Breaking News
light_mode

Safari Ramadhan Spesial Haul Mbah Hasyim, Kiai Muzakki Serukan Persatuan Pasca Pemilu

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Ming, 12 Mei 2019
  • visibility 989
  • comment 0 komentar

Kegiatan rutin Safari Ramadhan hari ke-3 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Sabtu, 7 Ramadhan 1440/11 Mei 2019, menjadi spesial karena bertepatan dengan wafatnya Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari selaku Pendiri Nahdlatul Ulama.

Dalam taushiyahnya, KH. Muzakki Birrul Alim, selaku Ro’is Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan, menegaskan maksud dan tujuan safari ramadhan sebagai ajang silaturahmi antar pengurus ditingkat PCNU, MWCNU, PR NU juga dengan warga NU.

“Pasca pilpres ini, mari semua warga NU untuk kembali bersatu,” pungkas Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatulloh Tampung Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan tersebut.

Adapun KH. A. Faisol Amrulloh, selaku wakil ketua PCNU sekaligus ketua Pokja Ramadhan, bahwa malam ini bertepatan dengan tanggal 7 Ramadhan, sehingga Safari ramadhan ini spesial karena bertepatan dengan Haul Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari.

“Semoga kita dapat menjaga dan melestarikan Jam’iyyah NU ini ila Yaumil kiyamah,” pungkasnya sembari mengumumkan bahwa 22 Mei akan diadakan peringatan Nuzulul Qur’an di Aula KH. Ahmad Djufri Graha NU dan InsyaAllah akan dihadiri oleh salah satu Qori’ Internasional, yakni H. Darwin Hasibuan dari Medan.

Kegiatan safari ramadhan ditutup dengan penyerahan 150 paket sembako kepada dhu’afa secara simbolis.

Untuk rombongan safari ramadhan tim 2 bertempat di Masjid Nurul Iman Desa Gerongan Kecamatan Kraton wilayah kerja MWCNU Kraton. Adapun tim 1 bertempat di Masjid Al-Mubarok Selorentek Karanganyar Kecamatan Kraton wilayah kerja MWCNU Sidogiri.

Dalam rombongan tim 2 safari ramadhan diwakili oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Muzakki Birrul Alim dan Wakil Ro’is, KH. Maksum Hasyim. Kemudian wakil ketua PCNU bidang keagamaan yakni KH. A.Faisol Amrulloh, jajaran wakil sekretaris seperti Akhmad Farid dan Zuhdi Hasan serta Wakil bendahara, Nurul Anwar Nadzir. Untuk lembaga diwakili sekretaris LDNU, Ahmad Subhani. Selain itu, hadir pula jajaran pengurus MWCNU Kraton baik syuriyah maupun tanfidziah hingga Pengurus Ranting se MWCNU Kraton. (Subhani/Makhfud).

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPNU Pasuruan Gelar Bimtek Pupuk Organik

    LPNU Pasuruan Gelar Bimtek Pupuk Organik

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2024
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Gambir Kuning menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Pupuk Organik di balai desa setempat, Rabu (6/2/20224). Ketua PC LPPNU Kabupaten Pasuruan Syamsul Maarif mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperluas pola pertanian organik sebagai solusi […]

  • Peduli Pendidikan Santri Dhuafa Berprestasi, Lazisnu Kab. Pasuruan Punya Beasiswa Sabila

    Peduli Pendidikan Santri Dhuafa Berprestasi, Lazisnu Kab. Pasuruan Punya Beasiswa Sabila

    • calendar_month Rab, 16 Des 2020
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pasuruan memiliki Program Khusus kaitannya dengan Pendidikan. Yakni, Program Beasiswa Sabila (Santri Binaan Lazisnu). Program NU peduli pendidikan tersebut masih diprioritaskan bagi para santri dhuafa yang berprestasi dan sedang menempuh pendidikan di lembaga pendidikan dalam Pondok Pesantren. Selain itu, Beasiswa Sabila ini merupakan bagian dari sinergitas […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Target Pendataan Aset Selesai Sebelum Konfercab

    PCNU Kab. Pasuruan Target Pendataan Aset Selesai Sebelum Konfercab

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • visibility 489
    • 2Komentar

    Menjelang Konferensi PCNU Kabupaten Pasuruan ke-XVII, Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWP NU) Kabupaten Pasuruan bersama Badan Aset PCNU Kabupaten Pasuruan melakukan Pendataan Aset dengan mengadakan Sosialisasi Perwakafan Aset NU di tingkatan Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Sabtu (30/01/2020). Sosialisasi yang digelar di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut dihadiri […]

  • Konflik Masjid Hidayatulloh Usai, LPBHNU Kab. Pasuruan Gelar Tasyakuran & Buka Bersama

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2019
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) kabupaten Pasuruan gelar Tasyakuran di Masjid Hidayatulloh Kota Pasuruan, Jum’at (17/5). Diungkapkan oleh Ta’mir Masjid, bahwa tasyakuran ini merupakan ungkapan syukur atas selesainya permasalahan sengketa Masjid Hidayatulloh Pasuruan. Dan diketahui, beberapa hari yang lalu masjid tersebut sempat memicu konflik antara kelompok Salafi Wahabi dengan kelompok NU. […]

  • Hadir Resepsi 1 Abad NU, Gus Nasih: Semoga Diakui Santri Muassis Nahdlatul Ulama

    Hadir Resepsi 1 Abad NU, Gus Nasih: Semoga Diakui Santri Muassis Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Puncak Resepsi 1 Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) akan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2/2023). Gelaran harlah ke-100 tahun NU (perhitungan hijriyah) itu akan berlangsung selama 24 jam tanpa henti. Dimulai pukul 00.00 dinihari (7/2/2023) hingga pukul 00.00 di hari berikutnya, Rabu (8/2/2023). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) […]

  • Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • visibility 3.749
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan buang air besar atau berak dalam kondisi berpuasa. Musabbabnya, memasukkan jari ke dalam dubur dapat membatalkan puasa. “Kecuali terpaksa. Karena kotoran (tinja) sulit keluar. Tidak bisa keluar tanpa memasukkan jari ke dalam dubur,” […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca