PCNU Kabupaten Pasuruan Siapkan Roadmap Kemandirian Jam’iyah NU
- account_circle Mokh Faisol
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Workshop Penyusunan Konferensi Cabang (Konfercab) NU dengan tema “Ikhtiar Pemberdayaan Jamaah Menuju Kemandirian Jam’iyah NU”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Royal Convention Tretes, Kabupaten Pasuruan, Sabtu-Ahad (10-11/10/2026).
Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengatakan penyusunan draf Konfercab perlu dipersiapkan sejak dini dengan mengacu pada hasil Muktamar NU. Hal ini penting agar program organisasi ke depan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata.
“Menjelang konferensi, draf harus kita siapkan mulai hari sekarang dan kita sesuaikan dengan hasil Muktamar kemarin. Ke depan, program seperti apa yang cocok untuk masyarakat sehingga bisa berdampak ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemberdayaan jamaah, khususnya di bidang ekonomi, menjadi salah satu perhatian dalam merumuskan program organisasi.
“Kemandirian jam’iyah perlu diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” terangnya.
Gus Ipong sapaan akrabnya mengaitkan upaya tersebut dengan prinsip Kulliyatul Khams khususnya hifdzun nafs atau menjaga jiwa. Dalam konteks tersebut, ia menjelaskan pentingnya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pendekatan qiyamu arkaniha dan daf’u mafasidiha.
“Ini adalah bentuk penerjemahan qiyamu arkaniha. Oleh karena itu, apa yang dibutuhkan, di antaranya, adalah penguatan masyarakat yang masih lemah di bidang ekonomi,” terangnya.
Melalui workshop tersebut, diharapkan dapat merumuskan arah program Konfercab yang terencana dan berorientasi pada kebutuhan jamaah, sekaligus memperkuat kemandirian jam’iyah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mudah mudahan lima tahun kedepan NU bisa mempunyai kemandirian jam’iyah yang berdampak kepada masyarakat,” harapannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, mengapresiasi pelaksanaan workshop tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi ruang untuk berdiskusi dan bertukar gagasan dalam merumuskan program organisasi, bukan sekadar mendengarkan pemaparan.
“Saya berterima kasih karena PCNU Kabupaten Pasuruan bisa bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.
Ketua KBIHU An-Nahdliyah tersebut menambahkan, kerja sama antara pemerintah dan NU dapat mendorong keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, NU memiliki struktur organisasi dan jaringan sosial yang dapat mendukung kesinambungan program pemerintah.
“Ini kelebihan NU dan saya menyambut baik workshop ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menghasilkan roadmap yang baik,” pungkasnya.
- Penulis: Mokh Faisol

Saat ini belum ada komentar