Breaking News
light_mode

PP Darumafatihil Ulum Berduka, Kiai Nur Ismail Djasim yang Istiqamah Membina Warga dan Santri, Wafat

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan

Kabar duka datang dari keluarga besar Pondok Pesantren (PP) Darumafatihil Ulum Podokaton (DMU), Kabupaten Pasuruan, Rabu (16/9/2026). Salah satu pengasuh pesantren, Kiai Nur Ismail Djasim telah wafat.

Kepergian Almaghfurlah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, para santri, alumni, dan masyarakat yang selama ini mengenal sosoknya.

Salah seorang alumni, Ustadz Samsul Arifin, mengenang Almaghfurlah sebagai sosok yang istiqamah dalam mengabdikan diri pada kegiatan keagamaan. Di tengah masyarakat, Almaghfurlah dikenal tekun menghidupkan amaliyah shalawat dan khotmil Quran.

“Amaliyah yang paling beliau tekuni ialah shalawat dan khotmil Quran. Beliau mengabdikan diri untuk kegiatan tersebut. Itu yang saya lihat di masyarakat,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Rabu (16/09/2026).

Sementara di lingkungan pesantren, Almaghfurlah dikenal istiqamah mengontrol berbagai kegiatan santri. Ia juga meluangkan waktu untuk menyimak santri yang sedang menghafalkan kitab Sullam Taufiq.

Wakil Sekretaris Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan itu menambahkan, salah satu pesan Almaghfurlah yang paling membekas disampaikan saat sambutan pada kegiatan haul yang digelar beberapa waktu lalu. Ia berpesan agar umat Islam tidak meninggalkan shalat dan mengaji serta tidak mudah mengikuti berbagai hal yang sedang viral.

“Jangan tinggalkan shalat dan mengaji. Jangan mengikuti hal yang viral di masa kini. Tidak semua yang viral itu baik,” tuturnya mengingat kembali pesan Almaghfurlah.

Bagi Samsul, pesan tersebut menggambarkan perhatian Almaghfurlah terhadap kehidupan keagamaan generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Ia juga mengenang Almaghfurlah sebagai sosok yang sabar dalam mendidik santri. Menurutnya, Almaghfurlah tidak pernah membentak santri, termasuk ketika mendapati mereka melakukan kesalahan.

“Beliau sangat sabar. Sekalipun tidak pernah membentak santri, beliau selalu hormat kepada tamu yang datang,” ungkapnya.

Jika menemukan santri yang melakukan kesalahan, lanjut Samsul, Almaghfurlah memilih memberikan nasihat dengan bahasa yang lembut. Bahkan, teguran tidak selalu disampaikan secara langsung kepada santri yang bersangkutan agar tidak membuatnya merasa malu.

“Kalau ada santri yang salah, beliau memberitahu dengan lembut. Bahkan tidak secara langsung menyalahkan santri, tetapi memberi tahu dengan bahasa yang umum sehingga santri yang salah tidak malu,” kenangnya.

Sosok Almaghfurlah juga dikenang masyarakat sebagai seorang pendakwah yang tegas ketika menyampaikan persoalan-persoalan keagamaan. Dalam ceramahnya, ia tidak segan mengingatkan masyarakat mengenai berbagai perilaku yang dinilai bertentangan dengan ajaran Islam, seperti membuka aurat dan meninggalkan shalat.

“Meski tegas dalam menyampaikan pesan keagamaan di tengah masyarakat, keteladanan Almaghfurlah dalam mendidik santri justru tampak melalui kelembutan, kesabaran, dan penghormatan kepada orang lain,” tutup santri DMU dari tahun 2006-2015 tersebut.

Diketahui, jenazah Mustasyar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gondangwetan dijadwalkan dimakamkan pada pukul 11.00 waktu istiwa di pemakaman keluarga Pondok Pesantren Darumafatihil Ulum Podokaton, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1441 H / 2020

    Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1441 H / 2020

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • visibility 1.603
    • 0Komentar

    Untuk lebih memudahkan dalam menentukan Waktu Sholat, silahkan download Aplikasi Waktu sholat di google playstore Digital Falak, karya Kader Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan Ust. Tolhah Ma’ruf, selaku Ketua LFNU Kabupaten Pasuraun. Link download: http://s.id/Imsakiyah1441Pasuruan

  • Relawan LPBINU Pasuruan Gelar Ngobar, Bahas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana

    Relawan LPBINU Pasuruan Gelar Ngobar, Bahas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Ngopi Bareng Edukasi Bencana pada Senin (24/11/2025) di Aida Resto Cafe Rejoso. Forum ini menjadi wadah konsolidasi relawan sekaligus penguatan peran dalam penanggulangan kebencanaan di wilayah Pasuruan dan sekitarnya. Sekretaris PC LPBINU Kabupaten Pasuruan, Aris Felani, menyampaikan […]

  • Semarakkan Program Selama Ramadhan, NU Pasuruan Briefing Menulis Berita

    Semarakkan Program Selama Ramadhan, NU Pasuruan Briefing Menulis Berita

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Kelompok Kerja (Pokja) Ramadhan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Briefing Menulis Berita Ramadhan 1446 H di Ruang Rapat Lantai 2 Graha NU Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Jumat (28/02/2025). Ketua Pokja Ramadhan Gus H Abdul Ghofur berharap, semua kegiatan yang dilakukan oleh pengurus NU, Badan Otonom (Banom), dan lembaga […]

  • Meneguhkan Kontribusi Ulama dalam Perjuangan Bangsa, Lakpesdam NU Pasuruan Gelar Workhsop

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • visibility 728
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Workshop Penulisan Sejarah dengan tema “Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” bertempat di Ruang Rapat Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/8/2019). KH. Imron Mutamakkin, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa selain meneguhkan peran ulama NU dalam […]

  • Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • visibility 3.700
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan buang air besar atau berak dalam kondisi berpuasa. Musabbabnya, memasukkan jari ke dalam dubur dapat membatalkan puasa. “Kecuali terpaksa. Karena kotoran (tinja) sulit keluar. Tidak bisa keluar tanpa memasukkan jari ke dalam dubur,” […]

  • Wakil Ketua NU Jatim: Panen Raya LPPNU Pasuruan Jadi Role Model Pertanian Jawa Timur 

    Wakil Ketua NU Jatim: Panen Raya LPPNU Pasuruan Jadi Role Model Pertanian Jawa Timur 

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • visibility 1.439
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan  Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Prof Dr H Maskuri mengatakan panen raya padi sehat yang dilakukan oleh PC LPPNU Kabupaten Pasuruan merupakan role model pertanian di Jawa Timur. Hal itu diungkapkan pada saat Panen Padi Sehat Alami Secara Organik di Desa Patebon, Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (9/01/2024). […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca