Breaking News
light_mode

Pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”, Memukau Ratusan Peserta Kolokium

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
  • visibility 882
  • comment 0 komentar

Pembukaan Kegiatan Kolokium “Jejak Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” oleh PC LAKPESDAM NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Pengurus Pusat HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) di Aula Gedung IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri), menampilkan pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” oleh Haidar Hafeez, Pendiri Rumah Sastra dan Sastrawan Pesantren disambut tepuk tangan yang meriah dan berhasil memukau ratusan Tamu dan Peserta Kegiatan Kolokium tersebut. (23/08/2018).

Berikut Bait Lengkap Puisi
“KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” Karya Haidar Hafeez:

“KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”

Membaca kisahmu hati tersayat
Aku terperanjat
Seketika aku munajat
Pada zat pencipta kiamat
Bahwa subuh berdarah adalah sejarah
.
Pagi itu tidak seperti pagi biasa
Sidogiri menangis
Kiyai Abdul Jalil sang penyangat agama
Wafat sebagai suhadaillah
Tertembus pelor penjajah Belanda yang terkutuk
.
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Saat kau panjatkan doa kunut
Tiba-tiba sejadah subuhmu bersimbah darah
Sedikitpun kau rasakan punggung dan dadamu koyak
Begitu nikmatnya kau mengarungi lautan rindu tuhan Allah subhanahu wa ta-ala Bagimu shalat adalah menjumpai tuhan
Tidak ada kenikmatan kecuali shalat menghamba pada tuhan
.
Tiga perempat abad silam
Sungai pondok Sidogiri
Merah darah pendiri republik Indonesia
Airnya seketika mengalir wangi kasturi
Harum tulus niat romo kiyai Abdul Jalil Sidogiri
.
“La haula wala kuwata illa billahil aliyil azim”
Tidak ada kekuatan mengibarkan merah putih
Kecuali kekuatan-Mu ya Allah mengobarkan iman
Bahwa “hubbul waton minal iman”
.
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Nyawa pertaruhan cintamu pada negeri
Mari bersambut gayung
Atas cinta kiyai Abdul jalil Sidogiri
Kepada negeri
Kepada Indonesia
Kepada negera kesatuan republik Indonesia
Dengan kibar kan merah putih di dalam jiwa
Dengan senantiasa talaffuzkan cinta
Menuju qosdul amdi cinta
Hingga qosdul fikli
Adalah ud u ila sabili rabbika bil hikmah
Sidogiri benteng membentang pertahanan
Bernegara kesatuan republik Indonesia
.
Coba tengok Untung Surapati
Tujuh kali bangkit dari kematian
Tiada lain sebab Untung Surapati sebagai santri Sidogiri
Tiada lain sebab Untung Surapati murid sayyid Sulaiman
Taklim mutaallim tidak sekedar kitabah
Tetapi adalah taklim mutaalim yang
Telah menjadi darah
Taklim muta allim yang telah menjadi daging
Hingga semesta raya zorof santri Sidogiri telah melampaui zaman dan makan Jangankan di undang atas nama lisanul makol
Di panggil dengan lisanul khal
Bil kinayah sekalipun
Mendatangi panggilan guru bagi Untung Surapati
Adalah keniscayaan
Tidak mampu kematian menghalangi hadir santri pada guru
Tidak menjadi halang rintang
Makbarah mengkubur seluruh rindu Untung Surapati kepada Sayyid Sulaiman .
Kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Kaulah sayyid Sulaiman itu
Wangi kasturi
Darah bersimbah
Adalah ajakanmu
Santri Sidogiri tidak hanya jahidun
Tetapi seharusnyalah ijtihadun
Hingga kau kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Akan temui santri Sidogiri
Pada sudut pagi
Pada rindu seluruh santri Sidogiri
Kepada zorof zaman
Kepada zorof makan kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Ketika pagi kiyai Abdul Jalil Sidogiri
Memenuhi panggilan tuhan Allah subhanahusubhanahu wa ta ala.
Kiyai Abdul Jalil
Kau yakodotan temui santri Sidogiri
Dalam usai siang dan malam santri Sidogiri
Mengarungi lautan ilmu di kedalaman wangi kasturi kiyai Abdul Jalil Sidogiri.

RumahSastra 4.5.16

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahtsul Masail Tanda Tradisi Diskusi NU Tetap Hidup

    Bahtsul Masail Tanda Tradisi Diskusi NU Tetap Hidup

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • visibility 695
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (PC LBMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Bahtsul Masail di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Ahad (21/12/2025). Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Grati, Ahmad Baihaqi, menegaskan bahwa Bahtsul Masail bukanlah tanda NU sedang menghadapi masalah. Menurutnya, forum ini justru menjadi bukti bahwa tradisi intelektual NU […]

  • SAJAK BANGGA INDONESIA – GUS HAIDAR HAFEEZ

    SAJAK BANGGA INDONESIA – GUS HAIDAR HAFEEZ

    • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
    • visibility 1.646
    • 0Komentar

    Indonesia tuhan cipta dari sumpah pemudaBertanah air berbahasa berbangsa IndonesiaIndonesia adalah tanah airIndonesia adalah bahasaIndonesia adalah bangsaIndonesia adalah bangga kamiBertanah airBerbahasaBerbangsa IndonesiaAku bangga bertanah air IndonesiaBersama kehendak TuhanAku bangga berbahasa IndonesiaBersama kehendak TuhanAku bangga berbangsa IndonesiaBersama kehendak tuhanBer Indonesia dalam rangkaku tebalkan imanHorizontal dengan hubbul watan minal imanIndonesia bukan saja air mataTetapi Indonesia darah para […]

  • BKNU Pasuruan: Saksikan Besok, Serunya Balap Kapal di Pantai Lekok

    BKNU Pasuruan: Saksikan Besok, Serunya Balap Kapal di Pantai Lekok

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • visibility 930
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanBadan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan ‘Lomba Balap Kapal’ di Pantai Lekok, Sabtu (13/08/2022). Kegiatan ‘Lomba Balap Kapal’ itu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-77 dan menyongsong 1 Abad NU. Sekretaris BKNU, Gus Nanang Chafidz Faqih menuturkan, lomba itu dilaksanakan […]

  • Gelar PKD, Ikhtiar PMII Al-Yasini Cetak Kader Teladan & Pejuang

    Gelar PKD, Ikhtiar PMII Al-Yasini Cetak Kader Teladan & Pejuang

    • calendar_month Rab, 9 Mar 2022
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Al-Yasini menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) di Gedung Serbaguna Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Yasini (STAIA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin-Kamis (28/02-03/03/2022). Majelis Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) KH Nur Solikin menegaskan, menjadi kader PMII harus menjadi teladan bagi mahasiswa, santri dan pemuda. “Menjadi […]

  • Begini cara menjadi kader berkarakter

    Begini Caranya Menjadi Kader Berkarekter

    • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Paserpan sukses menjadi fasilitator kegiatan Tindak Lanjut yang pertama Masa Kesetiaann Anggota (Makesta). Tiga Pimpinan Komisariat (PK) sekaligus, yakni PK Madrasah Aliyah (MA) Queen Zam-Zam, PK Madrasah Tsanawiyah (MTS) Abu Amr, dan PK Madrasah Aliyah (MA) Abu Amr […]

  • PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Satu Abad NU Pasuruan Berikut Rangkainnya

    PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Satu Abad NU Pasuruan Berikut Rangkainnya

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • visibility 625
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar rangkaian satu abad NU Pasuruan di Aula KH Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/09/3/2025). Berdasarkan nomor surat 184/PC.03/A.II.08.01/1635/09/2025 PCNU Kabupaten Pasuruan menyampaikan instruksi sebagai berikut: Ketua pelaksana Satu abad NU Pasuruan Gus H Abdullah Nasih Nashor mengatakan bahwasanya rangkaian acara satu abad NU Pasuruan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca