Breaking News
light_mode

Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
  • visibility 1.612
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan.

“Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan utama bagi setiap orang. Kita telah mengesampingkan kebutuhan kita sehari-hari dan kita lebih mendahulukan gaya hidup,” ujarnya di Program Hidayat Ramadhan (Hikam) di kanal YouTube NU Pasuruan.

Keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Al-Choliliyah Lekok itu juga menerangkan, cukup banyak orang yang membeli barang mewah dan barang branded. Tujuannya hanya sekedar melampiaskan hasrat untuk memenuhi gaya hidupnya.

“Sampai-sampai banyak orang yang rela melakukan segala cara. Menghalalkan segala cara untuk memenuhi gaya hidupnya. Orang berani mencuri, orang berani merampas hak orang lain, orang berani mencopet, membegal, hingga korupsi,” imbuh Alumnus Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan (Saat ini menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan) itu.

Menyadari akan bahaya konsumerisme itu, Ia mengingatkan tentang syariat yang dibawa oleh Rasulullah Saw. Bahwa dalam menjalani kehidupan yang dapat memperoleh rasa bahagia dan ketenteraman, dapat dilalui dengan mempraktikkan konsep syukur.

“Ketika orang bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah Swt. Maka kita tidak akan berpaling untuk memenuhi gaya hidup hingga menghalalkan segala cara untuk mencapainya. Ketika kita bersyukur, maka apa yang diberikan oleh Allah SWT itu sudah cukup. Karena Allah lebih tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita mau,” ujar Alumni Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA) Bangil itu.

“Ketika kita bersyukur. Ketika kita menerima apa yang diberi Allah. Maka Allah akan menambah apa yang kita miliki. Allah akan menambah apa yang ada pada kita, (baik yang bersifat) materi, kesehatan, atau apapun itu,” pungkasnya.

Sumber: Hikam di Youtube NU Pasuruan, Ahad (02/03/2025).

Penulis: Fatmatul Jannah

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harapan KH Imron Mutamakkin Pada Konferwil NU Jatim

    Harapan KH Imron Mutamakkin Pada Konferwil NU Jatim

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2024
    • visibility 1.364
    • 0Komentar

    Perwodadi, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) KH Imron Mutamakkin berharap pada acara Konfrensi Wilayah (Konferwil) NU Jawa Timur menghasilkan keputusan yang maslahah. Hal itu diungkapkan pada saat Istighosah rutin Jum’at Legi di Masjid Nurul Islam, Desa Capang, Kecamatan Perwosari, Kabupaten Pasuruan, Jum’at (2/08/2024). “Konferensi merupakan ajang evaluasi organisasi yang wajib dilakukan karena […]

  • Lindungi BANSER, GP ANSOR NU Kab. Pasuruan Kerja Sama Dengan BPJS Ketenagakerjaan

    Lindungi BANSER, GP ANSOR NU Kab. Pasuruan Kerja Sama Dengan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2020
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Gerakan Pemuda ANSOR (GP ANSOR) merupakan organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) yang tidak hanya bergerak dalam bidang keagamaan saja. Namun, juga bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan. Misalnya, Barisan Ansor Serbaguna (BANSER), Badan Semi Otonom (BSO) dari Gerakan Pemuda ANSOR (GP ANSOR) ini kiprahnya tiada henti, hampir setiap hari selalu bergerak membantu dan […]

  • Perkuat Profesionalisme Guru Madrasah, Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan PTK

    • calendar_month Sel, 3 Jul 2018
    • visibility 852
    • 0Komentar

    Perkuat Profesionalisme dan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC. LP. Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Jum’at-Sabtu, 29-30 Juni 2018 bertempat di Rumah Inovasi Pendidikan PC LP Ma’arif NU Kab. Pasuruan. Menurut Mahmud, selaku Fasilitator Kegiatan, bahwa selesai mengikuti Pelatihan, Pendidik diharapkan dapat menyusun […]

  • Ansor Banser Pasuruan Berduka, Kader Terbaik M Soleh Wafat

    Ansor Banser Pasuruan Berduka, Kader Terbaik M Soleh Wafat

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanGerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pasuruan berduka. Kader terbaiknya, Muhammad Soleh selaku Sekertaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Rejoso, wafat, Sabtu (16/03/2024). Ketua PAC Ansor Ilmy Sholeh mengungkapkan, merasa kehilangan sosok almarhum yang memiliki militansi dan istikamah dalam mengurus, merawat dan menjalankan program kegiatan Ansor. “Dalam berorganisasi semangatnya […]

  • Diklat Pagar Nusa Al-Yasini Diisi Sistem Ketabiban Hingga Keorganisasian

    Diklat Pagar Nusa Al-Yasini Diisi Sistem Ketabiban Hingga Keorganisasian

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • visibility 827
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPimpinan Rayon (PR) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PS NU) Pagar Nusa Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) Kabupaten Pasuruan, melaksanakan kaderisasi dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Kegiatan dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Yasini, Dusun Areng-areng, Desa Sambisirah, Kec. Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (7/7/2023). Ketua Panitia M Faizin Syauki Hikami menyampaikan, diklat diikuti […]

  • Gelar PKD, Ikhtiar PMII Al-Yasini Cetak Kader Teladan & Pejuang

    Gelar PKD, Ikhtiar PMII Al-Yasini Cetak Kader Teladan & Pejuang

    • calendar_month Rab, 9 Mar 2022
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Al-Yasini menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) di Gedung Serbaguna Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Yasini (STAIA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin-Kamis (28/02-03/03/2022). Majelis Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) KH Nur Solikin menegaskan, menjadi kader PMII harus menjadi teladan bagi mahasiswa, santri dan pemuda. “Menjadi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca