Breaking News
light_mode

Membaca Kiai Ma’ruf Amin dari cuitan Prof Nadirsyah Hosen

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
  • visibility 895
  • comment 4 komentar

Diaspora peranan dan gerakan Tokoh-tokoh NU patut untuk terus digali dan ajarkan, baik dari sisi keteladanan ahklaknya maupun buah pemikirannya. Salah satu dari sekian banyak deretan Tokoh-tokoh tersebut, sosok pribadi Kiai Ma’ruf Amin perlu diketahui. Seperti diketahui kiprah dan peranan Kiai Ma’ruf Amin bagi umat Islam Indonesia akrab dengan poisisinya dalam Syuriah Nahdlatul Ulama (Rais Aam PBNU) dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tidak cukup disitu, sosok pribadi Kiai Ma’ruf Amin nyatanya juga lekat dengan dunia kontruksi hukum Fiqh. Sejenak kita belajar mengenal kiprah dan peranan Kiai Ma’ruf Amin dari sudut pandang Profesor Nadirsyah Hosen, seorang akademisi dari Monash University Australia yang sekaligus Rais Syuriah PCI NU Australia – Selandia Baru yang dikutip langsung dari akun resmi twitter miliknya @na_dirs pada selasa malam kemarin (31/1/2017).

Menurut Prof Nadirsyah Hosen, Kiai Ma’ruf Amin merupakan Ketua MUI dan Ahli Fiqh jebolan pesantren Tebuireng Jombang. “Kiai Ma’ruf Amin adalah penerus Mbah Sahal Mahfud (Allah yarham) yang menjadi Ketum MUI dan sekaligus Rais Am PBNU, Keduanya ahli fiqh. Kiai Ma’ruf Amin (MA) orang Banten yang merupakan alumni Pesantren Tebuireng, Beliau disebut-sebut sebagai titisannya Syekh Nawawi al-Bantani” tulisnya di akun resmi Twitter miliknya @na_dirs

Prof Nadirsyah Hosen juga menulis Kiai Ma’ruf Amin seorang Ahli Fiqh yang jago debat dan memiliki peranan penting dalam sejarah perkembangan Hukum Islam Indonesia, termasuk posisinya Kiai Ma’ruf Amin di MUI. “Beliau ahli fiqh yang jago debat. Susah mencari tandingannya kalau berdebat dengan beliau. Kiai Ma’ruf Amin punya peranan penting dalam sejarah perkembangan hukum Islam di tanah air, baik dalam fatwa maupun ekonomi syariah. Beliau juga yang menggantikan posisi Abah saya (Prof Ibrahim Hosen) selaku ketua Komisi Fatwa MUI (1980-2000). Saya sering menyaksikan diskusi beliau berdua” Tulisnya.

Prof Nadirsyah Hosen yang pernah aktif sebagai Peneliti post-doctoral di TC Beirne School of Law Universitas Queensland, pernah turut menulis Buku biografi 70 tahun Kiai Ma’ruf Amin yang diterbitkan oleh Ibrahim Hosen Institute. Menurutnya, Kiai Ma’ruf Amin selain mumpuni dalam bidang fiqh juga punya pandangan tentang politik umat. “Selain mumpuni dalam bidang fiqh, Kiai MA juga punya pandangan strategis ttg politik umat. Beliau sejak muda sudah paham soal politik” cuitnya di Twitter.

Profesor Nadirsyah Hosen juga memberikan gambaran kepribadian Kiai Ma’ruf Amin sebagai orang yang ramah dan terbuka dengan perbedaan pendapat. “Beliau orang yang ramah, cepat akrab, tidak berjarak, dan juga humoris. Beliau terbuka dengan perbedaan pendapat” Pungkasnya. (udy hakim/sumber : akun Twitter Resmi Prof Nadirsyah Hosen @na_dirs di Kutip tanggal 1 Pebruari 2017)

  • Penulis: NU Pasuruan
Tags

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pasuruan Ajak Pesantren Lakukan Pemeriksaan Kelayakan Bangunan Demi Keamanan Santri

    Bupati Pasuruan Ajak Pesantren Lakukan Pemeriksaan Kelayakan Bangunan Demi Keamanan Santri

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan Ambruknya bangunan bertingkat di lingkungan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, pada 29 September lalu menjadi perhatian serius Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Ia menilai penting untuk memastikan seluruh bangunan pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan dalam kondisi layak dan aman bagi para santri. Hal itu disampaikan Rusdi Sutejo Bupati Kabupaten Pasuruan saat menghadiri Silaturahim […]

  • Isra’ Mi’raj & Ekspresi Iman Imam al-Bushiriy

    Isra’ Mi’raj & Ekspresi Iman Imam al-Bushiriy

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • visibility 768
    • 0Komentar

    14 Abad yang lalu, Rasulullah pernah melakukan perjalanan yang dahsyat, yang secara logika berpikir tidak masuk akal, yakni perjalanan dari Masjid al-Haram di Mekah menuju Masjid al-Aqsha di Palestina, tidak lebih dari satu kedipan mata. Padahal, dengan transportasi yang ada saat itu, menunggang Unta misalnya, diperlukan waktu selama 40 hari. Bahkan hingga saat ini, pun […]

  • Bantu Peningkatan Mutu Pendidikan, PCNU Kabupaten Pasuruan Bangun Ruang Kelas di SMK Shalahuddin

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Lembaga Pendidikan Ma’arif (LP Ma’arif), resmikan 2 (dua) Ruang Kelas Baru (RKB) Lantai II di SMK Shalahudin Pasuruan, Rabu kemarin (12/12). Dalam acara peresmian tersebut, Ketua LP Ma’arif PCNU kabupaten Pasuruan KH. A. Mujib Imron, SH., MH berharap agar bantuan ini mampu meningkatkan kinerja lembaga dalam mengawal […]

  • Mengurus Masjid, Pengurus Harus Kaljasadil Wahid, Kalbunyanil Wahid

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Ustadz. Mundir Muslih, ketua Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, berharap kepada kepengurusan Masjid dalam menjalankan tugasnya untuk memakmurkan Masjid memiliki sifat kaljasadil Wakhid & Kalbunyanil Wahid, sehingga antara satu pengurus dan yang lainnya saling membantu dan menguatkan serta menjaga kekompakan. “Kepengurusan Masjid yakni Nadzir dan Qoyyim/Ta’mir kaljasadil Wahid, Kalbunyanil […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Toga, Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Toga, Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) STAI Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) menggelar penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Dusun Pendopo, Desa Rowo Gempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dikemas dalam bentuk edukasi, praktik bertani, serta pelatihan pengelolaan hasil panen […]

  • LKNU dan RMINU Pasuruan Targetkan 47 Poskestren melalui Pelatihan Santri Husada

    LKNU dan RMINU Pasuruan Targetkan 47 Poskestren melalui Pelatihan Santri Husada

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama Robithoh Ma’had Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Santri Husada selama tiga hari, Senin-Rabu (10-12/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Aula LP Ma’arif NU Pasuruan, Balai Desa Karangpandan, dan Gedung Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca