Breaking News
light_mode

NU Peduli Pasuruan Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
  • visibility 949
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasuruan

NU Peduli Kabupaten Pasuruan relawan bagikan ribuan nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir, Jum’at (31/01/2024).

Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan M Nawawi mengatakan bahawasannya dari hasil assesmen yang di dapatkan masih ada beberapa desa di Kecamatan Rejoso yang tergenang banjir hingga satu meter.

“Dari data yang diperoleh sekitar 600 Kepala Keluarga masih belum dapat menempati rumahnya dan mengungsi dibeberapa tempat di Kecamatan Rejoso Bahkan mengungsi ke rumah saudara,” ujarnya.

Menurutnya sejak pukul 05.00 pagi para relawan menyiapkan nasi bungkus guna dibagikan kepada para pengungsi dan warga yang masih belum dapat mempergunakan dapurnya untuk memasak. Relawan yang terdiri dari LPBINU, CBP IPNU,KPP IPPNU, BANSER dan LAZISNU ini berbagi tugas mulai dari yang menanak nasi hingga membungkus nasi.

“Alhamduliah banyak sekali relawan yang membantu dan siap siaga dua puluh empat jam di dapur umum,” tambahnya.

Sementara Hj.Hamida selaku penanggung jawab dapur umum NU Peduli menjelaskan bahwa untuk pagi hari saja sudah tersalurkan 2740 nasi bungkus ke beberapa desa yang masih tergenang banjir di Kecamatan Rejoso.

“Pagi tadi kami salurkan 2740 nasi bungkus kepada beberapa lokasi pengungsian warga yang terkena banjir di wilayah Rejoso,” terangnya.

Anggota Fatayat yang sekaligus Pengurus LPBI NU Rejoso ini juga menambahkan bahwa penyaluran nasi bungkus ini terus berlanjut karena masih ada beberapa daerah yang masih tergenang air cukup dalam sehingga butuh penyaluran nasi bungkus untuk makan siang.

“Kami akan terus menyalurkan dan insyaallah nanti juga ada bantuan nasi bungkus dari sahabat banser Lumbang,”tuturnya.

Disisi lain Ketua PAC Ansor Rejoso, Abdul Kholik mengucapkan terima kasih kepada NU Peduli yang telah membantu warga mulai logistik dapur umum hingga nasi bungkus.” Kami ucapkan banyak terimakasih, karena sejak dua hari kami telah mendapat bantuan logistik dapur umum hingga nasi bungkus ini,” tutupnya.

Berdasarakan data yang diterima NU Pasuruan terdapat empat desa yang masih tergenang banjir desa Toyaning dan Rejosolor merupakan desa terparah. Menurut hasil assesment yang dilakukan Tim NU Peduli masih sekitar 1650 Kepala keluarga yang tergenang banjir hingga 80 cm.

Penulis : BAM Yususf

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    • calendar_month Sel, 29 Mei 2018
    • visibility 1.112
    • 0Komentar

    Maraknya penyebaran faham Radikalisme, khususnya Radikalisme Agama yang merusak citra Islam, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak masyarakat, Pengurus Ranting, dan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU untuk mempersempit dan melawan penyebarannya dengan istiqomah menggadakan kegiatan-kegiatan Tradisi yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama.

  • PCNU & ANSOR Kab. Pasuruan Bagi 400 Kupon Daging Kurban

    PCNU & ANSOR Kab. Pasuruan Bagi 400 Kupon Daging Kurban

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2020
    • visibility 1.135
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan bersama PC GP ANSOR Kabupaten Pasuruan mengadakan penyembelihan hewan kurban di halaman Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Jl. Raya Warungdowo (Barat Lapangan), Pohjentrek, Minggu (2/8/2020). “Kami menyembelih dua ekor sapi jenis limosin dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, kami pun telah mempersiapkan 400 kupon dan sudah dibagikan kepada […]

  • Bantu Posyandu Stunting, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    Bantu Posyandu Stunting, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 12, membantu pemeriksaan stunting di Balai Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (18/7/2023). Peserta KKN Fitriyatul Islamiyah mengungkapkan, mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dalam mencegah hingga penanganan stunting. “Bisa […]

  • Starting Dakwah Digital, NU Pasuruan Gelar Silaturahmi I Admin Media Organisasi

    Starting Dakwah Digital, NU Pasuruan Gelar Silaturahmi I Admin Media Organisasi

    • calendar_month Sel, 1 Feb 2022
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengawali pelaksanaan Program Prioritas bidang Dakwah Digital dengan menggelar Silaturahmi I Admin Media Digital di Aula KH Ahmad Djufi, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Sabtu (05/02/2022). Koordinator Media Center Ustadz M Subadar menjelaskan, kegiatan itu untuk mengkonsolidasikan admin media digital NU dari struktur dan perangkat organisasi se […]

  • Mohon Doa & Dukungan Kiai, Kapolresta Pasuruan Silaturahmi ke PCNU

    Mohon Doa & Dukungan Kiai, Kapolresta Pasuruan Silaturahmi ke PCNU

    • calendar_month Jum, 3 Des 2021
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pasuruan di Ruang Rapat PCNU, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (2/12/21). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengucapkan selamat datang dan berkhidmat di Pasuruan. NU siap bersama-sama menjaga masyarakat. “Banser, Pagar Nusa, siap dilibatkan dalam pengamanan. […]

  • Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

    Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • visibility 2.264
    • 0Komentar

    Mayoritas agama di Indonesia adalah agama Islam, sebagian besar perkembangan Islam di Indonesia merupakan jasa para tokoh sufi, hal tersebut dikarenakan tokoh sufi cenderung terbuka, dan lebih kompromis sehingga ajarannya mudah diterima di kalangan masyarakat. Syekh Abdurrauf as-Singkel memiliki nama lengkap yakni Abdurrauf bin al-Jawiy al-Fansuri, kemudian beliau dikenal dengan sebutan Syeikh Abdurrauf As-Singkel. Nama […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca