Breaking News
light_mode

Begini Cara Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Usaha Songkok Desa Sungi Wetan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
  • visibility 983
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Geliat perekonomian di desa terus mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, pihak swasta, dan pemangku kepentingan lainnya.

Satu dari beberapa dukungan itu adalah Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) yang diinisiasi oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Ikut mendukung itu, Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Kelompok 9 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) menfasilitasi Usaha Kecil Mikro (UKM) Songkok di Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, dengan kegiatan sosialisasi pemasaran digital, Jum’at (02/09/2022).

Koordinator kegiatan, M Miftahul Ulum menjelaskan, sosialisasi itu bertujuan untuk memberi pemahaman dalam memasarkan produk dengan memanfaatkan media sosial yang setiap hari dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Dengan pemasaran digital dapat membantu meningkatkan jangkauan pemasaran terhadap pembeli. Harapannya, Songkok produk Desa Sungi Wetan dapat dikenal lebih luas melalui internet dan media sosial,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Selasa (13/09/2022).

Ia juga menyebutkan, beberapa peluang berbisnis di era digital. Seperti kemudahan mempromosikan produk usaha dapat dilakukan dari rumah melalui marketplace dan media sosial.

“Peserta kegiatan mendapatkan tips untuk memperkenalkan produk melalui media sosial dan marketplace seperti Tiktok, Instagram, Google Bisnis, dan Shoopee,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sungi Wetan, Cholil, mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan dukungan mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan bisnis.

“Diharapkan melalui kegiatan ini seluruh pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di wilayah Pegirian khususnya, dapat memanfaatkan pengetahuan yang didapat dalam hal pemasaran dan memaksimalkan peluang usaha baru sehingga mampu bersaing di pasar bisnis global dengan memanfaatkan media pemasaran elektronik melalui marketplace,” tuturnya.

Untuk diketahui, kegiatan itu dilaksanakan di Balai Desa Sungi Wetan dan dihadiri oleh Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pelaku Usaha Kecil Mikro (UKM) masyarakat setempat.

Penulis: Ibnu Mukhtar

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU  Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis di Nongkojajar

    LAZISNU Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis di Nongkojajar

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • visibility 770
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC )Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat melalui program bakti sosial. Kali ini, kegiatan berupa pengobatan gratis digelar di halaman Masjid An Nur Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, pada Ahad (16/6/2025). Sejak pagi, ratusan warga telah memadati lokasi untuk […]

  • Selama Pandemi COVID-19, ITSNU-STAIS Pasuruan Optimalkan Sistem Daring Untuk Penerimaan Mahasiswa Baru & Perkuliahan

    Selama Pandemi COVID-19, ITSNU-STAIS Pasuruan Optimalkan Sistem Daring Untuk Penerimaan Mahasiswa Baru & Perkuliahan

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Dalam kondisi pandemi covid-19 yang saat ini melanda Indonesia dan negara-negara lain di dunia, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan memaksimalkan program pendaftaran mahasiswa baru secara online. Hal ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam melaksanaka protokol kesehatan yang telah diberlakukan. “Pendaftaran via daring ini sebenarnya […]

  • Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • visibility 1.282
    • 1Komentar

    Nu Pasuruan Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah […]

  • Pedagang Raup Berkah di Haul Gus Muhammad Daqiqiyah Sidogiri

    • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
    • visibility 1.167
    • 0Komentar

    Acara rutin haul Gus (sebutan untuk keluarga Kiai) Muhammad Daqiqiyah bin Abdul Alim bin Abdul Jalil, Senin, 7 Januari 2019, membawa berkah tersendiri bagi pedagang kaki lima disekitar Pondok Pesantren Banat 2 Sidogiri Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Kesan M Iksan misalnya, salah satu pedagang kerupuk, bahwa kerupuknya terjual lebih banyak dari pada hari-hari biasanya. “Tidak […]

  • Gus Ipong Jelaskan Makna Bertaqwa Dengan Separuh Kurma

    Gus Ipong Jelaskan Makna Bertaqwa Dengan Separuh Kurma

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • visibility 1.264
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Media Center NU Pasuruan menggelar program Hikayat Ramadhan (Hikam). Sebuah program dengan memproduksi konten video keislaman melalui akun media sosial NU Pasuruan di platform Youtube, Facebook, dan Instagram. Konten pertama Hikam diampu langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin. Dengan membahas komitmen menjalankan […]

  • Belum Dilepas, Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan Diminta Publikasi Tradisi Ancak

    Belum Dilepas, Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan Diminta Publikasi Tradisi Ancak

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • visibility 807
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan Masyarakat di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, memiliki kearifan tradisi yang mewujud dalam Sedekah Bumi. Dengan rangkaian acara Orkes Melayu, Jumat (14/7/2023), Al-Banjari, Sabtu (15/7/2023), Ancak dan Ludruk, Ahad (16/7/2023), dan ditutup Pengajian Umum oleh KH Abdul Adzim Alwi, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto, Senin (17/7/2023). […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca