Breaking News
light_mode

Pendak Kiai Halim, Pesantren Roudlotun Nursalim Tabarukan Dzikir Pesantren Al Falah Ploso

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
  • visibility 1.141
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan

Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotun Nursalim menggelar Gema Dzikir menyambut Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim di halaman ponpes setempat, Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/9/2023).

Gus Muh Mubarridul Fuadi mengatakan, Gema Dzikir merupakan salah satu rangkaian acara Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim. Salah satu yang lainnya ada Ziarah Muassis Ponpes di Dusun Kejeron, Khotmil Qur’an Bin Nadzor dan Bil Ghoib.

“Gema Dzikir ini menjadi tradisi yang diamalkan pondok (Roudlotun Nursalim),” ujarnya.

Menantu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim itu menyebutkan, Gema Dzikir juga sebagai bentuk tabarukan kepada Ponpes Al Falah Ploso Kediri.

“Dengan harapan semoga mendapatkan barokah para muassis pondok pesantren Al Falah Ploso Kediri. Sehingga acara pendak satu ini berjalan dengan lancar,” tutupnya.

Sementara itu, Panitia Pendak Satu Siti Maimunah Damayanti menjelaskan, Gema Dzikir diselenggarakan selama empat hari berturut-turut. Setiap harinya membaca bacaan yang berbeda sebagaimana yang diterapkan di Ponpes Al-Falah Ploso.

“Untuk di hari pertama membaca Surah Yasin 3 kali, Shalawat Nariyah 13 kali, Ayat Kursi 41 kali, dan ditutup membaca Surah Al Ikhlas 157 kali,” imbuhnya.

Untuk hari kedua, membaca Shalawat 1000 kali, Surah Al Fiil 21 kali, dan Surah Al Insyirah 333 kali. Sedangkan hari ketiga, membaca Istighfar 1000 kali, Surah Al-Falaq 21 kali, Surah An-Nas 21 kali, dan Hauqolah 333 kali.

Adapun di hari keempat, membaca Dzikir Malaikat (Subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil adzim, astaghfirullahal adzim) 444 kali, Surah At-Taubah ayat 128-129 21 kali, doa agar terhindar dari mudharat (Bismillāhil ladzÄ« lā yadhurru maā€˜as mihÄ« syai’un fil ardhi wa lā fis samā’i wa huas samÄ«ā€˜ul ā€˜alÄ«m) 21 kali, dan Dzikir Asmaul Khusna (Yaa Hafiz Yaa Nashir Yaa Wakil Yaa Allah) 444 kali.

Untuk diketahui, Pendak Satu merupakan penyebutan untuk selamatan atau tahlilan yang dilaksanakan 1 tahun setelah kematian seseorang. Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim wafat pada Selasa (4/10/2022).

Penulis: Fatmatul Jannah

Editor: Abi Alissa

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Kiai Imron Pada Istighosah Rutin NU Pasuruan

    Pesan Kiai Imron Pada Istighosah Rutin NU Pasuruan

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
    • visibility 1.278
    • 0Komentar

    Perwosari, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan orang tua harus terus mengawasi anak anak ketika main smartphone. Terus terang saat ini jika anak tidak di beri smartphone akan nangis dikasih uangpun akan nangis. “Mengontrol anak main smartphone sangat sulit tetapi kita harus terus memantaunya,”ujarnya pada saat Istighosah […]

  • UNU Pasuruan, Mempercepat Upaya Peningkatan SDM NU dan Pesantren

    UNU Pasuruan, Mempercepat Upaya Peningkatan SDM NU dan Pesantren

    • calendar_month Kam, 31 Agu 2023
    • visibility 2.317
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanRektor Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Abu Amar Bustomi mengungkapkan, menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan untuk mempercepat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia NU dan Pesantren. “Karena sejak awal didirikan pada 31 Januari 2018, ITSNU kini UNU, memiliki konsep sinergi-kolaborasi dengan pesantren salaf dan modern se Pasuruan Raya,” imbuhnya kepada […]

  • Makesta IPNU IPPNU Gondangwetan Perkuat Kaderisasi, Siapkan Generasi

    Makesta IPNU IPPNU Gondangwetan Perkuat Kaderisasi, Siapkan Generasi

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Gondangwetan menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Raya sebagai tindak lanjut Rapat Anggota Raya di SDN Tenggilisrejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Senin-Selasa (29-30/06/2026). Mengusung tema Satu Langkah Kaderisasi, Sejuta Harapan Organisasi kegiatan tersebut menjadi ikhtiar memperkuat kaderisasi di tingkat ranting sekaligus menyiapkan generasi penerus IPNU dan IPPNU […]

  • Katib Syuriyah NU Pasuruan Minta Sekolah Memiliki Mentor Bidang Aswaja

    Katib Syuriyah NU Pasuruan Minta Sekolah Memiliki Mentor Bidang Aswaja

    • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
    • visibility 823
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muhib Aman Ali meminta kepada sekolah dan madrasah dinaungan Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) untuk memiliki mentor bidang Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah. Hal itu ditegaskan dalam kegiatan Workshop Reaktualisasi Kurikulum Aswaja yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) LP […]

  • Pesan Ketua PCNU Pasuruan Kepada Guru Ma’arif

    Pesan Ketua PCNU Pasuruan Kepada Guru Ma’arif

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Pohjenterk, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar pelatihan Penguatan Idiologi Aswaja An Nahdliyah Sebagai Fondasi Pendidikan Berkualitass, di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada Senin (12/05/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menjelaskan bahwaĀ Qonun AsasiĀ yang disusun oleh pendiri NU, Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari, mengandung […]

  • RTL Makesta, Neng Amik Ungkap Cara Mudah Memimpin Organisasi

    RTL Makesta, Neng Amik Ungkap Cara Mudah Memimpin Organisasi

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanWakil Rektor III Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Amidatus Sholihat menyampaikan, cara yang paling mudah dalam menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi atau komunitas. “Mengatur orang banyak paling mudah adalah dengan contoh,” imbuhnya saat menjadi pembicara kegiatan Rencana Tindak Lanjut ke-4 Masa Kesetiaan Anggota Baru (Makesta) Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca