Breaking News
light_mode

Di Camping Fun Remaja, Mahasiswa UNU Pasuruan Bicara Bahaya Pernikahan Usia Anak

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
  • visibility 1.121
  • comment 0 komentar

Gempol, NU Pasuruan

Mahasiswa Peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Risqiyatul Islamiyah, dipercaya menjadi pemateri Camping Fun Remaja.

Ia menyampaikan materi tentang bahaya pernikahan usia anak dan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak di desa. Pernikahan usia anak dapat berdampak negatif terhadap pendidikan, kesehatan, psikologis, ekonomi, hingga terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.

Sehingga, dirinya mengajak remaja untuk berfokus menyelesaikan pendidikan hingga pendidikan tinggi. Sebab pendidikan menjadi fondasi utama dalam meraih impian dan membangun masa depan yang lebih baik.

“Jangan berhenti belajar. Pendidikan itu bukan pilihan, tapi jalan menuju cita-cita kalian,” pungkas mahasiswi Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) UNU Pasuruan itu.

Sementara itu, Bidan Kecamatan Gempol, Endah Vina Agustina menyampaikan, materi mengenai fenomena kenakalan remaja dan kesehatan reproduksi. Ia memberi penekanan pada pentingnya menjaga pergaulan yang sehat dan memahami tubuh sejak dini.

“Memahami tubuh sendiri adalah langkah pertama untuk membuat keputusan yang bijak,” pesannya di hadapan peserta.

Inovasi Camping Fun Remaja Di Desa Kejapanan

Camping Fun Remaja merupakan inovasi program yang digagas oleh penggerak Posyandu Remaja di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Hal itu sebagai upaya edukasi dan memaksimalkan pelayanan dengan melihat minat dan tren generasi muda saat ini.

Camping Fun menjadi upaya Pemerintah Desa (Pemdes) dalam membina, membersamai, dan memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan desa melalui pendekatan edukatif dan rekreatif. Camping Fun juga menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli. Kegiatan dipusatkan di Taman Lumbung Pangan Nusantara, Dusun Pandean, Desa Kejapanan, Sabtu-Minggu (12-13/07/2025).

Kepala Desa (Kades) Kejapanan, Randy Saputra menerangkan, urgensi menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak dan remaja untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan mereka. Upaya itu sekaligus memastikan regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan di tingkat desa, baik secara politik maupun sosial.

“Kalau kita ingin mempertahankan capaian Desa Kejapanan di tingkat nasional, maka regenerasi itu mutlak. Anak-anak dan remaja harus disiapkan sejak dini. Yakni diberi ruang untuk tumbuh, bersuara, dan berdaya,” ujarnya saat memberi sambutan pembukaan Camping Fun.

Usai sesi diskusi dilakukan makan malam, fun game dan kompetisi yel-yel di sekitar api unggun. Selain itu, dilaksanakan pembentukan struktur Komunitas Anak Desa Kejapanan. Komunitas ini dibentuk sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi anak-anak dan remaja desa. Penggerak komunitas akan dilantik pada peringatan Hari Anak Nasional.

Untuk hari kedua dimulai dengan senam pagi dan lari santai, dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan area dan mengemasi perlengkapan setelah sarapan. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi sebelum peserta pulang.

Untuk diketahui, terdapat 3 tim mahasiswa pengabdian di Desa Kejapanan. Yaitu Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Malang (UM),  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Walisongo dan Sekolah Tinggi Teknologi Gempol (STTG) Walisongo, serta PMM Kolaborasi antara STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan.

Tim KKN dan PMM saling bersinergi untuk mendukung kesuksesan Camping Fun. Mahasiswa berbagi tugas seperti menjadi tim pendamping kelompok, fasilitator permainan, hingga mendukung dokumentasi kegiatan.

Penulis: Ema Nanda Damai Apriline

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imron Mutamakkin Ingatkan Kekuatan NU Berasal dari Jaringan Pesantren

    KH Imron Mutamakkin Ingatkan Kekuatan NU Berasal dari Jaringan Pesantren

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, memasuki abad kedua NU , seluruh elemen jam’iyyah harus kembali menguatkan semangat kebersamaan sebagaimana para pendiri NU dahulu menyatukan pesantren dengan bermusyawarah. Hal itu diungkapkaan pada saat silaturahmi bersama para pengasuh pondok pesantren di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Pasuruan, […]

  • Bantu Penerimaan Santri di Maluku, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Jalan Santai Bhinneka

    Bantu Penerimaan Santri di Maluku, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Jalan Santai Bhinneka

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Wasile Selatan, NU PasuruanMahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan membantu Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren Ngalah Ekor di Provinsi Maluku menggelar Jalan Santai Bhinneka Tunggal Ika. Jalan santai yang digelar perdana itu diikuti warga dari lima desa, yakni Desa Binagara, Desa Ino Jaya, […]

  • UNU Pasuruan Berangkatkan Peserta PMM 2026, Mahasiswa Diminta Bangun Kolaborasi dengan Masyarakat

    UNU Pasuruan Berangkatkan Peserta PMM 2026, Mahasiswa Diminta Bangun Kolaborasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2026
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan melepas peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) 2026 di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Sabtu (18/07/2026). Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, menegaskan bahwa Program Mahasiswa Mengabdi bukan sekadar Kuliah Kerja Nyata (KKN), melainkan “kuliah kehidupan nyata” yang mengajarkan […]

  • Baru Dilantik, JULEHA Pasuruan Salurkan Hewan Kurban di 10 Kecamatan

    Baru Dilantik, JULEHA Pasuruan Salurkan Hewan Kurban di 10 Kecamatan

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • visibility 1.246
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (JULEHA) Indonesia Kabupaten Pasuruan KH Yazid Tamim menyampaikan, akan menyalurkan 10 hewan kurban beserta juru sembelih di 10 kecamatan. “Insyaallah. Di Purwodadi, Purwosari, Wonorejo, Pasrepan, Gondangwetan, Sukorejo, Lekok, Rembang, Pandaan dan Rejoso,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Selasa (05/07/2022). Ia juga menjelaskan, peran strategis JULEHA. […]

  • Hingga ke Maluku, KKN Kolaborasi STAI Salahuddin-ITSNU Pasuruan Diberangkatkan

    Hingga ke Maluku, KKN Kolaborasi STAI Salahuddin-ITSNU Pasuruan Diberangkatkan

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi antara Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan resmi diberangkatkan. Pelepasan mahasiswa dipusatkan di Aula KH Achmad Djufi, Graha NU Pasuruan, Kompleks Perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo (Barat lapangan), Kecamatan Pohjentrek, Senin […]

  • SIAP: PC LFNU Kabupaten Pasuruan Gelar Rukyah Tentukan 1 Syawal 1439 H

    • calendar_month Rab, 13 Jun 2018
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Foto: Tim Rukyah PC LFNU Kabupaten Pasuruan dalam penentuan Awal Ramadhan 1439 H (15 Mei 2018) Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PC LFNU) Kabupaten Pasuruan siap melaksanakan Rukyah untuk menetukan 1 Syawal 1439 H di Lapan Watukosek pada hari Kamis, 14 Juni 2018.

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca