Breaking News
light_mode

Di Camping Fun Remaja, Mahasiswa UNU Pasuruan Bicara Bahaya Pernikahan Usia Anak

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
  • visibility 1.077
  • comment 0 komentar

Gempol, NU Pasuruan

Mahasiswa Peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Risqiyatul Islamiyah, dipercaya menjadi pemateri Camping Fun Remaja.

Ia menyampaikan materi tentang bahaya pernikahan usia anak dan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak di desa. Pernikahan usia anak dapat berdampak negatif terhadap pendidikan, kesehatan, psikologis, ekonomi, hingga terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.

Sehingga, dirinya mengajak remaja untuk berfokus menyelesaikan pendidikan hingga pendidikan tinggi. Sebab pendidikan menjadi fondasi utama dalam meraih impian dan membangun masa depan yang lebih baik.

“Jangan berhenti belajar. Pendidikan itu bukan pilihan, tapi jalan menuju cita-cita kalian,” pungkas mahasiswi Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) UNU Pasuruan itu.

Sementara itu, Bidan Kecamatan Gempol, Endah Vina Agustina menyampaikan, materi mengenai fenomena kenakalan remaja dan kesehatan reproduksi. Ia memberi penekanan pada pentingnya menjaga pergaulan yang sehat dan memahami tubuh sejak dini.

“Memahami tubuh sendiri adalah langkah pertama untuk membuat keputusan yang bijak,” pesannya di hadapan peserta.

Inovasi Camping Fun Remaja Di Desa Kejapanan

Camping Fun Remaja merupakan inovasi program yang digagas oleh penggerak Posyandu Remaja di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Hal itu sebagai upaya edukasi dan memaksimalkan pelayanan dengan melihat minat dan tren generasi muda saat ini.

Camping Fun menjadi upaya Pemerintah Desa (Pemdes) dalam membina, membersamai, dan memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan desa melalui pendekatan edukatif dan rekreatif. Camping Fun juga menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli. Kegiatan dipusatkan di Taman Lumbung Pangan Nusantara, Dusun Pandean, Desa Kejapanan, Sabtu-Minggu (12-13/07/2025).

Kepala Desa (Kades) Kejapanan, Randy Saputra menerangkan, urgensi menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak dan remaja untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan mereka. Upaya itu sekaligus memastikan regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan di tingkat desa, baik secara politik maupun sosial.

“Kalau kita ingin mempertahankan capaian Desa Kejapanan di tingkat nasional, maka regenerasi itu mutlak. Anak-anak dan remaja harus disiapkan sejak dini. Yakni diberi ruang untuk tumbuh, bersuara, dan berdaya,” ujarnya saat memberi sambutan pembukaan Camping Fun.

Usai sesi diskusi dilakukan makan malam, fun game dan kompetisi yel-yel di sekitar api unggun. Selain itu, dilaksanakan pembentukan struktur Komunitas Anak Desa Kejapanan. Komunitas ini dibentuk sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi anak-anak dan remaja desa. Penggerak komunitas akan dilantik pada peringatan Hari Anak Nasional.

Untuk hari kedua dimulai dengan senam pagi dan lari santai, dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan area dan mengemasi perlengkapan setelah sarapan. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi sebelum peserta pulang.

Untuk diketahui, terdapat 3 tim mahasiswa pengabdian di Desa Kejapanan. Yaitu Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Malang (UM),  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Walisongo dan Sekolah Tinggi Teknologi Gempol (STTG) Walisongo, serta PMM Kolaborasi antara STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan.

Tim KKN dan PMM saling bersinergi untuk mendukung kesuksesan Camping Fun. Mahasiswa berbagi tugas seperti menjadi tim pendamping kelompok, fasilitator permainan, hingga mendukung dokumentasi kegiatan.

Penulis: Ema Nanda Damai Apriline

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Mangrove, UNU Pasuruan Tanam 2.500 Bibit Mangrove di Pesisir Tambak Lekok

    Peringati Hari Mangrove, UNU Pasuruan Tanam 2.500 Bibit Mangrove di Pesisir Tambak Lekok

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati hari mangrove ,Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan menanam 2.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Tambak Lekok, Kabupaten Pasuruan, Senin (29/07/2025). Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penanaman mangrove tidak hanya tentang menanam pohon, tetapi tentang menanam nilai tanggung jawab sosial dan […]

  • Majelis Dzikir & Sholawat Rijalul Ansor Rejoso Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1440 H

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Dalam melestarikan tradisi ulama NU, Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC GP ANSOR Rejoso menggelar Peringatan ISRO’ MI’ROJ 1440 H dan harlah NU ke 96 di Markas KOMPAS Desa Segoropuro, Selasa (26/2/2019). Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 orang, terdiri dari sahabat-sahabat Ansor dari 16 ranting se PAC Rejoso serta dari pemuda kompas desa segoropuro. […]

  • Wakil Ketua NU Jatim: Panen Raya LPPNU Pasuruan Jadi Role Model Pertanian Jawa Timur 

    Wakil Ketua NU Jatim: Panen Raya LPPNU Pasuruan Jadi Role Model Pertanian Jawa Timur 

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan  Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Prof Dr H Maskuri mengatakan panen raya padi sehat yang dilakukan oleh PC LPPNU Kabupaten Pasuruan merupakan role model pertanian di Jawa Timur. Hal itu diungkapkan pada saat Panen Padi Sehat Alami Secara Organik di Desa Patebon, Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (9/01/2024). […]

  • KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan  PJ Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Mas’um Hasyim, menyampaikan bahwa puasa Ramadhan merupakan ajang latihan spiritual bagi umat Islam untuk mengendalikan hawa nafsu sekaligus meningkatkan kesadaran diri kepada Allah SWT. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Darussalam, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/02/2026). Menurutnya, […]

  • PC GP Ansor NU Kab. Pasuruan Bantu PDP Yang Melakukan Isolasi Mandiri

    PC GP Ansor NU Kab. Pasuruan Bantu PDP Yang Melakukan Isolasi Mandiri

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2020
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Setelah Kabupaten Pasuruan ditetapkannya sebagai daerah berzona Merah. Warga semakin waspada terhadap pandemi Covid-19. Namun, masih banyak warga yang kurang memiliki kesadaran akan penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker saat keluar rumah dan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum dan sesudah beraktifitas. Hal ini yang semakin mengkhawatirkan terhadap tingkat penyebaran virus ini. Kamis […]

  • Sambang Haji Gus Irsyad, PMII Pasuruan Diminta Cegah Radikalisme di Kalangan Milenial

    Sambang Haji Gus Irsyad, PMII Pasuruan Diminta Cegah Radikalisme di Kalangan Milenial

    • calendar_month Ming, 7 Agu 2022
    • visibility 338
    • 2Komentar

    Bangilan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan menyambangi Bupati Pasuruan H M Irsyad Yusuf untuk mendapatkan barakah usai beribadah haji, Kamis (04/08/2022). Bupati Pasuruan menerima tamu di rumah dinasnya, Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kelurahan Bangilan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Ketua Umum PC PMII Pasuruan Ilyas Maulana Zidani mengucapkan, selamat datang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca