Breaking News
light_mode

Belum Dilepas, Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan Diminta Publikasi Tradisi Ancak

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
  • visibility 835
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan

Masyarakat di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, memiliki kearifan tradisi yang mewujud dalam Sedekah Bumi. Dengan rangkaian acara Orkes Melayu, Jumat (14/7/2023), Al-Banjari, Sabtu (15/7/2023), Ancak dan Ludruk, Ahad (16/7/2023), dan ditutup Pengajian Umum oleh KH Abdul Adzim Alwi, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto, Senin (17/7/2023). Ancak menjadi acara inti dari Sedekah Bumi.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan Nurhadi mengungkapkan kekaguman. Sebab di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern sekarang. Ternyata, tradisi kuno, Ancak dalam Sedekah Bumi itu terus menyala seperti obor yang mempertahankan kearifan lokal di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug yang asri.

“Kelompok kami bersyukur, dipercaya untuk membantu dalam mendokumentasikan kegiatan Sedekah Bumi. Bahkan sebelum kami benar-benar dilepaskan sebagai peserta KKN,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Senin (17/7/2023).

Diketahui, Pelepasan Peserta KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dengan STAI Salahuddin Pasuruan dilaksanakan di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo (Barat Lapangan), Kecamatan Pohjentrek, Senin (17/7/2023).

Tentang Ancak Warga Jeruk

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bumi Lestari Mulyorejo Kasiman Bambang Wisang Geni menjelaskan, Ritual Ancak di Sedekah Bumi diadakan setiap 2 tahun sekali. Ancak merupakan simbolisasi dari penghargaan dan rasa syukur warga kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpahnya.

“Ancak Sedekah Bumi telah diwariskan oleh nenek moyang kami selama berabad-abad. Ritual ini merupakan bentuk ungkapan terima kasih dan rasa syukur kami kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah,” imbuhnya.

Mbah Man, sapaan akrabnya, mengungkapkan filosofi dan pesan penting Ancak bagi kehidupan masyarakat Jeruk. Wadah Ancak yang berbentuk keranjang dari anyaman bambu, melambangkan kebersamaan dan persatuan. Terkumpulnya hasil bumi setiap warga di Ancak, mengajarkan pentingnya berbagi dan gotong royong.

“Ancak juga merupakan simbol kesediaan hati untuk menerima berkah. Kami menempatkan hasil panen kami di Ancak sebagai tanda keterbukaan hati dan rasa syukur yang mendalam,” katanya penuh semangat.

Dirinya juga menyatakan, betapa penting peran generasi muda dalam melestarikan tradisi Ancak di Sedekah Bumi. Ia dan warga yang lain pun mengajarkan nilai-nilai luhur dalam tradisi ini kepada anak cucunya masing-masing.

“Kami ingin mereka menghargai dan mempertahankan kearifan lokal ini. Agar tradisi ini terus hidup dalam keluarga dan masyarakat di lingkungan Jeruk. Dengan dukungan generasi muda, kami percaya bahwa Ancak Sedekah Bumi akan terus menjadi cahaya yang menyinari desa kami. Mengingatkan kami tentang pentingnya rasa syukur dan gotong royong dalam menjalani kehidupan,” tandasnya.

Diketahui, warga begitu bersemangat dan bersukacita saat hari perayaan tiba. Bahkan warga dari luar Lingkungan Jeruk ikut serta menyemarakkan tradisi Ancak. Sebelum diarak, ada prosesi memindahkan Ancak dari rumah warga ke rumah Kepala Rukun Tetangga (RT).

Saat warga memikul Ancak di atas bahu dan berjalan iring-iringan dengan penuh keanggunan menuju Balai Lingkungan Jeruk. Saat itulah dimulai Ancak di Sedekah Bumi. Tak terasa telah mewujud suasana haru dan rasa syukur yang begitu kental dalam setiap langkah prosesi Ancak. Lebih-lebih, Ancak ditutup dengan doa bersama dan persembahan hasil bumi.

Semangat Ancak Pasca Covid-19

Anggota Karang Taruna Renaldi Unggi Febriana bersyukur, pandemi Covid-19 telah meningkat semangat warga dalam menyelenggarakan Sedekah Bumi.

”Tahun ini kita dapat memeriahkan acara sedekah bumi karena tahun kemarin covid-19 belum usai. Jadi ini kesempatan bagi warga Lingkungan Jeruk untuk mengadakan dan betul-betul ingin mensukseskan acara ini,” imbuhnya.

Ia menambahkan, komitmen sebagai pemuda Lingkungan Jeruk. Untuk selalu berupaya dan berpartisipasi di semua kegiatan desa. Khususnya kegiatan yang kaitan dengan warisan tradisi dan budaya leluhur.

”Semoga 2 tahun yang akan datang acara ini bisa lebih meriah lagi dari tahun sekarang,” pungkasnya dengan tersenyum.

Penulis: M Rifan

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Istigasah Rutin, PCNU Himbau Warga untuk Menghormati Perbedaan Pilihan Pemilu 2019

    • calendar_month Ming, 17 Feb 2019
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lekok menggelar Istigasah Rutin Jumat Legi, Jumat (15/2/2019). Kali ini bertempat di Masjid Baiturrahman Lekok. KH. Imron Mutamakkin, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, mengajak warga NU untuk menjaga diri dan iman keluarganya masing-masing sekaligus mengajak untuk menghindari penyalahgunaan narkoba. Selain […]

  • Pesantren Al-Yasini Pasuruan Membagikan Ribuan Paket Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    Pesantren Al-Yasini Pasuruan Membagikan Ribuan Paket Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, kembali menyembelih dan membagikan hewan kurban. Untuk tahun ini menyembelih 6 ekor Sapi dan 19 ekor Kambing. Penyembelihan dilaksanakan dua hari berturut-turut dari hari Kamis setalah sholat Idul Adha (29/6/2023). Yakni sebanyak 1 ekor Sapi dan 10 ekor Kambing. Sedangkan di hari […]

  • Peringati Hari Perempuan Sedunia, Media Center NU Pasuruan Gelar Foto Challenge Khusus Muslimah

    Peringati Hari Perempuan Sedunia, Media Center NU Pasuruan Gelar Foto Challenge Khusus Muslimah

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Kabupaten PasuruanMedia Center NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Foto Outfit of The Day Challenge dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia. Menurut Dwi Marta Marwatul Wardah, anggota Tim Kreatif Media Center NU Pasuruan, selain menjelaskan bahwa lomba foto kali ini hanya untuk muslimah warga kabupaten Pasuruan, berdasarkan tema […]

  • Sound Horeg Jadi Sorotan, PCNU Pasuruan Siap Fasilitasi Pertemuan dengan Bupati

    Sound Horeg Jadi Sorotan, PCNU Pasuruan Siap Fasilitasi Pertemuan dengan Bupati

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyatakan komitmennya mengawal aspirasi para ulama, pengasuh pesantren, dan tokoh masyarakat terkait fenomena sound horeg dalam kegiatan karnaval yang dinilai mengganggu ketertiban dan berpotensi bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan. “Hari ini kita berkumpul di Pondok Pesantren Ar-Riyadh untuk menyikapi hal yang meresahkan, […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Beri Pendidikan & Bagi Masker di 9 Pasar Tradisional

    PCNU Kab. Pasuruan Beri Pendidikan & Bagi Masker di 9 Pasar Tradisional

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2020
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memberikan pendidikan & pembagian masker secara serentak di 9 Pasar Tradisonal. Meliputi Pasar Wonorejo, Pasar Warungdowo, Pasar Gondangwetan, Pasar Pasrepan, Pasar Winongan, Pasar Trewung, Pasar Ngopak, Pasar Lekok, dan Pasar Nguling, Kamis Pagi (23/04/2020). “Pasar tradisional sebagai tempat berputarnya ekonomi rakyat perlu terus mendapatkan edukasi […]

  • Bantu Warga Mudik, Pemkab Pasuruan Sediakan Enam Rute dengan 240 Kursi

    Bantu Warga Mudik, Pemkab Pasuruan Sediakan Enam Rute dengan 240 Kursi

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat membuka Program Mudik Gratis Lebaran 2026 bagi masyarakat. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Polres Pasuruan. Sebanyak enam unit bus disiapkan dengan total kapasitas 240 kursi untuk melayani pemudik menuju berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Program ini terbuka bagi warga […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca