Breaking News
light_mode

Santri Bucin Menurut Gus Sirajjuddin Sidogiri

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
  • visibility 911
  • comment 0 komentar

Perwosari, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kajian milenial dengan tema ‘Santri Bucin Gak Bahaya Ta’ di caffe K-Naya Kamis (2/10/2023).

Pendakwah Milenial Pasuruan Gus M Sirajjuddin mengatakan, mengatakan santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada syariat, menjalankan sunah Rasulullah dan bisa bergaul dengan baik kepada sesama.

“Santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada habluminallah dan habluminannas,” ujarnya.

Mencintai seseorang diperbolehkan namun, yang perlu dijaga dizaman sekarang adalah cara mengimplementasikan kecintaan kita kepada dia seperti apa.

“Jika kita mempunyai rasa cinta maka segeralah ungkapan jangan di bendung,” imbuhnya.

Menurutnya ulama sepakat apabila ada orang yang mencintai seseorang namun hanya dia dan Allah yang tahu maka dia tergolong orang mati syahid.

“Santri bucin itu tidak apa apa namun apakah kita mau mati dalam keadaan memendam rasa,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidogiri tersebut menambahkan cara kita mengungkapkan cinta kita yakni dengan cara khitbah atau melamar.

“Bukti kecintaan yang sesungguhnya adalah melamar dia dengan ungkapan saya ingin menikahi kamu,” ujarnya.

Sementara sekertaris PC IPNU Kabupaten Pasuruan Mokhamad Murthado mengatakan kajian ini bukan untuk nongkrong semata, melainkan untuk mengajak milenial mengaji.

“Konsep kegiatan kajian milenial sengaja didesain agar anak-anak muda atau generasi milenial tertarik untuk mengaji dengan sanad yang jelas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut pesta tidak hanya di ajak untuk berdiskusi dan mendengarkan materi namun diajak untuk bernyanyi dan ngopi bersama para kiai.

“Dalam kegiatan tersebut kami mengajak peserta untuk mengaji tanpa mereka sadari,” ujarnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Lailatul Ijtima’, Ketua MWC NU Ajak Warga Selektif Terhadap Informasi

    • calendar_month Ming, 13 Jan 2019
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Rejoso – Sabtu (12/1) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Rejoso Kabupaten Pasuruan menggelar Lailatul Ijtima’ di Masjid Al-Ikhlas Dusun Krajan Ranting Kedungbako kecamatan Rejoso, Sabtu (12/1/2019). Acara tersebut dihadiri oleh Rois Syuriah PCNU kabupaten Pasuruan KH. Muzakki Birulalim, Ketua PCNU kabupaten Pasuruan KH. Imron Mutamakkin, Ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH. Nurul Huda, dan […]

  • Tingkatkan Kinerja Takmir Masjid, LTM NU Pasuruan Beri 18 Sepeda Motor Untuk LTM MWCNU

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • visibility 1.012
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyerahkan 18 unit Sepeda Motor untuk operasional kegiatan LTM MWCNU (pengurus di tingkat kecamatan) di wilayah PCNU Kabupaten Pasuruan, Rabu (17/7/2019). “Motor tersebut untuk meningkatkan aktifitas keliling masjid di wilayahnya masing-masing, mempercepat koordinasi, serta lebih kreatif dalam membuat kegiatan,” ujar Mundir Muslih selaku Ketua […]

  • NUmbasmart Resmi Dibuka di Kantor NU Pasuruan, Selanjutnya Di Seluruh MWCNU

    NUmbasmart Resmi Dibuka di Kantor NU Pasuruan, Selanjutnya Di Seluruh MWCNU

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • visibility 909
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan sukses menggelar Grand Opening NUmbasmart pertama di kompleks perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (4/6/2023). Ketua PCNU KH Imron Mutamakkin menyebutkan, launching NUmbasmart menjadi tanda upaya NU Pasuruan memasuki Abad Kedua. Menuju kemandirian jam’iyyah dan jamaah. “Dalam […]

  • Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

    Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
    • visibility 1.300
    • 0Komentar

    Dalam masa pandemi covid-19, bentuk kegiatan dalam peringatan Hari Santri 2020 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan secara virtual dan kegiatan kategori olahraga. Hal ini digunakan dalam rangka pembatasan sosial sebagai cara pencegahan wabah covid 19. Sabtu, 21 November 2020, dalam rangka Puncak Hari Santri 2020 di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan Gowes Santri Pasuruan Raya. […]

  • Ciptakan Pendidikan Unggul, ISNU Pasuruan Berikan Penghargaan Kepada STAI Al Yasini 

    Ciptakan Pendidikan Unggul, ISNU Pasuruan Berikan Penghargaan Kepada STAI Al Yasini 

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Yasini menggelar wisuda ke IX di Pondok Pesantren Al Yasini, Desa Areng-areng Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin (28/10/2024). Dalam acara tersebut Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan memberikan piagam penghargaan kepada STAI Al Yasini sebagai Perguruan Tinggi Kampus Islam Swasta (PTKIS) terbaik […]

  • Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Usai influencer Gita Savitra menyatakan memilih gaya hidup Childfree, yakni memilih tidak memiliki anak. Isu itu marak dibicarakan dan mendapat respons dari banyak kalangan. Tak terkecuali Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz Nur Khotib. Menurutnya, Childfree itu berisi ajakan untuk tidak memiliki anak. Gaya hidup itu bertentangan dengan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca