Breaking News
light_mode

Gus Nasih Ceritakan Dipisahnya IPNU IPPNU Pasuruan

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
  • visibility 1.158
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nashor mengatakan pengkaderan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dipisah pada zaman almagfurlah Rois Syuriyah KH Abdul Ghofur dan kembali di tegaskan pada zaman almagfurlah KH Muzakki Birul Alim.

“Gagasan memisahkan IPNU dan IPPNU Kabupaten Pasuruan dipisah digelorakan pada saat saya menjadi ketua IPNU Kabupaten Pasuruan,” ujarnya pada saat jambore santri di Pintu langit, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, Jum’at -Ahad (10-12/11/2023).

Lebih lanjut Gus Nasih sapaan akrabnya menegaskan bahwasanya jadikan ini sebagai keunikan dari Kabupaten Pasuruan yang tidak dimiliki oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU yang lainnya.

“Dulu berat dilakukan pada zaman saya karena dokteinnya IPNU dan IPPNU harus bersama ternyata hari ini terbukti IPNU di Kabupaten Pasuruan bisa berjalan tanpa IPPNU,” tendasnya.

Tak hanya itu PCNU Kabupaten Pasuruan juga menginstruksikan kepada setiap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) bahwasanya pengkaderan di IPNU dan IPPNU di tingkat kecamatan harus di bagi yang mampu melaksanakannya.

“Pengkaderan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU sudah dipisah di sebagian kecamatan,” imbuhnya.

Dirinya berharap PC IPNU Kabupaten Pasuruan bisa mengawal pembentukan dan menggerakkan Pimpinan Komisariat (PK) di setiap Kabupaten Pasuruan.

“Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah pengawalan silahkan siapkan wadah untuk mengawal IPNU di tingkat komisariat,” harapannya.

Penulis ; Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Pakan Ikan Naik, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Pelatihan

    Harga Pakan Ikan Naik, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Pelatihan

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
    • visibility 1.384
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar pelatihan pembuatan pakan ikan alternatif magot di Balai Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan Ahad (27/08/2023). Lallatul Nuzulah salah satu mahasiswa KKN-K UNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah […]

  • Raker Fatayat NU Rejoso: Rumuskan Program Adaptif untuk Pemberdayaan Perempuan

    Raker Fatayat NU Rejoso: Rumuskan Program Adaptif untuk Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Rejoso menggelar Rapat Kerja (Raker) di Aula MWCNU Rejoso, Ahad (4/5/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun program kerja yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan muda di wilayah Rejoso. Ketua PAC Fatayat NU Rejoso, Dewi Alfiah, menyampaikan bahwa Raker ini menjadi […]

  • Atasi Residu Sampah, UNU Pasuruan Mengabdi dengan Program Insinerator Minim Asap

    Atasi Residu Sampah, UNU Pasuruan Mengabdi dengan Program Insinerator Minim Asap

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Kelompok 14 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi membuka kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Selasa (21/7/2026). Ketua PMM Kelompok 14, Misbahul Malik, menyampaikan program utama kelompok difokuskan pada pengadaan insinerator minim asap sebagai alternatif pengelolaan residu sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan. […]

  • NU CARE-LAZISNU Pasuruan Beri Bantuan Tukang Becak dan Ojol

    NU CARE-LAZISNU Pasuruan Beri Bantuan Tukang Becak dan Ojol

    • calendar_month Sel, 11 Mei 2021
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Pasuruan, NU PasuruanNU CARE-Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan membagikan puluhan paket sembako dan dua juta masker untuk pekerja bidang transportasi di Kantor Operasional Nusantara Ojek (NUJEK), Kompleks Graha Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Barat Lapangan Warungdowo Kecamatan Pohjentrek, Senin (10/5/2021). Kegiatan itu dilaksanakan bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah (PW) […]

  • LTMNU  Pasuruan Gelar Bimtek Marbot: Tegaskan Standar Kebersihan Masjid Sesuai Syariat

    LTMNU Pasuruan Gelar Bimtek Marbot: Tegaskan Standar Kebersihan Masjid Sesuai Syariat

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Marbot tentang Standar Kebersihan Masjid, Ahad (26/09/2025). Kegiatan berlangsung di Aula KH Ahmad Djufri, Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, dengan peserta dari berbagai kecamatan. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dalam arahannya menyampaikan bahwa masjid merupakan pusat […]

  • Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • visibility 417
    • 0Komentar

    KH Ahmad Djufri merupakan ulama yang lahir dilahirkan di Kota Pasuruan tahun 1317H/1900M dari pasangan suami istri Syekh Djufri dan Nyai Hj Sulhah. Sejak kecil pendidikannya di awasi langsung oleh kedua orang tuanya. Pendidikan Pada masa remaja beliau belajar ilmu agama dari banyak guru dan ulama ternama diantara adalah KH Abdullah bin Yasin Kebonsari, Kiai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca