Breaking News
light_mode

Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
  • visibility 1.880
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan H Ahda Arafat menceritakan, kisah seorang ulama, seorang dermawan, dan seorang mujahidin. Alih-alih mendapatkan surga, justru dilemparkan ke neraka.

”Hadits ini terdapat dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi. Ini Hadist Qudsi,” imbuhnya dalam Program Hikayat Ramadhan di youtube nupasuruan, Kamis (07/04/2022).

Dalam hadits itu dikatakan, ketika yaumul hisab ada seorang ulama yang dipanggil oleh Allah. Lalu ditanya oleh Allah, ’Apa yang engkau lakukan selama di dunia?’ Ulama itu menjawab, ‘Saya mengajar ya Allah. Dan saya belajar hanya untuk-Mu.’

“Dijawab oleh Allah. Kamu bohong. Kamu mengajar hanya agar orang-orang menganggap kamu sebagai orang alim. Dan kamu belajar hanya agar engkau dianggap pintar. Kemudian ulama itu dilemparkan ke neraka,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kecamatan Sukorejo itu.

Gus Ahda melanjutkan, Allah memanggil orang yang gemar bersedekah dan diberikan pertanyaan yang sama. Orang itu menjawab, ‘Saya bersedekah hanya untuk engkau ya Allah. Lagi-lagi, Allah mengatakan ’Kamu berbohong.’

“Kamu shodaqoh hanya agar orang-orang menganggap kamu sebagai orang yang dermawan. kamu shodaqoh hanya agar orang-orang melihat kamu sebagai orang yang mudah mengeluarkan harta. Allah mengambil orang tersebut dan melemparnya ke neraka,” imbuhnya.

Begitu juga ketika seorang yang sering berjuang di jalan Allah ditanya dengan pertanyaan yang sama. Orang itu menjawab selalu berusaha berjihad dan jihad itu hanya untuk Allah SWT.

“Allah kembali menjawab. Kamu berbohong. Kamu melakukan semua jihad agar kamu bisa dianggap sebagai orang hebat. kamu berjihad agar orang-orang menganggapmu sebagai mujahid. Orang itu dilemparkan ke neraka,” lanjutnya.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur itu menegaskan, betapa bahayanya riya’, yakni melakukan amal ibadah dengan maksud mendapatkan pujian dari manusia. Lalu ujub, membanggakan diri. Serta takabur, sifat sombong.

“Lakukan apapun yang Anda bisa. Lakukan semaksimal mungkin. Ketika menjadi seorang alim, mengajarlah. Ketika engkau menjadi seorang yang kaya, shodaqohlah. Ketika engkau menjadi seorang yang berjihad, berjihad lah. Tapi lakukan semua, ikhlas lillahi taala. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang ikhlas beramal,” pungkasnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Daurah, LFNU Pasuruan Kembangkan Metode Nailul Wathor Karya Kiai Asrori Winongan

    Gelar Daurah, LFNU Pasuruan Kembangkan Metode Nailul Wathor Karya Kiai Asrori Winongan

    • calendar_month Sel, 29 Mar 2022
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) dan Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Daurah Falakiyah di Ruang Rapat PCNU setempat, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (27/03/2022). Sekretaris LFNU Ustadz M Rusdi menyampaikan, tujuan kegiatan adalah untuk melatih kader falak tingkat dasar. Sehingga menguasai konsep hingga mempraktikkan cara menghitung waktu sholat dan arah kiblat. […]

  • H Machrus Solikin, Kader NU Pasuruan Sekaligus Pegiat Pertanian dan Lingkungan

    H Machrus Solikin, Kader NU Pasuruan Sekaligus Pegiat Pertanian dan Lingkungan

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

    H Machrus Solikin, kader Nahdlatul Ulama (NU) yang sering kali hanya membawa tas totebag atau draw string bag dari karung goni atau bahkan kresek ketika menghadiri rapat, menjadi narasumber, hingga ketika berkeliling dunia. Setidaknya, lebih dari 30 Negara telah mengundangnya sebagai pembicara dan/atau peserta kegiatan dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian […]

  • 280 Warga Ikut Pengobatan Gratis LAZISNU di Balai Desa Semedusari Lekok

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Care LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama) Kabupaten Pasuruan memulai kembali mengadakan kegiatan Pengobatan Gratis. Selasa, 25 Juni 2019, kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Semedusari Kecamatan Lekok. “Pelayanan kegiatan dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Alhamdulillah, 280 warga hadir untuk mengambil manfaat dari kegiatan pengobatan gratis ini,” […]

  • SAJAK BANGGA INDONESIA – GUS HAIDAR HAFEEZ

    SAJAK BANGGA INDONESIA – GUS HAIDAR HAFEEZ

    • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
    • visibility 1.412
    • 0Komentar

    Indonesia tuhan cipta dari sumpah pemudaBertanah air berbahasa berbangsa IndonesiaIndonesia adalah tanah airIndonesia adalah bahasaIndonesia adalah bangsaIndonesia adalah bangga kamiBertanah airBerbahasaBerbangsa IndonesiaAku bangga bertanah air IndonesiaBersama kehendak TuhanAku bangga berbahasa IndonesiaBersama kehendak TuhanAku bangga berbangsa IndonesiaBersama kehendak tuhanBer Indonesia dalam rangkaku tebalkan imanHorizontal dengan hubbul watan minal imanIndonesia bukan saja air mataTetapi Indonesia darah para […]

  • Dampingi Sertifikasi Halal, Klinik Bisnis Ansor Pasuruan Gelar Bimtek

    Dampingi Sertifikasi Halal, Klinik Bisnis Ansor Pasuruan Gelar Bimtek

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Klinik Bisnis Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan mendampingi usaha Nahdliyin atau warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk mendapatkan Sertifikasi Halal. Hal itu ditegaskan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Halal di Aula Lantai 2, Gedung Rumah Inovasi, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan, […]

  • Perkuat Akses Pendidikan, Mahasiswa UNU  STAI Salahuddin Pasuruan Gelar Bimbel Gratis

    Perkuat Akses Pendidikan, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Gelar Bimbel Gratis

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanMahasiswa peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan menggelar kegiatan bimbingan belajar (bimbel) gratis di Taman Lumbung Pangan Nusantara. Ketua Kelompok PMM, Ema Nanda Damai Apriline mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan semangat belajar, memberikan pendampingan nonformal, dan membantu anak-anak memahami materi pelajaran yang mungkin belum sepenuhnya dimengerti […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca