Breaking News
light_mode

Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
  • visibility 970
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengungkapkan, alasan masyarakat bersemangat dalam pertempuran melawan Pasukan Sekutu di Surabaya pada tahun 1945. Yakni mengikuti Fatwa Resolusi Jihad dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.

Hal itu ditegaskan saat menjadi pemateri di acara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pohjentrek, Sabtu-Ahad (24-25/6/2023).

“Fatwa Resolusi Jihad yang diseruhkan oleh Mbah Hasyim Asy’ari membakar semangat para santri, anak muda hingga semuanya,” imbuhnya.

Menurutnya, Indonesia bisa saja kembali terjajah Belanda. Kalau saja tidak ada pertempuran 10 November yang dimulai dengan deklarasi dan penyebaran Fatwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945.

“Maka, sekadar perayaan saja (Hari Santri dan Hari Pahlawan) tidak cukup. Tetapi harus tahu esensi sejarahnya,” kata Dosen Aswaja di Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan itu.

Ia menambahkan, alasan tidak tercantumnya nama KH Hasyim Asy’ari dalam cerita 10 November. Karena penulis sejarahnya bukan berlatar belakang NU.

“Oleh karena itu, kader NU harus ada yang pandai menulis. Termasuk menulis sejarah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PAC IPNU Pohjentrek M Aqil Ridho mengimbau, pelajar NU yang sudah mengikuti Makesta untuk memiliki konsistensi dalam berproses sekaligus berkhidmat kepada NU melalui IPNU-IPPNU.

“Makesta merupakan awal dari sebuah jalan organisasi (IPNU-IPPNU). Selamat dan mari berproses dan berkhidmat bersama-sama,” imbuhnya.

Penulis: Lailatuz Zahro

Editor: M Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPNU IPPNU Pasuruan Luncurkan Beasiswa Kader NU dan MoU Literasi Keagamaan Bersama Kemenag

    IPNU IPPNU Pasuruan Luncurkan Beasiswa Kader NU dan MoU Literasi Keagamaan Bersama Kemenag

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar memorandum of understanding dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan di Ascent Premiere Hotel Pasuruan, Jum’at (28/02/2026) Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan, Siti Julaiha, mengatakan bahwa program beasiswa tersebut merupakan program kontinyu […]

  • Memperingati Nuzulul Qur’an di Tengah Pandemi, ITSNU-STAIS bersama PCNU Kab. Pasuruan Gelar Istighosah Online

    Memperingati Nuzulul Qur’an di Tengah Pandemi, ITSNU-STAIS bersama PCNU Kab. Pasuruan Gelar Istighosah Online

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Peringatan Nuzulul Qur’an dilakukan secara khidmat di ITSNU-STAIS Pasuruan dengan menggelar Istighosah online, pada Rabu (13/5) sore. Mengangkat topik “Melawan Covid-19”, istighosah ini digelar secara live melalui akun Youtube dan Instagram resmi milik ITSNU-STAIS Pasuruan “Acara ini digelar dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah yaitu mengenakan masker dan menjaga jarak antar personal,” […]

  • Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • visibility 997
    • 0Komentar

    Dikutip dari laman resmi MUI, mui.or.id, Komisi Fatwa MUI menetapkan bahwa hewan yang terkena Foot and Mouth Disease atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) gejala klinis kategori berat tidak sah untuk dijadikan hewan kurban. Hal itu disampaikan Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, saat memberikan paparan dalam konferensi pers Fatwa Nomor 32 Tahun […]

  • ISNU Pasuruan Luncurkan Buku Dinamika Organisasi

    ISNU Pasuruan Luncurkan Buku Dinamika Organisasi

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan luncurkan buku dinamika organisasi pada acara Seminar Nasional dan penanda tanganan MoU Perguruan Tinggi  Kabupaten Pasuruan, di Hotel Dalwa, Jum’at, (29/06/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, buku profil dinamika oranisasi berisi dokumen kegiatan ISNU Kabupaten Pasuruan periode pertama […]

  • Bantu Peningkatan Mutu Pendidikan, PCNU Kabupaten Pasuruan Bangun Ruang Kelas di SMK Shalahuddin

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Lembaga Pendidikan Ma’arif (LP Ma’arif), resmikan 2 (dua) Ruang Kelas Baru (RKB) Lantai II di SMK Shalahudin Pasuruan, Rabu kemarin (12/12). Dalam acara peresmian tersebut, Ketua LP Ma’arif PCNU kabupaten Pasuruan KH. A. Mujib Imron, SH., MH berharap agar bantuan ini mampu meningkatkan kinerja lembaga dalam mengawal […]

  • PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan Sukses Fasilitasi Pembentukan PAC di Nguling

    PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan Sukses Fasilitasi Pembentukan PAC di Nguling

    • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan sukses menfasilitasi pembentukan PAC (Pimpinan Anak Cabang) IPNU dan IPPNU Kecamatan Nguling masa khidmat 2021-2023 yang bertempat di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Nguling, Minggu (14/3/2021). Ust. Nanang Sholahudin, selaku Ketua MWCNU Nguling, mengatakan sangat senang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca