Breaking News
light_mode

Gus Taufiq Minta MWC dan Ranting Mengisi Waktu dan Tempat di Masyarakat dengan Program NU

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
  • visibility 1.067
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Ahmad Taufiq berpesan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) serta perangkat organisasi menjalankan amanah Rais Syuriyah Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur.

Hal itu diungkapkan pada Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Sabilillah, Dusun Jetis, Wilayah MWCNU Sidogiri, Kecamatan Kraton, Sabtu (16/03/2024).

“Kita (Organisasi NU) harus terdepan dalam merebut waktu dan tempat di masyarakat,” ujar Gus Taufiq menirukan dawuhnya KH Ad Rahman Syakur.

Dirinya juga menjelaskan, Bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memaksimalkan organisasi dalam mensyiarkan dan mensosialisasikan program kegiatan NU di wilayahnya masing-masing. Mengingat semangat masyarakat dalam beribadah di suci tersebut.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Mari kita bisa masuk kepada masyarakat untuk mengenalkan dan melibatkan masyarakat di dalam program-program jam’iyah Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah Pasuruan itu mengingatkan, jangan sampai di Bulan Ramadhan terdapat waktu dan tempat di masyarakat yang kosong dari program dan kegiatan NU. Khususnya di bidang kegiatan keagamaan.

“Jika kita bisa menjalankan secara maksimal kegiatan keagamaan di masyarakat, berarti kita mampu menjalankan warisan perjuangan ulama. Yakni membentengi akidah Ahlussunah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika program dan kegiatan NU mampu mengisi waktu dan tempat di masyarakat, secara otomatis masyarakat mendapatkan pembentengan dari faham keagamaan radikal dan ekstrim.

“Kunci membentengi masyarakat agar tidak keluar dari akidah aswaja adalah NU (Organisasi dan pengurusnya) terlihat dalam kegiatan di masyarakat. Seperti pembacaan tahlil, maulid nabi, dan lain-lain,” kata alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Ia menambahkan, tugas utama pengurus NU ialah mencari cara agar kekuatan jamiyah dan jamaah ini tetap menyatu. Agar modal kultural yang dimiliki NU berjalan dengan optimal dan semakin berkembang.

Penulis: Mokh Faisol
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beri Motivasi Pengurus OSIS Baru, Yayasan Roudlotul Karomah Gelar LDKS

    Beri Motivasi Pengurus OSIS Baru, Yayasan Roudlotul Karomah Gelar LDKS

    • calendar_month Ming, 28 Agu 2022
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Yayasan Roudlotul Karomah, Desa Sukorame, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk Organisasi Siswa Intra Sekolah Madrasah Tsanawiyah Satu Atap (MTs-SA) dan Madrasah Aliyah (MA) setempat, Sabtu-Ahad (27-28/08/2022). Kegiatan yang dipusatkan di Aula Yayasan Roudlotul Karomah itu, mengambil tema “Membentuk Jiwa Kepemimpinan Peserta Didik yang Siap Membawa Perubahan […]

  • Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

    Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • visibility 2.053
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanKetua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan H Ahda Arafat menceritakan, kisah seorang ulama, seorang dermawan, dan seorang mujahidin. Alih-alih mendapatkan surga, justru dilemparkan ke neraka. ”Hadits ini terdapat dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi. Ini Hadist Qudsi,” imbuhnya dalam Program Hikayat Ramadhan di youtube nupasuruan, […]

  • Ruang Digital Tak Aman 100 Persen, Ini Tips Doktor Hiroshima University

    Ruang Digital Tak Aman 100 Persen, Ini Tips Doktor Hiroshima University

    • calendar_month Jum, 1 Sep 2023
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanDoktor lulusan Hiroshima Unibersity, Japan, Lukman Hakim mengingatkan, tidak ada aktifitas yang aman 100 persen di ruang digital. Yang bisa dilakukan adalah mengurangi risiko kejahatan siber sekecil mungkin. Hal itu ditegaskan di Training of Trainer (ToT) Literasi Digital yang digelar oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Edukasi Siswa tentang Pengelolaan Sampah

    Mahasiswa UNU Pasuruan Edukasi Siswa tentang Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada siswa-siswi SD Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Mahasiswa UNU Pasuruan Nabilatus Sholichah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan jenis-jenis sampah sekaligus cara pengelolaannya kepada siswa sejak usia dini. “Kami melakukan sosialisasi tentang sampah dengan sasaran siswa […]

  • Rayakan Tradisi Bulan Suro, Ansor & Fatayat NU Nguling Sukses  Tebar Suka Cita Bersama Yatama

    Rayakan Tradisi Bulan Suro, Ansor & Fatayat NU Nguling Sukses Tebar Suka Cita Bersama Yatama

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
    • visibility 930
    • 0Komentar

    Bulan Suro merupakan salah satu bulan yang dikeramatkan oleh orang Indonesia, khususnya masyarakat suku Jawa. Pasalnya, banyak ritual budaya kemasyarakatan yang dirayakan pada bulan pembuka dalam kalender Jawa ini. Sedangkan kalangan muslim menyebut bulan Suro dengan sebutan bulan Muharram ialah bulan yang penuh dengan berkah dan kebahagiaan, terlebih bagi anak yatim piatu dan dluafa, dimana […]

  • Rumah Roboh Akibat Angin Kencang, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan

    Rumah Roboh Akibat Angin Kencang, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan

    • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
    • visibility 814
    • 0Komentar

    Kejayan, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan untuk warga terdampak angin kencang di Dusun Tegalarum, Kecamatan Kejayan, Sabtu (15/7/2023). Koordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gus Muhammad Nawawi menjelaskan, angin kencang terjadi Jumat kemarin (14/7/2023) pada pukul 16.00 WIB. Menyebabkan satu rumah roboh. “Sore. Tembok dan atap rumah roboh. Penghuni sedang bekerja […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca