Breaking News
light_mode

Gus Taufiq Minta MWC dan Ranting Mengisi Waktu dan Tempat di Masyarakat dengan Program NU

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
  • visibility 1.105
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Ahmad Taufiq berpesan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) serta perangkat organisasi menjalankan amanah Rais Syuriyah Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur.

Hal itu diungkapkan pada Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Sabilillah, Dusun Jetis, Wilayah MWCNU Sidogiri, Kecamatan Kraton, Sabtu (16/03/2024).

“Kita (Organisasi NU) harus terdepan dalam merebut waktu dan tempat di masyarakat,” ujar Gus Taufiq menirukan dawuhnya KH Ad Rahman Syakur.

Dirinya juga menjelaskan, Bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memaksimalkan organisasi dalam mensyiarkan dan mensosialisasikan program kegiatan NU di wilayahnya masing-masing. Mengingat semangat masyarakat dalam beribadah di suci tersebut.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Mari kita bisa masuk kepada masyarakat untuk mengenalkan dan melibatkan masyarakat di dalam program-program jam’iyah Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah Pasuruan itu mengingatkan, jangan sampai di Bulan Ramadhan terdapat waktu dan tempat di masyarakat yang kosong dari program dan kegiatan NU. Khususnya di bidang kegiatan keagamaan.

“Jika kita bisa menjalankan secara maksimal kegiatan keagamaan di masyarakat, berarti kita mampu menjalankan warisan perjuangan ulama. Yakni membentengi akidah Ahlussunah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika program dan kegiatan NU mampu mengisi waktu dan tempat di masyarakat, secara otomatis masyarakat mendapatkan pembentengan dari faham keagamaan radikal dan ekstrim.

“Kunci membentengi masyarakat agar tidak keluar dari akidah aswaja adalah NU (Organisasi dan pengurusnya) terlihat dalam kegiatan di masyarakat. Seperti pembacaan tahlil, maulid nabi, dan lain-lain,” kata alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Ia menambahkan, tugas utama pengurus NU ialah mencari cara agar kekuatan jamiyah dan jamaah ini tetap menyatu. Agar modal kultural yang dimiliki NU berjalan dengan optimal dan semakin berkembang.

Penulis: Mokh Faisol
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sayyidina Umar RA dan Warisan Perdamaian di Jerusalem

    Sayyidina Umar RA dan Warisan Perdamaian di Jerusalem

    • calendar_month Rab, 3 Mar 2021
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    Sebelum kedatangan Khalifah Umar bin Khaṭṭāb ra., Jerusalem adalah tempat dimana syak wasangka adalah kewajaran. Barangkali itu memang nasib Jerusalem, yang pernah diserbu oleh seorang Firaun dari Mesir, ditindas oleh Babilonia, kemudian Roma, dan bahkan di tahun 614 M ditaklukkan oleh pasukan Persia. Bila dalam perang sebelumnya orang Yahudi yang dihabisi, dalam penyerbuan oleh pasukan […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Manfaatkan Limbah Cangkang Kerang Jadi Bahan Paving Block

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Manfaatkan Limbah Cangkang Kerang Jadi Bahan Paving Block

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • visibility 1.243
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 14 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) membuat Paving Block berbahan limbah cangkang kerang di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Penanggung Jawab Kegiatan Rudi Kurniawan menjelaskan, limbah cangkang kerang di desa Kalirejo belum dimanfaatkan secara maksimal. Biasanya hanya dijadikan bahan […]

  • RTL Makesta, Neng Amik Ungkap Cara Mudah Memimpin Organisasi

    RTL Makesta, Neng Amik Ungkap Cara Mudah Memimpin Organisasi

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanWakil Rektor III Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Amidatus Sholihat menyampaikan, cara yang paling mudah dalam menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi atau komunitas. “Mengatur orang banyak paling mudah adalah dengan contoh,” imbuhnya saat menjadi pembicara kegiatan Rencana Tindak Lanjut ke-4 Masa Kesetiaan Anggota Baru (Makesta) Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) […]

  • Tepat Harlah IPNU ke-67, IPNU Kab. Pasuruan Resmi Dilantik

    Tepat Harlah IPNU ke-67, IPNU Kab. Pasuruan Resmi Dilantik

    • calendar_month Jum, 26 Feb 2021
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Bertepatan dengan Hari Lahir (Harlah) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-67 tahun, Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2020 – 2021 Resmi dilantik. Rabu (24/2/2021). Dengan tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan Covid-19, pelantikan yang digelar di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan dipimpin langsung oleh Ketua PW […]

  • IPNU-IPPNU Karangsentul Mantapkan Eksistensi lewat Dies Maulidiyah

    IPNU-IPPNU Karangsentul Mantapkan Eksistensi lewat Dies Maulidiyah

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • visibility 674
    • 1Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan sukses menggelar Dies Maulidiyah ke-5 di kediaman Ayu, Selasa (30/10/2025). Ketua Pimpinan Cabang PC IPPNU Kabupaten Pasuruan Siti Julaikha mengatakan, momentum dies maulidiyah juga menjadi ajang refleksi perjalanan ranting. Ia menegaskan pentingnya menjaga […]

  • HSN 2018: Santri Pasuruan Bersama LPBI NU Belajar Wast Water Manajemen

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2018 Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI NU) Kabupaten Pasuruan bekerjasama LPBI NU Pusat mengadakan kegiatan Bimtek Pengelolaan Lingkungan melalui konservasi air. Program yang bertajuk “Dari Pesantren Selamatkan Bumi” ini terfokus pada pada peningkatan kapasitas komunitas pesantren salam mengelola air di lingkungannya. Kegiatan yang diikuti oleh 30 […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca