Breaking News
light_mode

Pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”, Memukau Ratusan Peserta Kolokium

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
  • visibility 813
  • comment 0 komentar

Pembukaan Kegiatan Kolokium “Jejak Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” oleh PC LAKPESDAM NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Pengurus Pusat HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) di Aula Gedung IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri), menampilkan pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” oleh Haidar Hafeez, Pendiri Rumah Sastra dan Sastrawan Pesantren disambut tepuk tangan yang meriah dan berhasil memukau ratusan Tamu dan Peserta Kegiatan Kolokium tersebut. (23/08/2018).

Berikut Bait Lengkap Puisi
“KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” Karya Haidar Hafeez:

“KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”

Membaca kisahmu hati tersayat
Aku terperanjat
Seketika aku munajat
Pada zat pencipta kiamat
Bahwa subuh berdarah adalah sejarah
.
Pagi itu tidak seperti pagi biasa
Sidogiri menangis
Kiyai Abdul Jalil sang penyangat agama
Wafat sebagai suhadaillah
Tertembus pelor penjajah Belanda yang terkutuk
.
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Saat kau panjatkan doa kunut
Tiba-tiba sejadah subuhmu bersimbah darah
Sedikitpun kau rasakan punggung dan dadamu koyak
Begitu nikmatnya kau mengarungi lautan rindu tuhan Allah subhanahu wa ta-ala Bagimu shalat adalah menjumpai tuhan
Tidak ada kenikmatan kecuali shalat menghamba pada tuhan
.
Tiga perempat abad silam
Sungai pondok Sidogiri
Merah darah pendiri republik Indonesia
Airnya seketika mengalir wangi kasturi
Harum tulus niat romo kiyai Abdul Jalil Sidogiri
.
“La haula wala kuwata illa billahil aliyil azim”
Tidak ada kekuatan mengibarkan merah putih
Kecuali kekuatan-Mu ya Allah mengobarkan iman
Bahwa “hubbul waton minal iman”
.
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Nyawa pertaruhan cintamu pada negeri
Mari bersambut gayung
Atas cinta kiyai Abdul jalil Sidogiri
Kepada negeri
Kepada Indonesia
Kepada negera kesatuan republik Indonesia
Dengan kibar kan merah putih di dalam jiwa
Dengan senantiasa talaffuzkan cinta
Menuju qosdul amdi cinta
Hingga qosdul fikli
Adalah ud u ila sabili rabbika bil hikmah
Sidogiri benteng membentang pertahanan
Bernegara kesatuan republik Indonesia
.
Coba tengok Untung Surapati
Tujuh kali bangkit dari kematian
Tiada lain sebab Untung Surapati sebagai santri Sidogiri
Tiada lain sebab Untung Surapati murid sayyid Sulaiman
Taklim mutaallim tidak sekedar kitabah
Tetapi adalah taklim mutaalim yang
Telah menjadi darah
Taklim muta allim yang telah menjadi daging
Hingga semesta raya zorof santri Sidogiri telah melampaui zaman dan makan Jangankan di undang atas nama lisanul makol
Di panggil dengan lisanul khal
Bil kinayah sekalipun
Mendatangi panggilan guru bagi Untung Surapati
Adalah keniscayaan
Tidak mampu kematian menghalangi hadir santri pada guru
Tidak menjadi halang rintang
Makbarah mengkubur seluruh rindu Untung Surapati kepada Sayyid Sulaiman .
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Kaulah sayyid Sulaiman itu
Wangi kasturi
Darah bersimbah
Adalah ajakanmu
Santri Sidogiri tidak hanya jahidun
Tetapi seharusnyalah ijtihadun
Hingga kau kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Akan temui santri Sidogiri
Pada sudut pagi
Pada rindu seluruh santri Sidogiri
Kepada zorof zaman
Kepada zorof makan kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Ketika pagi kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Memenuhi panggilan tuhan Allah subhanahusubhanahu wa ta ala.
Kiyai Abdul Jalil
Kau yakodotan temui santri Sidogiri
Dalam usai siang dan malam santri Sidogiri
Mengarungi lautan ilmu di kedalaman wangi kasturi kiyai Abdul Jalil Sidogiri.

RumahSastra 4.5.16

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Katib Syuriyah NU Pasuruan Minta Sekolah Memiliki Mentor Bidang Aswaja

    Katib Syuriyah NU Pasuruan Minta Sekolah Memiliki Mentor Bidang Aswaja

    • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muhib Aman Ali meminta kepada sekolah dan madrasah dinaungan Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) untuk memiliki mentor bidang Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah. Hal itu ditegaskan dalam kegiatan Workshop Reaktualisasi Kurikulum Aswaja yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) LP […]

  • KH Imron Mutamakkin: Pondasi Aswaja Kunci Istiqamah NU Hingga Abad Kedua

    KH Imron Mutamakkin: Pondasi Aswaja Kunci Istiqamah NU Hingga Abad Kedua

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengatakan bahwa peringatan Harlah NU bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mensyukuri nikmat Allah SWT atas istiqamahnya jam’iyyah Nahdlatul Ulama dalam menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. Hal itu diungkapkan pada saat Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 Bersama ISHARI NU […]

  • Rangkaian Kegiatan Peringatan Harlah NU ke-96 PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Rangkaian Kegiatan Peringatan Harlah NU ke-96 Tahun 2019 PCNU Kabupaten Pasuruan   1. Nama Kegiatan: Penyuluhan Kesehatan bagi Komunitas Pesantren. Pelaksanaan: a. 9 Maret 2019 di Ponpes Darul Ulum Sumur Nguling. b. 24 Maret 2019 di Ponpes Darun Nur Pohjentrek. Pelaksana: LKNU. 2. Nama Kegiatan: Pengobatan Massal. Pelaksanaan: 22 Maret 2019 di Masjid Ketegan Rejoso. […]

  • Hikam LDNU: Iman Lebih Berharga dari Berlian

    Hikam LDNU: Iman Lebih Berharga dari Berlian

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.365
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Hikayat Ramadhan (Hikam). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online di Media Sosial NU Pasuruan. Gus Ufair Miqdad selaku narasumber mengatakan bahwasnya pada bulan suci ramadhan mari bersama sama memahmi tentang pentingnya sebuah iman sebagai mana sabda nabi yang artinya tidak ada satu […]

  • LPBH NU Kab. Pasuruan Beri Bantuan Hukum Konflik Masjid Hidayatullah

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2019
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama’ (LPBHNU) Kabupaten Pasuruan diminta bantuan oleh PCNU Kota Pasuruan terkait konflik di Masjid Hidayatullah Kota Pasuruan. “Konflik bermula dari kejadian meninggalnya dr. Hendra Romadlon yang disholatkan jenazahnya di masjid hidayatullah, pun pihak keluarga meminta di bacakan yasin dan tahlil. Tetapi di tolak oleh kelompok wahabi salafi yang sudah […]

  • Innalillahi, Ustadz Khudlori Nachrowi Aktifis LDNU Pasuruan Wafat

    Innalillahi, Ustadz Khudlori Nachrowi Aktifis LDNU Pasuruan Wafat

    • calendar_month Sab, 15 Jan 2022
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanKabar duka kembali datang dari Kabupaten Pasuruan. Musababnya, Ustadz H Khudlori Nachrowi, Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan wafat pada Jumat (14/01/2022) malam. “Pukul 11.00 WIB pagi tadi dikebumikan. Kami sangat kehilangan,” ujar Ustadz Subhani, Wakil sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan, kepada NU Pasuruan, Sabtu (15/01/2022). […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca