Breaking News
light_mode

Pendak Kiai Halim, Pesantren Roudlotun Nursalim Tabarukan Dzikir Pesantren Al Falah Ploso

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
  • visibility 1.275
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan

Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotun Nursalim menggelar Gema Dzikir menyambut Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim di halaman ponpes setempat, Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/9/2023).

Gus Muh Mubarridul Fuadi mengatakan, Gema Dzikir merupakan salah satu rangkaian acara Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim. Salah satu yang lainnya ada Ziarah Muassis Ponpes di Dusun Kejeron, Khotmil Qur’an Bin Nadzor dan Bil Ghoib.

“Gema Dzikir ini menjadi tradisi yang diamalkan pondok (Roudlotun Nursalim),” ujarnya.

Menantu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim itu menyebutkan, Gema Dzikir juga sebagai bentuk tabarukan kepada Ponpes Al Falah Ploso Kediri.

“Dengan harapan semoga mendapatkan barokah para muassis pondok pesantren Al Falah Ploso Kediri. Sehingga acara pendak satu ini berjalan dengan lancar,” tutupnya.

Sementara itu, Panitia Pendak Satu Siti Maimunah Damayanti menjelaskan, Gema Dzikir diselenggarakan selama empat hari berturut-turut. Setiap harinya membaca bacaan yang berbeda sebagaimana yang diterapkan di Ponpes Al-Falah Ploso.

“Untuk di hari pertama membaca Surah Yasin 3 kali, Shalawat Nariyah 13 kali, Ayat Kursi 41 kali, dan ditutup membaca Surah Al Ikhlas 157 kali,” imbuhnya.

Untuk hari kedua, membaca Shalawat 1000 kali, Surah Al Fiil 21 kali, dan Surah Al Insyirah 333 kali. Sedangkan hari ketiga, membaca Istighfar 1000 kali, Surah Al-Falaq 21 kali, Surah An-Nas 21 kali, dan Hauqolah 333 kali.

Adapun di hari keempat, membaca Dzikir Malaikat (Subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil adzim, astaghfirullahal adzim) 444 kali, Surah At-Taubah ayat 128-129 21 kali, doa agar terhindar dari mudharat (Bismillāhil ladzÄ« lā yadhurru maā€˜as mihÄ« syai’un fil ardhi wa lā fis samā’i wa huas samÄ«ā€˜ul ā€˜alÄ«m) 21 kali, dan Dzikir Asmaul Khusna (Yaa Hafiz Yaa Nashir Yaa Wakil Yaa Allah) 444 kali.

Untuk diketahui, Pendak Satu merupakan penyebutan untuk selamatan atau tahlilan yang dilaksanakan 1 tahun setelah kematian seseorang. Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim wafat pada Selasa (4/10/2022).

Penulis: Fatmatul Jannah

Editor: Abi Alissa

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempertahankan Negara adalah Ajaran Agama Islam

    Mempertahankan Negara adalah Ajaran Agama Islam

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • visibility 1.289
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muhib Aman Aly menjelaskan, tentang misi Islam dan alasan dalam menjaga keutuhan Negara. Khususnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ā€œKarena Islam menginginkan perdamaian. Islam itu sedikitpun tidak akan mendorong pada pertikaian. Maka bangsa-bangsa ini harus duduk berdampingan dengan baik,ā€ imbuhnya saat mengampu […]

  • Gelar Ngidam, IPNU IPPNU Fasilitasi Mahasiswa Baru

    Gelar Ngidam, IPNU IPPNU Fasilitasi Mahasiswa Baru

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan menggelar Ngaji Dunia Mahasiswa ( Ngidam)Ā  pelatihan pembuatan makalah dan power point, di aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan Pasuruan, Ahad (20/10/2024). Ketua PK IPNU […]

  • Resmi Dilantik, PC PMII Pasuruan Akan Fokus Respon Isu Lokal dan Nasional

    Resmi Dilantik, PC PMII Pasuruan Akan Fokus Respon Isu Lokal dan Nasional

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • visibility 1.631
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan resmi dilantik periode 2024-2025 di pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusthi Kabupaten Pasuruan, Ahad (22/12/2024). Ketua pelaksana Salman Alfarizi mengatakan,pelantikan ini mengusung tema ‘Transfigurasi Gerakan Merawat Peradaban’ yang mana kepengurusan kedepan akan berfokus pada isu-isu lokal. “Salah satu visi misi PC PMII Pasuruan adalah […]

  • Cegah Pernikahan Usia Anak, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    Cegah Pernikahan Usia Anak, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanMahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 11 memberikan penyadaran untuk mencegah terjadinya pernikahan usia anak atau usia sekolah. Sosialisasi “Merencanakan Kehidupan dengan Katakan Tidak pada Pernikahan Dini” digelar di Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Baitul Ulum, Desa […]

  • Rektor ITSNU Pasuruan: Menulis Itu Membangun Peradaban

    Rektor ITSNU Pasuruan: Menulis Itu Membangun Peradaban

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2023
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanRektor Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Abu Amar Bustomi menjelaskan, penguatan kapasitas dan gerakan literasi penting dilakukan. Sebab menulis adalah kerja membangun peradaban. Hal itu ditegaskan saat memberikan sambutan kegiatan Pelatihan Kader Literasi (PKL) Zona Malang Raya yang diselenggrakan oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pengurus Wilayah Nahdlatul […]

  • Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • visibility 1.374
    • 1Komentar

    Nu Pasuruan Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca