Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin: Lomba Cerdas Cermat Aswaja Perkuat Pondasi Pelajar Sejak Dini

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
  • visibility 358
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan pentingnya kegiatan seperti Lomba Cerdas Cermat Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) untuk memperkuat pondasi keagamaan di kalangan pelajar dan santri sejak dini.

Hal itu di ungkapkan pada saat Lomba Cerdas Cermat Aswaja di Pondok Pesantren Assholach, Kejeron, Kecamatan Gondangwetan, Ahad (19/10/2025).

Menurutnya, perlombaan semacam ini bukan sekadar ajang kompetisi pengetahuan, tetapi menjadi sarana efektif untuk membentengi umat dari penyimpangan pemahaman terhadap ajaran Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.

“Dengan kegiatan seperti ini, kita bisa benar-benar membentengi ajaran dan paham Ahlussunnah wal Jamaah, dimulai dari tingkat bawah. Kita juga bisa memiliki pemahaman yang utuh, karena selama ini kadang orang melihat Aswaja hanya dari kulitnya saja, bukan dari isinya,” ujarnya

Beliau menambahkan bahwa istilah Aswaja memiliki sejarah panjang dalam dunia Islam. Sejak abad ketiga Hijriah, istilah ini menjadi penanda kelompok yang berpegang pada ajaran Rasulullah saw dan para sahabat, berseberangan dengan aliran-aliran rasional ekstrem seperti Mu’tazilah.

“Kita perlu memahami bahwa konsep Aswaja bukan sekadar simbol, tapi sebuah sistem berpikir dan berakidah yang bersumber dari Rasulullah dan diteruskan oleh para imam mu’tabar seperti Imam Syafi’i, Abu Hasan al-Asy’ari, dan Abu Mansur al-Maturidi,” jelasnya.

Gus Ipong sapaan akrapnya juga mengingatkan pentingnya kembali membaca dan memahami Muqaddimah Qanun Asasi hasil Muktamar NU di Surabaya. Dalam muqaddimah tersebut, terangkum nilai-nilai tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan ta’adul (adil) yang menjadi ruh pergerakan Nahdlatul Ulama.

“Istilah-istilah seperti tawazun dan tasamuh baru muncul pasca muktamar-muktamar NU di era awal. Tetapi intinya semua bersumber dari pemikiran dasar para muassis NU, seperti Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Karena itu, memahami Aswaja harus dimulai dari dasar-dasar itu, bukan dari tafsir bebas yang muncul belakangan,” ujarnya.

Dirinya berpesan agar setiap santri belajar agama secara bertahap sesuai kemampuan dan bimbingan guru. Ia mencontohkan, banyak kesalahpahaman muncul karena seseorang langsung mempelajari kitab ushul fiqih tanpa memahami dasar-dasar fikih terlebih dahulu.

“Belajar agama itu ada jenjangnya. Jangan langsung mengambil hal yang tinggi tanpa memahami dasar. Kalau tidak, hasilnya bisa bias dan menimbulkan perdebatan yang tidak perlu,” tuturnya.

Gus Ipong berharap kegiatan yang digelar oleh PC Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan ini dapat menjadi ajang kaderisasi bagi lahirnya tokoh-tokoh muda Aswaja yang mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di masa depan.

“Saya berharap dari kegiatan seperti ini akan lahir tokoh-tokoh Aswaja di Pasuruan yang memahami ajaran dengan utuh, sebagaimana yang diwariskan para pendiri NU,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesadaran Masyarakat Menurun, Satgas NU Kab. Pasuruan Sosialisasi Prokes di Beberapa Pasar Tradisional

    Kesadaran Masyarakat Menurun, Satgas NU Kab. Pasuruan Sosialisasi Prokes di Beberapa Pasar Tradisional

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Jelang tahun baru dan dalam situasi pandemi Covid-19, dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan, Tim Satgas NU peduli Covid 19 Kabupaten Pasuruan terus melakukan sosialisasi dengan Car of Covid 19 (COC) di beberapa Pasar di kabupaten Pasuruan. Kamis, 31 Desember 2020. Kali ini, 20 […]

  • PMM UNU STAI Salahuddin Pasuruan Gelar Pelatihan Pembuatan Briket dari Kotoran Sapi

    PMM UNU STAI Salahuddin Pasuruan Gelar Pelatihan Pembuatan Briket dari Kotoran Sapi

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) UNU STAI Salahuddin Pasuruan menggelar pelatihan pembuatan briket bagi ibu-ibu kader di Balai Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Rokhmania mengatakan megiatan ini bertujuan memberikan keterampilan alternatif dalam pemanfaatan limbah ternak menjadi bahan bakar ramah lingkungan. “Tujuan kegiatan ini untuk memberdayakan masyarakat melalui […]

  • Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 663
    • 0Komentar

    Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) merupakan tahap kaderisasi tingkat pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU). Artinya, untuk menjadi kader dari organisasi ini harus mengikuti kegiatan Makesta yang diadakan oleh pengurus IPNU-IPPNU. Dalam perjalanannya, pada tahun 2020 ini. PKPT IPNU IPPNU Universitas Yudharta Pasuruan, mengadakan kegiatan Makesta ke-3. Kegiatan tersebut berlangsung […]

  • Memuliakan Malam Nuzulul Qur’an, Mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan 99 Kali Khatam Al Quran Dalam Sehari

    Memuliakan Malam Nuzulul Qur’an, Mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan 99 Kali Khatam Al Quran Dalam Sehari

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Tanggal 17 Ramadan merupakan malam yang istimewa bagi umat Islam. Malam tersebut diperingati sebagai malam Nuzulul Qur’an atau malam turunnya Alquran untuk seluruh umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW. Pada Ramadhan tahun ini, malam nuzulul Qur’an jatuh pada hari Minggu, tanggal 10 Mei 2020. ”Adanya pandemi COVID-19 ini tidak menghalangi kami untuk melaksanakan khataman Alquran […]

  • Halal Bihalal dengan Alumni IPNU-IPPNU, Bupati Irsyad Bentuk Koperasi

    Halal Bihalal dengan Alumni IPNU-IPPNU, Bupati Irsyad Bentuk Koperasi

    • calendar_month Sen, 31 Mei 2021
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Minggu (30/5/21) pagi Bupati Irsyad Yusuf menggelar halal bihalal dengan alumni IPNU-IPPNU di gedung serbaguna Pemkab Pasuruan, jl. Hayam Wuruk 1 kota Pasuruan. Ratusan alumni IPNU-IPPNU sejak masa kepengurusan 2009 hingga 2019 hadir dalam agenda rutin tersebut. Dalam sambutannya, bupati Irsyad menegaskan, selain halal bihalal, agenda tersebut juga dalam rangka membentuk koperasi Dadi Maslahat yang […]

  • Jadi Komisariat Definitif, PMII ITSNU Pasuruan Gagas Pasar Merdeka Hingga Produk untuk Warga

    Jadi Komisariat Definitif, PMII ITSNU Pasuruan Gagas Pasar Merdeka Hingga Produk untuk Warga

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanKetua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Muhammad Nasih Said menjelaskan, tentang visi misi organisasi. Yakni membangun gerakan PMII ITSNU berbasis multi bidang dengan kekuatan basis kaderisasi. “Misinya dengan meningkatkan nalar kritis untuk berfikir merdeka. Meningkatkan keaktifan dan pendistribusian. Lalu memunculkan gerakan pengorganisasian masyarakat dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca