Breaking News
light_mode

Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
  • visibility 1.477
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan.

“Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan utama bagi setiap orang. Kita telah mengesampingkan kebutuhan kita sehari-hari dan kita lebih mendahulukan gaya hidup,” ujarnya di Program Hidayat Ramadhan (Hikam) di kanal YouTube NU Pasuruan.

Keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Al-Choliliyah Lekok itu juga menerangkan, cukup banyak orang yang membeli barang mewah dan barang branded. Tujuannya hanya sekedar melampiaskan hasrat untuk memenuhi gaya hidupnya.

“Sampai-sampai banyak orang yang rela melakukan segala cara. Menghalalkan segala cara untuk memenuhi gaya hidupnya. Orang berani mencuri, orang berani merampas hak orang lain, orang berani mencopet, membegal, hingga korupsi,” imbuh Alumnus Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan (Saat ini menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan) itu.

Menyadari akan bahaya konsumerisme itu, Ia mengingatkan tentang syariat yang dibawa oleh Rasulullah Saw. Bahwa dalam menjalani kehidupan yang dapat memperoleh rasa bahagia dan ketenteraman, dapat dilalui dengan mempraktikkan konsep syukur.

“Ketika orang bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah Swt. Maka kita tidak akan berpaling untuk memenuhi gaya hidup hingga menghalalkan segala cara untuk mencapainya. Ketika kita bersyukur, maka apa yang diberikan oleh Allah SWT itu sudah cukup. Karena Allah lebih tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita mau,” ujar Alumni Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA) Bangil itu.

“Ketika kita bersyukur. Ketika kita menerima apa yang diberi Allah. Maka Allah akan menambah apa yang kita miliki. Allah akan menambah apa yang ada pada kita, (baik yang bersifat) materi, kesehatan, atau apapun itu,” pungkasnya.

Sumber: Hikam di Youtube NU Pasuruan, Ahad (02/03/2025).

Penulis: Fatmatul Jannah

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penutupan Safari Ramadhan 2019, Kiai Muzakki Tegaskan Pentignya Aswaja An-Nahdliyah

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • visibility 517
    • 0Komentar

    KH. Muzakki Birrul Alim, Rois Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, menegaskan pentingnya Aswaja An-Nahdliyah milik Nahdlatul Ulama. “Zaman sakniki, boten cukup Ulama Ahlussunah Waljama’ah saja, tapi kudu ditambahi Annahdliyah. Ahlussunah Waljama’ah Annahdliyah,” ujarnya saat memberikan tausyiah dalam kegiatan Penutupan Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan 1440. Sabtu, 18 Mei 2019/14 Ramadhan 1440, bertempat […]

  • Sambut Ramadhan, JQHNU Pasuruan Gelar Khotmil Quran Serentak Bersama PAC

    Sambut Ramadhan, JQHNU Pasuruan Gelar Khotmil Quran Serentak Bersama PAC

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2024
    • visibility 885
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Banyak sekali cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk menyambut dan memuliakan bulan suci ramadhan. Diantaranya adalah Khotmil Qur’an Serentak yang akan dilakukan oleh Pimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurro’ Wal Huffadh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Pasuruan. “Ahad depan (10/03/2024), Khotmil Qur’an digelar serentak di setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) JQHNU di wilayah kerja […]

  • Melalui Konferancab, IPPNU Pasrepan Menuju Lebih Baik

    Melalui Konferancab, IPPNU Pasrepan Menuju Lebih Baik

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • visibility 901
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Paserpan menggelar Konferensi Anak Cabang (Konfrancab) di Gedung Serbaguna Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (05/12/2021). Ketua PAC IPPNU Pasrepan Rahma Puspita Sari mengatakan bahwa tujuan diadakannya kegiatan itu adalah untuk regenerasi kepengurusan. Merupakan bagian dari proses kaderisasi. “Konfrancab secara berkala diadakan 2 tahun […]

  • Jelang Konfercab, PCNU Pasuruan Dorong MWCNU Segera Tuntaskan Administrasi Ranting

    Jelang Konfercab, PCNU Pasuruan Dorong MWCNU Segera Tuntaskan Administrasi Ranting

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar istighosah Jum’at Legi di Masjid Nurul Islam Capang Purwodadi Kabupaten Pasuruan, Jum’at (11/09/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin dalam kegiatan tersebut PCNU mendorong seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) segera menuntaskan administrasi kepengurusan ranting sebagai bagian dari persiapan Konferensi Cabang (Konfercab) […]

  • Di Ngarak Catin LKKNU Pasuruan, Peserta Dibekali 10 S

    Di Ngarak Catin LKKNU Pasuruan, Peserta Dibekali 10 S

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Pasuruan gelar Ngaji Pranikah Bagi Calon Pengantin (Ngarak Catin), Rabu (06/07/2022). Kegiatan dipusatkan di Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rejoso, Jl. Raya Pantura No.23, Desa Rejoso Lor. Ketua LKKNU Ustadz Nur Khotib menuturkan, tujuan Ngarak Catin untuk membekali […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ubah Limbah Kerang Jadi Pupuk Organik

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ubah Limbah Kerang Jadi Pupuk Organik

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • visibility 1.481
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kelompok 13 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) memanfaatkan limbah kulit kerang di Dusun Gumeng, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan menjadi pupuk organik. Koordinator Kegiatan M. Nasih menceritakan, bahwa selama ini masyarakat setempat hanya membuang begitu saja limbah kulit kerang. […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca