Breaking News
light_mode

Belum Dilepas, Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan Diminta Publikasi Tradisi Ancak

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
  • visibility 883
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan

Masyarakat di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, memiliki kearifan tradisi yang mewujud dalam Sedekah Bumi. Dengan rangkaian acara Orkes Melayu, Jumat (14/7/2023), Al-Banjari, Sabtu (15/7/2023), Ancak dan Ludruk, Ahad (16/7/2023), dan ditutup Pengajian Umum oleh KH Abdul Adzim Alwi, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto, Senin (17/7/2023). Ancak menjadi acara inti dari Sedekah Bumi.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan Nurhadi mengungkapkan kekaguman. Sebab di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern sekarang. Ternyata, tradisi kuno, Ancak dalam Sedekah Bumi itu terus menyala seperti obor yang mempertahankan kearifan lokal di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug yang asri.

“Kelompok kami bersyukur, dipercaya untuk membantu dalam mendokumentasikan kegiatan Sedekah Bumi. Bahkan sebelum kami benar-benar dilepaskan sebagai peserta KKN,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Senin (17/7/2023).

Diketahui, Pelepasan Peserta KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dengan STAI Salahuddin Pasuruan dilaksanakan di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo (Barat Lapangan), Kecamatan Pohjentrek, Senin (17/7/2023).

Tentang Ancak Warga Jeruk

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bumi Lestari Mulyorejo Kasiman Bambang Wisang Geni menjelaskan, Ritual Ancak di Sedekah Bumi diadakan setiap 2 tahun sekali. Ancak merupakan simbolisasi dari penghargaan dan rasa syukur warga kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpahnya.

“Ancak Sedekah Bumi telah diwariskan oleh nenek moyang kami selama berabad-abad. Ritual ini merupakan bentuk ungkapan terima kasih dan rasa syukur kami kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah,” imbuhnya.

Mbah Man, sapaan akrabnya, mengungkapkan filosofi dan pesan penting Ancak bagi kehidupan masyarakat Jeruk. Wadah Ancak yang berbentuk keranjang dari anyaman bambu, melambangkan kebersamaan dan persatuan. Terkumpulnya hasil bumi setiap warga di Ancak, mengajarkan pentingnya berbagi dan gotong royong.

“Ancak juga merupakan simbol kesediaan hati untuk menerima berkah. Kami menempatkan hasil panen kami di Ancak sebagai tanda keterbukaan hati dan rasa syukur yang mendalam,” katanya penuh semangat.

Dirinya juga menyatakan, betapa penting peran generasi muda dalam melestarikan tradisi Ancak di Sedekah Bumi. Ia dan warga yang lain pun mengajarkan nilai-nilai luhur dalam tradisi ini kepada anak cucunya masing-masing.

“Kami ingin mereka menghargai dan mempertahankan kearifan lokal ini. Agar tradisi ini terus hidup dalam keluarga dan masyarakat di lingkungan Jeruk. Dengan dukungan generasi muda, kami percaya bahwa Ancak Sedekah Bumi akan terus menjadi cahaya yang menyinari desa kami. Mengingatkan kami tentang pentingnya rasa syukur dan gotong royong dalam menjalani kehidupan,” tandasnya.

Diketahui, warga begitu bersemangat dan bersukacita saat hari perayaan tiba. Bahkan warga dari luar Lingkungan Jeruk ikut serta menyemarakkan tradisi Ancak. Sebelum diarak, ada prosesi memindahkan Ancak dari rumah warga ke rumah Kepala Rukun Tetangga (RT).

Saat warga memikul Ancak di atas bahu dan berjalan iring-iringan dengan penuh keanggunan menuju Balai Lingkungan Jeruk. Saat itulah dimulai Ancak di Sedekah Bumi. Tak terasa telah mewujud suasana haru dan rasa syukur yang begitu kental dalam setiap langkah prosesi Ancak. Lebih-lebih, Ancak ditutup dengan doa bersama dan persembahan hasil bumi.

