Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin: Lomba Cerdas Cermat Aswaja Perkuat Pondasi Pelajar Sejak Dini

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
  • visibility 514
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan pentingnya kegiatan seperti Lomba Cerdas Cermat Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) untuk memperkuat pondasi keagamaan di kalangan pelajar dan santri sejak dini.

Hal itu di ungkapkan pada saat Lomba Cerdas Cermat Aswaja di Pondok Pesantren Assholach, Kejeron, Kecamatan Gondangwetan, Ahad (19/10/2025).

Menurutnya, perlombaan semacam ini bukan sekadar ajang kompetisi pengetahuan, tetapi menjadi sarana efektif untuk membentengi umat dari penyimpangan pemahaman terhadap ajaran Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.

“Dengan kegiatan seperti ini, kita bisa benar-benar membentengi ajaran dan paham Ahlussunnah wal Jamaah, dimulai dari tingkat bawah. Kita juga bisa memiliki pemahaman yang utuh, karena selama ini kadang orang melihat Aswaja hanya dari kulitnya saja, bukan dari isinya,” ujarnya

Beliau menambahkan bahwa istilah Aswaja memiliki sejarah panjang dalam dunia Islam. Sejak abad ketiga Hijriah, istilah ini menjadi penanda kelompok yang berpegang pada ajaran Rasulullah saw dan para sahabat, berseberangan dengan aliran-aliran rasional ekstrem seperti Mu’tazilah.

“Kita perlu memahami bahwa konsep Aswaja bukan sekadar simbol, tapi sebuah sistem berpikir dan berakidah yang bersumber dari Rasulullah dan diteruskan oleh para imam mu’tabar seperti Imam Syafi’i, Abu Hasan al-Asy’ari, dan Abu Mansur al-Maturidi,” jelasnya.

Gus Ipong sapaan akrapnya juga mengingatkan pentingnya kembali membaca dan memahami Muqaddimah Qanun Asasi hasil Muktamar NU di Surabaya. Dalam muqaddimah tersebut, terangkum nilai-nilai tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan ta’adul (adil) yang menjadi ruh pergerakan Nahdlatul Ulama.

“Istilah-istilah seperti tawazun dan tasamuh baru muncul pasca muktamar-muktamar NU di era awal. Tetapi intinya semua bersumber dari pemikiran dasar para muassis NU, seperti Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Karena itu, memahami Aswaja harus dimulai dari dasar-dasar itu, bukan dari tafsir bebas yang muncul belakangan,” ujarnya.

Dirinya berpesan agar setiap santri belajar agama secara bertahap sesuai kemampuan dan bimbingan guru. Ia mencontohkan, banyak kesalahpahaman muncul karena seseorang langsung mempelajari kitab ushul fiqih tanpa memahami dasar-dasar fikih terlebih dahulu.

“Belajar agama itu ada jenjangnya. Jangan langsung mengambil hal yang tinggi tanpa memahami dasar. Kalau tidak, hasilnya bisa bias dan menimbulkan perdebatan yang tidak perlu,” tuturnya.

Gus Ipong berharap kegiatan yang digelar oleh PC Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan ini dapat menjadi ajang kaderisasi bagi lahirnya tokoh-tokoh muda Aswaja yang mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di masa depan.

“Saya berharap dari kegiatan seperti ini akan lahir tokoh-tokoh Aswaja di Pasuruan yang memahami ajaran dengan utuh, sebagaimana yang diwariskan para pendiri NU,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 2 Tahun 2022

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 2 Tahun 2022

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • visibility 834
    • 0Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 2 tahun 2022 mengambil tema “3 Pesan Ketua PBNU Saat Halal Bihalal di Pasuruan”. Daftar isi e-buletin edisi 2 tahun 2022 Rubrik Judul Penulis/Sumber Redaksi & Informasi Media NU Pasuruan Daftar Isi Redaksi  Dawuh Kiai Pasuruan Kiai Abdullah Mannan www.nupasuruan.or.id Liputan Khusus: 3 Pesan Gus […]

  • Dorong Mahasiswa Berkarya, PKPT IPNU-IPPNU STAIS-ITSNU Pasuruan Gelar NGIDAM

    Dorong Mahasiswa Berkarya, PKPT IPNU-IPPNU STAIS-ITSNU Pasuruan Gelar NGIDAM

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) selalu memberikan pengabdian pada lingkungannya, tidak hanya pengabdian dalam bidang keilmuan dan keagamaan saja, namun juga melingkupi bidang sosial. Begitu pula Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) yang berada di lingkungan kampus, khususnya Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan […]

  • Safari Ramadhan NU Pasuruan Ajang Perkuat Ukhuwah dan Solidaritas

    Safari Ramadhan NU Pasuruan Ajang Perkuat Ukhuwah dan Solidaritas

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar menggelar Safari Ramadhan di Masjid Raudotul Muslimin, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, (5/03/2025). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nasor safari ramadhan ajang memperkuat ukhuwah basyariah, ukhuwah islamiyah dan ukhuwah nahdliyah. Sebagaimana yang disampaikan hadrotus KH Hasyim Asy’ari yakni terus bangun silaturhami dan perkuawat […]

  • Menjadi Zona Merah, Begini Aksi dan Instruksi ANSOR NU Kabupaten Pasuruan

    Menjadi Zona Merah, Begini Aksi dan Instruksi ANSOR NU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (PC GP Ansor NU) Kabupaten Pasuruan, cepat tanggap ketika Pasuruan menjadi zona merah, setidaknya sudah terdata 2 orang positif pada tanggal 10 April dan meningkat menjadi 10 orang positif covid-19 pada tanggal 12 April. PC GP Ansor NU Kabupaten Pasuruan mewajibkan anggotanya menjadi teladan bagi masyarakat dengan memakai […]

  • Perkuat Imun Dengan Bersepeda, Bupati dan PCNU Kab. Pasuruan Gelar Jagongan

    Perkuat Imun Dengan Bersepeda, Bupati dan PCNU Kab. Pasuruan Gelar Jagongan

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2020
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini, masyarakat Indonesia sedang dilanda demam gowes atau bersepeda. Keadaan ini tak lepas dari situasi pandemi covid-19 yang sedang melanda negeri ini. Pasalnya, gowes, salah satunya, dianggap dapat memperbaiki stamina dan sistem imunitas tubuh manusia paling efektif. Pasuruan sebagai Kota Santri, adalah wajar apabila dalam kesehariannya, warga Pasuruan lebih sering menggunakan sarung. Dengan semangat […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Mukhammad Fery Ardiansyah menceritakan, pengalamannya saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. “Seminggu lebih di lokasi KKN hanya membantu penanganan banjir. Luar biasa,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (24/02/2022). Ia lalu menjelaskan, bahwa teman-teman kelompoknya terbagi menjadi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca