Breaking News
light_mode

Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
  • visibility 1.451
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan.

“Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan utama bagi setiap orang. Kita telah mengesampingkan kebutuhan kita sehari-hari dan kita lebih mendahulukan gaya hidup,” ujarnya di Program Hidayat Ramadhan (Hikam) di kanal YouTube NU Pasuruan.

Keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Al-Choliliyah Lekok itu juga menerangkan, cukup banyak orang yang membeli barang mewah dan barang branded. Tujuannya hanya sekedar melampiaskan hasrat untuk memenuhi gaya hidupnya.

“Sampai-sampai banyak orang yang rela melakukan segala cara. Menghalalkan segala cara untuk memenuhi gaya hidupnya. Orang berani mencuri, orang berani merampas hak orang lain, orang berani mencopet, membegal, hingga korupsi,” imbuh Alumnus Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan (Saat ini menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan) itu.

Menyadari akan bahaya konsumerisme itu, Ia mengingatkan tentang syariat yang dibawa oleh Rasulullah Saw. Bahwa dalam menjalani kehidupan yang dapat memperoleh rasa bahagia dan ketenteraman, dapat dilalui dengan mempraktikkan konsep syukur.

“Ketika orang bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah Swt. Maka kita tidak akan berpaling untuk memenuhi gaya hidup hingga menghalalkan segala cara untuk mencapainya. Ketika kita bersyukur, maka apa yang diberikan oleh Allah SWT itu sudah cukup. Karena Allah lebih tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita mau,” ujar Alumni Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA) Bangil itu.

“Ketika kita bersyukur. Ketika kita menerima apa yang diberi Allah. Maka Allah akan menambah apa yang kita miliki. Allah akan menambah apa yang ada pada kita, (baik yang bersifat) materi, kesehatan, atau apapun itu,” pungkasnya.

Sumber: Hikam di Youtube NU Pasuruan, Ahad (02/03/2025).

Penulis: Fatmatul Jannah

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantu Penanganan Pandemi, Pemerintah Dukung KKN STAI Al-Yasini

    Bantu Penanganan Pandemi, Pemerintah Dukung KKN STAI Al-Yasini

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • visibility 960
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Mahasiswa memiliki kewajiban melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN menggunakan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Dalam situasi pandemi Covid-19, KKN STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Al-Yasini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. KKN juga dalam rangka mendukung usaha pencegahan penyebaran covid-19 […]

  • Innalillahi, Ustadz H Saifulloh Rais Syuriyah PRNU Jetis Wafat

    Innalillahi, Ustadz H Saifulloh Rais Syuriyah PRNU Jetis Wafat

    • calendar_month Sab, 28 Mei 2022
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU Pasuruan Kabar duka datang dari Dusun Jetis, Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Musabbabnya, Ustadz H Saifulloh, Rais Syuriyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, wafat pada Jumat (13/05/2022) dini hari. “Jam 1.30 pagi, kamis malam jumat Beliau wafat. Kami ini ditinggalkan Pak Haji Saiful suasananya […]

  • ISNU Pasuruan Kembali Berikan Penghargaan Kepada Mahasiswi Terbaik

    ISNU Pasuruan Kembali Berikan Penghargaan Kepada Mahasiswi Terbaik

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Pandaan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan kembali memberikan penghargaan kepada mahasiswi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) di Hotel Fina Golf Pandaan, Sabtu (18/11/2023). Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi mengatakan, dimomentum hari jadi ISNU kami memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan dan uang apresiasi sebesar Rp 1, […]

  • KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan  PJ Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Mas’um Hasyim, menyampaikan bahwa puasa Ramadhan merupakan ajang latihan spiritual bagi umat Islam untuk mengendalikan hawa nafsu sekaligus meningkatkan kesadaran diri kepada Allah SWT. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Darussalam, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/02/2026). Menurutnya, […]

  • Pendak Kiai Halim, Pesantren Roudlotun Nursalim Tabarukan Dzikir Pesantren Al Falah Ploso

    Pendak Kiai Halim, Pesantren Roudlotun Nursalim Tabarukan Dzikir Pesantren Al Falah Ploso

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotun Nursalim menggelar Gema Dzikir menyambut Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim di halaman ponpes setempat, Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/9/2023). Gus Muh Mubarridul Fuadi mengatakan, Gema Dzikir merupakan salah satu rangkaian acara Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim. Salah satu […]

  • Manut Kiai, PAC IPNU-IPPNU Sukorejo Ikhtiar Lahir Batin Cegah Covid-19

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Sukorejo, terlibat aktif dalam upaya pencegahan covid-19, baik dalam usaha lahir dan batin. Pertama, dimulai pada tanggal 28 Maret 2020 dengan titik awal penyemprotan disinfektan dari Pondok Pesantren […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca