Breaking News
light_mode

Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
  • visibility 660
  • comment 0 komentar

Dalam situasi pandemi, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan telah mendesain konsep Kuliah Kerja Nyata Kuat dan Handal Hadapi Pandemi COVID-19, disingkat menjadi KKN TAHAN COVID-19. Senin (27/7/2020), sebanyak 124 peserta KKN yang tersebar di 100 Desa, resmi dilepaskan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Menurut Ketua STAIS Pasuruan, Abu Amar Bustomi, bahwa meskipun konsep KKN TAHAN COVID-19 disusun sebelum adanya edaran Kemenag terkait KKN dalam situasi pandemi, substansi dan ide-ide tidak berseberangan, bahkan memperkuat model pengabdian kepada masyarakat dalam masa covid-19.

“KKN TAHAN COVID-19, mencakup tema penguatan pendidikan keluarga, pesantren, madin, dan TPQ dalam masa pandemi serta pemberdayaan desa dalam masa dan pasca-pandemi covid-19,” imbuhnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelepasan Peserta KKN melalui zoom meeting, Senin (27/7/2020).

Lebih lanjut, H. Muzammil Syafi’i, selaku Pembina Yayasan 1926, menegaskan kepada peserta KKN untuk menjaga kesehatan diri sendiri sehingga sekaligus menjaga kesehatan orang lain.

“Yang terpenting adalah  bagaimana para mahasiswa bisa mamberikan pengertian kepada masyarakat tentang covid ini, seperti kaitannya dengan pemulasaan jenazah positif COVID-19 dan bagaimana belajar di rumah dengan baik,” ujarnya.

Pelepasan yang dilaksanakan secara virtual tersebut, dihadiri oleh perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, yakni Atmari, staf khusus kemendes, menegaskan bahwa topik-topik dalam KKN TAHAN COVID-19 sesuai dengan gagasan-gagasan Gus Menteri, yakni peningkatan kualitas maayarakat desa, seperti ketahanan keluarga dan penguatan pesantren, dan reborn ekonomi.

“Itu (topik KKN) sudah sangat cocok dengan apa yang sering kali diungkapkan Gus Menteri,” imbuhnya saat memberikan pengarahan dalam kegiatan tersebut.

“Itu dua hal yang sering kita sebut sebagai jalan menuju desa surga. Saya ucapkan selamat berkarya di desa, selamat menjadi bagian terdalam masyarakat di saat pandemi,” pungkasnya saat melepepaskan KKN TAHAN ,COVID-19.

Kontributor: Ning Mukarromah

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir di Posyandu, Istri Mas Bupati Pasuruan Terima Sketsa Karya Mahasiswa UNU Pasuruan

    Hadir di Posyandu, Istri Mas Bupati Pasuruan Terima Sketsa Karya Mahasiswa UNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Mahasiswa Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Risqiyatul Islamiyah membuat Sketsa Foto Pelantikan Mas Bupati Pasuruan 2025-2030 bersama istri. “Saya membuatnya dengan detail dan penuh ketelatenan untuk menangkap ekspresi dan karakter khas dari Mas Bupati Pasuruan bersama istri,” ujarnya usai menyerahkan sketsanya saat membantu pelaksanaan Posyandu […]

  • Difitnah, Ketum PMII Pasuruan Akan Tempuh Jalur Hukum

    Difitnah, Ketum PMII Pasuruan Akan Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • visibility 728
    • 1Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan Nur Rizky Amania menyatakan, kecewa atas fitnah yang menimpa diri dan organisasi yang dipimpinnya. “Informasi yang beredar di media online itu tidak benar. Fitnah,” tegasnya kepada NU Pasuruan, Selasa (3/10/2023). Dirinya juga menjelaskan kronologi kejadian. Ia tiba di Graha Pergerakan […]

  • Keutamaan Shalat Dhuha

    Keutamaan Shalat Dhuha

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • visibility 1.872
    • 1Komentar

    Shalat dhuha adalah shalat sunah yang dikerjakan di pagj hari yakni ketika waktu matahari terbit setinggi tombak hingga waktu zawal atau menjelang shalat bhuhur.Biasanya sejumlah sekolah atau madrasah menyelenggarakan sholat dhuha berjamaah di musholla atau masjid milik sekolah. Shalat dluha memiliki beberapa fadilah atau keutamaan yang pertama adalah mengikuti sunah Rasulullah SAW sebagaimana berwasiat kepada […]

  • Ipnu ippnu

    Momen Isra’ Mi’raj, IPNU-IPPNU Kraton Gelar Kopdar dan Dukung Sastra Pelajar

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Kraton, NU Kabupaten Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kraton mengadakan Kumpulan Daerah (Kopdar) Zona Sentral sekaligus pengumuman kegiatan Lomba Baca Puisi Online di Masjid Al-Hamid, Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Minggu (28/2/2021). Trya Ningsih, selaku Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan untuk […]

  • Perbanyak Aktor Toleransi, GUSDURian Ajak Pelajar Diskusi Keislaman & Keindonesiaan

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan gelar Diskusi Kultural Anak Muda bertempat di Ruang Meeting Joglo Cottage, Saygon Cottages, Purwosari, Sabtu (30/7/2019). Kegiatan tersebut bekerja sama dengan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan & Bangil serta Cabang Dinas Pendidikan (Capdin) Prov. Jatim Wilayah Kab/Kota Pasuruan. Menurut Makhfud Syawaludin, Koordinator KGSKR, pelajar perlu lebih banyak diajak […]

  • Santri ngalah

    13 Santri Putri Tahfidz Al-Quran Pesantren Ngalah Siap Diwisuda

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Purwosari, nupasuruan.or.idAsrama H Pondok Pesantren Ngalah mengadakan ujian kelulusan bagi santri putri Tahfizul al-Qur’an, Minggu (21/3/2021). KH. Kholid Murtadlo, selaku Pengasuh Asrama H Ponpes Ngalah, menjelaskan terkait ujian tersebut yang bertujuan untuk mengoreksi dan membenarkan hafalan al-Qur’an para santri sehingga sesuai dengan bacaan Masyayikh. “Dengan harapan bacaan para santri benar dan tepat sesuai ilmu tajwid, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca