Breaking News
light_mode

Pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”, Memukau Ratusan Peserta Kolokium

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
  • visibility 852
  • comment 0 komentar

Pembukaan Kegiatan Kolokium “Jejak Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” oleh PC LAKPESDAM NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Pengurus Pusat HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) di Aula Gedung IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri), menampilkan pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” oleh Haidar Hafeez, Pendiri Rumah Sastra dan Sastrawan Pesantren disambut tepuk tangan yang meriah dan berhasil memukau ratusan Tamu dan Peserta Kegiatan Kolokium tersebut. (23/08/2018).

Berikut Bait Lengkap Puisi
“KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” Karya Haidar Hafeez:

“KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”

Membaca kisahmu hati tersayat
Aku terperanjat
Seketika aku munajat
Pada zat pencipta kiamat
Bahwa subuh berdarah adalah sejarah
.
Pagi itu tidak seperti pagi biasa
Sidogiri menangis
Kiyai Abdul Jalil sang penyangat agama
Wafat sebagai suhadaillah
Tertembus pelor penjajah Belanda yang terkutuk
.
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Saat kau panjatkan doa kunut
Tiba-tiba sejadah subuhmu bersimbah darah
Sedikitpun kau rasakan punggung dan dadamu koyak
Begitu nikmatnya kau mengarungi lautan rindu tuhan Allah subhanahu wa ta-ala Bagimu shalat adalah menjumpai tuhan
Tidak ada kenikmatan kecuali shalat menghamba pada tuhan
.
Tiga perempat abad silam
Sungai pondok Sidogiri
Merah darah pendiri republik Indonesia
Airnya seketika mengalir wangi kasturi
Harum tulus niat romo kiyai Abdul Jalil Sidogiri
.
“La haula wala kuwata illa billahil aliyil azim”
Tidak ada kekuatan mengibarkan merah putih
Kecuali kekuatan-Mu ya Allah mengobarkan iman
Bahwa “hubbul waton minal iman”
.
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Nyawa pertaruhan cintamu pada negeri
Mari bersambut gayung
Atas cinta kiyai Abdul jalil Sidogiri
Kepada negeri
Kepada Indonesia
Kepada negera kesatuan republik Indonesia
Dengan kibar kan merah putih di dalam jiwa
Dengan senantiasa talaffuzkan cinta
Menuju qosdul amdi cinta
Hingga qosdul fikli
Adalah ud u ila sabili rabbika bil hikmah
Sidogiri benteng membentang pertahanan
Bernegara kesatuan republik Indonesia
.
Coba tengok Untung Surapati
Tujuh kali bangkit dari kematian
Tiada lain sebab Untung Surapati sebagai santri Sidogiri
Tiada lain sebab Untung Surapati murid sayyid Sulaiman
Taklim mutaallim tidak sekedar kitabah
Tetapi adalah taklim mutaalim yang
Telah menjadi darah
Taklim muta allim yang telah menjadi daging
Hingga semesta raya zorof santri Sidogiri telah melampaui zaman dan makan Jangankan di undang atas nama lisanul makol
Di panggil dengan lisanul khal
Bil kinayah sekalipun
Mendatangi panggilan guru bagi Untung Surapati
Adalah keniscayaan
Tidak mampu kematian menghalangi hadir santri pada guru
Tidak menjadi halang rintang
Makbarah mengkubur seluruh rindu Untung Surapati kepada Sayyid Sulaiman .
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Kaulah sayyid Sulaiman itu
Wangi kasturi
Darah bersimbah
Adalah ajakanmu
Santri Sidogiri tidak hanya jahidun
Tetapi seharusnyalah ijtihadun
Hingga kau kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Akan temui santri Sidogiri
Pada sudut pagi
Pada rindu seluruh santri Sidogiri
Kepada zorof zaman
Kepada zorof makan kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Ketika pagi kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Memenuhi panggilan tuhan Allah subhanahusubhanahu wa ta ala.
Kiyai Abdul Jalil
Kau yakodotan temui santri Sidogiri
Dalam usai siang dan malam santri Sidogiri
Mengarungi lautan ilmu di kedalaman wangi kasturi kiyai Abdul Jalil Sidogiri.

RumahSastra 4.5.16

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GUSDURian Pasuruan Luncurkan Buku Hujan Gus Dur, KH. Ahmad Tohari: Saya Sangat Bangga

    GUSDURian Pasuruan Luncurkan Buku Hujan Gus Dur, KH. Ahmad Tohari: Saya Sangat Bangga

    • calendar_month Kam, 31 Des 2020
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Ketika Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menerbitkan buku berjudul “Hujan Gus Dur: Antologi Cerpen tentang Gus Dur”, KH. Ahmad Tohari, Sastrawan Indonesia dan sahabat Gus Dur, merasa sangat bangga dengan para penulisnya karena cerita pendek dalam buku tersebut sudah bagus dan berhasil memberikan kesan mendalam ketika membacanya. “Kehadiran kumpulan cerita pendek ini […]

  • Ikuti Forum Tadabur Alam, Membaca & Melawan Konflik Lingkungan di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    Ribuan perusahaan industri berdiri di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pembuangan limbah dari beberapa perusahaan industri tersebut memicu konflik lingkungan. Hingga saat ini, banyak konflik lingkungan di Pasuruan yang belum dapat diselesaikan. Parahnya, konflik lingkungan semacam itu mulai dianggap sebagai hal yang wajar bagi daerah industri. Padahal, buruknya kondisi lingkungan hidup, menurut para ahli, dapat mempengaruhi dinamika sosial […]

  • Pesan Gus Mujib di 40 Hari Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim

    Pesan Gus Mujib di 40 Hari Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Ratusan jamaah hadiri 40 hari Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim di Pondok Pesantren Raudlotun Nursalim, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/11/2022). Acara haul dihadiri oleh Habib Ali Alaydrus, KH Abdul Karim Djasim, KH Nu’man Abdul Majid, KH Abdullah Muhsin, serta beberapa masyayikh dan tokoh agama. Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Pasuruan, KH Abdul […]

  • Mahasiswa PMM UNU Pasuruan Dampingi Perawatan Kebun Mangga di Desa Wonokerto

    Mahasiswa PMM UNU Pasuruan Dampingi Perawatan Kebun Mangga di Desa Wonokerto

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Kelompok 09 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan mendampingi petani dalam kegiatan perawatan kebun mangga di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja bidang lingkungan sekaligus bentuk dukungan terhadap pelestarian mangga sebagai salah satu komoditas unggulan desa. Rohim, salah seorang […]

  • Dari Madin hingga AI: LP Ma’arif NU Pasuruan Susun Program Strategis di Raker 2025

    Dari Madin hingga AI: LP Ma’arif NU Pasuruan Susun Program Strategis di Raker 2025

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kerja (Raker) di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur, Jumat–Sabtu (18–19/07/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dalam arahannya menekankan pentingnya LP Ma’arif NU melakukan analisis terhadap potensi lembaga pendidikan dan peserta didik yang […]

  • Gus Ipong Ajak Kader Ansor Banser Makmurkan Masjid dan Perkuat Kepedulian Sosial

    Gus Ipong Ajak Kader Ansor Banser Makmurkan Masjid dan Perkuat Kepedulian Sosial

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengajak seluruh kader Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna untuk terus memakmurkan serta meramaikan masjid sebagai pusat kegiatan umat dan penguatan nilai keagamaan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat upacara penutupan Diklat Dua Matra PAC GP Ansor Gondangwetan Kabupaten Pasuruan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca