PAC IPNU-IPPNU Winongan Gelar 3 Matra di MA Ma’arif An-Nur
- account_circle Fatmatul Jannah
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 46
- comment 0 komentar

Winongan, NU Pasuruan
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Winongan bersinergi dengan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) serta Gugus Depan Pramuka MA Ma’arif An-Nur Winongan menyelenggarakan kegiatan 3 Matra pada Jum’at – Ahad (18–20/07/2026).
Kegiatan yang menggabungkan Masa Ta’aruf Madrasah (Matamuda), Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), dan Masa Orientasi Pramuka (Mop) tersebut menjadi pintu awal pembentukan karakter sekaligus kaderisasi peserta didik baru.
Kepala MA Ma’arif An-Nur Winongan, Abdul Karim, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk sinergi madrasah dengan organisasi pelajar Nahdlatul Ulama dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, keislaman, dan kebangsaan sejak hari pertama peserta didik memasuki lingkungan madrasah.
“Kegiatan 3 Matra ini adalah bentuk nyata peran PAC IPNU-IPPNU Winongan dalam pembinaan pelajar di madrasah. Kami hadir untuk mengawal proses kaderisasi sejak hari pertama siswa masuk,” ujarnya.
Dirinya memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif PAC IPNU-IPPNU Winongan dalam mendampingi peserta didik baru. Menurut Abdul Karim, sinergi tersebut memperkuat pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai ke-NU-an di lingkungan madrasah.
“Kami bersyukur PAC IPNU-IPPNU Winongan bisa bersinergi dengan baik. Tanpa peran mereka, pembinaan karakter dan ke-NU-an peserta tidak akan sekuat ini,” ungkapnya.
Ketua PAC IPPNU Winongan, Nur Hatilah, menegaskan bahwa Masa kesetiaan anggota bukan sekadar pengenalan organisasi, melainkan proses awal pembentukan karakter kader.
“Makesta bukan sekadar perkenalan organisasi. Ini adalah gerbang awal bagi pelajar untuk memahami bahwa ber-IPNU IPPNU adalah jalan khidmah kepada NU, bangsa, dan agama,” katanya.
Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai upacara pembukaan, pengenalan lingkungan madrasah, materi ke-IPNU-an dan ke-IPPNU-an, penguatan Aswaja, teknik kepramukaan, dinamika kelompok, outbound, upacara api unggun yang dimeriahkan penampilan puisi musikal kader PAC IPNU-IPPNU Winongan, bakti sosial, hingga pembentukan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MA Ma’arif An-Nur Winongan.
“Alhamdulillah semuanya terlaksana dengan baik sesuai amanat konferancab IPNU IPPNU Kecamatan Winongan,” jelasnya.
Wakil Ketua Bidang Jaringan Sekolah dan Pesantren PAC IPNU Winongan, Zainuri Ihsan Rohmat Ali, menyebut pembentukan Pimpinan Komisariat menjadi langkah strategis untuk memastikan proses kaderisasi berjalan berkesinambungan di lingkungan madrasah.
“Kami ingin menanamkan sejak awal bahwa militansi, loyalitas, dan semangat belajar berorganisasi adalah modal utama kader IPNU-IPPNU. Pembentukan PK ini adalah bukti komitmen kami untuk melahirkan pemimpin muda NU,” tutupnya.
- Penulis: Fatmatul Jannah
- Editor: Mokh Faisol

Saat ini belum ada komentar