Semangat Ancak Pasca Covid-19

Anggota Karang Taruna Renaldi Unggi Febriana bersyukur, pandemi Covid-19 telah meningkat semangat warga dalam menyelenggarakan Sedekah Bumi.

”Tahun ini kita dapat memeriahkan acara sedekah bumi karena tahun kemarin covid-19 belum usai. Jadi ini kesempatan bagi warga Lingkungan Jeruk untuk mengadakan dan betul-betul ingin mensukseskan acara ini,” imbuhnya.

Ia menambahkan, komitmen sebagai pemuda Lingkungan Jeruk. Untuk selalu berupaya dan berpartisipasi di semua kegiatan desa. Khususnya kegiatan yang kaitan dengan warisan tradisi dan budaya leluhur.

”Semoga 2 tahun yang akan datang acara ini bisa lebih meriah lagi dari tahun sekarang,” pungkasnya dengan tersenyum.

Penulis: M Rifan

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMA Maarif NU Pandaan Sumbangkan APD dan Masker Karya Siswa

    SMA Maarif NU Pandaan Sumbangkan APD dan Masker Karya Siswa

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    Penanganan virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Pasuruan terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari SMA Maarif NU Pandaan. Dukungan itu dalam bentuk bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa Hazmat sejumlah 36 buah, face shield 40 buah dan masker kain sebanyak 200 helai. Istimewanya, APD tersebut merupakan buah karya dari siswa SMA […]

  • KH Ma’sum Hasyim : Ilmu Merupakan Kunci Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    KH Ma’sum Hasyim : Ilmu Merupakan Kunci Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Dalam dunia ini ada tiga model kehidupan pertama hidup kaya di dunia hidup kaya di akhirat, kedua hidup di dunia tetapi masuk neraka dahulu kemudian masuk surga, ketiga hidup miskin di dunia tetapi langsung masuk surga. Hal itu disampaikan oleh Penanggung Jawab (Pj)Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH […]

  • PCNU Pasuruan Gelar Safari Ramadhan, Perkuat Silaturahmi dan Struktur Organisasi Play Button

    PCNU Pasuruan Gelar Safari Ramadhan, Perkuat Silaturahmi dan Struktur Organisasi

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahman, Kecamatan Lumbang, Senin (23/2/2026). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Abdullah Nasih Nasor, menyampaikan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi organisasi antara jajaran PCNU dan MWCNU. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan agar seluruh […]

  • Gus Saiful Anam Chalim Ingatkan Pentingnya Arsip untuk Estafet Kepengurusan NU

    Gus Saiful Anam Chalim Ingatkan Pentingnya Arsip untuk Estafet Kepengurusan NU

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Saiful Anam Chalim mengingatkan pentingnya pengarsipan dokumen dalam menjalankan organisasi NU. Menurutnya, arsip menjadi bagian penting agar kepengurusan berikutnya dapat mengetahui dan melanjutkan kegiatan yang telah dilakukan pengurus sebelumnya. Hal itu disampaikan saat asesmen PCNU Kabupaten Pasuruan di MWCNU Winongan, Selasa (22/9/2026). Ia […]

  • Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • visibility 931
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Setiap orang pasti memiliki kisah tersendiri ketika diamanahi menjadi seororang pemimin diantranya adalah Ketua Pengurus Cabang Nahti dlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, sebelum saya menjadi ketua PCNU saya pernah menjadi ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) NU Kejayan. Hal itu diungkapkan pada saat […]

  • Wakil Bupati Pasuruan Apresiasi Gerak Jalan 1 Muharram Ansor & Fatayat Rejoso

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • visibility 812
    • 0Komentar

    Tanggal Satu Muharram merupakan momen yang sangat penting bagi Umat Islam, termasuk di Indonesia. Berbagai acara digelar dalam rangka merayakan tahun baru Islam tersebut. Seperti pawai muharram, selametan, santunan anak yatim, syuroan, gerak jalan, perlombaaan, dan lain sebagainya. Adapun Ansor dan Fatayat Anak Cabang Rejoso, menggelar Lomba Gerak Jalan ANSOR dan FATAYAT se-Kecamatan Rejoso (1/9/2019). […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca