Breaking News
light_mode

Gus Taufiq Minta MWC dan Ranting Mengisi Waktu dan Tempat di Masyarakat dengan Program NU

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
  • visibility 999
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Ahmad Taufiq berpesan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) serta perangkat organisasi menjalankan amanah Rais Syuriyah Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur.

Hal itu diungkapkan pada Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Sabilillah, Dusun Jetis, Wilayah MWCNU Sidogiri, Kecamatan Kraton, Sabtu (16/03/2024).

“Kita (Organisasi NU) harus terdepan dalam merebut waktu dan tempat di masyarakat,” ujar Gus Taufiq menirukan dawuhnya KH Ad Rahman Syakur.

Dirinya juga menjelaskan, Bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memaksimalkan organisasi dalam mensyiarkan dan mensosialisasikan program kegiatan NU di wilayahnya masing-masing. Mengingat semangat masyarakat dalam beribadah di suci tersebut.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Mari kita bisa masuk kepada masyarakat untuk mengenalkan dan melibatkan masyarakat di dalam program-program jam’iyah Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah Pasuruan itu mengingatkan, jangan sampai di Bulan Ramadhan terdapat waktu dan tempat di masyarakat yang kosong dari program dan kegiatan NU. Khususnya di bidang kegiatan keagamaan.

“Jika kita bisa menjalankan secara maksimal kegiatan keagamaan di masyarakat, berarti kita mampu menjalankan warisan perjuangan ulama. Yakni membentengi akidah Ahlussunah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika program dan kegiatan NU mampu mengisi waktu dan tempat di masyarakat, secara otomatis masyarakat mendapatkan pembentengan dari faham keagamaan radikal dan ekstrim.

“Kunci membentengi masyarakat agar tidak keluar dari akidah aswaja adalah NU (Organisasi dan pengurusnya) terlihat dalam kegiatan di masyarakat. Seperti pembacaan tahlil, maulid nabi, dan lain-lain,” kata alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Ia menambahkan, tugas utama pengurus NU ialah mencari cara agar kekuatan jamiyah dan jamaah ini tetap menyatu. Agar modal kultural yang dimiliki NU berjalan dengan optimal dan semakin berkembang.

Penulis: Mokh Faisol
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • visibility 987
    • 0Komentar

    Dikutip dari laman resmi MUI, mui.or.id, Komisi Fatwa MUI menetapkan bahwa hewan yang terkena Foot and Mouth Disease atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) gejala klinis kategori berat tidak sah untuk dijadikan hewan kurban. Hal itu disampaikan Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, saat memberikan paparan dalam konferensi pers Fatwa Nomor 32 Tahun […]

  • Gus Kikin: NU Lahir di Bawah Tekanan, Kini Jadi Penentu Arah Keagamaan Dunia

    Gus Kikin: NU Lahir di Bawah Tekanan, Kini Jadi Penentu Arah Keagamaan Dunia

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, menegaskan bahwa arah gerakan NU hari ini harus kembali pada orientasi spiritual, yakni mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, bukan kepada yang berkuasa. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Organisasi Zona Pasuruan Raya PWNU Jawa Timur yang digelar […]

  • Awal Muharram, Rutinan Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    Awal Muharram, Rutinan Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Rejoso menyelenggarakan rutinan sekaligus menyantuni anak yatim di Musala Al-Hidayah, Dusun Ngopak Wetan, Desa Arjosari, Jumat (05/08/2022). Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Arjosari Ustadz Zainuri menyampaikan, terima kasih dan apresiasi kepada PAC Ansor Rejoso. “Telah menghidupkan ranting-rantingnya dengan kegiatan rutinan dan […]

  • Ini Tujuan Ansor Gunting Sukorejo Lakukan Turba

    Ini Tujuan Ansor Gunting Sukorejo Lakukan Turba

    • calendar_month Ming, 18 Apr 2021
    • visibility 843
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Gunting Kecamatan Sukorejo menggelar kegiatan Turun ke Bawah (Turba) ke Dusun Pajaran, Sabtu (17/4/2021). Kegiatan itu merupakan rangkaian konsolidasi untuk menyatukan persepsi pengurus organisasi dan persiapan rencana penyusunan program kerja periode 2021-2023. “Kami sekaligus Ta’arufan, kenalan kepengurusan ranting yang baru,” ujar Muhamad Ismail selaku Ketua […]

  • Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • visibility 393
    • 0Komentar

    KH Ahmad Djufri merupakan ulama yang lahir dilahirkan di Kota Pasuruan tahun 1317H/1900M dari pasangan suami istri Syekh Djufri dan Nyai Hj Sulhah. Sejak kecil pendidikannya di awasi langsung oleh kedua orang tuanya. Pendidikan Pada masa remaja beliau belajar ilmu agama dari banyak guru dan ulama ternama diantara adalah KH Abdullah bin Yasin Kebonsari, Kiai […]

  • Inovatif, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bikin Keripik dari Limbah Bonggol Pisang

    Inovatif, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bikin Keripik dari Limbah Bonggol Pisang

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) berhasil memberikan inovasi dalam mengolah limbah pelepah dan bonggol pisang di Desa Logowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan menjadi keripik. Penanggung jawab kegiatan, Hamdan Robbani menyampaikan, sebagian besar kebun dan pekarangan di Desa Logowok banyak […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca