Breaking News
light_mode

Makesta IV Yudharta, Peserta Ditantang Kontribusinya kepada Masyarakat

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
  • visibility 915
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan
Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) IV di Balai Diklat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jumat-Ahad (19-21/11/2021).

Ketua PKPT IPPNU Wachida Isnaini Firdausi menjelaskan maksud mengusung tema “Fitrah Idealisme Mahasantri untuk Negeri.” Ia juga tidak menduga kegiatan akan diikuti 162 peserta. “Ini di luar ekspektasi kami,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Ahad (21/11/2021).

Rekanita Firdausi menutup sambutannya dengan memberikan semangat agar menjalani proses di IPNU IPPNU dengan maksimal. “Tetap Semangat, jangan menyerah, karena ada seribu langkah selanjutnya yang harus kalian raih kedepannya,” imbuh Mahasiswa Ekonomi Syariah itu.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Pasuruan Imam Subondo, menantang peserta makesta agar bisa memberikan kontribusi yang seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Saya harap setelah Makesta ini, kalian mampu memberikan sumbangsih bukan hanya di PKPT Yudharta, tapi juga di luar PKPT Yudharta,” pungkasnya.

Makesta diampu oleh narasumber yang berkompeten dibidangnya. Seperti Wakil Rektor III UYP Khoirul Huda, Sekretaris PC IPNU Nur Ali Farhan, Ketua PC IPPNU Dwi Marta Marwatul W, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwosari Ustaz Sulhan Mahmudi, dan lain-lain.

Kegiatan itu juga menampilkan kreativitas peserta melalui Pentas Seni (Pensi). Seperti drama, beat box, musikalisasi puisi, puisi berantai, dan penampilan pensi menarik lainnya.

Penulis: Alifiyah Nurrochmani

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Nukman Abd. Majid: Berkhidmad di NU, Jalan Menjadi Santri Muassis NU

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • visibility 1.419
    • 0Komentar

    KH. Nukman Abd. Majid, Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gondangwetan, menjelaskan bahwa untuk menjadi santri para muassis atau pendiri NU adalah dengan berkhidmad kepada Nahdlatul Ulama. “Kita berharap dengan kita khidmah kepada NU menjadikan sebab kita dikenal oleh para muassis NU, kita diakui santri kyai- kyai NU dan di akhirat dikumpulkan […]

  • Habaib dan Cerminan Kemuliaan Akhlak Rasulullah

    Habaib dan Cerminan Kemuliaan Akhlak Rasulullah

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Dalam sebuah riwayat, diceritakan bahwa ada seorang Raja, yang ketika akan berbelanja untuk kebutuhan dalam 1 bulan, akan dikawal oleh beberapa prajurit khusus yang bertugas untuk membawa barang yang dibeli tersebut, karena jumlah barangnya sangat banyak. Di tengah perjalanan, Raja dan rombongan beristirahat di sebuah tempat. Para prajurit duduk santai di luar sebuah bangunan, sedangkan […]

  • Keistimewaan Bulan Sya‘ban dan Landasan Amaliyah Nisfu Sya‘ban

    Keistimewaan Bulan Sya‘ban dan Landasan Amaliyah Nisfu Sya‘ban

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Bulan Sya‘ban merupakan bulan yang di dalamnya terdapat berbagai peristiwa bersejarah, yakni peristiwa pengalihan arah kiblat dari Masjidil Aqsha di Palestina ke Ka‘bah di Arab Saudi dengan penurunan Surat Al-Baqarah ayat 144, Surat Al-Ahzab ayat 56 yang menganjurkan pembacaan shalawat, diangkatnya amal-amal manusia menuju ke hadirat Allah SWT, dan berbagai peristiwa lainnya. Menilisik dari segi […]

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.827
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • Dari Takziah Hingga Galang Dana, NU Peduli Pasuruan Peduli Korban Bencana

    Dari Takziah Hingga Galang Dana, NU Peduli Pasuruan Peduli Korban Bencana

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Pasuruan kembali menghimpun dana untuk membantu korban terdampak bencana. Usai Apel Hari Santri Nasional (HSN) 2026 oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di Halaman Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Kamis (22/10/2026), berhasil menghimpun donasi sebesar Rp 1.500.000. Koordinator NU Peduli Pasuruan, Gus M Nawawi mengatakan, penggalangan […]

  • KH Ma’sum Hasyim Ceritkan Mbah Wahab Bikin Nama ISHARI, Lempar Terbang di Ka’bah

    KH Ma’sum Hasyim Ceritkan Mbah Wahab Bikin Nama ISHARI, Lempar Terbang di Ka’bah

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • visibility 1.298
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Ma’sum Hasyim mengatakan, mengatakan bahwa kesenian hadrah yang didirikan oleh KH Abdurrahim dari Pasuruan. Dahulu, jamaah ini beranggotakan ribuan orang bernama Jamaah Terbang Abdurrohim. Dulu namanya bukan Ishari tetapi jama’ah terbang Abdurrohim,” ujarnya pada acara Lailatul Hadroh Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca