Breaking News
light_mode

Santri Bucin Menurut Gus Sirajjuddin Sidogiri

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
  • visibility 908
  • comment 0 komentar

Perwosari, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kajian milenial dengan tema ‘Santri Bucin Gak Bahaya Ta’ di caffe K-Naya Kamis (2/10/2023).

Pendakwah Milenial Pasuruan Gus M Sirajjuddin mengatakan, mengatakan santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada syariat, menjalankan sunah Rasulullah dan bisa bergaul dengan baik kepada sesama.

“Santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada habluminallah dan habluminannas,” ujarnya.

Mencintai seseorang diperbolehkan namun, yang perlu dijaga dizaman sekarang adalah cara mengimplementasikan kecintaan kita kepada dia seperti apa.

“Jika kita mempunyai rasa cinta maka segeralah ungkapan jangan di bendung,” imbuhnya.

Menurutnya ulama sepakat apabila ada orang yang mencintai seseorang namun hanya dia dan Allah yang tahu maka dia tergolong orang mati syahid.

“Santri bucin itu tidak apa apa namun apakah kita mau mati dalam keadaan memendam rasa,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidogiri tersebut menambahkan cara kita mengungkapkan cinta kita yakni dengan cara khitbah atau melamar.

“Bukti kecintaan yang sesungguhnya adalah melamar dia dengan ungkapan saya ingin menikahi kamu,” ujarnya.

Sementara sekertaris PC IPNU Kabupaten Pasuruan Mokhamad Murthado mengatakan kajian ini bukan untuk nongkrong semata, melainkan untuk mengajak milenial mengaji.

“Konsep kegiatan kajian milenial sengaja didesain agar anak-anak muda atau generasi milenial tertarik untuk mengaji dengan sanad yang jelas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut pesta tidak hanya di ajak untuk berdiskusi dan mendengarkan materi namun diajak untuk bernyanyi dan ngopi bersama para kiai.

“Dalam kegiatan tersebut kami mengajak peserta untuk mengaji tanpa mereka sadari,” ujarnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakorjas IPNU Pasuruan Siapkan Fasilitator PAC

    Rakorjas IPNU Pasuruan Siapkan Fasilitator PAC

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kordinasi Jaringan Sekolah (Rakorjas) di LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Rabu (25/12/2024). Dalam acara tersebut IPNU Kabupaten Pasuruan akan menyiapkan tim fasilitator untuk diterjunkan kepada lembaga pendidikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, IPNU […]

  • Haralah ke 90 Ansor, Kiai Imron : Kader Ansor Harus Memberikan Contoh Kepada Anak

    Haralah ke 90 Ansor, Kiai Imron : Kader Ansor Harus Memberikan Contoh Kepada Anak

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • visibility 879
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pada momentum Hari Lahir (Harlah) ke 90 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya kader kader Ansor harus bisa memberikan dan menjadi contoh karakter yang baik kepada anak anaknya. “Pendidikan dasar karekter anak anak kita adalah melihat keseharian orang tuanya,” ujarnya pada […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Toga, Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Toga, Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • visibility 678
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) STAI Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) menggelar penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Dusun Pendopo, Desa Rowo Gempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dikemas dalam bentuk edukasi, praktik bertani, serta pelatihan pengelolaan hasil panen […]

  • LTMNU Pasuruan Bekali Takmir Kelola Perpustakaan Masjid

    LTMNU Pasuruan Bekali Takmir Kelola Perpustakaan Masjid

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Diklat Perpustakaan Masjid di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (28/06/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten PasuruanGus […]

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.813
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Kenalkan Kitab-Kitab Karya Almaghfurlah KH. Jakfar Shodiq Ponpes Sladi Kejayan

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • visibility 583
    • 1Komentar

    Lembaga Kajian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan kembali menyelenggarakan kegiatan Roadshow Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren Pasuruan. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan PCNU Kabupaten Pasuruan dalam memperingati Harlah NU ke-96. Kali ini, karya ulama Pasuruan yang dikenalkan adalah kitab-kitab karya Almaghfurlah KH. Jakfar Shodiq, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca