Breaking News
light_mode

Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
  • visibility 2.040
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan H Ahda Arafat menceritakan, kisah seorang ulama, seorang dermawan, dan seorang mujahidin. Alih-alih mendapatkan surga, justru dilemparkan ke neraka.

”Hadits ini terdapat dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi. Ini Hadist Qudsi,” imbuhnya dalam Program Hikayat Ramadhan di youtube nupasuruan, Kamis (07/04/2022).

Dalam hadits itu dikatakan, ketika yaumul hisab ada seorang ulama yang dipanggil oleh Allah. Lalu ditanya oleh Allah, ’Apa yang engkau lakukan selama di dunia?’ Ulama itu menjawab, ‘Saya mengajar ya Allah. Dan saya belajar hanya untuk-Mu.’

“Dijawab oleh Allah. Kamu bohong. Kamu mengajar hanya agar orang-orang menganggap kamu sebagai orang alim. Dan kamu belajar hanya agar engkau dianggap pintar. Kemudian ulama itu dilemparkan ke neraka,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kecamatan Sukorejo itu.

Gus Ahda melanjutkan, Allah memanggil orang yang gemar bersedekah dan diberikan pertanyaan yang sama. Orang itu menjawab, ‘Saya bersedekah hanya untuk engkau ya Allah. Lagi-lagi, Allah mengatakan ’Kamu berbohong.’

“Kamu shodaqoh hanya agar orang-orang menganggap kamu sebagai orang yang dermawan. kamu shodaqoh hanya agar orang-orang melihat kamu sebagai orang yang mudah mengeluarkan harta. Allah mengambil orang tersebut dan melemparnya ke neraka,” imbuhnya.

Begitu juga ketika seorang yang sering berjuang di jalan Allah ditanya dengan pertanyaan yang sama. Orang itu menjawab selalu berusaha berjihad dan jihad itu hanya untuk Allah SWT.

“Allah kembali menjawab. Kamu berbohong. Kamu melakukan semua jihad agar kamu bisa dianggap sebagai orang hebat. kamu berjihad agar orang-orang menganggapmu sebagai mujahid. Orang itu dilemparkan ke neraka,” lanjutnya.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur itu menegaskan, betapa bahayanya riya’, yakni melakukan amal ibadah dengan maksud mendapatkan pujian dari manusia. Lalu ujub, membanggakan diri. Serta takabur, sifat sombong.

“Lakukan apapun yang Anda bisa. Lakukan semaksimal mungkin. Ketika menjadi seorang alim, mengajarlah. Ketika engkau menjadi seorang yang kaya, shodaqohlah. Ketika engkau menjadi seorang yang berjihad, berjihad lah. Tapi lakukan semua, ikhlas lillahi taala. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang ikhlas beramal,” pungkasnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ramadhan ke-3: KH. Muzakki Birrul Alim Motivasi Warga Ramaikan Kegiatan NU

    Safari Ramadhan ke-3: KH. Muzakki Birrul Alim Motivasi Warga Ramaikan Kegiatan NU

    • calendar_month Sab, 26 Mei 2018
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Kegiatan Safari Ramadhan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Malam ke-3, Rois Syuriyah berikan motivasi kepada warga agar istiqomah dalam menghadiri dan meramaikan kegiatan Nahdlatul Ulama (NU). Dengan begitu, di akhirat nanti akan dikumpulkan bersama Para Ulama Pendiri NU.

  • KH. M. Sholeh Bahruddin: Dimana ada kelebihan, disitulah ada kekurangan

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 1.248
    • 0Komentar

    KH. M. Sholeh Bahruddin, pengasuh Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Kabupaten Pasuruan, kembali menegaskan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Oleh karena itu, sesama manusia harus saling tolong menolong. “Tidak ada manusia yang sempurna. Semua punya kekurangan,” ujarnya saat memberikan Mauidhotul Hasanah dalam kegiatan Seninan, di Masjid Aminah Kompleks Pondok Pesantren Ngalah Purwosari, Senin (21/1/2019). “Dimana […]

  • Di PKD ke-XX, PMII Ngalah Berkomitmen Cetak Kader Loyalis Kemanusiaan

    Di PKD ke-XX, PMII Ngalah Berkomitmen Cetak Kader Loyalis Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    Pandaan, NU Pasuruan Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-XX di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Dusun Kemlandingan, Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, Kamis-Ahad (30/06-03/07/2022). Ketua Pelaksana Rere Ryan Tonio menyampaikan, harapan mengusung tema pelatihan “Orang Alim adalah Orang Yang Mengamalkan Ilmunya”. “Melahirkan kader yang […]

  • Kiai, Bu Nyai, Struktur dan Perangkat NU Pasuruan Ikuti Vaksin Booster

    Kiai, Bu Nyai, Struktur dan Perangkat NU Pasuruan Ikuti Vaksin Booster

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • visibility 774
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Vaksinasi Booster atau Vaksinasi Dosis Ketiga untuk para Kiai dan Ibu Nyai serta jajaran struktur dan perangkat PCNU di Aula KH Ahmad Djufri Graha NU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Senin (24/01/2022). Kegiatan yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) itu juga dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) […]

  • Lulusan PKD Ansor di Lekok Pasuruan Diminta Sukseskan RSNU

    Lulusan PKD Ansor di Lekok Pasuruan Diminta Sukseskan RSNU

    • calendar_month Sen, 23 Agu 2021
    • visibility 1.318
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan kembali menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Angkatan II bertempat di MTs Darun Najah Kecamatan Lekok. Kegiatan itu diikuti oleh 67 Kader dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Lekok. Semua peserta menerapkan protokol kesehatan. Ketua PC GP ANSOR Kabupaten Pasuruan […]

  • Sukses Resmikan Gedung Ponpes Hidayatulloh Tampung, Bupati Pasuruan Kenalkan Program Pelasan

    • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
    • visibility 1.248
    • 3Komentar

    Sukses, Bupati Pasuruan resmian salah satu Gedung di Pondok Pesantren Hidayatulloh Dusun Tampung Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, Kamis (27/09/2018). Kegiatan tersebut, selain dihadiri Majelis Keluarga Pondok Pesantren, juga Dewan guru dan seluruh Santri, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa dan ratusan tamu undangan. Sebagaimana Bupati Santri tersebut, HM. Irsyad Yusuf menjelaskan bahwa jabatan Bupati […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca