak yang menjadi kiai, dan sebaliknya, ada kiai yang anaknya menekuni profesi lain seperti insinyur, dokter, dan sebagainya.

Ia juga menyinggung perubahan besar dalam dunia industri global pada rentang tahun 1900 hingga 2000, khususnya saat China mulai masuk dengan kekuatan teknologi dan berhasil menguasai pasar, hingga mampu menggeser dominasi produk Jepang pada masanya.

“Prinsip China sederhana, mereka memahami bahwa produk akan ditinggalkan ketika orang bosan. Maka dibuatlah produk yang cepat rusak dalam kurun waktu tertentu, berbeda dengan Jepang yang masih mengedepankan garansi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Ipong sapaan akrabnya mengkritisi kondisi dunia pendidikan saat ini yang dinilai lebih menonjolkan aspek administratif dibanding substansi keilmuan. Ia menyoroti program Wajib Madin di Kabupaten Pasuruan yang dalam praktiknya kerap disalahgunakan, serta adanya kecenderungan pendidikan dipandang sebagai sektor bisnis.

“Yang ditampilkan seringkali hanya kemasangratis ini, gratis itupadahal dalam tradisi keilmuan, ada proses dan pengorbanan, termasuk biaya, sebagai bagian dari kesungguhan mencari ilmu,” tegasnya.

Ia menambahkan, jarang sekali lembaga pendidikan menampilkan kualitas substansi yang dimilikinya. Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan bagi Nahdlatul Ulama untuk turut masuk dalam perubahan paradigma tersebut, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang telah diajarkan para ulama.

“Kita harus mampu mengikuti paradigma yang berkembang, tetapi tetap berpegang teguh pada prinsip,” imbuhnya.

Dirinya juga menyoroti pentingnya manajemen dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Ia menyebutkan bahwa lemahnya manajemen dapat menyebabkan banyak pondok pesantren mengalami kemunduran.Dalam konteks kekinian, ia menilai bahwa pendidikan kini mulai dikemas sebagai industri, sementara dakwah telah bergeser menjadi bagian dari industri informasi.

“Siapa yang menguasai media sosial, dia yang akan unggul, terlepas dari benar atau tidaknya isi yang disampaikan,” ujarnya.

Ia membandingkan dengan kondisi masa lalu, di mana para penceramah NU di tingkat ranting menjadi rujukan utama masyarakat karena telah melalui proses seleksi dan filter yang ketat. Namun saat ini, menurutnya, ukuran rujukan justru sering ditentukan oleh banyaknya pengikut di media sosial.

  • Penulis: Mokh Fasiol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Malam Pertama Safari Ramadhan, Gus Taufiq Jelaskan Cara Syukur Memasuki Abad Kedua NU

    Di Malam Pertama Safari Ramadhan, Gus Taufiq Jelaskan Cara Syukur Memasuki Abad Kedua NU

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2023
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Safari Ramadhan keliling Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Lokasi kegiatan bertempat di masjid wilayah MWCNU setempat. Safari Ramadhan dimulai pada hari A di tiga lokasi. Yakni di Masjid Al Karomah Dusun Kaligung Desa Kalirejo (MWCNU Kraton), Masjid Al Mu’minun Dusun Panulupan Desa Parasrejo (MWCNU […]

  • Rukyatul Hilal Penentuan Syawal di Pasuruan Tidak Terlihat

    Rukyatul Hilal Penentuan Syawal di Pasuruan Tidak Terlihat

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • visibility 1.471
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan  Pengurus Cabang PC Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rukyatul hilal  di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) Bangil  Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 10, Sabtu (29/03/2025).Dalam pantauan hilal tidak terlihat Sekretaris Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan M Rusdi, suasana di lokasi Rukyatul hilal terpantau  berawan dan     […]

  • Kisah Ibu Zaenab Pernah Menangis, Saat Memperkenalkan Muslimat di Pelosok Lumbang

    Kisah Ibu Zaenab Pernah Menangis, Saat Memperkenalkan Muslimat di Pelosok Lumbang

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sampai sekarang saja, letak geografis Kecamatan Lumbang cukup menantang bagi aktifitas perempuan. Lebih-lebih di tahun 90 an. Pernah suatu hari, Ibu Zaenab bersama Ibu Zainab Zaki, Ketua PC Muslimat NU waktu itu, menuju Desa Welulang untuk memperkenalkan Muslimat NU dan berbagi mukenah pada masyarakat setempat. “Saya sampai nangis waktu ke sana. Banyak perempuan yang mandi […]

  • Harapan Ketua ISNU Pasuruan Kepada Pendamping PPH Pasuruan

    Harapan Ketua ISNU Pasuruan Kepada Pendamping PPH Pasuruan

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    Pandaan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rapat kordinasi (Rakor) di Masjid Cheng Hoo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (23/06/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, tujuan dari rakor adalah mengajak pengurus yang menjadi pendamping PPH ISNU bisa mengembangkan usahanya sendiri dan tidak melupakan kewajibannya sebagai […]

  • Hari Ini Taaruf Pengurus Baru, Berikut Visi dan Misi PC ISNU Kabupaten Pasuruan

    Hari Ini Taaruf Pengurus Baru, Berikut Visi dan Misi PC ISNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar ‘Taáruf Pengurus Baru’ bertempat di Ruang Rapat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Jumat (16/09/2022). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adip Muhdi menyampaikan, ‘Taáruf Pengurus Baru’ bertujuan untuk mensosialisasikan Visi dan Misi […]

  • LTMNU Pasuruan Bekali Takmir Kelola Perpustakaan Masjid

    LTMNU Pasuruan Bekali Takmir Kelola Perpustakaan Masjid

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Diklat Perpustakaan Masjid di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (28/06/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten PasuruanGus […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca