Breaking News
light_mode

Ketua PW Ishari Jatim : Ceritakan Berdirinya Ishari NU di Indonesia

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
  • visibility 1.372
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (19/11/2023).

Ketua Wilayah (PW) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) KH. Muhammad Nuruddin mengatakan, berbicara Ishari maka harus bicara Pasuruan karena Ishari lahir, dibesarkan dan disebarkan oleh ulama ulama Pasuruan.

“Fakta sejarah Ishari di deklarasikan di Kota Pasuruan pada tahun 1959 dan pada muktamar NU di Surakarta Ishari masuk pada binaan Syuriyah NU dan kepengurusannya di dominasi oleh Kiai Pasuruan, ” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Kiai Pasuruan yang masuk jajaran kepengurusan pusat Ishari diantaranya KH Ahmad Djufri, KH Ahmad bin Abdurohim, Kiai Ahaddun asal Pasuruan.

” Pada masa itu Ishari belum ada tambahan NU dan pada Kiai Imron Mutamkkinlah yang menambahkan nama Ishari NU pada Muktamar NU,” ujarnya.

Menurutnya anggota dan pengurus Ishari NU didominasi oleh seniman maka tidak heran jika admistrasi organisasinya tidak berjalan hal itu terbukti Musyawarah Nasional (Munas) Ishari di lakukan pada tahun 1995 di Lamongan.

“Latar belakang anggota dan pengurus Ishari adalah orang orang yang cinta kepada Rosulallah untuk membaca sholawat disuatu tempat dan berkumpul menjadi satu,” ujarnya.

Pada Muktamar NU di Lirboyo Ishari bukan masuk kepada Badan Otonom (Banom) namun, Lembaga Seni dan Budaya (lSH) kemudian dipindah ke lembaga Thoriqoh Al Muqtabarh dan pada Munas di Jombang Ishari menjadi banom NU.

“Pada Muktamar NU di Lirboyo satu satunya Munas Ishari yang tidak diakui oleh PBNU adalah Munas pertama yang dilaksananan di lamongan karena tidak memiliki SK,” ujarnya.

Oleh karena itu banggalah kalian karena Ishari NU Pasuruan bisa memberikan keberkahan kepada Jawa Timur hingga Nasional. Tak hanya itu berkat Ishari NU Pasuruan Jawa Timur berhasil mengelar Muwilab ke 2 di tahun 2012 sejak 1985.

“Berkat Muscab Ishari NU Pasuruan PW Ishari berhasil mengelar Muswil setelah 27 tahun,” ujarnya.

Menurutnya Kiai Pasuruan memiliki cara tersendiri untuk mengkader setiap generasi dan itu pasti bertentangan namun hasilnya bisa kita rasakan.

“Alhamdulillah berkat Pasuruan Ishari NU sudah menyebar luas di Indonesia,”tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Wokshop ISNU Pasuruan Komitmen Terbitkan Buku dan Karya Tulis Ilmiah

    Gelar Wokshop ISNU Pasuruan Komitmen Terbitkan Buku dan Karya Tulis Ilmiah

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2023
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan gelar Workshop Penulisan Buku di Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bangil, Ahad (29/10/2023). Dari kegiatan ini peserta didorong untuk membuat satu karya yang akan diterbitkan baik dalam bentuk buku atau karya tulis ilmiah nantinya akan diterbitkan oleh ISNU Kabupaten Pasuruan. “Kegiatan […]

  • Membaca Penanganan Covid-19 di Wuhan & United Kingdom, ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Webinar Bertajuk Pandemi & Agama

    Membaca Penanganan Covid-19 di Wuhan & United Kingdom, ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Webinar Bertajuk Pandemi & Agama

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • visibility 710
    • 0Komentar

    ITSNU-STAIS Pasuruan bersama TV9 menggelar seminar online internasional dengan tema “Pandemic, Religion, and Issues Around It”, Rabu (13/05/2020). Seminar ini dilakukan via Google Meet dengan peserta sebanyak 250 orang dari berbagai daerah di Indonesia dan 2 Narasumber. Ahmad Syaifuddin Zuhri sebagai narasumber pertama adalah Dewan Pembina PPI Tiongkok yang saat ini sedang menempuh pendidikan Ph.D […]

  • Niat Puasa Ramadhan: Wajib Setiap Malam atau Cukup Sekali?

    Niat Puasa Ramadhan: Wajib Setiap Malam atau Cukup Sekali?

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Niat merupakan salah satu rukun yang wajib dilakukan setiap Muslim yang hendak berpuasa. Dalam puasa wajib seperti puasa Ramadhan, qada, dan nazar, seseorang harus berniat di malam hari sebelum terbit fajar.Berbeda halnya puasa sunnah, yang lebih longgar, seseorang boleh baru berniat di siang harinya. Ulama mazhab empat sepakat bahwa puasa Ramadhan wajib dimulai dengan niat. […]

  • Gus Ipong Ajak Kader Ansor Banser Makmurkan Masjid dan Perkuat Kepedulian Sosial

    Gus Ipong Ajak Kader Ansor Banser Makmurkan Masjid dan Perkuat Kepedulian Sosial

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengajak seluruh kader Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna untuk terus memakmurkan serta meramaikan masjid sebagai pusat kegiatan umat dan penguatan nilai keagamaan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat upacara penutupan Diklat Dua Matra PAC GP Ansor Gondangwetan Kabupaten Pasuruan […]

  • Terpilih sebagai Ketua, Nur Ali Farchan Usung IPNU Wajah Baru

    Terpilih sebagai Ketua, Nur Ali Farchan Usung IPNU Wajah Baru

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Pasuruan, NU PasuruanNur Ali Farchan, Ketua terpilih Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2022-2024 memfokuskan perubahan dan inovasi dalam visi misi kepemimpinannya. “Dua fokus tersebut kami rangkum dalam satu grand desain ‘IPNU Wajah Baru’. Jadi, pembaharuan tersebut tidak terbatas hanya pada kepengurusannya, tetapi juga dalam beberapa bidang, khususnya digital,” jelasnya […]

  • Begini pesan KH. Imron Mutamakkin saat Istighosah Rutin PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • visibility 964
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Istiqomah menggelar Istighosah Rutin. Pada hari Jum’at, 18 Muharram 1440 H/28 September 2018, Istighosah bertempat di Masjid al-Ikhsan, wilayah kerja Pengurus ranting NU Karang Tengah MWC NU Winongan. Dalam tausiyahnya, KH. M. Imron Mutamakkin berharap masyarakat untuk mensukseskan Program Matikan TV saat Maghrib hingga Isya’. Selain itu, Gus […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca