Breaking News
light_mode

Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
  • visibility 2.006
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan H Ahda Arafat menceritakan, kisah seorang ulama, seorang dermawan, dan seorang mujahidin. Alih-alih mendapatkan surga, justru dilemparkan ke neraka.

”Hadits ini terdapat dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi. Ini Hadist Qudsi,” imbuhnya dalam Program Hikayat Ramadhan di youtube nupasuruan, Kamis (07/04/2022).

Dalam hadits itu dikatakan, ketika yaumul hisab ada seorang ulama yang dipanggil oleh Allah. Lalu ditanya oleh Allah, ’Apa yang engkau lakukan selama di dunia?’ Ulama itu menjawab, ‘Saya mengajar ya Allah. Dan saya belajar hanya untuk-Mu.’

“Dijawab oleh Allah. Kamu bohong. Kamu mengajar hanya agar orang-orang menganggap kamu sebagai orang alim. Dan kamu belajar hanya agar engkau dianggap pintar. Kemudian ulama itu dilemparkan ke neraka,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kecamatan Sukorejo itu.

Gus Ahda melanjutkan, Allah memanggil orang yang gemar bersedekah dan diberikan pertanyaan yang sama. Orang itu menjawab, ‘Saya bersedekah hanya untuk engkau ya Allah. Lagi-lagi, Allah mengatakan ’Kamu berbohong.’

“Kamu shodaqoh hanya agar orang-orang menganggap kamu sebagai orang yang dermawan. kamu shodaqoh hanya agar orang-orang melihat kamu sebagai orang yang mudah mengeluarkan harta. Allah mengambil orang tersebut dan melemparnya ke neraka,” imbuhnya.

Begitu juga ketika seorang yang sering berjuang di jalan Allah ditanya dengan pertanyaan yang sama. Orang itu menjawab selalu berusaha berjihad dan jihad itu hanya untuk Allah SWT.

“Allah kembali menjawab. Kamu berbohong. Kamu melakukan semua jihad agar kamu bisa dianggap sebagai orang hebat. kamu berjihad agar orang-orang menganggapmu sebagai mujahid. Orang itu dilemparkan ke neraka,” lanjutnya.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur itu menegaskan, betapa bahayanya riya’, yakni melakukan amal ibadah dengan maksud mendapatkan pujian dari manusia. Lalu ujub, membanggakan diri. Serta takabur, sifat sombong.

“Lakukan apapun yang Anda bisa. Lakukan semaksimal mungkin. Ketika menjadi seorang alim, mengajarlah. Ketika engkau menjadi seorang yang kaya, shodaqohlah. Ketika engkau menjadi seorang yang berjihad, berjihad lah. Tapi lakukan semua, ikhlas lillahi taala. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang ikhlas beramal,” pungkasnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua MWCNU Sukorejo Ajak Warga NU Sukseskan Muktamar dan Perkuat Madrasah Diniyah

    Ketua MWCNU Sukorejo Ajak Warga NU Sukseskan Muktamar dan Perkuat Madrasah Diniyah

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rutinan Istighosah Jumat Legi di Masjid Besar Al Mukhlisin, Kecamatan Sukorejo, Jumat (03/07/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga Nahdliyin, jajaran pengurus PCNU, MWCNU, pengurus ranting, badan otonom, serta masyarakat se-Kecamatan Sukorejo. Dalam sambutannya, Ketua MWCNU Sukorejo, […]

  • Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

    Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
    • visibility 1.237
    • 0Komentar

    Dalam masa pandemi covid-19, bentuk kegiatan dalam peringatan Hari Santri 2020 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan secara virtual dan kegiatan kategori olahraga. Hal ini digunakan dalam rangka pembatasan sosial sebagai cara pencegahan wabah covid 19. Sabtu, 21 November 2020, dalam rangka Puncak Hari Santri 2020 di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan Gowes Santri Pasuruan Raya. […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Terima Bantuan Peduli Covid-19 dari Stapa Center

    PCNU Kab. Pasuruan Terima Bantuan Peduli Covid-19 dari Stapa Center

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Ditetapkannya Kabupaten Pasuruan sebagai zona merah penyebaran virus corona memantik Stapa Center Bangil untuk memberikan bantuan penanggulangan Covid-19 tersebut. Organisasi nirlaba yang didukung Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) melalui program “Reducing the risk of spread and transmissiom of Covid-19” itu menyerahkan bantuan kepada PCNU Kabupaten Pasuruan. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima bantuan 500 […]

  • Yuk Ikut Aswaja Short Movie Asnuter Pasuruan, Ini Cara Daftarnya

    Yuk Ikut Aswaja Short Movie Asnuter Pasuruan, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • visibility 995
    • 1Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center (Asnuter) Kabupaten Pasuruan menggelar lomba Aswaja Short Movie dengan tema “Kebangsaan, Ke-NU-an, Ke-Aswaja-an”. Panitia Aswaja Short Movie, Gus Abdul Halim menjelaskan, ketentuan umum dan petunjuk teknis dalam mengikuti kegiatan. “Peserta merupakan pelajar dan santri di jenjang pendidikan menengah pertama dan atas. Setiap tim peserta maksimal terdiri dari […]

  • Perkuat Kemandirian Pesantren, LPNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Sosialisasi OPOP

    Perkuat Kemandirian Pesantren, LPNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Sosialisasi OPOP

    • calendar_month Sab, 9 Jul 2022
    • visibility 796
    • 0Komentar

    Rembang, NU Pasuruan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi Program One Pesantren One Product (OPOP) di di Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Desa Pekoran, Kecamatan Rembang, Kamis (07/07/2022). Ketua LPNU Ustadz Samsul Arifin menjelaskan, Program OPOP merupakan program unggulan Pemerintah Jawa Timur. Tujuannya untuk upgreding […]

  • Meneguhkan Sanad Perjuangan, PCNU Kab. Pasuruan Ziarah Makam Kiai Nawawi Sidogiri

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Momentum Harlah NU ke-97, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan beberapa kegiatan. Salah-satunya adalah kegiatan Ziarah Muassis NU. Rute pertama, ziarah ke makam Kiai Nawawi Sidogiri. Menurut KH. Imron Mutamakkin, selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan, kita harus terus meneruskan pesan Kiai Nawawi Sidogiri ketika Beliau bersedia menjadi pengurus NU saat diminta oleh […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca