Breaking News
light_mode

Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
  • visibility 1.654
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan.

“Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan utama bagi setiap orang. Kita telah mengesampingkan kebutuhan kita sehari-hari dan kita lebih mendahulukan gaya hidup,” ujarnya di Program Hidayat Ramadhan (Hikam) di kanal YouTube NU Pasuruan.

Keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Al-Choliliyah Lekok itu juga menerangkan, cukup banyak orang yang membeli barang mewah dan barang branded. Tujuannya hanya sekedar melampiaskan hasrat untuk memenuhi gaya hidupnya.

“Sampai-sampai banyak orang yang rela melakukan segala cara. Menghalalkan segala cara untuk memenuhi gaya hidupnya. Orang berani mencuri, orang berani merampas hak orang lain, orang berani mencopet, membegal, hingga korupsi,” imbuh Alumnus Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan (Saat ini menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan) itu.

Menyadari akan bahaya konsumerisme itu, Ia mengingatkan tentang syariat yang dibawa oleh Rasulullah Saw. Bahwa dalam menjalani kehidupan yang dapat memperoleh rasa bahagia dan ketenteraman, dapat dilalui dengan mempraktikkan konsep syukur.

“Ketika orang bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah Swt. Maka kita tidak akan berpaling untuk memenuhi gaya hidup hingga menghalalkan segala cara untuk mencapainya. Ketika kita bersyukur, maka apa yang diberikan oleh Allah SWT itu sudah cukup. Karena Allah lebih tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita mau,” ujar Alumni Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA) Bangil itu.

“Ketika kita bersyukur. Ketika kita menerima apa yang diberi Allah. Maka Allah akan menambah apa yang kita miliki. Allah akan menambah apa yang ada pada kita, (baik yang bersifat) materi, kesehatan, atau apapun itu,” pungkasnya.

Sumber: Hikam di Youtube NU Pasuruan, Ahad (02/03/2025).

Penulis: Fatmatul Jannah

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Safari Ramadhan, PCNU Kembali Sosialisasikan ITS NU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 31 Mei 2018
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    ITS NU Pasuruan, Menerima Mahasiswa Baru 2018-2019 Dalam upaya menyiapkan santri dan pelajar NU dalam menangkap peluang industrialisasi khususnya di Kabupaten Pasuruan dan Jawa Timur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan kembali mensosialisasikan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Pasuruan, yakni saat pelaksanaan Safari Ramadhan malam ke-7 di Masjid Baiturrohman Dusun Krajan […]

  • Makesta IV Yudharta, Peserta Ditantang Kontribusinya kepada Masyarakat

    Makesta IV Yudharta, Peserta Ditantang Kontribusinya kepada Masyarakat

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • visibility 927
    • 0Komentar

    Prigen, NU PasuruanPimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) IV di Balai Diklat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jumat-Ahad (19-21/11/2021). Ketua PKPT IPPNU Wachida Isnaini Firdausi menjelaskan maksud mengusung […]

  • Gus Kikin: KH Hasyim Asy’ari Teladan Ulama Pejuang yang Berpihak pada Rakyat

    Gus Kikin: KH Hasyim Asy’ari Teladan Ulama Pejuang yang Berpihak pada Rakyat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz menegaskan bahwa Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari merupakan sosok ulama pejuang yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga memperjuangkan nasib rakyat kecil dari penindasan kolonial Belanda. Hal itu disampaikan Gus Kikin dalam acara Refleksi Hari Santri Nasional 2025 yang digelar […]

  • Kebutuhan & Realisasi Harapan Rais Syuriyah, NU Pasuruan Bangun Pagar Kantor

    Kebutuhan & Realisasi Harapan Rais Syuriyah, NU Pasuruan Bangun Pagar Kantor

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • visibility 1.226
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar peletakan batu pertama pagar di kompleks perkantoran PCNU setempat, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Rabu (7/06/2023). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyampaikan, rasa syukur atas dimulainya pembangunan pagar di perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan. Hal itu sebagai upaya meningkatkan keamanan sekaligus mewujudkan harapan Almaghfurlah KH […]

  • Ayo Asah Bakat Dakwahmu! Daftar Lomba Da’i Cilik Sekarang

    Ayo Asah Bakat Dakwahmu! Daftar Lomba Da’i Cilik Sekarang

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 sekaligus menyemarakkan 1 Abad NU Pasuruan, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan akan mengadakan Lomba Pidato Da’i Cilik Tingkat SD/MI se-Kabupaten Pasuruan.  Kegiatan ini akan dilaksanakan di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan pada Ahad (19/10/2025) dengan mengusung tema besar “Masa Depan Indonesia […]

  • Perkuat Kajian Budaya, Santri As-Salafiyah Gandeng ISNU Pasuruan Bedah Buku Sosiologi

    Perkuat Kajian Budaya, Santri As-Salafiyah Gandeng ISNU Pasuruan Bedah Buku Sosiologi

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Panggungrejo, NU PasuruanOrganisasi Siswa Salafiyah (Osmas) Yayasan Ma’had As-Salafiyah Kota Pasuruan membedah buku terbitan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan. Yakni Buku Pengantar Sosiologi Umum dan Sosiologi Islam. Kegiatan dipusatkan di Meeting Room Pondok Pesantren Salafiyah, Jl KH Abdul Hamid VIII/14, No. 14, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Selasa (11/07/2023). “Itu buku terbitan ISNU Kabupaten […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca