Breaking News
light_mode

Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
  • visibility 1.875
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan H Ahda Arafat menceritakan, kisah seorang ulama, seorang dermawan, dan seorang mujahidin. Alih-alih mendapatkan surga, justru dilemparkan ke neraka.

”Hadits ini terdapat dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi. Ini Hadist Qudsi,” imbuhnya dalam Program Hikayat Ramadhan di youtube nupasuruan, Kamis (07/04/2022).

Dalam hadits itu dikatakan, ketika yaumul hisab ada seorang ulama yang dipanggil oleh Allah. Lalu ditanya oleh Allah, ’Apa yang engkau lakukan selama di dunia?’ Ulama itu menjawab, ‘Saya mengajar ya Allah. Dan saya belajar hanya untuk-Mu.’

“Dijawab oleh Allah. Kamu bohong. Kamu mengajar hanya agar orang-orang menganggap kamu sebagai orang alim. Dan kamu belajar hanya agar engkau dianggap pintar. Kemudian ulama itu dilemparkan ke neraka,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kecamatan Sukorejo itu.

Gus Ahda melanjutkan, Allah memanggil orang yang gemar bersedekah dan diberikan pertanyaan yang sama. Orang itu menjawab, ‘Saya bersedekah hanya untuk engkau ya Allah. Lagi-lagi, Allah mengatakan ’Kamu berbohong.’

“Kamu shodaqoh hanya agar orang-orang menganggap kamu sebagai orang yang dermawan. kamu shodaqoh hanya agar orang-orang melihat kamu sebagai orang yang mudah mengeluarkan harta. Allah mengambil orang tersebut dan melemparnya ke neraka,” imbuhnya.

Begitu juga ketika seorang yang sering berjuang di jalan Allah ditanya dengan pertanyaan yang sama. Orang itu menjawab selalu berusaha berjihad dan jihad itu hanya untuk Allah SWT.

“Allah kembali menjawab. Kamu berbohong. Kamu melakukan semua jihad agar kamu bisa dianggap sebagai orang hebat. kamu berjihad agar orang-orang menganggapmu sebagai mujahid. Orang itu dilemparkan ke neraka,” lanjutnya.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur itu menegaskan, betapa bahayanya riya’, yakni melakukan amal ibadah dengan maksud mendapatkan pujian dari manusia. Lalu ujub, membanggakan diri. Serta takabur, sifat sombong.

“Lakukan apapun yang Anda bisa. Lakukan semaksimal mungkin. Ketika menjadi seorang alim, mengajarlah. Ketika engkau menjadi seorang yang kaya, shodaqohlah. Ketika engkau menjadi seorang yang berjihad, berjihad lah. Tapi lakukan semua, ikhlas lillahi taala. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang ikhlas beramal,” pungkasnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspirasi PLASTIK, Tingkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa PAI UNU Pasuruan dalam Menulis Sekaligus Dakwah

    Inspirasi PLASTIK, Tingkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa PAI UNU Pasuruan dalam Menulis Sekaligus Dakwah

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pelatihan Jurnalistik (PLASTIK) yang diselenggarakan Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan bersama Lembaga Ta’lîf wan Nasyr (LTN) PCNU Kabupaten Pasuruan mendapat kesan mendalam dari para peserta. PLASTIK dinilai berhasil menumbuhkan semangat literasi digital mahasiswa. Salah satu peserta, Siti Khalimatu Sa’deyah, mengungkapkan bahwa pelatihan ini tidak hanya […]

  • Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama UNU Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) luncurkan progam bank samah di Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/08/2024). Siti Ayuni mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, bank sampah merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi masalah sampah di desa […]

  • Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPeserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan diberangkatkan. Kegiatan pelepasan digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (04/05/2024). Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Pasuruan H Muzammil Syafi’i berharap, peserta KKN menjadi orang yang […]

  • Wakil Bupati Pasuruan Apresiasi Gerak Jalan 1 Muharram Ansor & Fatayat Rejoso

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Tanggal Satu Muharram merupakan momen yang sangat penting bagi Umat Islam, termasuk di Indonesia. Berbagai acara digelar dalam rangka merayakan tahun baru Islam tersebut. Seperti pawai muharram, selametan, santunan anak yatim, syuroan, gerak jalan, perlombaaan, dan lain sebagainya. Adapun Ansor dan Fatayat Anak Cabang Rejoso, menggelar Lomba Gerak Jalan ANSOR dan FATAYAT se-Kecamatan Rejoso (1/9/2019). […]

  • Lagi, NU Peduli Pasuruan Salurkan Air Bersih di Kecamatan Lumbang

    Lagi, NU Peduli Pasuruan Salurkan Air Bersih di Kecamatan Lumbang

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
    • visibility 1.276
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan distribusikan air bersih di desa Bulu Kandang dan Karang Jati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Kamis (17/10/2024). Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gus M Nawawi mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial untuk kemaslahatan umat yang terdampak kekeringan khusus di daerah Kecamatan Lumbang. “Alhamdulillah banyak masyarakat yang menerima bantuan air […]

  • Dipercaya Pemerintah, NU Peduli Pasuruan Terima Kapal Karet dan Logistik Dapur Umum

    Dipercaya Pemerintah, NU Peduli Pasuruan Terima Kapal Karet dan Logistik Dapur Umum

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • visibility 427
    • 4Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima bantuan Perahu Karet dan alat masak untuk Dapur Umum Bencana dari Bupati Pasuruan, Selasa (14/2/2022). Penyerahan bantuan dilaksanakan di Posko NU Peduli Bencana Banjir Pasuruan di Gedung Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Al Baka, Kecamatan Rejoso. Ketua PCNU, KH Imron Mutamakkin menyampaikan terima […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca