Breaking News
light_mode

Mengenal KH Abdul Ghofur Cholil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan 1980-2001

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
  • visibility 1.515
  • comment 0 komentar

KH Abdul Ghofur Cholil merupakan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada tahun 1980- 2001 beliau adalah putra dari pasangan H Cholil dan Mazidah.

Beliau di lahirkan perkiraan tahun 1910 H di Surabaya dan tidak diketahui tanggal dan bulanannya.Beliau termasuk kiai kharismatik yang banyak mengisi pengajian di wilayah kota maupun Kabupaten Pasuruan

Pendidikan

Pada umur tujuh tahun Ghofur Kecil sudah hafal alfiyah padahal mempelajari ilmu alat tersebut sangatlah sulit. Selain itu ia juga pernah mendalami ilmu di Kiai Cholil Bangkalan setelah itu ia pulang ke Pasuruan dan melanjutkan mengaji di Kiai Dahlan Gentong kemudian di kirim ke Pondok Pesantren Kasingan Rembang bersama KH Abdul Hamid, KH Abdurohim Singopolo Surabaya dan KH Mahrus Ali Kediri. Pasca dari Rembang ia melanjutkan mondok di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Mendirikan Pondok Pesantren

Sepulang dari mondok Kiai Ghofur menikah dengan Nyai Hj Munawaroh putri dari KH Anwar dari Surabaya. Oleh mertuanya dikasih dikasih sebidang tanah untuk di bangun Pondok Pesantren, sehingga lahirlah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al Ghofuri di Bugul Lor Kota Pasuruan.

Banyak santri yang mengaji di sana di antaranya KH Abdullah Nasor Karangpandan, KH Abdullah Khunen Lekok, Gus Nasih bin Abdul Hamid, Pengasuh Pondok Pesantren Metal dan banyak yang sudah menjadi kiai besar.

Kiai Ghofur selalu menekankan agar santrinya terus menghafal dan memahami ilmu nahwu dan sharaf selain itu beliau juga teliti dalam mengambil hukum syariah.

Perjuangan di Nahdlaatul Ulama Pasuruan

Pada masa kepemimpinan NU sekitar tahun 1965-1974 kepemimpinan Rois Syuriah di emban oleh KH Ahmad Djufri. Ketegasnya dalam menaati hukum syariah yang di terapkan di NU salah satunya adalah memisahkan IPNU dan IPPNU di Kabupaten Pasuruan hingga sekarang.

Umat Menangis

Diusianya yang tidak muda Kiai Ghofur selalu menyempatkan untuk mengajar murid muridnya hingga sakit sehingga berhenti mengajar. Selama sakit beliau di rawat di RSUD Soedarsono Pasuruan, RS Aisyah Malang, RS Lavalette Malang kemudian sembuh di bawa pulang namun, beberapa hari kemudian di kembali di bawa di RS Saiful Anwar dan kondisi tidak menentu kemudian di bawa pulang tempatnya hari Selasa dan Kamisnya beliau meninggal dan di makamkan di komplek pemakaman Masjid Jamik Pasuruan. Untuk diketahui Kiai Ghofur wafat pada usia 91 tahun tepatnya 21 Juni 2001 atau 29 Robiul Awal 1422.

(Sumber Buku Perjuangan Kiai NU Pasuruan)

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serba Serbi Penyambutan Mahasiswa KKN Kolaboratif UNU STAI Salahuddiin Pasuruan

    Serba Serbi Penyambutan Mahasiswa KKN Kolaboratif UNU STAI Salahuddiin Pasuruan

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2024
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Kabupaten Pasuruan di telah sampai di lokasi penugasan di beberapa desa di Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/07/2024). Diantara mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan yang di sambut dengan baik oleh masyarakat terletak di Desa Ledug Kecamatan Prigen, Desa Kejapanan […]

  • Pemilu 2024, Ketua NU Pasuruan Minta Banser Ikut Jaga Kondusifitas

    Pemilu 2024, Ketua NU Pasuruan Minta Banser Ikut Jaga Kondusifitas

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanKetua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin meminta Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk menjaga kondusifitas masyarakat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Hal itu ditegaskan di Apel Penutupan dalam acara Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser Angkatan XVI oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purwosari di […]

  • ISNU Pasuruan Akan Gelar MKNU, Ini Tujuannya

    ISNU Pasuruan Akan Gelar MKNU, Ini Tujuannya

    • calendar_month Sel, 18 Jan 2022
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan – Setelah suskes menghelat acara besar bertajuk seminar nasional dan bedah buku, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan berencana melaksanakan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) untuk melahirkan kader NU yang militan untuk memperkuat komitmen keagamaan dan kebangsaan. Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi mengatakan, pihaknya tengah melakukan rapat koordinasi guna […]

  • Tingkatkan Kualitas Madin LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Bimtek Menejemen

    Tingkatkan Kualitas Madin LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Bimtek Menejemen

    • calendar_month Sen, 2 Des 2024
    • visibility 586
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Pendidikan LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Menejemen Madrasah Diniyah di rumah inovasi LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Ahad (1/12/2024). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya, tugas utama guru adalah mengajari murid muridnya namun dalam mengajar hal […]

  • Menghadapi Era VUCA: Data, Karakter, dan Kolaborasi Jadi Kunci Pendidikan

    Menghadapi Era VUCA: Data, Karakter, dan Kolaborasi Jadi Kunci Pendidikan

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar pelatihan Penguatan Idiologi Aswaja An Nahdliyah Sebagai Fondasi Pendidikan Berkualitass, di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada Senin (12/05/2025). Wakil Ketua PCNU Kabuapten Pasuruan Gus Taufiq Abdurahman mengatakan, memasuki era digital saat ini, data telah menjadi aset yang sangat […]

  • Istighosah Rutin PCNU Pasuruan, Kiai Imron: Waspadai Upaya Memecah Belah Jam’iyah NU

    Istighosah Rutin PCNU Pasuruan, Kiai Imron: Waspadai Upaya Memecah Belah Jam’iyah NU

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengingatkan seluruh warga dan kader NU agar senantiasa menjaga keutuhan jam’iyah Nahdlatul Ulama. Menurutnya, perpecahan dalam tubuh NU biasanya justru berasal dari kalangan internal sendiri. Hal itu disampaikan KH Imron saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Istighosah Rutin PCNU Kabupaten Pasuruan yang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca