Breaking News
light_mode

Gus Taufiq Minta MWC dan Ranting Mengisi Waktu dan Tempat di Masyarakat dengan Program NU

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
  • visibility 1.044
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Ahmad Taufiq berpesan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) serta perangkat organisasi menjalankan amanah Rais Syuriyah Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur.

Hal itu diungkapkan pada Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Sabilillah, Dusun Jetis, Wilayah MWCNU Sidogiri, Kecamatan Kraton, Sabtu (16/03/2024).

“Kita (Organisasi NU) harus terdepan dalam merebut waktu dan tempat di masyarakat,” ujar Gus Taufiq menirukan dawuhnya KH Ad Rahman Syakur.

Dirinya juga menjelaskan, Bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memaksimalkan organisasi dalam mensyiarkan dan mensosialisasikan program kegiatan NU di wilayahnya masing-masing. Mengingat semangat masyarakat dalam beribadah di suci tersebut.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Mari kita bisa masuk kepada masyarakat untuk mengenalkan dan melibatkan masyarakat di dalam program-program jam’iyah Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah Pasuruan itu mengingatkan, jangan sampai di Bulan Ramadhan terdapat waktu dan tempat di masyarakat yang kosong dari program dan kegiatan NU. Khususnya di bidang kegiatan keagamaan.

“Jika kita bisa menjalankan secara maksimal kegiatan keagamaan di masyarakat, berarti kita mampu menjalankan warisan perjuangan ulama. Yakni membentengi akidah Ahlussunah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika program dan kegiatan NU mampu mengisi waktu dan tempat di masyarakat, secara otomatis masyarakat mendapatkan pembentengan dari faham keagamaan radikal dan ekstrim.

“Kunci membentengi masyarakat agar tidak keluar dari akidah aswaja adalah NU (Organisasi dan pengurusnya) terlihat dalam kegiatan di masyarakat. Seperti pembacaan tahlil, maulid nabi, dan lain-lain,” kata alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Ia menambahkan, tugas utama pengurus NU ialah mencari cara agar kekuatan jamiyah dan jamaah ini tetap menyatu. Agar modal kultural yang dimiliki NU berjalan dengan optimal dan semakin berkembang.

Penulis: Mokh Faisol
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISNU Pasuruan Buka Rekrutmen Pendamping Halal, Ajak Masyarakat Berdayakan UMKM

    ISNU Pasuruan Buka Rekrutmen Pendamping Halal, Ajak Masyarakat Berdayakan UMKM

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • visibility 1.205
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar open rekrutmen Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang akan berlangsung mulai 15 hingga 30 Juni 2025 mendatang. Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adib Muhdi, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan target nasional dalam sertifikasi halal, khususnya bagi […]

  • Dukung Olahan Susu untuk Keluarga dan Dijual, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Seminar

    Dukung Olahan Susu untuk Keluarga dan Dijual, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Seminar

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanMahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 4 mendukung warga mengolah susu untuk keluarga dan dijual. Dukungan itu diwujudkan dengan menggelar Seminar Pengolahan Susu di Balai Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Ahad (13/8/2023). Bimtek terlaksana bekerja […]

  • Ikuti Forum Tadabur Alam, Membaca & Melawan Konflik Lingkungan di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    Ribuan perusahaan industri berdiri di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pembuangan limbah dari beberapa perusahaan industri tersebut memicu konflik lingkungan. Hingga saat ini, banyak konflik lingkungan di Pasuruan yang belum dapat diselesaikan. Parahnya, konflik lingkungan semacam itu mulai dianggap sebagai hal yang wajar bagi daerah industri. Padahal, buruknya kondisi lingkungan hidup, menurut para ahli, dapat mempengaruhi dinamika sosial […]

  • Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • visibility 1.299
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqin KH Abdullah Kholil Imam berwasiat, untuk selalu meneruskan perjuangan Rasulullah. Dengan menjadi teladan dalam menegakkan perilaku akhlakul karimah. “Abah berpesan, agar ‘Berjuang dengan berakhlakul karimah. Tidak harus dengan kekuasaan dan harta. Sebab, khidmah pada manusia dengan harta saja, kamu tidak akan membuat mereka puas’ (Menirukan […]

  • Tingkatkan Kualitas Petugas Adzan & Iqomah, LTM PCNU Kab. Pasuruan Gelar Diklat

    • calendar_month Rab, 26 Des 2018
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, sukses menyelenggarakan Diklat Petugas Adzan & Iqomah bertempat di Graha KH. Ach. Jufri, kompleks kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, Jln. Raya Warungdowo Utara Kejayan Pasuruan, Selasa (25/12/2018). Menurut Mundir Muslih, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman terkait tata cara adzan dan iqomah. Seperti Adzan dalam […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Mukhammad Fery Ardiansyah menceritakan, pengalamannya saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. “Seminggu lebih di lokasi KKN hanya membantu penanganan banjir. Luar biasa,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (24/02/2022). Ia lalu menjelaskan, bahwa teman-teman kelompoknya terbagi menjadi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca