Breaking News
light_mode

Heroik Santri 2025, KH Imron Mutamakkin Ajak Santri Jadi Pejuang Akhlak di Era Medsos

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 298
  • comment 0 komentar

Bangil, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak seluruh santri untuk terus meneladani perjuangan para pendahulu dengan berperang di medan baru perang melawan kemerosotan akhlak dan pengaruh negatif media sosial.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Malam Puncak Hari Pahlawan dan Hari Santri Heroik 2025, yang digelar di area perkantoran Raci, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jumat malam (8/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Gus Ipong sapaan akrabnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang terus memberikan perhatian besar terhadap pendidikan dan perjuangan santri.


“Peranan santri sangat besar, baik dalam merebut maupun mengisi kemerdekaan. Karena itu, santri harus terus berjuang untuk memajukan bangsa dan membela keutuhan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Ipong menjelaskan makna santri dari sudut pandang para ulama Pasuruan. Menurutnya, santri bukan hanya mereka yang tinggal di pesantren, tetapi juga mencakup siapa saja yang hidupnya berpegang teguh pada ajaran Rasulullah SAW.


“Santri bisa berasal dari kalangan TNI, Polri, pejabat, mahasiswa, hingga pedagang. Asalkan mereka menjadikan Al-Qur’an dan sunnah Nabi sebagai pedoman hidup, maka mereka layak disebut santri,” tegasnya.

Dirinya juga mengingatkan bahwa Dulu para santri berperang melawan penjajah. Sekarang, kita berperang melawan budaya yang tidak sesuai dengan akhlak Rasulullah, melawan perilaku negatif di media sosial, dan melawan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

“Perjuangan santri masa kini tidak lagi dengan senjata, melainkan dengan memperbaiki moral dan akhlak di tengah derasnya arus informasi digital,” tamahnya

Ia menekankan bahwa semangat Hari Santri harus menjadi momentum untuk memperkuat jati diri dan karakter bangsa.“Media sosial seharusnya menjadi sarana dakwah kebaikan, bukan tempat penyebaran hal-hal negatif. Santri harus berada di garda terdepan menjaga akhlak umat,” tuturnya

Dirinya berharap semangat santri di Kabupaten Pasuruan terus berkobar dan menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta keutuhan bangsa “Semoga kita semua senantiasa mendapat bimbingan dari Allah SWT, dan di mana pun kita berada, tetap menjadi santri yang setia pada ajaran Rasulullah SAW,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru

    PCNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Kam, 9 Des 2021
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan tahap pertama untuk korban erupsi Gunung Semeru, Selasa (07/12/2021). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, menuturkan bahwa penyaluran itu sudah berkoordinasi dengan Tim Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) PCNU Lumajang. Sehingga bantuan telah sesuai dengan kebutuhan. “Alhamdulillah Donasi yang […]

  • Jaga Kualitas Ibadah Ramadhan & Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Bagi 13.363 Masker

    Jaga Kualitas Ibadah Ramadhan & Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Bagi 13.363 Masker

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Pandemi covid-19 yang belum jelas kapan berakhirnya, mengakibatkan dampak yang sangat signifikan dalam kehidupan masyarakat. Baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan bahkan kegiatan keagamaan. Terutama kegiatan keagamaan dalam bulan suci Ramadhan. Demi mendukung kekhusukan dengan tetap adanya upaya pencegahan Covid-19 di Wilayah PCNU Kabupaten Pasuruan, selain sudah mengeluarkan pedoman beribadah di bulan ramadhan di tengah […]

  • Pedagang Raup Berkah di Haul Gus Muhammad Daqiqiyah Sidogiri

    • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    Acara rutin haul Gus (sebutan untuk keluarga Kiai) Muhammad Daqiqiyah bin Abdul Alim bin Abdul Jalil, Senin, 7 Januari 2019, membawa berkah tersendiri bagi pedagang kaki lima disekitar Pondok Pesantren Banat 2 Sidogiri Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Kesan M Iksan misalnya, salah satu pedagang kerupuk, bahwa kerupuknya terjual lebih banyak dari pada hari-hari biasanya. “Tidak […]

  • Momen Harlah NU ke-96: PCNU Kab. Pasuruan Instruksikan Gelar Istighosah Serentak

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • visibility 873
    • 0Komentar

      Instruksi PCNU Kabupaten Pasuruan Nomor: 1375/PC/A.I/L.27/III/2019 Yang Terhormat: 1. Pengurus MWC NU 2. Pengurus Ranting NU Assalaamu’alaikum Wr. Wb. Salam silaturrahim disampaikan teriring doa semoga kita senantiasa dalam ma’unah dan hidayah Allah swt. Bahwa dalam rangka peringatan hari lahir (Harlah) ke 96 Nahdlatul Ulama, PCNU Kabupaten Pasuruan menginstruksikan kepada seluruh Pengurus MWC NU dan […]

  • Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Pelatihan LOF

    Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Pelatihan LOF

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi (KKN-K ) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar Pelatihan Pembuatan Liquid Organik Fertilizer (LOF) di Gedung Serbaguna Desa Karang Pandan, Kecamatan Rejoso, Kabapaten Pasuruan, Kamis (10/8/2023). Silfia selaku presenter KKN-K UNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk […]

  • Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 12 mendampingi ibu-ibu di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, membuat minuman dari sari Buah Belimbing Wuluh dan teh Daun Kelor. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Sladi, Kecamatan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca