Breaking News
light_mode

Belum Dilepas, Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan Diminta Publikasi Tradisi Ancak

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
  • visibility 886
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan

Masyarakat di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, memiliki kearifan tradisi yang mewujud dalam Sedekah Bumi. Dengan rangkaian acara Orkes Melayu, Jumat (14/7/2023), Al-Banjari, Sabtu (15/7/2023), Ancak dan Ludruk, Ahad (16/7/2023), dan ditutup Pengajian Umum oleh KH Abdul Adzim Alwi, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto, Senin (17/7/2023). Ancak menjadi acara inti dari Sedekah Bumi.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan Nurhadi mengungkapkan kekaguman. Sebab di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern sekarang. Ternyata, tradisi kuno, Ancak dalam Sedekah Bumi itu terus menyala seperti obor yang mempertahankan kearifan lokal di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug yang asri.

“Kelompok kami bersyukur, dipercaya untuk membantu dalam mendokumentasikan kegiatan Sedekah Bumi. Bahkan sebelum kami benar-benar dilepaskan sebagai peserta KKN,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Senin (17/7/2023).

Diketahui, Pelepasan Peserta KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dengan STAI Salahuddin Pasuruan dilaksanakan di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo (Barat Lapangan), Kecamatan Pohjentrek, Senin (17/7/2023).

Tentang Ancak Warga Jeruk

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bumi Lestari Mulyorejo Kasiman Bambang Wisang Geni menjelaskan, Ritual Ancak di Sedekah Bumi diadakan setiap 2 tahun sekali. Ancak merupakan simbolisasi dari penghargaan dan rasa syukur warga kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpahnya.

“Ancak Sedekah Bumi telah diwariskan oleh nenek moyang kami selama berabad-abad. Ritual ini merupakan bentuk ungkapan terima kasih dan rasa syukur kami kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah,” imbuhnya.

Mbah Man, sapaan akrabnya, mengungkapkan filosofi dan pesan penting Ancak bagi kehidupan masyarakat Jeruk. Wadah Ancak yang berbentuk keranjang dari anyaman bambu, melambangkan kebersamaan dan persatuan. Terkumpulnya hasil bumi setiap warga di Ancak, mengajarkan pentingnya berbagi dan gotong royong.

“Ancak juga merupakan simbol kesediaan hati untuk menerima berkah. Kami menempatkan hasil panen kami di Ancak sebagai tanda keterbukaan hati dan rasa syukur yang mendalam,” katanya penuh semangat.

Dirinya juga menyatakan, betapa penting peran generasi muda dalam melestarikan tradisi Ancak di Sedekah Bumi. Ia dan warga yang lain pun mengajarkan nilai-nilai luhur dalam tradisi ini kepada anak cucunya masing-masing.

“Kami ingin mereka menghargai dan mempertahankan kearifan lokal ini. Agar tradisi ini terus hidup dalam keluarga dan masyarakat di lingkungan Jeruk. Dengan dukungan generasi muda, kami percaya bahwa Ancak Sedekah Bumi akan terus menjadi cahaya yang menyinari desa kami. Mengingatkan kami tentang pentingnya rasa syukur dan gotong royong dalam menjalani kehidupan,” tandasnya.

Diketahui, warga begitu bersemangat dan bersukacita saat hari perayaan tiba. Bahkan warga dari luar Lingkungan Jeruk ikut serta menyemarakkan tradisi Ancak. Sebelum diarak, ada prosesi memindahkan Ancak dari rumah warga ke rumah Kepala Rukun Tetangga (RT).

Saat warga memikul Ancak di atas bahu dan berjalan iring-iringan dengan penuh keanggunan menuju Balai Lingkungan Jeruk. Saat itulah dimulai Ancak di Sedekah Bumi. Tak terasa telah mewujud suasana haru dan rasa syukur yang begitu kental dalam setiap langkah prosesi Ancak. Lebih-lebih, Ancak ditutup dengan doa bersama dan persembahan hasil bumi.

Semangat Ancak Pasca Covid-19

Anggota Karang Taruna Renaldi Unggi Febriana bersyukur, pandemi Covid-19 telah meningkat semangat warga dalam menyelenggarakan Sedekah Bumi.

”Tahun ini kita dapat memeriahkan acara sedekah bumi karena tahun kemarin covid-19 belum usai. Jadi ini kesempatan bagi warga Lingkungan Jeruk untuk mengadakan dan betul-betul ingin mensukseskan acara ini,” imbuhnya.

Ia menambahkan, komitmen sebagai pemuda Lingkungan Jeruk. Untuk selalu berupaya dan berpartisipasi di semua kegiatan desa. Khususnya kegiatan yang kaitan dengan warisan tradisi dan budaya leluhur.

”Semoga 2 tahun yang akan datang acara ini bisa lebih meriah lagi dari tahun sekarang,” pungkasnya dengan tersenyum.

Penulis: M Rifan

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Imron : Rayakan Maulid Cara Untuk Mendapatkan Syafa’at Nabi

    Kiai Imron : Rayakan Maulid Cara Untuk Mendapatkan Syafa’at Nabi

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • visibility 538
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan  Kiai Imron, Ketua Pengurus PCNU Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa merayakan Maulid Nabi Muhammad adalah cara yang sangat penting untuk mendapatkan syafa’at dari Nabi. Dalam pernyataannya, Kiai Imron menekankan bahwa perayaan Maulid tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai sarana untuk mendapatkan berkah dan syafa’at dari Nabi Muhammad Hal itu diungkapkan pada […]

  • Link Download Jadwal Imsak, Sahur, dan Berbuka Puasa Ramadhan 1445 H/2024 M

    Link Download Jadwal Imsak, Sahur, dan Berbuka Puasa Ramadhan 1445 H/2024 M

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2024
    • visibility 2.466
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanKetua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan, untuk berhenti melakukan hal-hal yang membatalkan puasa ketika memasuki waktu imsak. Seperti makan dan minum. “Sehingga 10 menit sebelum adzan subuh, itu sudah masuk imsak. Maka hendaknya kita sudah tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa,” tuturnya dalam Hikayat Ramadhan (Hikam) 1 […]

  • LTNNU Diminta Melacak Jejaring dan Khazanah Intelektual Kiai Pasuruan

    LTNNU Diminta Melacak Jejaring dan Khazanah Intelektual Kiai Pasuruan

    • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan diminta untuk melacak jejaring Kiai-kiai di Pasuruan. Musabbanya, NU dapat menjadi organisasi yang besar berkat jejaring itu. “Jamiyyah ini dibangun dengan jejaring ulama, jejaring pesantren, jejaring santri. Ini harus kita ungkap,” ujar H. Ahmad Taufiq selaku Wakil Ketua PCNU […]

  • Hikam Perdana, Kiai Imron Ingatkan tentang Imsak Hingga Waktu Niat Puasa Ramadhan

    Hikam Perdana, Kiai Imron Ingatkan tentang Imsak Hingga Waktu Niat Puasa Ramadhan

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • visibility 1.494
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan, tentang imsak, kondisi yang mewajibkan orang tua memerintahkan anaknya berpuasa, dan waktu niat puasa ramadhan. Ia menjelaskan, bahwa berpuasa itu menahan diri dari segala perkara yang membatalkan puasa. Mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Untuk berjaga-jaga, menahan diri sejak waktu […]

  • Bermanfaat, Perpustakaan Berjalan Mahasiswa ITSNU Pasuruan Akan Dilanjutkan Pemdes Tambak Lekok

    Bermanfaat, Perpustakaan Berjalan Mahasiswa ITSNU Pasuruan Akan Dilanjutkan Pemdes Tambak Lekok

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) menggelar kegiatan ‘Perpustakaan Berjalan’ berkeliling dusun di Desa Tembak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Koordinator Kelompok Akbaruddyn Muzakky menyampaikan, tujuan kegiatan itu untuk menfasilitasi kebutuhan hingga meningkatkan kegemaran membaca anak-anak dan remaja di […]

  • Dino Warno Pimpin Ansor Plososari Grati

    Dino Warno Pimpin Ansor Plososari Grati

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • visibility 824
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Grati sukses fasilitasi Rapat Anggota (Rapta) Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Plososari bertempat di Yayasan Mamba’ul Muttaqin Desa Plososari Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Jum’at (23/4/2021). Ketua PAC GP Ansor Grati Misbahul Munir menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini untuk regenerasi kepengurusan dan menjadi pembelajaran berdemokrasi dalam […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca