Breaking News
light_mode

Dukung Santri & Mahasiswa, ISNU Kab. Pasuruan Bagikan 2000 Masker & Vitamin

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
  • visibility 677
  • comment 0 komentar

Dalam rangka memberikan dukungan terhadap anjuran pemerintah terkait disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 serta pengetatan kembali berbagai kegiatan kemasyarakatan. Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan membagikan sekitar 2000 masker ke sejumlah Lembaga Pendidikan dan Perguruan Tinggi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Minggu (10/1/2021).

Pembagian masker yang dilakukan oleh para sarjana NU tersebut bermula dari pemberian masker kepada para Mahasiswa Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah (IAI DALWA) Bangil dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini. Selanjutnya, direncanakan pembagian masker itu akan meliputi seluruh Lembaga Pendidikan dan Perguruan Tinggi yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Menurut Dr Ahmad Adip Muhdi, M.Hi, Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa pembagian masker ini merupakan bentuk kegiatan ISNU dalam membantu program pemerintah dalam upaya penuntasan wabah Covid-19.


“Kita tahu sendiri bahwa pemerintah telah mengeluarkan surat edaran melalui Tim Gugus Tugas Kabupaten terkait pengetatan protokol kesehatan di masyarakat. Hal ini dikarenakan makin meningkatnya kasus covid-19,” ungkap Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Beliau juga menambahkan bahwa dengan disiplin protokol kesehatan ditingkatan lembaga pendidikan diharapkan tidak ada kasus yang menimpa para warga yang sedang belajar di Lembaga atau Perguruan Tinggi tersebut.


“ada sekitar 11 Perguruan Tinggi di Kabupaten Pasuruan, nantinya bukan hanya Dalwa dan Al-Yasini saja, kita sudah membagi masker bantuan pemerintah ini ke sejumlah Perguruan Tinggi dan beberapa Lembaga Pendidikan di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.

Selain membagikan masker, kegiatan yang dimotori oleh PC ISNU Kabupaten Pasuruan itu, juga membagikan sejumlah Vitamin C kepada para santri, pelajar dan mahasiswa Dalwa dan Al-Yasini dengan harapan dapat meningkatkan imunitas tubuh para santri, pelajar dam mahasiswa tersebut.

Selanjutnya, PC ISNU Kabupaten Pasuruan menghimbau kepada para ustadz-ustadzah, guru dan dosen agar ikut mensosialisasikan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Perguruan Tinggi maupun satuan Pendidikannya masing-masing. Sehingga penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan wabah ini dapat segera berakhir.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikuti Forum Tadabur Alam, Membaca & Melawan Konflik Lingkungan di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
    • visibility 990
    • 0Komentar

    Ribuan perusahaan industri berdiri di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pembuangan limbah dari beberapa perusahaan industri tersebut memicu konflik lingkungan. Hingga saat ini, banyak konflik lingkungan di Pasuruan yang belum dapat diselesaikan. Parahnya, konflik lingkungan semacam itu mulai dianggap sebagai hal yang wajar bagi daerah industri. Padahal, buruknya kondisi lingkungan hidup, menurut para ahli, dapat mempengaruhi dinamika sosial […]

  • 1500 Undangan Hadir di Haul KH. Muhammad Kholilurrahman bin KH. Abdul Alim

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • visibility 1.229
    • 0Komentar

    Tepat pada hari Rabu 02 Januari 2019 atau 25 Robiul Tsani 1440 Pondok Pesantren Sidogiri memperingati Haul KH. Muhammad Kholilurrahman bin KH. Abdul Alim dan Mas Moch. Daqiqiyah bin KH. Abdul Alim. Acara haul yang dilaksanakan di kediaman KH. Abdul Alim bin Abdul Jalil tersebut, diiringi dengan pembacaan Sholawat Burdah oleh tim sholawat Ponpes Sidogiri. […]

  • Cegah Pernikahan Usia Anak, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    Cegah Pernikahan Usia Anak, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanMahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 11 memberikan penyadaran untuk mencegah terjadinya pernikahan usia anak atau usia sekolah. Sosialisasi “Merencanakan Kehidupan dengan Katakan Tidak pada Pernikahan Dini” digelar di Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Baitul Ulum, Desa […]

  • Kurangi Sampah, Mahasiswa UNU-STAI Salahuddin Pasuruan Buat Ecobrick “TEBAS”

    Kurangi Sampah, Mahasiswa UNU-STAI Salahuddin Pasuruan Buat Ecobrick “TEBAS”

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    Gondang Wetan, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi (KKN-K) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelolah sampah plastik menjadi ecobrick di Balai Desa Tebas, Kecamatan Gondang Wetan, Rabu (30/8/2023). Salah ssatu peserta kelompok KKN UNU STAI Salahuddin Lailatul Nuzulah mengatakan, sampah plastik adalah salah satu jenis sampah yang sulit untuk […]

  • Cetak Konten Kreator, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Gelar Workshop Media

    Cetak Konten Kreator, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Gelar Workshop Media

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • visibility 791
    • 0Komentar

    Pohjentrek , NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan workshop media di tiga tempat yakni Kecamatan Gondangwetan, Kraton dan Lumbang. Workshop ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang diperlukan untuk menghasilkan konten yang informatif dan berkualitas tinggi, serta untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam melaporkan berita dan dokumentasi […]

  • KH Imron Mutamakkin Tekankan Makna Santri dalam Haul KH Abdurrahman Syakur

    KH Imron Mutamakkin Tekankan Makna Santri dalam Haul KH Abdurrahman Syakur

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa makna santri tidak hanya terbatas pada mereka yang pernah mondok di pesantren. Menurutnya, siapa pun yang memegang teguh agamanya Allah dan berakhlak baik, layak disebut santri. Hal itu disampaikan KH Imron Mutamakkin dalam acara Haul ke-6 KH Abdurrahman Syakur […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca