Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin Soroti Pergeseran Pendidikan: Dari Ilmu ke Industri

  • account_circle Mokh Fasiol
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 318
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa perubahan yang terjadi di masyarakat tidak lepas dari perkembangan teknologi global. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa prinsip dasar tetap tidak boleh berubah.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Istighosah Jum’at Legi PCNU Kabupaten Pasuruan yang digelar di Masjid Al Hidayah, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Jumat (24/04/2026).

Menurutnya, dinamika sosial menunjukkan adanya pergeseran peran dalam masyarakat. Ia mencontohkan bahwa tidak sedikit orang yang bukan kiai justru memiliki anak yang menjadi kiai, dan sebaliknya, ada kiai yang anaknya menekuni profesi lain seperti insinyur, dokter, dan sebagainya.

Ia juga menyinggung perubahan besar dalam dunia industri global pada rentang tahun 1900 hingga 2000, khususnya saat China mulai masuk dengan kekuatan teknologi dan berhasil menguasai pasar, hingga mampu menggeser dominasi produk Jepang pada masanya.

“Prinsip China sederhana, mereka memahami bahwa produk akan ditinggalkan ketika orang bosan. Maka dibuatlah produk yang cepat rusak dalam kurun waktu tertentu, berbeda dengan Jepang yang masih mengedepankan garansi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Ipong sapaan akrabnya mengkritisi kondisi dunia pendidikan saat ini yang dinilai lebih menonjolkan aspek administratif dibanding substansi keilmuan. Ia menyoroti program Wajib Madin di Kabupaten Pasuruan yang dalam praktiknya kerap disalahgunakan, serta adanya kecenderungan pendidikan dipandang sebagai sektor bisnis.

“Yang ditampilkan seringkali hanya kemasangratis ini, gratis itupadahal dalam tradisi keilmuan, ada proses dan pengorbanan, termasuk biaya, sebagai bagian dari kesungguhan mencari ilmu,” tegasnya.

Ia menambahkan, jarang sekali lembaga pendidikan menampilkan kualitas substansi yang dimilikinya. Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan bagi Nahdlatul Ulama untuk turut masuk dalam perubahan paradigma tersebut, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang telah diajarkan para ulama.

“Kita harus mampu mengikuti paradigma yang berkembang, tetapi tetap berpegang teguh pada prinsip,” imbuhnya.

Dirinya juga menyoroti pentingnya manajemen dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Ia menyebutkan bahwa lemahnya manajemen dapat menyebabkan banyak pondok pesantren mengalami kemunduran.Dalam konteks kekinian, ia menilai bahwa pendidikan kini mulai dikemas sebagai industri, sementara dakwah telah bergeser menjadi bagian dari industri informasi.

“Siapa yang menguasai media sosial, dia yang akan unggul, terlepas dari benar atau tidaknya isi yang disampaikan,” ujarnya.

Ia membandingkan dengan kondisi masa lalu, di mana para penceramah NU di tingkat ranting menjadi rujukan utama masyarakat karena telah melalui proses seleksi dan filter yang ketat. Namun saat ini, menurutnya, ukuran rujukan justru sering ditentukan oleh banyaknya pengikut di media sosial.

  • Penulis: Mokh Fasiol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana, IPNU Gondangwetan Gelar Lakmud Secara Terpisah

    Perdana, IPNU Gondangwetan Gelar Lakmud Secara Terpisah

    • calendar_month Ming, 1 Okt 2023
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Gondangwetan mengelar Latihan Kader Muda (Lakmud) di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gondangwetan, Jum’at – Ahad (25/09/2023). Ketua PAC IPNU Kecamatan Gondangwetan Fathur Rozi mengatakan, perbedaan Lakmud tahun ini adalah tanpa ada Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Sebagai mana […]

  • Tingkatkan Produktivitas Menulis Guru & Dosen, ISNU Kab. Pasuruan Gelar Workshop Metodologi Penulisan

    Tingkatkan Produktivitas Menulis Guru & Dosen, ISNU Kab. Pasuruan Gelar Workshop Metodologi Penulisan

    • calendar_month Sen, 21 Des 2020
    • visibility 871
    • 1Komentar

    Bakat menulis merupakan suatu kemampuan yang perlu diasah setiap saat supaya keahlian menulis seseorang dapat selalu berkembang dan meningkat menjadi lebih baik. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kemampuan dan produktivitas menulis, Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan Workshop Metodologi Penulisan Buku bagi Guru dan Dosen se-Kabupaten Pasuruan di Aula […]

  • LDNU dan Baznas Pasuruan Kirim Da’i untuk Dampingi Muallaf di Kawasan Tengger Tosari

    LDNU dan Baznas Pasuruan Kirim Da’i untuk Dampingi Muallaf di Kawasan Tengger Tosari

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC)Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dan Badan Ambil Zakat Nasional (Baznas ) Kabupaten Pasuruan kirim Da’i untuk pendampingan Muallaf di kawasan Tengger, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Ahad (25/05/2024). Ketua PC LDNU Kabupaten Pasuruan Gus Dr. H. Ahda Arafat berpesan bahwa berdakwah membutuhkan strategi yang tepat, sehingga pesan-pesan keislaman dapat diterima […]

  • Satgas Covid-19 PCNU Pasuruan Lakukan Edukasi & Pembagian Masker kepada Pedagang Pasar

    Satgas Covid-19 PCNU Pasuruan Lakukan Edukasi & Pembagian Masker kepada Pedagang Pasar

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan membagikan 1000 masker khusus untuk pedagang pasar di 4 pasar, yakni pasar Kraton, pasar Bendungan, pasar Sidogiri, dan pasar Ngempit, Senin (20/4/2020). Menurut Sugeng Hariyono, selaku Komandan Satgas, selain karena pembacaan tim satgas terkait kerentanan bagi para pedagang pasar, juga berdasarkan permohona para pedagang pasar […]

  • Nanti Malam Final Trofeo Turnamen Futsal Sarungan, Ini Ulasan & Prediksinya

    Nanti Malam Final Trofeo Turnamen Futsal Sarungan, Ini Ulasan & Prediksinya

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • visibility 894
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanTurnamen Futsal Sarungan (TFS) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memasuki babak final. Terdapat tiga tim yang akan bertanding. Yakni Tim Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Winongan, MWCNU Kejayan, dan MWCNU Pohjentrek. Final Trofeo itu digelar di King Futsal, Jalan Raya Warungdowo Nomor 11, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Jumat […]

  • Ansor Banser NU Pasuruan Gelar Bhakti Sosial Relokasi Rumah Pasca Terbakar

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP ANSOR) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan bersama PAC GP Ansor Kecamatan Tutur, gelar Kegiatan Bhakti Sosial Relokasi Rumah Korban Bencana Kebakaran, di Dusun Andong Timur RT 07 RW 01 Desa Ngembal Kecamatan Tutur, Minggu (2/9/2018). Menurut Muhamad Farid Sauqi, kebakaran rumah Bapak Saidi terjadi pada tanggal 12 Agustus […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca