Breaking News
light_mode

Optimalkan Taman, Mahasiswa STAI Salahuddin & UNU Pasuruan Tanam Toga

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
  • visibility 1.057
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung kelompok 12, optimalkan fungsi taman di sepanjang jalan depan Balai Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, dengan menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga).

Penanggungjawab Program Hikmatul Jannah menjelaskan, tujuan penanaman Toga. Yakni membuat wahana pembelajaran dalam mengenal berbagai tanaman obat beserta manfaatnya.

“Tanaman toga mudah dibudidayakan di kebun, halaman rumah ataupun ladang. Menanam toga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Selasa (19/9/2023).

Dirinya juga menyebutkan, Toga yang ditanam diantaranya jahe, kunyit, temulawak, serai, lengkuas, kencur, jeruk nipis, dan daun sirih. Penanaman dimulai Jumat (21/7/2023).

“Kami juga melakukan perawatan pada tanaman yang sudah ada seperti jarak, belimbing wuluh, puring, cabe jamu, kelor, yodium, cincau, pandan, lidah buaya, lidah mertua, mangkokan, kencana ungu,” katanya.

Mahasiswa Teknik Industri itu juga menyampaikan, usai penanaman dan bersemi, dilakukan pemasangan papan nama beserta manfaat dari kandungan masing-masing Toga, Ahad (25/8/2023).

“Agar warga dapat memanfaatkan dengan baik sekaligus mempelajari manfaat dari tanaman obat yang ada,” tutupnya.

Sementara itu, Perangkat Desa Saldi Jantung Ardilla Ulfasar mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa. Penanaman Toga sangat membantu dan bermanfaat bagi warga.

“Masyarakat dapat mengambil sesuai kebutuhan,” pungkasnya disela-sela kegiatan penanaman Toga.

Untuk diketahui, berdasar Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) Nomor 694/E/O/2023 tertanggal 28 Agustus 2023. Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan resmi menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan.

Penulis: Rohmawati dan Khusnul Khotimah

Editor: MS Deeba

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Divisitasi, ITSNU Pasuruan Layak Menjadi UNU Pasuruan

    Divisitasi, ITSNU Pasuruan Layak Menjadi UNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Perubahan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). ā€œJumat-Sabtu lalu (7-8/7/2023), sudah dilaksanakan visitasi dan evaluasi secara luring. Alhamdulillah berjalan lancar,ā€ ujar Muhammad Muhlis selaku Koordinator Tim Percepatan UNU Pasuruan kepada NU […]

  • LTMNU dan LAZISNU Pasuruan Gelar MoU : Kelola ZIS dan Peduli Lingkungan

    LTMNU dan LAZISNU Pasuruan Gelar MoU : Kelola ZIS dan Peduli Lingkungan

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), di Kediaman Ketua PC LTMNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/8/2025). Ketua PC LTMNU Kabupaten Pasuruan, Mundzir  menyampaikan kerja sama ini menjadi langkah strategis kedua lembaga dalam mengoptimalkan […]

  • Santri Bucin Menurut Gus Sirajjuddin Sidogiri

    Santri Bucin Menurut Gus Sirajjuddin Sidogiri

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
    • visibility 845
    • 0Komentar

    Perwosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kajian milenial dengan tema ‘Santri Bucin Gak Bahaya Ta’ di caffe K-Naya Kamis (2/10/2023). Pendakwah Milenial Pasuruan Gus M Sirajjuddin mengatakan, mengatakan santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada syariat, menjalankan sunah Rasulullah dan bisa bergaul dengan baik kepada sesama. “Santri […]

  • MANDIRMATHO Hanya Gunakan Kitab Kuning sebagai Literasinya

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    KH. Abd. Syakur, Wakil Ketua Bidang Madin PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa sebutan Hududul Funun mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah diubah menjadi Manhaj Al Dirosah Madin Wustho yang disingkat MANDIRMATHO. “Mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah, hududul funun diubah menjadi manhaj al dirosah dan tinggal merefleksikan 5 (lima) tahun ke depan,” tuturnya dalam […]

  • Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • visibility 1.092
    • 0Komentar

    Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan berhasil mengembangkan inovasi produk berbasis potensi desa di Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Yakni membuat ā€˜Jamu Instan Intaran’ yang terbuat dari Daun Mimba. Koordinator Tim Pembuatan Jamu Hasanah menyampaikan, potensi Pohon Mimba di Desa Jatirejo belum secara maksimal dimanfaatkan. […]

  • Dulu Rekanita, Sekarang Istri Tercinta

    Dulu Rekanita, Sekarang Istri Tercinta

    • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
    • visibility 1.049
    • 1Komentar
expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca