Breaking News
light_mode

Gus Kikin: KH Hasyim Asy’ari Teladan Ulama Pejuang yang Berpihak pada Rakyat

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • visibility 453
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz menegaskan bahwa Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari merupakan sosok ulama pejuang yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga memperjuangkan nasib rakyat kecil dari penindasan kolonial Belanda.

Hal itu disampaikan Gus Kikin dalam acara Refleksi Hari Santri Nasional 2025 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Pasuruan dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (23/10/2025).

“Kiai Hasyim Asy’ari bukan hanya ulama yang mengajar ngaji, tapi juga seorang pejuang,” ujarnya.

Menurut Gus Kikin, semangat perjuangan KH Hasyim Asy’ari lahir dari keprihatinannya terhadap rakyat di sekitar pabrik gula yang hidup miskin dan tertekan. Dari situ tumbuh kesadaran beliau untuk memperjuangkan kemerdekaan dan kemandirian umat.

“Dulu kalau ada pabrik gula pasti di dalamnya banyak kemaksiatan. Karena itu, perlahan Mbah Hasyim membeli sawah yang kemudian digunakan untuk berdakwah,” tambahnya.

Ia menjelaskan, sejak muda KH Hasyim Asy’ari telah menunjukkan keteguhan ilmu dan semangat juang tinggi. Beliau berguru kepada Syekh Nawawi al-Bantani, ulama besar Nusantara yang menjadi imam jamaah asal Banten di Masjidil Haram pada tahun 1880-an.

“Ketika di Makkah, gurunya adalah Syekh Nawawi al-Bantani, seorang imam besar di Masjidil Haram,” terangnya.

Dari Makkah, lanjutnya, KH Hasyim Asy’ari membawa semangat perlawanan terhadap penjajahan. Sejarah mencatat, pada tahun 1897, sejumlah ulama dari berbagai negara, termasuk dari Nusantara, berikrar di depan Multazam untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

“Dari situ lahir kesadaran baru, bahwa perjuangan menegakkan agama tidak bisa dipisahkan dari perjuangan membebaskan rakyat dari penindasan,” ungkapnya.

Sekembalinya ke tanah air, KH Hasyim Asy’ari mendirikan Pondok Pesantren Tebuireng yang menjadi pusat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

“Setiap hari Selasa beliau turun langsung bersama masyarakat, mengajarkan cara bercocok tanam, memperbaiki ekonomi, sekaligus memberikan pendidikan agama. Jadi perjuangan beliau itu nyata dan berpihak pada rakyat,” jelasnya.

Menurut Gus Kikin, perjuangan KH Hasyim Asy’ari menjadi inspirasi bagi lahirnya berbagai organisasi Islam dan kebangsaan di Indonesia, seperti Sarekat Dagang Islam dan Budi Utomo, yang menjadi cikal bakal pergerakan nasional.

“Spirit santri harus seperti itu peduli pada umat, memperjuangkan kemerdekaan, dan berani menegakkan kebenaran. Itulah semangat Hari Santri yang sejati,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istiqomah, Fatayat & Muslimat Rejoso Pasuruan Gelar Santunan di Bulan Muharram

    Istiqomah, Fatayat & Muslimat Rejoso Pasuruan Gelar Santunan di Bulan Muharram

    • calendar_month Ming, 23 Sep 2018
    • visibility 747
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Fatayat dan Muslimat Nahdlatul Ulama (PAC Fatayat-Muslimat NU) Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan mengadakan Santunan Anak Yatim dan Duafa dalam rangka Peringatan Bulan Muharram. Kegiatan santunan ini diadakan di Pimpinan Ranting (PR) Fatayat dan Muslimat Desa Kawisrejo pada hari Sabtu (22/09). Dalam acara ini hadir Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdaltul Ulama Kabupaten […]

  • Rebut Peluang Bisnis Tempe, LPNU Pasuruan Gelar Ngaos Bisnis

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Program Ngaos Bisnis dengan bentuk kegiatan pelatihan tempe bertempat di Yayasan Al-Hasani Desa Lajuk Kecamatan Gondangwetan, Sabtu (3/8/2019). Kegiatan tersebut diikuti 55 peserta yang berasal dari warga setempat, wali murid yayasan Al-Hasani, serta fatayat dan muslimat desa Lajuk. Menurut Samsul Arifin, selain […]

  • Menuju Mahasiswa Santri Excellent Character, ITS NU Pasuruan Gelar Program SMED di Pesantren

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Jum’at (9/2/19) Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan bekerjasama dengan Synergy Indo, sebuah marketing communications agency gelar Roadshow Perdana Program ‘Santri Milenial Di Era Digital’ (SMED) di Pondok Pesantren Al-Hidayah 2 Sukorejo. Selanjutnya, Program SMED akan digelar di beberapa Pesantren se-Kabupaten Pasuruan. Dalam kesempatan tersebut, KH. Shonhaji Abdussomad Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah Sukorejo mengimbau […]

  • Cegah Stunting dengan Nugget Ikan Kembung Karya Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    Cegah Stunting dengan Nugget Ikan Kembung Karya Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 20 Feb 2022
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 12 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) olah Ikan Kembung jadi Nugget di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Penanggung Jawab Kegiatan Diversifikasi Pangan Khurin In menjelaskan, melimpahnya hasil laut Ikan Kembung, dijual tanpa diolah. Sehingga belum sepenuhnya memberikan nilai tambah […]

  • Jaga Tradisi & Identitas Masjid NU, LTM PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil Siapkan 1700 Piagam

    Jaga Tradisi & Identitas Masjid NU, LTM PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil Siapkan 1700 Piagam

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Dalam upaya memberikan apresiasi dan memperkuat identitas Masjid Nahdliyin, Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan melaunching Piagam Masjid Nahdliyin. Sebanyak 1200 Piagam untuk wilayah LTM PCNU Kabupaten Pasuruan dan 500 Piagam untuk wilayah LTM PCNU Bangil telah disiapkan. “Sebagai penguat identitas lembaga yang selama ini dengan istiqoma dan konsisten mengamalkan, melestarikan […]

  • Perdalam Ilmu Ubudiyah, Ranting NU di Beji Gelar Pengajian Rutin

    Perdalam Ilmu Ubudiyah, Ranting NU di Beji Gelar Pengajian Rutin

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Beji, NU Pasuruan Pimpinan Ranting (PR) Nahdlatul Ulama (NU) Desa Kenep 1 Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan kegiaatan rutin Pengajian Kitab Kuning. Yakni Kitab Sullamut Taufiq. Kali ini, bertempat di Masjid Al-Hidayah Kenep Krajan, Rabu (31/3/2021). KH. Slamet Jufri selaku Pembina Asnuter PCNU Bangil, sebagai pengampu dalam pengajian tersebut. Pelaksanaan kegiatan seanjutnya bergantian di Musholla […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca