Breaking News
light_mode

Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
  • visibility 1.446
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan.

“Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan utama bagi setiap orang. Kita telah mengesampingkan kebutuhan kita sehari-hari dan kita lebih mendahulukan gaya hidup,” ujarnya di Program Hidayat Ramadhan (Hikam) di kanal YouTube NU Pasuruan.

Keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Al-Choliliyah Lekok itu juga menerangkan, cukup banyak orang yang membeli barang mewah dan barang branded. Tujuannya hanya sekedar melampiaskan hasrat untuk memenuhi gaya hidupnya.

“Sampai-sampai banyak orang yang rela melakukan segala cara. Menghalalkan segala cara untuk memenuhi gaya hidupnya. Orang berani mencuri, orang berani merampas hak orang lain, orang berani mencopet, membegal, hingga korupsi,” imbuh Alumnus Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan (Saat ini menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan) itu.

Menyadari akan bahaya konsumerisme itu, Ia mengingatkan tentang syariat yang dibawa oleh Rasulullah Saw. Bahwa dalam menjalani kehidupan yang dapat memperoleh rasa bahagia dan ketenteraman, dapat dilalui dengan mempraktikkan konsep syukur.

“Ketika orang bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah Swt. Maka kita tidak akan berpaling untuk memenuhi gaya hidup hingga menghalalkan segala cara untuk mencapainya. Ketika kita bersyukur, maka apa yang diberikan oleh Allah SWT itu sudah cukup. Karena Allah lebih tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita mau,” ujar Alumni Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA) Bangil itu.

“Ketika kita bersyukur. Ketika kita menerima apa yang diberi Allah. Maka Allah akan menambah apa yang kita miliki. Allah akan menambah apa yang ada pada kita, (baik yang bersifat) materi, kesehatan, atau apapun itu,” pungkasnya.

Sumber: Hikam di Youtube NU Pasuruan, Ahad (02/03/2025).

Penulis: Fatmatul Jannah

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ToT Komisariat, Strategi IPNU-IPPNU Kejayan Hidupkan Kaderisasi di Sekolah

    ToT Komisariat, Strategi IPNU-IPPNU Kejayan Hidupkan Kaderisasi di Sekolah

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 586
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kejayaan menggelar Training of Trainer (ToT) Komisariat di gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/8/2025). Ketua PAC IPPNU Kecamatan Kejayaan, Niatul Hasanah, menjelaskan bahwa ToT Komisariat dikemas dengan model Focus […]

  • Sambut Mudik Lebaran, PC GP. Ansor Kabupaten Pasuruan Siapkan 8 Pos Pantau

    • calendar_month Rab, 13 Jun 2018
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Sambut Mudik Lebaran, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pasuruan mendirikan 8 Pos Pantau Mudik 2018 yang tersebar di wilayah PCNU Kabupaten Pasuruan.

  • Haul Ke-2 KH Abdullah Muhsin, Jamaah Diajak Meneladani Keistiqamahan

    Haul Ke-2 KH Abdullah Muhsin, Jamaah Diajak Meneladani Keistiqamahan

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pondok Pesantren Al Hasyimi menggelar Haul ke-2 Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin di halaman pondok pesantren, Selasa (21/7/2026). Ratusan jamaah, para ulama, masyayikh, santri, serta masyarakat menghadiri kegiatan tersebut untuk mendoakan almarhum sekaligus mengenang keteladanan beliau semasa hidup. Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin merupakan Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2021–2026. Semasa […]

  • Kenalkan Tradisi NU, MTs Miftahul Huda Tejowangi Gelar Pesantren Ramadhan

    • calendar_month Sab, 9 Jun 2018
    • visibility 476
    • 1Komentar

    Masyarakat Muslim di Indonesia, khususnya warga Nahdlatul Ulama, mempunyai Tradisi Amaliyah di Bulan Ramadhan. Seperti Tadarrusan, Pujian “Niat Puasa Ramadhan” setiap Sholat Lima Waktu, dan lain-lain. Dalam rangka mengenalkan Tradisi Tradisi NU tersebut, Madrasah Tsanawiyah Miftahul Huda Tejowangi Kecamatan Purwosari menggelar Pesantren Ramadhan, Jum’at-Sabtu (8-9/6/2018).

  • Jelang Konfercab, PCNU Pasuruan Dorong MWCNU Segera Tuntaskan Administrasi Ranting

    Jelang Konfercab, PCNU Pasuruan Dorong MWCNU Segera Tuntaskan Administrasi Ranting

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar istighosah Jum’at Legi di Masjid Nurul Islam Capang Purwodadi Kabupaten Pasuruan, Jum’at (11/09/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin dalam kegiatan tersebut PCNU mendorong seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) segera menuntaskan administrasi kepengurusan ranting sebagai bagian dari persiapan Konferensi Cabang (Konfercab) […]

  • KH. Imron Mutamakkin: Bentengi Aswaja NU dengan Anfa’uhum Linnas

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • visibility 801
    • 0Komentar

    KH. Imron Mutamkkin, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, memberikan instruksi kepada pengurus NU, untuk melakukan pembentengan Aswaja An-Nahdliyah (sebutan untuk Aswaja NU), baik dikepengurusan lembaga maupun banom, dengan semaksimal mungkin memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. “Khoirunnas Anfa’uhum Linnas. Gerakkan lewat banom atau lembaga dalam membentengi yang merusak tatanan masyarakat. Lakukan sesuai kapasitas […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca