Breaking News
light_mode

Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
  • visibility 969
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengungkapkan, alasan masyarakat bersemangat dalam pertempuran melawan Pasukan Sekutu di Surabaya pada tahun 1945. Yakni mengikuti Fatwa Resolusi Jihad dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.

Hal itu ditegaskan saat menjadi pemateri di acara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pohjentrek, Sabtu-Ahad (24-25/6/2023).

“Fatwa Resolusi Jihad yang diseruhkan oleh Mbah Hasyim Asy’ari membakar semangat para santri, anak muda hingga semuanya,” imbuhnya.

Menurutnya, Indonesia bisa saja kembali terjajah Belanda. Kalau saja tidak ada pertempuran 10 November yang dimulai dengan deklarasi dan penyebaran Fatwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945.

“Maka, sekadar perayaan saja (Hari Santri dan Hari Pahlawan) tidak cukup. Tetapi harus tahu esensi sejarahnya,” kata Dosen Aswaja di Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan itu.

Ia menambahkan, alasan tidak tercantumnya nama KH Hasyim Asy’ari dalam cerita 10 November. Karena penulis sejarahnya bukan berlatar belakang NU.

“Oleh karena itu, kader NU harus ada yang pandai menulis. Termasuk menulis sejarah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PAC IPNU Pohjentrek M Aqil Ridho mengimbau, pelajar NU yang sudah mengikuti Makesta untuk memiliki konsistensi dalam berproses sekaligus berkhidmat kepada NU melalui IPNU-IPPNU.

“Makesta merupakan awal dari sebuah jalan organisasi (IPNU-IPPNU). Selamat dan mari berproses dan berkhidmat bersama-sama,” imbuhnya.

Penulis: Lailatuz Zahro

Editor: M Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Dilantik: Pengurus Pusat Himpunan Alumni Pondok Pesantren Kramat (HIMMAT) Masa Khidmat 2018-2023

    • calendar_month Ming, 8 Jul 2018
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Alumni Pondok Pesantren Kramat Pasuruan gelar acara Halal Bihalal Akbar dan Pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Alumni Pondok Pesantren Kramat (HIMMAT) masa khidmat 2018-2023, minggu (8/7) di Pondok Pesantren Roudlotul Qodiriyah Manikrejo, Rejoso Pasuruan. Dalam pelantikan tersebut, nampak ratusan alumni dari berbagai kota hadir. Menurut Syaiful Bahri, selaku ketua panitia, lebih dari 300 alumni pondok pesantren […]

  • Nisfu sya'ban

    Nisfu Sya’ban dan Dua Rakaat Setara 400 Tahun Beribadah

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Kabupaten PasuruanKH. Ishomuddin Ma’shum, selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Karangpandan, mengungkapkan beberapa kisah, amalan dan keutamaan bulan Sya’ban. “Guru-guru kita terdahulu, pada tanggal lima belas Sya’ban, atau disebut Nisfu Sya’ban, membaca surat Yasin 3 kali,” ujarnya saat mengisi pengajian rutin kitab Safinatun Najah, di Musholla Baitul Mukhlisin, Selasa Malam (23/3/2021). “Bulan Sya’ban […]

  • Tasyakuran Satu Abad NU Pasuruan, Kiai Anwar Ajak Kader Perkuat Barisan

    Tasyakuran Satu Abad NU Pasuruan, Kiai Anwar Ajak Kader Perkuat Barisan

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar tasyakuran memperingati satu abad perjalanan NU di Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan pada Selasa (23/09/2025). Momentum ini menjadi ajang refleksi atas kiprah panjang NU Pasuruan yang telah hadir lebih dari seratus tahun, mengawal umat sekaligus berkontribusi bagi bangsa. Wakil Rais […]

  • Sambang Haji Gus Irsyad, PMII Pasuruan Diminta Cegah Radikalisme di Kalangan Milenial

    Sambang Haji Gus Irsyad, PMII Pasuruan Diminta Cegah Radikalisme di Kalangan Milenial

    • calendar_month Ming, 7 Agu 2022
    • visibility 383
    • 2Komentar

    Bangilan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan menyambangi Bupati Pasuruan H M Irsyad Yusuf untuk mendapatkan barakah usai beribadah haji, Kamis (04/08/2022). Bupati Pasuruan menerima tamu di rumah dinasnya, Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kelurahan Bangilan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Ketua Umum PC PMII Pasuruan Ilyas Maulana Zidani mengucapkan, selamat datang […]

  • Melalui Istighosah Jum’at Legi,  Gus Nawawi Ajak Wujudkan Digdaya NU

    Melalui Istighosah Jum’at Legi, Gus Nawawi Ajak Wujudkan Digdaya NU

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rutinan Istighosah Jum’at Legi di Masjid Al Mukhlisin, Kecamatan Sukorejo, Jumat (03/07/2026). Kegiatan yang menjadi agenda rutin bulanan itu dihadiri jajaran pengurus PCNU, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), badan otonom, serta ratusan warga Nahdliyin. Dalam sambutannya, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus M. […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.471
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca