Breaking News
light_mode

Syaikh Nawawi Banten, Gurunya Ulama Pesantren

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
  • visibility 936
  • comment 0 komentar

Pada penghujung abad ke-18 lahir seorang yang bernama Nawawi di Banten, Jawa Barat. Setelah dia menuntut ilmu yang sangat banyak, mensyarah kitab-kitab klasik bahasa Arab dalam pelbagai disiplin ilmu. Sungguhpun Syeikh Nawawi al-Bantani diakui alim dalam semua bidang ilmu keislaman, namun dalam dunia at-thariqah ash-shufiyah, gurunya Syeikh Ahmad Khathib Sambas tidak melantik beliau sebagai seorang mursyid Thariqat Qadiriyah-Naqsyabandiyah, tetapi yang dilantik ialah Syeikh Abdul Karim al-Bantani, yaitu saudara ayahnya yang sama-sama menerima thariqat dari Syeikh Ahmad Khathib Sambas. Syeikh Nawawi al-Bantani sangat mematuhi peraturan yang diberikan itu, sehingga beliau tidak pernah mentawajuh/membai’ah seseorang muridnya walaupun memang ramai murid beliau yang menjadi ulama besar yang berminat dalam bidang Tasawwuf.

Riwayat Kelahiran dan Pendidikan

Nama lengkapnya adalah Syeikh Muhammad Nawawi bin Umar ibnu Arabi bin Ali al-Jawi al-Bantani. Beliau adalah anak sulung seorang ulama Banten, Jawa Barat, lahir pada tahun 1230 Hijrah/1814 Masehi di Banten dan wafat di Mekah tahun 1314 Hijrah/1897 Masehi. Ketika kecil, beliau sempat belajar kepada ayahnya sendiri, dan di Mekah belajar kepada beberapa ulama terkenal pada zaman itu, di antara mereka yang dapat dicatat adalah sebagai berikut: Syeikh Ahmad an-Nahrawi, Syeikh Ahmad ad-Dumyati, Syeikh Muhammad Khathib Duma al-Hanbali, Syeikh Muhammad bin Sulaiman Hasbullah al-Maliki, Syeikh Zainuddin Aceh, Syeikh Ahmad Khathib Sambas, Syeikh Syihabuddin, Syeikh Abdul Ghani Bima, Syeikh Abdul Hamid Daghastani, Syeikh Yusuf Sunbulawani, Syeikhah Fatimah binti Syeikh Abdus Shamad al-Falimbani, Syeikh Yusuf bin Arsyad al-Banjari, Syeikh Abdus Shamad bin Abdur Rahman al-Falimbani, Syeikh Mahmud Kinan al-Falimbani, Syeikh Aqib bin Hasanuddin al-Falimbani. Demikian para gurunya yang dapat dicatat dari berbagai sumber, dan dimungkinkan pula banyak yang belum dapat dicatat di sini.

Banyak sumber menyebut beliau datang ke Mekah dalam usia 15 tahun dan selanjutnya setelah menerima pelbagai ilmu di Mekah, beliau meneruskan pelajarannya ke Syam (Syiria) dan Mesir. Setelah keluar dari Mekah karena menuntut ilmu yang tidak diketahui berapa lamanya, lalu beliau kembali lagi ke Mekah. Keseluruhan masa beliau tinggal di Mekah dari mulai belajar, mengajar dan mengarang hingga sampai puncak kemasyhurannya lebih dari setengah abad lamanya. Diriwayatkan bahwa setiap kali beliau mengajar di Masjidil Haram sentiasa dikelilingi oleh pelajar yang tidak kurang dari dua ratus orang. Karena sangat terkenalnya beliau pernah diundang ke Universitas al-Azhar, Mesir untuk memberi ceramah atau fatwa-fatwa pada beberapa perkara yang tertentu.

Tidak diketahui tahun berapa beliau diundang oleh ahli akademik di Universitas al-Azhar itu, namun beliau sempat bertemu dengan seorang ulama terkenal di al-Azhar (ketika itu sebagai Syeikhul Azhar), yaitu Syeikh Ibrahim al-Baijuri (wafat 1860 Masehi) yang sangat tua dan lumpuh karana tuanya. Kemungkinan Syeikh Ibrahim al-Baijuri, Syeikhul Azhar yang terkenal dan dimungkinkan termasuk salah seorang di antara guru Syeikh Nawawi al-Bantani.

Marah labid Tafsir al-Quran
Marah labid Tafsir al-Quran

Komentar Ulama dan Akademisi tentang Syeikh Nawawi

Syeikh Nawawi merupakan contoh Ulama Indonesia yang mempunyai reputasi besar di dunia internasional. Hal ini karena karya-karya Syeikh Nawawi menyebar luas di tengah masyarakat muslim yang ada di berbagai negara. Tidak heran, nama Syeikh Nawawi sampai tercatat di kamus al-munjid, sebuah ensiklopedi bahasa arab yang amat terkenal karena kelengkapan isinya. Posisi penting Syeikh Nawawi di tengah jajaran tokoh Ulama terkemuka indonesia tampak dengan banyaknya komentar dari berbabagai kalangan tentang kebesaran pengaruh dan kiprahnya dalam dakwah. Berikut ini beberapa pendapat para tokoh Ulama dan akademisi tentang Syeikh Nawawi :

  1. KH Syaifuddin Zuhri, mantan Menteri Agama dan tokoh NU mengatakan Kyai Nawawi dikenal sebagai seorang Ulama dan pengarang yang sangat produktif. Hasil karya beliau kurang lebih ada 100 kitab dalam bidang tauhid, fiqh, tafsir dan tasawwuf. Semua kitab karangan beliau di tulis dalam bahasa arab. Sampai sekarang banyak dari kitab-kitab itu dijadikan sumber pokok pengajaran agama Islam di Indonesia, Mesir, dan Saudi Arabia.
  2. Syeikh Abdus Sattar Ad-Dahlawi, salah seorang murid dari India mengatakan Syeikh Nawawi adalah seorang muslim yang betul-betul bertaqwa kepada Allah, benar-benar zuhud dan rendah hati serta pecinta damai.
  3. DR Hamka, manta ketua majlis Ulama indonesia (MUI) dan salah seorang penulis penting dari sumatra menjelaskan Syeikh Nawawi adalah salah seorang guru besar dalam Madzhab Syafi’i. Muridnya berjumlah ratusan yang datang setiap tahunnya. Murid Syeikh Nawawi terutama dari tanah Banten, Cirebon dan Sunda. Ada pula berasal dari tanah Melayu, Minangkabau, Ternate dan lain sebagainya. Syeikh Nawawi banyak menulis buku pelajaran Islam, terutama dalam bahasa arab sehingga terkenallah nama Syeikh Nawawi sampai Mesir, Syam (Syiria), Turki, dan Hindustan. Pernah Syeikh Nawawi di undang ke Negeri Mesir dan disambut oleh para Ulama mesir dengan sambutan yang mulia.
  4. Zamakhsyari Dhofier, seorang penulis buku tentang pesantren dan kiai mengatakan Syeikh Nawawi adalah seorang yang produktif menulis dan berbakat. Buku tafsirnya Marah Labid (Tafsir al-Munir) yang terbit di Kairo diakui mutunya. Kitab itu memuat persoalan-persoalan penting sebagai hasil diskusi dan perdebatan Syeikh Nawawi dengan Ulama al-Azhar. Demikian terkenalanya nama Syeikh Nawawi sehingga dalam cetakan kitab tafsirnya tersebut dia diberi julukan Sayyidu Ulama al-Hijaz.

(Udy Hakim/ diolah dari berbagai sumber dan mengutip dari Buku “Sayyid Ulama Hijaz : Syeikh Nawawi al-Bantani, LkiS, 2009 karya Samsul Munir Amin)

  • Penulis: NU Pasuruan
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Keluarga Maslahat, NU Pasuruan Bentuk Satgas dan Kader GKMNU

    Wujudkan Keluarga Maslahat, NU Pasuruan Bentuk Satgas dan Kader GKMNU

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menindaklanjuti Program Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (GKMNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hal itu diwujudkan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) GKMNU dan Kader Kemaslahatan Keluarga di Aula KH Achmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Jl Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (6/7/2023). […]

  • Tingkatkan Pembelajaran Madrasah Diniyah, Dinas Pendidikan & Kemenag Kabupaten Pasuruan Gelar Bimtek

    • calendar_month Kam, 30 Agu 2018
    • visibility 782
    • 1Komentar

    Seiring dengan pesatnya perkembangan MADIN (Madrasah Diniyah) sejak diberlakukannya Peraturan Bupati Nomor 21 tahun 2016 tentang wajib MADIN di Pasuruan, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan adakan Bimbingan Teknis metode pembelajaran MADIN Pontren, Rabu (29/8) di Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pembenahan dalam semua aspek internal MADIN termasuk administrasi dan […]

  • Launching Soon, NUmbasmart “Toko Retail Dari, Oleh, dan Untuk NU”

    Launching Soon, NUmbasmart “Toko Retail Dari, Oleh, dan Untuk NU”

    • calendar_month Ming, 28 Mei 2023
    • visibility 1.569
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan segera melaunching NUmbasmart. Toko Retail untuk kemandirian organisasi dan menjual produk Nahdliyin. “Kami sudah melakukan mapping produk Nahdliyin. Produk siap dijual di NUmbasmart,” ujar Ustadz Samsul Arifin selaku Ketua PC LPNU kepada NU Pasuruan, Ahad (28/5/2023). NUmbasmart yang pertama itu berlokasi di kompleks […]

  • Grati & Rejoso Banjir, NU Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik

    Grati & Rejoso Banjir, NU Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) melalui Tim NU Peduli Kabupaten Pasuruan gerak cepat menyalurkan bantuan untuk korban banjir, Ahad (13/02/2022). Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak mencapai 2196 di Kecamatan Rejoso dan 1236 KK di Kecamatan Grati. Sekretaris Lembaga Penangulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan R Didik Subihandoko menjelaskan, […]

  • NU Peduli Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan memberikan bantuan berupa logistik berupa makanan, lauk pauk dan air mineral  di dapur umum daerah yang tergenang di Kecamatan Winongan, Grati dan Rejoso. Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gus M Nawawi mengatakan, banjir ini merupakan banjir ke lima dalam Bulan Desember 2024 adapun daerah yang baru terdampak adalah […]

  • Makesta IPNU IPPNU Gondangwetan Perkuat Kaderisasi, Siapkan Generasi

    Makesta IPNU IPPNU Gondangwetan Perkuat Kaderisasi, Siapkan Generasi

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Gondangwetan menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Raya sebagai tindak lanjut Rapat Anggota Raya di SDN Tenggilisrejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Senin-Selasa (29-30/06/2026). Mengusung tema Satu Langkah Kaderisasi, Sejuta Harapan Organisasi kegiatan tersebut menjadi ikhtiar memperkuat kaderisasi di tingkat ranting sekaligus menyiapkan generasi penerus IPNU dan IPPNU […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca