Breaking News
light_mode

Penguatan Mutu Sakoma LP Ma’arif NU Pasuruan, Gus Taufiq Tekankan Mabadi Khaira Ummah

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Ahmad Taufiq Abdurahman, menegaskan bahwa Sakoma LP Ma’arif NU harus mampu melahirkan generasi khaira ummah, yakni generasi unggul yang mampu memberikan solusi bagi bangsa.

Hal itu di sampaikan pada saat kegiatan penguatan mutu dan sosialisasi program kerja tahun 2026 Satuan Komunitas Ma’arif (Sakoma) Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan di Rumah Inovasi LP Ma’arif, Selasa (23/12/2025).

“NU harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya baik secara personal, tetapi juga mampu menjawab persoalan-persoalan bangsa,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa komitmen NU dalam membentuk generasi mabadi khaira ummah telah dirumuskan sejak Muktamar NU di Lampung tahun 1992 melalui gagasan KH Machfud Siddiq.

“NU melalui gagasan KH Machfud Siddiq berkomitmen membentuk generasi mabadi khaira ummah pada Muktamar Lampung tahun 1992,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Taufiq memaparkan prinsip-prinsip mabadi khaira ummah yang harus dijalankan oleh para kader penggerak Sakoma. Prinsip pertama adalah ash-shidqu (kejujuran), yaitu kesesuaian antara ucapan, pikiran, dan perbuatan.

“Apa yang diucapkan sama dengan yang dibatin. Bertindak baik dan benar sesuai keadaan yang ada,” tambahnya.

Prinsip kedua adalah al-amanah wal wafa bil ‘ahdi, yakni melaksanakan seluruh tanggung jawab dan janji, sekecil apa pun amanah tersebut, sejak dini mulai dari tingkat siaga hingga penegak.

“Jika sejak siaga dan penegak sudah diajarkan tanggung jawab, maka mereka akan memiliki rasa tanggung jawab yang besar dalam organisasi,” terangnya.

Prinsip ketiga adalah at-ta’awun, yaitu sikap tolong-menolong dan gotong royong dalam kebaikan dan ketakwaan. Menurutnya, manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.

“Sikap ta’awun mendorong seseorang untuk kreatif agar memiliki sesuatu yang bisa disumbangkan demi kepentingan bersama, sekaligus menjadi langkah konsolidasi masyarakat,” tambahnya.

Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah itu juga menekankan pentingnya istiqamah, yakni sikap teguh, jejeg, ajek, dan konsisten dalam mendidik serta berkhidmah di Nahdlatul Ulama.

“Orang yang istiqamah biasanya mendapatkan karomah tanpa ia sadari,” tegasnya.

Prinsip terakhir adalah al-’adalah, yaitu bersikap objektif, proporsional, dan taat asas dengan menempatkan segala sesuatu pada tempatnya, jauh dari egoisme, emosi pribadi, maupun kepentingan pribadi.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Siswa Jadi Kader NU, LDKS MAN 2 Pasuruan Gandeng IPNU-IPPNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 14 Sep 2018
    • visibility 198
    • 1Komentar

    Madrasah Aliyah Negeri 2 Pasuruan gandeng Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) kabupaten Pasuruan selenggarakan Latihan Dasar Kepimpinan (LDK), Kamis-Jum’at, 13-14 September 2018 di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kraton. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa khidmat 2018-2019. Hadir sebagai narasumber Sya’dulloh […]

  • Lawan Ahlul Fitnah Waljamaah, LTM NU Deklarasi Anti Hoax & Radikalisasi

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menutup Rakor Kemasjidan & singkronisasi program tahun 2019 dengan deklarasi anti hoax dan radikalisasi, Minggu (17/2/2019) bertempat di rumah makan Pring Kuning, Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Ust. Mundir Muslih berharap agar masyarakat selektif dalam menerima informasi yang beredar, mengingat maraknya berita hoax hingga massifnya penyebaran […]

  • Tingkatkan Kualitas & Kuantitas Pengusaha Tempe, LPNU Pasuruan Gelar Ngaos Bisnis

    • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
    • visibility 205
    • 1Komentar

    Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan sukses gelar Ngaos Bisnis tentang Pelatihan Pembuatan Tempe dan Succes Story Pengusaha Tempe, Jum’at (31/8) di SDIC Al-Yasini Kraton Pasuruan. Kegiatan yang dilaksanakan siang hari tersebut, dihadiri oleh 63 peserta dan juga 2 (dua) narasumber Ibu Fadhilah dan H. Munif yang merupakan pengusaha tempe berpengalaman asal Pacar Keling […]

  • Dari Madin hingga AI: LP Ma’arif NU Pasuruan Susun Program Strategis di Raker 2025

    Dari Madin hingga AI: LP Ma’arif NU Pasuruan Susun Program Strategis di Raker 2025

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kerja (Raker) di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur, Jumat–Sabtu (18–19/07/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dalam arahannya menekankan pentingnya LP Ma’arif NU melakukan analisis terhadap potensi lembaga pendidikan dan peserta didik yang […]

  • Hati-Hati! Adzab Ahli Ilmu yang Tidak Beradab

    Hati-Hati! Adzab Ahli Ilmu yang Tidak Beradab

    • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Islam merupakan agama yang sangat menitikberatkan umatnya pada akhlak, ilmu, dan ketakwaan. Tak lengkap keimanan seseorang tanpa hal tersebut. Imam Al-Ghazali dalam kitabnya berjudul Ihya Ulumiddin menyebut puluhan dalil Alquran maupun hadits tentang ilmu dan iman. Orang berilmu dan mengamalkannya akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini Wonorejo Pasuruan, KH A Mujib […]

  • Hikam Perdana, Kiai Imron Ingatkan tentang Imsak Hingga Waktu Niat Puasa Ramadhan

    Hikam Perdana, Kiai Imron Ingatkan tentang Imsak Hingga Waktu Niat Puasa Ramadhan

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan, tentang imsak, kondisi yang mewajibkan orang tua memerintahkan anaknya berpuasa, dan waktu niat puasa ramadhan. Ia menjelaskan, bahwa berpuasa itu menahan diri dari segala perkara yang membatalkan puasa. Mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Untuk berjaga-jaga, menahan diri sejak waktu […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca