Breaking News
light_mode

Belum Dilepas, Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan Diminta Publikasi Tradisi Ancak

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
  • visibility 810
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan

Masyarakat di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, memiliki kearifan tradisi yang mewujud dalam Sedekah Bumi. Dengan rangkaian acara Orkes Melayu, Jumat (14/7/2023), Al-Banjari, Sabtu (15/7/2023), Ancak dan Ludruk, Ahad (16/7/2023), dan ditutup Pengajian Umum oleh KH Abdul Adzim Alwi, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto, Senin (17/7/2023). Ancak menjadi acara inti dari Sedekah Bumi.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan Nurhadi mengungkapkan kekaguman. Sebab di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern sekarang. Ternyata, tradisi kuno, Ancak dalam Sedekah Bumi itu terus menyala seperti obor yang mempertahankan kearifan lokal di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug yang asri.

ā€œKelompok kami bersyukur, dipercaya untuk membantu dalam mendokumentasikan kegiatan Sedekah Bumi. Bahkan sebelum kami benar-benar dilepaskan sebagai peserta KKN,ā€ imbuhnya kepada NU Pasuruan, Senin (17/7/2023).

Diketahui, Pelepasan Peserta KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dengan STAI Salahuddin Pasuruan dilaksanakan di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo (Barat Lapangan), Kecamatan Pohjentrek, Senin (17/7/2023).

Tentang Ancak Warga Jeruk

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bumi Lestari Mulyorejo Kasiman Bambang Wisang Geni menjelaskan, Ritual Ancak di Sedekah Bumi diadakan setiap 2 tahun sekali. Ancak merupakan simbolisasi dari penghargaan dan rasa syukur warga kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpahnya.

ā€œAncak Sedekah Bumi telah diwariskan oleh nenek moyang kami selama berabad-abad. Ritual ini merupakan bentuk ungkapan terima kasih dan rasa syukur kami kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah,” imbuhnya.

Mbah Man, sapaan akrabnya, mengungkapkan filosofi dan pesan penting Ancak bagi kehidupan masyarakat Jeruk. Wadah Ancak yang berbentuk keranjang dari anyaman bambu, melambangkan kebersamaan dan persatuan. Terkumpulnya hasil bumi setiap warga di Ancak, mengajarkan pentingnya berbagi dan gotong royong.

“Ancak juga merupakan simbol kesediaan hati untuk menerima berkah. Kami menempatkan hasil panen kami di Ancak sebagai tanda keterbukaan hati dan rasa syukur yang mendalam,ā€ katanya penuh semangat.

Dirinya juga menyatakan, betapa penting peran generasi muda dalam melestarikan tradisi Ancak di Sedekah Bumi. Ia dan warga yang lain pun mengajarkan nilai-nilai luhur dalam tradisi ini kepada anak cucunya masing-masing.

ā€œKami ingin mereka menghargai dan mempertahankan kearifan lokal ini. Agar tradisi ini terus hidup dalam keluarga dan masyarakat di lingkungan Jeruk. Dengan dukungan generasi muda, kami percaya bahwa Ancak Sedekah Bumi akan terus menjadi cahaya yang menyinari desa kami. Mengingatkan kami tentang pentingnya rasa syukur dan gotong royong dalam menjalani kehidupan,” tandasnya.

Diketahui, warga begitu bersemangat dan bersukacita saat hari perayaan tiba. Bahkan warga dari luar Lingkungan Jeruk ikut serta menyemarakkan tradisi Ancak. Sebelum diarak, ada prosesi memindahkan Ancak dari rumah warga ke rumah Kepala Rukun Tetangga (RT).

Saat warga memikul Ancak di atas bahu dan berjalan iring-iringan dengan penuh keanggunan menuju Balai Lingkungan Jeruk. Saat itulah dimulai Ancak di Sedekah Bumi. Tak terasa telah mewujud suasana haru dan rasa syukur yang begitu kental dalam setiap langkah prosesi Ancak. Lebih-lebih, Ancak ditutup dengan doa bersama dan persembahan hasil bumi.

Semangat Ancak Pasca Covid-19

Anggota Karang Taruna Renaldi Unggi Febriana bersyukur, pandemi Covid-19 telah meningkat semangat warga dalam menyelenggarakan Sedekah Bumi.

ā€Tahun ini kita dapat memeriahkan acara sedekah bumi karena tahun kemarin covid-19 belum usai. Jadi ini kesempatan bagi warga Lingkungan Jeruk untuk mengadakan dan betul-betul ingin mensukseskan acara ini,ā€ imbuhnya.

Ia menambahkan, komitmen sebagai pemuda Lingkungan Jeruk. Untuk selalu berupaya dan berpartisipasi di semua kegiatan desa. Khususnya kegiatan yang kaitan dengan warisan tradisi dan budaya leluhur.

ā€Semoga 2 tahun yang akan datang acara ini bisa lebih meriah lagi dari tahun sekarang,ā€ pungkasnya dengan tersenyum.

Penulis: M Rifan

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bermanfaat, Perpustakaan Berjalan Mahasiswa ITSNU Pasuruan Akan Dilanjutkan Pemdes Tambak Lekok

    Bermanfaat, Perpustakaan Berjalan Mahasiswa ITSNU Pasuruan Akan Dilanjutkan Pemdes Tambak Lekok

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) menggelar kegiatan ā€˜Perpustakaan Berjalan’ berkeliling dusun di Desa Tembak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Koordinator Kelompok Akbaruddyn Muzakky menyampaikan, tujuan kegiatan itu untuk menfasilitasi kebutuhan hingga meningkatkan kegemaran membaca anak-anak dan remaja di […]

  • Ngaos Ramadhan : Kajian Puasa dan Zakat untuk Tingkatkan Ketakwaan

    Ngaos Ramadhan : Kajian Puasa dan Zakat untuk Tingkatkan Ketakwaan

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • visibility 1.301
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Badan Otonom (Banom) Perempuan Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan, yang terdiri dari PC Muslimat NU,Fatayat NU, dan IPPNU Kabupaten Pasuruan, menggelar kegiatan Ngaos Ramadhan Jilid 1 dengan tema ‘Kajian Puasa dan Zakat’. Sebanyak 255 peserta mengikuti acara ini dengan penuh antusiasme di Aula Banom Perempuan Kabupaten Pasuruan pada Ahad (9/04/2025). Dalam kajian tersebut, […]

  • IPPNU Diminta Ketua NU Pasuruan Sosialisasi Makan Sehat dan Halal, Berikut Alasannya

    IPPNU Diminta Ketua NU Pasuruan Sosialisasi Makan Sehat dan Halal, Berikut Alasannya

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • visibility 793
    • 0Komentar

    Purworejo, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyebutkan, cara berkontribusi bagi perempuan dalam menangani permasalahan kenalkan remaja saat ini. Yakni dengan mensosialisasikan pentingnya makan sehat dan halal. Hal itu ditegaskan dalam Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2023-2025 di Pendopo […]

  • Stapa Center Ingatkan “Tanggung Jawab Para Juara” Dewi Youth Fest

    Stapa Center Ingatkan “Tanggung Jawab Para Juara” Dewi Youth Fest

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Lengkap sudah tahapan gelaran Festival Desa Wisata kerjasama antara Stapa Center, Dinas pariwisata, Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Forkompokdarwis kabupaten Pasuruan dari 8 hingga 16 Juni 2023. Malam Anugerah Apresiasi Pasuruan Maslahat menjadi puncak dari gelaran ini. 3 perwakilan desa wisata menaiki panggung dan menerima trophy juara yang diserahkan oleh […]

  • Tiga Kecamatan Banjir, NU Peduli Kab. Pasuruan Penuhi Kebutuhan 8 Dapur Umum

    Tiga Kecamatan Banjir, NU Peduli Kab. Pasuruan Penuhi Kebutuhan 8 Dapur Umum

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • visibility 690
    • 0Komentar

    Terjadi peningkatan intensitas hujan di kabupaten Pasuruan, sehingga membuat beberapa daerah di kawasan hilir sungai Rejoso dilanda Banjir. Pada Senin, 14 Desember 2020, tiga kecamatan terdampak banjir, yakni kecamatan Winongan, kecamatan Grati dan Kecamatan Rejoso. Dari data yang diperoleh Tim Satgas NU Peduli Kabupaten Pasuruan, banjir terjadi di 8 titik dan telah didirikan 8 dapur […]

  • NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan  untuk Korban Puting Beliung di Pasrepan

    NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Pasrepan

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Paserpan, NU Pasuruan Hujan lebat disertai angin kencang melanda Dusun Krajan, Desa Petung, Kecamatan Pasrepan, menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Tercatat sebanyak 13 rumah terdampak, sembilan titik pohon tumbang menutup akses jalan sekaligus menimpa rumah warga, serta satu gardu listrik roboh hingga mengenai atap rumah penduduk. Menindaklanjuti musibah tersebut, NU Peduli Kabupaten Pasuruan bergerak […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca