Breaking News
light_mode

Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
  • visibility 649
  • comment 0 komentar

Dalam situasi pandemi, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan telah mendesain konsep Kuliah Kerja Nyata Kuat dan Handal Hadapi Pandemi COVID-19, disingkat menjadi KKN TAHAN COVID-19. Senin (27/7/2020), sebanyak 124 peserta KKN yang tersebar di 100 Desa, resmi dilepaskan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Menurut Ketua STAIS Pasuruan, Abu Amar Bustomi, bahwa meskipun konsep KKN TAHAN COVID-19 disusun sebelum adanya edaran Kemenag terkait KKN dalam situasi pandemi, substansi dan ide-ide tidak berseberangan, bahkan memperkuat model pengabdian kepada masyarakat dalam masa covid-19.

“KKN TAHAN COVID-19, mencakup tema penguatan pendidikan keluarga, pesantren, madin, dan TPQ dalam masa pandemi serta pemberdayaan desa dalam masa dan pasca-pandemi covid-19,” imbuhnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelepasan Peserta KKN melalui zoom meeting, Senin (27/7/2020).

Lebih lanjut, H. Muzammil Syafi’i, selaku Pembina Yayasan 1926, menegaskan kepada peserta KKN untuk menjaga kesehatan diri sendiri sehingga sekaligus menjaga kesehatan orang lain.

“Yang terpenting adalah  bagaimana para mahasiswa bisa mamberikan pengertian kepada masyarakat tentang covid ini, seperti kaitannya dengan pemulasaan jenazah positif COVID-19 dan bagaimana belajar di rumah dengan baik,” ujarnya.

Pelepasan yang dilaksanakan secara virtual tersebut, dihadiri oleh perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, yakni Atmari, staf khusus kemendes, menegaskan bahwa topik-topik dalam KKN TAHAN COVID-19 sesuai dengan gagasan-gagasan Gus Menteri, yakni peningkatan kualitas maayarakat desa, seperti ketahanan keluarga dan penguatan pesantren, dan reborn ekonomi.

“Itu (topik KKN) sudah sangat cocok dengan apa yang sering kali diungkapkan Gus Menteri,” imbuhnya saat memberikan pengarahan dalam kegiatan tersebut.

“Itu dua hal yang sering kita sebut sebagai jalan menuju desa surga. Saya ucapkan selamat berkarya di desa, selamat menjadi bagian terdalam masyarakat di saat pandemi,” pungkasnya saat melepepaskan KKN TAHAN ,COVID-19.

Kontributor: Ning Mukarromah

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimis, Ini Cara NU Pasuruan Targetkan RSNU sebagai Hadiah 1 Abad NU

    Optimis, Ini Cara NU Pasuruan Targetkan RSNU sebagai Hadiah 1 Abad NU

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk penguatan ā€˜Gerakan Ayo Urunan Mbangun Rumah Sakit NU Pasuruan’, Rabu (27/07/2022). Kegiatan dipusatkan di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Peserta Rakor meliputi Ketua, Sekretaris, Bendahara lembaga dan Badan Otonom (Banom) tingkat PCNU serta […]

  • Dina Madaniah, Nahkoda Baru PC IPPNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XVII Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Pasuruan sukses digelar pada hari Sabtu-Minggu,16-17 Februari 2019 di Pendopo Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti kabupaten Pasuruan. Dengan tema “Optimalisasi Nilai Keteladanan Santri guna Menyongsong Indonesia Emas 2045”, forum musyawarah tersebut memiliki catatan menarik. Pasalnya dalam Konfercab ke-XVII, kandidat calon Ketua berkesempatan […]

  • Giliran Muslimat Fatayat di Sukorejo Santuni Yatim saat 10 Muharram

    Giliran Muslimat Fatayat di Sukorejo Santuni Yatim saat 10 Muharram

    • calendar_month Sel, 9 Agu 2022
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, mengelar peringatan 10 Muharram di Halaman Masjid Babussalam, Dusun Lecari, Senin (08/08/2022). Ketua PR Muslimat NU Luluk Maghfiroh menyampaikan, santunan itu rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Muharram. “Mengingatkan kita semua untuk memuliakan dan menyantuni anak yatim,” imbuhnya kepada […]

  • Bantu Penuhi Kebutuhan Masyarakat , Pengusaha Nahdliyin Jatim Gelar Bazar Ramadhan 2017

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 721
    • 3Komentar

    Surabaya, Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan ramadhan dan menjelang lebaran dan sekaligus untuk silaturahmi serta melakukan kerja sama antara pengusaha.Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Jawa Timur menggelar ā€œBazaar Ramadhan 2017″ di Halaman Royal Square, Jl Raya Menganti No 479 Surabaya, 7 – 22 Juni 2017. Bazaar kali ini sebagai rintisan bagi HPN Jawa […]

  • Resmi Dilantik, PC PMII Pasuruan Akan Fokus Respon Isu Lokal dan Nasional

    Resmi Dilantik, PC PMII Pasuruan Akan Fokus Respon Isu Lokal dan Nasional

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • visibility 1.538
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan resmi dilantik periode 2024-2025 di pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusthi Kabupaten Pasuruan, Ahad (22/12/2024). Ketua pelaksana Salman Alfarizi mengatakan,pelantikan ini mengusung tema ‘Transfigurasi Gerakan Merawat Peradaban’ yang mana kepengurusan kedepan akan berfokus pada isu-isu lokal. “Salah satu visi misi PC PMII Pasuruan adalah […]

  • Obat Buatan LPPNU Pasuruan Bantu Petani Lele

    Obat Buatan LPPNU Pasuruan Bantu Petani Lele

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • visibility 855
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Budi daya lele saat ini menjadi salah satu peluang usaha yang banyak dijalankan orang. Menjalankan usaha budi daya lele sebenarnya tidaklah sulit. Dibutuhkan pemahaman yang benar dalam budi daya lele agar memberikan keuntungan. Dalam hal ini Pengurus Cabang (PC) Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan membantau mengatasi permasalahan budidaya lele di […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca