Breaking News
light_mode

Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
  • visibility 689
  • comment 0 komentar

Dalam situasi pandemi, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan telah mendesain konsep Kuliah Kerja Nyata Kuat dan Handal Hadapi Pandemi COVID-19, disingkat menjadi KKN TAHAN COVID-19. Senin (27/7/2020), sebanyak 124 peserta KKN yang tersebar di 100 Desa, resmi dilepaskan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Menurut Ketua STAIS Pasuruan, Abu Amar Bustomi, bahwa meskipun konsep KKN TAHAN COVID-19 disusun sebelum adanya edaran Kemenag terkait KKN dalam situasi pandemi, substansi dan ide-ide tidak berseberangan, bahkan memperkuat model pengabdian kepada masyarakat dalam masa covid-19.

“KKN TAHAN COVID-19, mencakup tema penguatan pendidikan keluarga, pesantren, madin, dan TPQ dalam masa pandemi serta pemberdayaan desa dalam masa dan pasca-pandemi covid-19,” imbuhnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelepasan Peserta KKN melalui zoom meeting, Senin (27/7/2020).

Lebih lanjut, H. Muzammil Syafi’i, selaku Pembina Yayasan 1926, menegaskan kepada peserta KKN untuk menjaga kesehatan diri sendiri sehingga sekaligus menjaga kesehatan orang lain.

“Yang terpenting adalah  bagaimana para mahasiswa bisa mamberikan pengertian kepada masyarakat tentang covid ini, seperti kaitannya dengan pemulasaan jenazah positif COVID-19 dan bagaimana belajar di rumah dengan baik,” ujarnya.

Pelepasan yang dilaksanakan secara virtual tersebut, dihadiri oleh perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, yakni Atmari, staf khusus kemendes, menegaskan bahwa topik-topik dalam KKN TAHAN COVID-19 sesuai dengan gagasan-gagasan Gus Menteri, yakni peningkatan kualitas maayarakat desa, seperti ketahanan keluarga dan penguatan pesantren, dan reborn ekonomi.

“Itu (topik KKN) sudah sangat cocok dengan apa yang sering kali diungkapkan Gus Menteri,” imbuhnya saat memberikan pengarahan dalam kegiatan tersebut.

“Itu dua hal yang sering kita sebut sebagai jalan menuju desa surga. Saya ucapkan selamat berkarya di desa, selamat menjadi bagian terdalam masyarakat di saat pandemi,” pungkasnya saat melepepaskan KKN TAHAN ,COVID-19.

Kontributor: Ning Mukarromah

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Revolusi Industri 4.0, Muslimat NU Pasuruan Perkuat Pendidikan Karakter Guru RA & TK

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PC MUSLIMAT NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Seminar Pendidikan bertema “Membentuk karakter generasi emas menuju era revolusi industri 4.0”, bertempat di Pendopo Bupati Pasuruan, Selasa (27/08/2019). Kegiatan yang diikuti oleh 300 peserta dari guru RA dan TK tersebut, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH. Mujib Imron. Menurut Dra. Hj. Aida […]

  • Begini Ngaji Muharram ala GUSDURian Pasuruan Bareng Siswa

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • visibility 969
    • 0Komentar

    Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan gelar Ngaji Muharraman bertema “Yuk Hijrah… Menjadi Muslim Indonesia Seutuhnya” bersama Gus H.A. Hakim Jayli, M.Si. bertempat di Aula SMAN 1 Bangil, Jumat (6/9/2019). Kegiatan ini juga di dukung oleh Cabang Dinas Pendidikan Prov. Jatim Wilayah Kota/Kab. Pasuruan. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pihak sekolah. Menurut Aji […]

  • PCNU Pasuruan Targetkan 500 Peserta Apel Hari Santri 2026

    PCNU Pasuruan Targetkan 500 Peserta Apel Hari Santri 2026

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2026
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Selasa (13/10/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) NU, terdapat sejumlah agenda yang perlu dipersiapkan, termasuk peringatan Hari […]

  • Orang sedang melakukan rukyatul hilal di kabupaten pasuruan

    Rukyatul Hilal Penentuan Syawal 1446 H di Dalwa Bangil

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • visibility 776
    • 1Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Proses rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Syawal 1446 H di Kabupaten Pasuruan akan digelar hari ini, Sabtu (29/03/2025), di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) Bangil Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 10. Sekretaris Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz M. Rusdi, menyampaikan bahwa LFNU akan bergabung dengan Kementerian Agama (Kemenag) […]

  • Gus Ipong Ajak Kader Ansor Banser Makmurkan Masjid dan Perkuat Kepedulian Sosial

    Gus Ipong Ajak Kader Ansor Banser Makmurkan Masjid dan Perkuat Kepedulian Sosial

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengajak seluruh kader Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna untuk terus memakmurkan serta meramaikan masjid sebagai pusat kegiatan umat dan penguatan nilai keagamaan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat upacara penutupan Diklat Dua Matra PAC GP Ansor Gondangwetan Kabupaten Pasuruan […]

  • KH. Imron Mutamakkin: Bentengi Aswaja NU dengan Anfa’uhum Linnas

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • visibility 906
    • 0Komentar

    KH. Imron Mutamkkin, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, memberikan instruksi kepada pengurus NU, untuk melakukan pembentengan Aswaja An-Nahdliyah (sebutan untuk Aswaja NU), baik dikepengurusan lembaga maupun banom, dengan semaksimal mungkin memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. “Khoirunnas Anfa’uhum Linnas. Gerakkan lewat banom atau lembaga dalam membentengi yang merusak tatanan masyarakat. Lakukan sesuai kapasitas […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca