Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin Soroti Pergeseran Pendidikan: Dari Ilmu ke Industri

  • account_circle Mokh Fasiol
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa perubahan yang terjadi di masyarakat tidak lepas dari perkembangan teknologi global. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa prinsip dasar tetap tidak boleh berubah.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Istighosah Jum’at Legi PCNU Kabupaten Pasuruan yang digelar di Masjid Al Hidayah, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Jumat (24/04/2026).

Menurutnya, dinamika sosial menunjukkan adanya pergeseran peran dalam masyarakat. Ia mencontohkan bahwa tidak sedikit orang yang bukan kiai justru memiliki anak yang menjadi kiai, dan sebaliknya, ada kiai yang anaknya menekuni profesi lain seperti insinyur, dokter, dan sebagainya.

Ia juga menyinggung perubahan besar dalam dunia industri global pada rentang tahun 1900 hingga 2000, khususnya saat China mulai masuk dengan kekuatan teknologi dan berhasil menguasai pasar, hingga mampu menggeser dominasi produk Jepang pada masanya.

“Prinsip China sederhana, mereka memahami bahwa produk akan ditinggalkan ketika orang bosan. Maka dibuatlah produk yang cepat rusak dalam kurun waktu tertentu, berbeda dengan Jepang yang masih mengedepankan garansi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Ipong sapaan akrabnya mengkritisi kondisi dunia pendidikan saat ini yang dinilai lebih menonjolkan aspek administratif dibanding substansi keilmuan. Ia menyoroti program Wajib Madin di Kabupaten Pasuruan yang dalam praktiknya kerap disalahgunakan, serta adanya kecenderungan pendidikan dipandang sebagai sektor bisnis.

“Yang ditampilkan seringkali hanya kemasangratis ini, gratis itupadahal dalam tradisi keilmuan, ada proses dan pengorbanan, termasuk biaya, sebagai bagian dari kesungguhan mencari ilmu,” tegasnya.

Ia menambahkan, jarang sekali lembaga pendidikan menampilkan kualitas substansi yang dimilikinya. Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan bagi Nahdlatul Ulama untuk turut masuk dalam perubahan paradigma tersebut, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang telah diajarkan para ulama.

“Kita harus mampu mengikuti paradigma yang berkembang, tetapi tetap berpegang teguh pada prinsip,” imbuhnya.

Dirinya juga menyoroti pentingnya manajemen dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Ia menyebutkan bahwa lemahnya manajemen dapat menyebabkan banyak pondok pesantren mengalami kemunduran.Dalam konteks kekinian, ia menilai bahwa pendidikan kini mulai dikemas sebagai industri, sementara dakwah telah bergeser menjadi bagian dari industri informasi.

“Siapa yang menguasai media sosial, dia yang akan unggul, terlepas dari benar atau tidaknya isi yang disampaikan,” ujarnya.

Ia membandingkan dengan kondisi masa lalu, di mana para penceramah NU di tingkat ranting menjadi rujukan utama masyarakat karena telah melalui proses seleksi dan filter yang ketat. Namun saat ini, menurutnya, ukuran rujukan justru sering ditentukan oleh banyaknya pengikut di media sosial.

  • Penulis: Mokh Fasiol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses, Pembukaan Bahtsul Masail Rutin Bulanan PC LBM NU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 3 Agu 2018
    • visibility 542
    • 2Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan menggelar Pembukaan Bahtsul Masail Rutin Bulanan, Rabu (1/8) di Pondok Pesantren Al-Falah Lebak Winongan Pasuruan. Menurut Fuad, dalam acara ini, puluhan kiai diundang untuk hadir antara lain KH. Muhibbul Aman Ali, KH. Abd. Basith Ahmad, dan KH. Amin Sodiq sebagai Tim Mushohih. Sementara itu, ia juga […]

  • Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

    Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Banyak cara yang dilakukan untuk menyambut tahun baru islam 1446 salah satunya adalah gebyar muharram sebagai mana yang di lakukan Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Sabtu-Ahad (6-7/07/2024). Pawai Obor Kecamatan Kraton Pawai Obor tersebut di pusatkan di beberapa titik diantaranya Café […]

  • Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

    Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Purworejo, NU PasuruanKetua Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Syaiful Munir menyebutkan, menuju abad kedua NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) diminta untuk memaksimalkan pengelolaan wakaf uang di daerahnya masing-masing. “Peran strategis itu (pengelolaan wakaf uang) banyak dimanfaatkan oleh kelompok di luar NU,” imbuhnya dalam kegiatan Seminar Literasi Wakaf di […]

  • Nahkoda Baru PAC GP ANSOR Tutur 2019-2020

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) merupakan satu dari beberapa Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama yang harus terus bergerak, inovatif, dan terus menjaga kualitas kaderisasi. Minggu (22/12) di balai Kecamatan Tutur dilaksanakan agenda Konferensi Anak Cabang GP ANSOR Tutur. Giat tersebut dimulai sejak pagi dan digelar sangat meriah, yakni menampilkan tatanan khas di daerah yang terletak […]

  • Ustadz Muhlis Muslih & Ustadz H Mas’ud Salim Terpilih Pimpin MWCNU Purwodadi 2022-2027

    Ustadz Muhlis Muslih & Ustadz H Mas’ud Salim Terpilih Pimpin MWCNU Purwodadi 2022-2027

    • calendar_month Sen, 10 Jan 2022
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Purwodadi, NU PasuruanKonferensi ke-9 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Purwodadi telah dilaksanakan, Ahad (09/01/2022). Konferensi yang dilaksanakan di Cafe & Resto Scoopy, Desa Cowek itu menetapkan Ustadz Muhlis Muslih sebagai Rais Syuriyah dan Ustadz H Mas’ud Salim sebagai Ketua Tanfiziyah masa khidmat 2022-2027. Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten yang menjadi […]

  • Ingin Menyiarkan Kegiatan Hingga Gagasan Pesantren & Kampus, PMII Al-Yasini Gelar Pelatihan Jurnalistik

    Ingin Menyiarkan Kegiatan Hingga Gagasan Pesantren & Kampus, PMII Al-Yasini Gelar Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Ming, 2 Jan 2022
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanPengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Al-Yasini kembali menggelar Program Sabtu Melingkar di Ruang Kelas Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini, Sabtu (01/01/2022). Kali ini, kegiatannya berbentuk Pelatihan Jurnalistik. Ketua Komisariat PMII Al-Yasini Aji Fakhruri, menjelaskan latar belakang memilih kegiatan pelatihan jurnalistik itu. Yakni menfasilitasi kader-kader yang ingin menyiarkan kegiatan hingga […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca