Breaking News
light_mode

Gus Taufiq Minta MWC dan Ranting Mengisi Waktu dan Tempat di Masyarakat dengan Program NU

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
  • visibility 1.136
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Ahmad Taufiq berpesan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) serta perangkat organisasi menjalankan amanah Rais Syuriyah Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur.

Hal itu diungkapkan pada Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Sabilillah, Dusun Jetis, Wilayah MWCNU Sidogiri, Kecamatan Kraton, Sabtu (16/03/2024).

“Kita (Organisasi NU) harus terdepan dalam merebut waktu dan tempat di masyarakat,” ujar Gus Taufiq menirukan dawuhnya KH Ad Rahman Syakur.

Dirinya juga menjelaskan, Bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memaksimalkan organisasi dalam mensyiarkan dan mensosialisasikan program kegiatan NU di wilayahnya masing-masing. Mengingat semangat masyarakat dalam beribadah di suci tersebut.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Mari kita bisa masuk kepada masyarakat untuk mengenalkan dan melibatkan masyarakat di dalam program-program jam’iyah Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah Pasuruan itu mengingatkan, jangan sampai di Bulan Ramadhan terdapat waktu dan tempat di masyarakat yang kosong dari program dan kegiatan NU. Khususnya di bidang kegiatan keagamaan.

“Jika kita bisa menjalankan secara maksimal kegiatan keagamaan di masyarakat, berarti kita mampu menjalankan warisan perjuangan ulama. Yakni membentengi akidah Ahlussunah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika program dan kegiatan NU mampu mengisi waktu dan tempat di masyarakat, secara otomatis masyarakat mendapatkan pembentengan dari faham keagamaan radikal dan ekstrim.

“Kunci membentengi masyarakat agar tidak keluar dari akidah aswaja adalah NU (Organisasi dan pengurusnya) terlihat dalam kegiatan di masyarakat. Seperti pembacaan tahlil, maulid nabi, dan lain-lain,” kata alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Ia menambahkan, tugas utama pengurus NU ialah mencari cara agar kekuatan jamiyah dan jamaah ini tetap menyatu. Agar modal kultural yang dimiliki NU berjalan dengan optimal dan semakin berkembang.

Penulis: Mokh Faisol
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Harlah ke 99 di MWCNU Sidogiri, dari Latih Tani Modern Hingga Santunan Yatim

    Peringatan Harlah ke 99 di MWCNU Sidogiri, dari Latih Tani Modern Hingga Santunan Yatim

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • visibility 412
    • 2Komentar

    Kraton, NU PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 99 NU dengan berbagai kegiatan. Mulai dari ‘Pengibaran 99 Bendera NU’ hingga santunan anak yatim, Senin-Rabu (14-16/02/2022). Ketua MWCNU Sidogiri KH A Saifulloh Naji menjelaskan, rangkaian acara dimulai dengan kegiatan ‘Pengibaran 99 Bendera NU’, Pelatihan Pertanian Modern, Bahsul Masail, dan Santunan […]

  • Bersihkan Sampah Sisa Banjir Bersama Warga, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    Bersihkan Sampah Sisa Banjir Bersama Warga, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sab, 29 Jan 2022
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan bersama warga melakukan Kerja Bakti membersihkan sampah sisa banjir di Dusun Bong Tengah Desa Tambak Lekok Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan Sabtu (22/01/2022). Mahasiswa ITSNU Pasuruan Saifuddin Ahmad menyampaikan, sangat bersemangat untuk meringankan beban warga terdampak banjir dengan membersihkan sisa sampah […]

  • Wakil Bendahara NU Pasuruan : Hidupkan Ramadhan dengan Membaca Al-Qur’an

    Wakil Bendahara NU Pasuruan : Hidupkan Ramadhan dengan Membaca Al-Qur’an

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    Puspo, NU Pasuruan Wakil Bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus H. Abdulloh Fahmi Salam, menegaskan bahwa Al-Qur’an akan menjadi penolong di akhirat. Hal itu disampaikan dalam Safari Ramadhan di Masjid Aisyah Alamadiyah, Punjul, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, pada Ahad (9/04/2025). “Mari ajarkan anak-anak untuk mencintai dan membaca Al-Qur’an, terutama di bulan Ramadhan,” […]

  • Sakoma NU Pasuruan Tanaman Nilai Aswaja Melalui Ma’arif NU Camp

    Sakoma NU Pasuruan Tanaman Nilai Aswaja Melalui Ma’arif NU Camp

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Winongan NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (Sakoma) Kabupaten Pasuruan mengelar Ma’arif NU Cham di Pemandian Alam Banyubiru, Kecamatan Winongan Jum’at -Ahad (24-26/11/2023). Ketua PC Sakoma Kabupaten Pasuruan Muhammad Kurdi mengatakan, peserta adalah pelajar sekolah dan madrasah yang dinaungi oleh LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan. Pada pertemuan itu ratusan peserta akan […]

  • Di Lakmud, Kader Muda NU Gondangwetan Dilatih Literasi Dakwah Digital

    Di Lakmud, Kader Muda NU Gondangwetan Dilatih Literasi Dakwah Digital

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan menggelar Latihan Kader Muda (Lakmud) di Balai Desa Lajuk, Kecamatan Gondangwetan, Jum’at-Ahad (28-30/10/2022) Ketua PAC IPNU Gondangwetan Saiful Akbar mengungkapkan, Lakmud kali ini memiliki tujuan khusus untuk mempersiapkan para kader IPNU-IPPNU dalam berdakwah […]

  • Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah : Bacaan, Arti dan Keutmaaannya

    Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah : Bacaan, Arti dan Keutmaaannya

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Salah satu amalan yang banyak dikerjakan oleh kaum muslimin menjelang pergantian Tahun Hijriyah adalah membaca doa akhir tahun.Doa tersebut dibaca pada sore hari setelah shalat Ashar di tanggal akhir bulan Dzulhijjah hingga sebelum masuk waktu Maghrib yang menandai datangnya tanggal 1 Muharam. Di dalam doa akhir tahun Islam yang dianjurkan oleh para ulama saleh terdahulu, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca