Breaking News
light_mode

Pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”, Memukau Ratusan Peserta Kolokium

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
  • visibility 864
  • comment 0 komentar

Pembukaan Kegiatan Kolokium “Jejak Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” oleh PC LAKPESDAM NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Pengurus Pusat HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) di Aula Gedung IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri), menampilkan pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” oleh Haidar Hafeez, Pendiri Rumah Sastra dan Sastrawan Pesantren disambut tepuk tangan yang meriah dan berhasil memukau ratusan Tamu dan Peserta Kegiatan Kolokium tersebut. (23/08/2018).

Berikut Bait Lengkap Puisi
“KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” Karya Haidar Hafeez:

“KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”

Membaca kisahmu hati tersayat
Aku terperanjat
Seketika aku munajat
Pada zat pencipta kiamat
Bahwa subuh berdarah adalah sejarah
.
Pagi itu tidak seperti pagi biasa
Sidogiri menangis
Kiyai Abdul Jalil sang penyangat agama
Wafat sebagai suhadaillah
Tertembus pelor penjajah Belanda yang terkutuk
.
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Saat kau panjatkan doa kunut
Tiba-tiba sejadah subuhmu bersimbah darah
Sedikitpun kau rasakan punggung dan dadamu koyak
Begitu nikmatnya kau mengarungi lautan rindu tuhan Allah subhanahu wa ta-ala Bagimu shalat adalah menjumpai tuhan
Tidak ada kenikmatan kecuali shalat menghamba pada tuhan
.
Tiga perempat abad silam
Sungai pondok Sidogiri
Merah darah pendiri republik Indonesia
Airnya seketika mengalir wangi kasturi
Harum tulus niat romo kiyai Abdul Jalil Sidogiri
.
“La haula wala kuwata illa billahil aliyil azim”
Tidak ada kekuatan mengibarkan merah putih
Kecuali kekuatan-Mu ya Allah mengobarkan iman
Bahwa “hubbul waton minal iman”
.
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Nyawa pertaruhan cintamu pada negeri
Mari bersambut gayung
Atas cinta kiyai Abdul jalil Sidogiri
Kepada negeri
Kepada Indonesia
Kepada negera kesatuan republik Indonesia
Dengan kibar kan merah putih di dalam jiwa
Dengan senantiasa talaffuzkan cinta
Menuju qosdul amdi cinta
Hingga qosdul fikli
Adalah ud u ila sabili rabbika bil hikmah
Sidogiri benteng membentang pertahanan
Bernegara kesatuan republik Indonesia
.
Coba tengok Untung Surapati
Tujuh kali bangkit dari kematian
Tiada lain sebab Untung Surapati sebagai santri Sidogiri
Tiada lain sebab Untung Surapati murid sayyid Sulaiman
Taklim mutaallim tidak sekedar kitabah
Tetapi adalah taklim mutaalim yang
Telah menjadi darah
Taklim muta allim yang telah menjadi daging
Hingga semesta raya zorof santri Sidogiri telah melampaui zaman dan makan Jangankan di undang atas nama lisanul makol
Di panggil dengan lisanul khal
Bil kinayah sekalipun
Mendatangi panggilan guru bagi Untung Surapati
Adalah keniscayaan
Tidak mampu kematian menghalangi hadir santri pada guru
Tidak menjadi halang rintang
Makbarah mengkubur seluruh rindu Untung Surapati kepada Sayyid Sulaiman .
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Kaulah sayyid Sulaiman itu
Wangi kasturi
Darah bersimbah
Adalah ajakanmu
Santri Sidogiri tidak hanya jahidun
Tetapi seharusnyalah ijtihadun
Hingga kau kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Akan temui santri Sidogiri
Pada sudut pagi
Pada rindu seluruh santri Sidogiri
Kepada zorof zaman
Kepada zorof makan kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Ketika pagi kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Memenuhi panggilan tuhan Allah subhanahusubhanahu wa ta ala.
Kiyai Abdul Jalil
Kau yakodotan temui santri Sidogiri
Dalam usai siang dan malam santri Sidogiri
Mengarungi lautan ilmu di kedalaman wangi kasturi kiyai Abdul Jalil Sidogiri.

RumahSastra 4.5.16

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menandai Sejarah, NU Pasuruan Siapkan Peringatan 1 Abad

    Menandai Sejarah, NU Pasuruan Siapkan Peringatan 1 Abad

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad NU Pasuruan di Aula LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/09/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa penetapan Harlah NU Pasuruan didasarkan pada manuskrip kliping koran berhuruf pegon. Dari catatan itu […]

  • Sekretaris LPBI NU: Santri Ngalah Pasuruan Berhasil Menerapkan Sistem Aquaponik

    • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
    • visibility 672
    • 1Komentar

    Oktober 2018 lalu, para santri pondok pesantren Ngalah Purwosari mendapat bimbingan berupa pelatihan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama untuk melakukan pembiakan tanaman dengan ikan menggunakan cara hidroponik. “Kami mendapat pelatihan selama dua hari. Pelatihan ini merupakan bagian dari pengetahuan alam, ” salah seorang santri pondok Ngalah Purwosari, sebagaimana dikutip oleh Aris Felani, […]

  • Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Siswa RA Muslimat NU Gondangwetan Berbagi Takjil

    Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Siswa RA Muslimat NU Gondangwetan Berbagi Takjil

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Langit sore tampak cerah di Kecamatan Gondangwetan, Pasuruan di depan halaman kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gondangwetan, sebanyak 100 siswa KB/RA Muslimat NU 130 An Naba’ berkumpul dengan penuh semangat. Mereka bersiap membagikan 200 paket takjil kepada masyarakat pengguna jalan. Kepala KB/RA Muslimat NU 130 An Naba Susi Andriani, mengatakan bahwa kegiatan berbagi […]

  • Perkuat Masjid Jadi Media Ibadah & Dakwah, LTM NU Pasuruan Gelar Seminar

    • calendar_month Sen, 10 Des 2018
    • visibility 761
    • 0Komentar

    Minggu 09 Desember 2018 kemarin, Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTN NU) Kabupaten Pasuruan bersama Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Pasuruan gelar acara Seminar Memakmurkan Masjid di Gedung Serbaguna Pasuruan. Forum yang bertemakan “Menjaga dan memelihara ruh masjid sebagai media ibadah dan dakwah” tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH. A. Mujib […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.482
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • visibility 590
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Belum genap satu pekan keberadaan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin di tangah masyarakat Kabupaten Pasuruan sebagian besar sudah di rasakan khsusunya mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam menjalankan KKN Kolabortif ini mereka harus menjalankan visi misi NU yakni memberi manfaat kepada masyarkat apapun […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca