Breaking News
light_mode

Membaca Kiai Ma’ruf Amin dari cuitan Prof Nadirsyah Hosen

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
  • visibility 971
  • comment 4 komentar

Diaspora peranan dan gerakan Tokoh-tokoh NU patut untuk terus digali dan ajarkan, baik dari sisi keteladanan ahklaknya maupun buah pemikirannya. Salah satu dari sekian banyak deretan Tokoh-tokoh tersebut, sosok pribadi Kiai Ma’ruf Amin perlu diketahui. Seperti diketahui kiprah dan peranan Kiai Ma’ruf Amin bagi umat Islam Indonesia akrab dengan poisisinya dalam Syuriah Nahdlatul Ulama (Rais Aam PBNU) dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tidak cukup disitu, sosok pribadi Kiai Ma’ruf Amin nyatanya juga lekat dengan dunia kontruksi hukum Fiqh. Sejenak kita belajar mengenal kiprah dan peranan Kiai Ma’ruf Amin dari sudut pandang Profesor Nadirsyah Hosen, seorang akademisi dari Monash University Australia yang sekaligus Rais Syuriah PCI NU Australia – Selandia Baru yang dikutip langsung dari akun resmi twitter miliknya @na_dirs pada selasa malam kemarin (31/1/2017).

Menurut Prof Nadirsyah Hosen, Kiai Ma’ruf Amin merupakan Ketua MUI dan Ahli Fiqh jebolan pesantren Tebuireng Jombang. “Kiai Ma’ruf Amin adalah penerus Mbah Sahal Mahfud (Allah yarham) yang menjadi Ketum MUI dan sekaligus Rais Am PBNU, Keduanya ahli fiqh. Kiai Ma’ruf Amin (MA) orang Banten yang merupakan alumni Pesantren Tebuireng, Beliau disebut-sebut sebagai titisannya Syekh Nawawi al-Bantani” tulisnya di akun resmi Twitter miliknya @na_dirs

Prof Nadirsyah Hosen juga menulis Kiai Ma’ruf Amin seorang Ahli Fiqh yang jago debat dan memiliki peranan penting dalam sejarah perkembangan Hukum Islam Indonesia, termasuk posisinya Kiai Ma’ruf Amin di MUI. “Beliau ahli fiqh yang jago debat. Susah mencari tandingannya kalau berdebat dengan beliau. Kiai Ma’ruf Amin punya peranan penting dalam sejarah perkembangan hukum Islam di tanah air, baik dalam fatwa maupun ekonomi syariah. Beliau juga yang menggantikan posisi Abah saya (Prof Ibrahim Hosen) selaku ketua Komisi Fatwa MUI (1980-2000). Saya sering menyaksikan diskusi beliau berdua” Tulisnya.

Prof Nadirsyah Hosen yang pernah aktif sebagai Peneliti post-doctoral di TC Beirne School of Law Universitas Queensland, pernah turut menulis Buku biografi 70 tahun Kiai Ma’ruf Amin yang diterbitkan oleh Ibrahim Hosen Institute. Menurutnya, Kiai Ma’ruf Amin selain mumpuni dalam bidang fiqh juga punya pandangan tentang politik umat. “Selain mumpuni dalam bidang fiqh, Kiai MA juga punya pandangan strategis ttg politik umat. Beliau sejak muda sudah paham soal politik” cuitnya di Twitter.

Profesor Nadirsyah Hosen juga memberikan gambaran kepribadian Kiai Ma’ruf Amin sebagai orang yang ramah dan terbuka dengan perbedaan pendapat. “Beliau orang yang ramah, cepat akrab, tidak berjarak, dan juga humoris. Beliau terbuka dengan perbedaan pendapat” Pungkasnya. (udy hakim/sumber : akun Twitter Resmi Prof Nadirsyah Hosen @na_dirs di Kutip tanggal 1 Pebruari 2017)

  • Penulis: NU Pasuruan
Tags

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Takziah Hingga Galang Dana, NU Peduli Pasuruan Peduli Korban Bencana

    Dari Takziah Hingga Galang Dana, NU Peduli Pasuruan Peduli Korban Bencana

    • calendar_month Ming, 25 Okt 2026
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Pasuruan kembali menghimpun dana untuk membantu korban terdampak bencana. Usai Apel Hari Santri Nasional (HSN) 2026 oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di Halaman Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Kamis (22/10/2026), berhasil menghimpun donasi sebesar Rp 1.500.000. Koordinator NU Peduli Pasuruan, Gus M Nawawi mengatakan, penggalangan […]

  • Gus Taufiq Sebut Kajian Aswaja Harus Dapat di Konsumsi Masyarakat

    Gus Taufiq Sebut Kajian Aswaja Harus Dapat di Konsumsi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • visibility 1.550
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan menggelar seminar Aswaja ‘kupas tuntas ayat ayat mutasyabihat’ di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (27/10/2024). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Taufiq Abdurahman mengatakan, bahwasannya kawan-kawan Aswaja NU Center sudah cukup mewarnai di kalangan masyarakat diantanya dengan menerbitkan buku benteng […]

  • Wakil Bupati Pasuruan Apresiasi Gerak Jalan 1 Muharram Ansor & Fatayat Rejoso

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • visibility 808
    • 0Komentar

    Tanggal Satu Muharram merupakan momen yang sangat penting bagi Umat Islam, termasuk di Indonesia. Berbagai acara digelar dalam rangka merayakan tahun baru Islam tersebut. Seperti pawai muharram, selametan, santunan anak yatim, syuroan, gerak jalan, perlombaaan, dan lain sebagainya. Adapun Ansor dan Fatayat Anak Cabang Rejoso, menggelar Lomba Gerak Jalan ANSOR dan FATAYAT se-Kecamatan Rejoso (1/9/2019). […]

  • Kawal Pencegahan & Penanganan Kekerasan di Sekolah, PMII Pasuruan Bertemu PJ Bupati

    Kawal Pencegahan & Penanganan Kekerasan di Sekolah, PMII Pasuruan Bertemu PJ Bupati

    • calendar_month Ming, 10 Des 2023
    • visibility 586
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan masa khidmat 2023-2024 melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan Doktor Andriyanto di Graha Maslahat, Kecamatan Bangil, Jum’at, (8/12/2023). Ketua PC PMII Pasuruan Nur Rizky Amania menjelaskan, audensi kali ini untuk menyampaikan hasil kajian pengurus dalam bentuk Usulan Kebijakan (Policy Brief). “Police Brief dengan […]

  • Momentum HUT RI ke-74, Rijalul Ansor Rejoso Baca Doa & Tahlil Untuk Pahlawan

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Kegiatan rutin rijalul Ansor kecamatan Rejoso, dalam momentum HUT RI ke-74 di buka dengan pembacaan maulid dan tahlil kepada para pahlawan kemerdekaan, Jumat (20/8/2019). Acara yang diadakan di rumah Kasatkoryon Rejoso tersebut, di akhiri dengan tausiah oleh ketua lembaga dakwah NU MWC NU Rejoso. Gus Hasyim Asyari berpesan kepada sahabat-sahabat Ansor di PAC rejoso ini […]

  • KH. Nukman Abd. Majid: Berkhidmad di NU, Jalan Menjadi Santri Muassis NU

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • visibility 1.432
    • 0Komentar

    KH. Nukman Abd. Majid, Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gondangwetan, menjelaskan bahwa untuk menjadi santri para muassis atau pendiri NU adalah dengan berkhidmad kepada Nahdlatul Ulama. “Kita berharap dengan kita khidmah kepada NU menjadikan sebab kita dikenal oleh para muassis NU, kita diakui santri kyai- kyai NU dan di akhirat dikumpulkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca