Breaking News
light_mode

Profil Siti Julaikha, Berkiprah dari Komisariat Kini Ketua IPPNU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
  • visibility 807
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Siti Julaikha resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Pasuruan Masa khidmah  2025–2027 pada Konferensi Cabang (Konfercab) XX yang digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Sabtu (31/05/2025). 

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruanmenegaskan arah gerak IPPNU ke depan harus memperkuat dua sisi sekaligus yakni sebagai jama’ah dan sebagai jam’iyah.

“IPPNU bukan sekadar kumpulan anggota, tetapi harus mampu membentuk struktur organisasi yang hidup dan bergerak. Kita bukan hanya jama’ah, tetapi juga jam’iyah — organisasi yang terstruktur, terukur, dan berprinsip,” ujarnya.

Konsep ini bukan hanya jargon, zula sapaan akrabnya menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah membangun konektivitas antara PAC, ranting, dan komisariat sekolah. Ia ingin memastikan bahwa PAC se-Kabupaten Pasuruan benar-benar aktif dan memiliki kemampuan untuk membina kader di wilayahnya masing-masing.

“Penguatan pimpinan komisariat sekolah akan berdampak langsung pada penguatan ranting di tingkat desa. Dari sini, gerakan jam’iyah kita akan kokoh, dimulai dari basis jama’ah yang kuat,” tambahnya.

Selama menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kaderisasi, Julaikha telah menunjukkan konsistensi dalam membangun sistem kaderisasi. Ia melaporkan keberhasilan pengawalan terhadap 30 pelaksanaan Makesta dan 7 Lakmud, serta pelaksanaan Lakut menjelang akhir periode. Sebanyak 489 anggota telah dimakestakan, 99 mengikuti Lakmud, dan 20 berhasil menuntaskan Lakut.

Tak hanya itu, Konfercab XX juga menjadi momentum penting dengan terbitnya Juklak Kaderisasi IPPNU yang dirancang berbasis kearifan lokal Kabupaten Pasuruan.

“Juklak ini adalah wujud nyata jam’iyah. Kita ingin kaderisasi tidak hanya berjalan, tetapi juga berakar pada nilai lokal dan tradisi NU,” jelasnya.

Diri berharap bisa membawa IPPNU Kabupaten Pasuruan menjadi gerakan yang tak hanya ramai secara kuantitas, tetapi kokoh secara kualitas, tentunya dengan semangat baru.

“Kami ingin memperbaiki kualitas dan kuantitasnya kader kader IPPNU Kabupaten Pasuruan jadi mohon doanya dan arahan,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Masa Pendemi, P3M STAIS Pasuruan Luncurkan KKN TAHAN COVID-19

    Masih Masa Pendemi, P3M STAIS Pasuruan Luncurkan KKN TAHAN COVID-19

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Dalam situasi pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19), berbagai perguruan tinggi melakukan terobosan dan inovasi baru dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tersebut, termasuk inovasi KKN dari STAI Salahuddin Pasuruan. “Penguruan tinggi biasanya memilih pelaksanaan KKN di tengah pandemi ini dengan dua model, penyetaraan kegiatan setara KKN dan KKN berbasis domisili mahasiswa. Tentu, semuanya menerapkan protokol […]

  • Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

    Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • visibility 1.839
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanKetua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan H Ahda Arafat menceritakan, kisah seorang ulama, seorang dermawan, dan seorang mujahidin. Alih-alih mendapatkan surga, justru dilemparkan ke neraka. ”Hadits ini terdapat dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi. Ini Hadist Qudsi,” imbuhnya dalam Program Hikayat Ramadhan di youtube nupasuruan, […]

  • Inovatif, Neem Oil Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek oleh Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    Inovatif, Neem Oil Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek oleh Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan membuat inovasi Neem Oil dari Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek. Hal itu dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi yang tergabung dalam kelompok 15 di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Penanggungjawab Kegiatan Karomatul Iqliyah menyebutkan, ekstrak Daun Mimba […]

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

  • LAZISNU Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik Kepada Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    LAZISNU Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik Kepada Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Rab, 11 Des 2024
    • visibility 1.228
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Beberapa yang yang lalu hujan deras yang melanda, membuat sejumlah Kecamatan di Kabupaten Pasuruan terendam banjir. Termasuk di wilayah Kecamatan Grati, Rejoso dan Winongan. Banjir ini dipengaruhi debit air sungai yang tinggi, imbas penghujan. Hal itu berlanjut sampai, Senin (9/10/2024). Hal itu membuat aktivitas warga berhenti khusus dalam hal makan sehari hari […]

  • Peringatan Harlah ke 99 di MWCNU Sidogiri, dari Latih Tani Modern Hingga Santunan Yatim

    Peringatan Harlah ke 99 di MWCNU Sidogiri, dari Latih Tani Modern Hingga Santunan Yatim

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • visibility 363
    • 2Komentar

    Kraton, NU PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 99 NU dengan berbagai kegiatan. Mulai dari ‘Pengibaran 99 Bendera NU’ hingga santunan anak yatim, Senin-Rabu (14-16/02/2022). Ketua MWCNU Sidogiri KH A Saifulloh Naji menjelaskan, rangkaian acara dimulai dengan kegiatan ‘Pengibaran 99 Bendera NU’, Pelatihan Pertanian Modern, Bahsul Masail, dan Santunan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca