Breaking News
light_mode

Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
  • visibility 865
  • comment 0 komentar

Lekok, NU Pasuruan

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar sosialisai pengolahan sampah di Kecamatan Lekok, Kecamatan Gempol dan Kecamatan Kraton.

Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dofir mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, dan maggot.

“Kami melihat banyak sampah organik yang tidak di manfaatkan dengan baik, oleh karena itu kami ingin mensosialisasikan cara mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat,”ujarnya senin, (15/07/2024).

Sampah organik tersebut diolah menjadi tiga produk yakni  pupuk kompos  yang dapat digunakan sebagai pupuk alami untuk menyuburkan tanaman, pupuk cair dapat digunakan untuk menyiram tanaman agar tumbuh lebih subur dan maggot yang  dijadikan sebagai pakan ternak atau dijual kepada peternak ikan dan burung.

“Dalam hal ini mahasiswa memanfaatkan sampah organik seperti sayuran, buah-buaha, dan kulit telur yang biasanya dibuang di tempat pembuangan sampah,” jelasnya

Menurutnya proses pengolahan sampah organik ini cukup mudah dan tidak memerlukan teknologi yang rumit sehingga mudah diterima masyarakat pedesaan khusunya.

“Saya berharap kegiatan ini dapat bermanfaat untuk menjaga kelestarian lingkungan. ” tambahnya.

Desa Semare

Sementara Mahasiswa UNU STAI Salahudiin Pasuruan KKN Kolaboratif menggelar sosialisasi pengelolaan sampah yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat mengenai bagaimana mengelola sampah dengan baik.

Putri Ageng selaku ketua pelaksana mengaku  berterima kasih kepada warga semare karena telah mengikuti acara workshop pengelolaan sampah. Semoga warga Semare dapat memanfaatkan ilmu yang didapat dari sosialisasi untuk mengelola limbah rumah tangga menjadi pupuk melalui pengomposan.

“Mudah mudahan setelah kegiatan ini para warga bisa memanfaatkann sampah dengan baik,” ujarnya.

Sementara, Doni Danang Joyo Setiawan perwakilan DLH Kabupaten Pasuruan , menjelaskan bahwa sampah dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan sampah non-organik. Kedua jenis sampah ini perlu dipilah terlebih dahulu.

“Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, yang bermanfaat sebagai pupuk alami untuk tanaman. Sementara itu, sampah non-organik dapat diserahkan ke bank sampah atau diolah menjadi kerajinan tangan yang bernilai ekonomi,” terangnya.

Desa Randupitu

Fathur Rohman selaku Pemuda Peduli Sampah (Pempes) menuturkan, bahwa permasalahan di TPS Randupitu ini terkait sampah organik yang menumpuk dan masih belum ada pengolahan untuk sampah organik.

“Berbeda dengan sampah anorganik yang biasanya setelah di pilah kita setorkan ke Perusahaan,” tuturnya.

Disisi lain Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Siti Maimunah Damayanti selaku ketua tim mengatakan bahwasannya dan timnya akan mengolah sampah organic tersebut.

“TPS Randupitu ini untuk sampah organiknya masih belum ada pengolahan, sehingga kami berpikir untuk sampah organic ini kita jadikan pupuk kompos,” ujarnya.

Menurutnya sampah organik tersebut akan diolah menjadi pupuk organik dengan menggunakan metode fermentasi.  Hasilnya nanti akan di uji coba untuk selanjutnya dikemas dan diedarkan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mengurangi volume sampah organik di TPS Pempes Community dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” harapannya.

Penulis:  Elis Sofianah, Ubaidillah, Fatmatul Jannah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik Lebaran 2026, GP Ansor Pasuruan Hadirkan 17 Posko Pelayanan Pemudik

    Mudik Lebaran 2026, GP Ansor Pasuruan Hadirkan 17 Posko Pelayanan Pemudik

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Pasuruan mendirikan 17 posko mudik Lebaran di berbagai titik strategis se-Kabupaten Pasuruan, Kamis (26/03/2026) Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Abd Karim, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari peran sosial organisasi.dan ini rutin dilakukan setiap tahunnya. “Alhamdulillah kita dapat melakukan kegiatan ini setiap tahunnya artinya kita selalu […]

  • HSN 2018: PCNU Pasuruan Instruksikan Pembacaan 1 Juta Sholawat Nariyah

    • calendar_month Jum, 19 Okt 2018
    • visibility 751
    • 2Komentar

    INSTRUKSI PEMBACAAN SHOLAWAT NARIYAH Yth: 1. Pengurus MWC NU 2. Pengurus Ranting NU 3. Pengurus Pondok Pesantren di Lingkungan PC. RMI NU Kab. pasuruan 4. Pimpinan Lembaga Pendidikan di Lingkungan PC LP. Ma’arif NU Kab. Pasuruan Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam silaturrahim disampaikan teriring doa semoga kita senantiasa dalam ma’unah dan hidayah Allah swt. Dalam rangka […]

  • Istighotsah Jumat Legi, Gus Ipong Ungkap Hubungan Berjamiyyah dengan Doa Sapu Jagat

    Istighotsah Jumat Legi, Gus Ipong Ungkap Hubungan Berjamiyyah dengan Doa Sapu Jagat

    • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan kembali menggelar Istighotsah Rutin Jumat Legi, Jumat (31/12/2021). Kali ini, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lekok menjadi tuan rumah. Kegiatan itu bertempat di Masjid An-Nur Dusun Krajan Utara, Desa Rowogempol. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, menceritakan perihal pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama […]

  • Harapan Wakil Ketua NU Pasuruan di Rakercab Ansor

    Harapan Wakil Ketua NU Pasuruan di Rakercab Ansor

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • visibility 939
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP)  Ansor Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab ) I di Aula Hotel Permata Biru Lumbangrejo Prigen Pasuruan, Sabtu -Ahad (15-16/02/2024). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Taufik Abdurahman mengatakan program Ansor harus sejalan dengan PCNU karena Ansor merupakan bagian dari NU. […]

  • Ulas Pluralisme Hukum Perkawinan Muslim Tengger, Pengurus LTMNU Pasuruan Raih Gelar Doktor

    Ulas Pluralisme Hukum Perkawinan Muslim Tengger, Pengurus LTMNU Pasuruan Raih Gelar Doktor

    • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Surabaya, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan Bakhrul Ulum berhasil meraih gelar doktor Program Studi Hukum Islam Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Kamis (12/1/2023). Hal itu setelah mempertahankan disertasinya di hadapan para penguji di Ruang 1 Lantai III Gedung Twin Tower UINSA, Jl. Ahmad Yani Nomor 117, […]

  • Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) merupakan tahap kaderisasi tingkat pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU). Artinya, untuk menjadi kader dari organisasi ini harus mengikuti kegiatan Makesta yang diadakan oleh pengurus IPNU-IPPNU. Dalam perjalanannya, pada tahun 2020 ini. PKPT IPNU IPPNU Universitas Yudharta Pasuruan, mengadakan kegiatan Makesta ke-3. Kegiatan tersebut berlangsung […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca