Breaking News
light_mode

LFNU Pasuruan Berhasil Melihat Hilal Idul Fitri 1445 H

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
  • visibility 774
  • comment 0 komentar

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul Hilal penentuan Bulan Syawal di Pondok Pesantren Dalwa, Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 10, Selasa (9/04/2024). Dalam acara tersebut Pengurus LFNU Ustad Ma’sum melihat hilal secara langsung dalam penentuan syawal 1445 H.

“Saya bersumpah melihat hilal selama lima detik secara langsung tanpa menggunakan alat dengan bentuk piringaan bawah miring ke utara agak terlentang,” ujarnya saat di sumpah Kementrian Agama (Kemenag) Bangil.

Sementara Sekertaris LFNU Kabupaten Pasuruan Ustad M Rusdi mengatakan, suasana di pondok pesantren dalwa terpanatu cerah berwaan.

“Alhamdulillah cuaca kali ini bagus setelah beberapa hari kemarin terjadi hujan yang cukup deras di Pasuruan,” ujar Sekertaris LFNU Kabupaten Pasuruan Ustad M Rusdi.

Menurutnya berdasarkan hitungan dari tim LFNU Kabupaten Pasuruan hisab awal bulan syawal dengan metode Ad Durrul Aniq tinggi mencapai 6° 31′ 09. 90″ elongasi 9° 34′ 40. 63″.

“Kemungkinan besar hialal di Pondok Dalwa Pasuruan terlihat karena standardnya 3°, sedangkan hitungan kita sudah 6°,” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kelebihan dari Rukyatul Hilal kali ini adalah tidak ada halangan gunung penanggungan, arjuna dan welirang sehingga kita tidak kesulitan untuk melihat.

” Penentuan bulan ramadhan kita kesulitan karena terhalang gunung,” tendasnya.

Adapun yang hadir dalam acara ini adalah mahasiswa UINSA Surabaya dan UIN Walisongo Semarang, Kemendag Kabupaten Pasuruan, Pondok Pesantren Besuk dan BMKG Kabupaten Pasuruan.

Untuk menuju kesana nahdiyin harus mencari jalur alternatif karena jalur utama pantura Kecamatan Kraton di tutup total akibat curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan genangan air yang cukup tinggi. diperkiraan tujuh meter yang berada dalam pemukiman warga yang cekung, sedangkan di jalan raya ketinggiannya mencapai 60 cm.

Kendaraan roda empat dari Surabaya ke Probolinggo dialihkan masuk ke entrance Tol Rembang. Sementara kendaraan roda dua dari arah Surabaya ke Probolinggo diarahkan lewat jalan perkampungan Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, dan bisa keluar di wilayah Kecamatan Pohjentrek.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Ma’arif  Pasuruan :Pendidikan Madin Jadi Primadona Masyarakat

    Ketua Ma’arif Pasuruan :Pendidikan Madin Jadi Primadona Masyarakat

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Pendidikan LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengatakan, pendidikan Madrasah Diniyah (Madin) merupakan primadona masyarakat di Kabupaten Pasuruan hal itu terbukti dengan undang-undang peraturan Pemerintah Daerah. “Banyak masyarakat pasuruan yang menyekolahkan anaknya di Madin disekitar daerah mereka,” ujarnya pada saat Bimtek Pengembangan Menejemen Madrasah Diniyah di […]

  • Khutbah Jumat : Ahsani Taqwim dan Asfala Safilin

    Khutbah Jumat : Ahsani Taqwim dan Asfala Safilin

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • visibility 8.664
    • 0Komentar

    الحَمْدُ للهِ الّذِي خَلَقَ الخَلْقَ لِعِبَادَتِهِ، وَأَمْرُهُمْ بِتَوْحِيْدِهِ وَطَاعَتِهِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَكْمَلُ الخَلْقِ عُبُودِيَّةً للهِ، وَأَعْظَمَهُمْ طَاعَةً لَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَاِبهِ. اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ Hadirin jama’ah […]

  • Perkuat Tata Kelola Madrasah Diniyah, Maarif NU Pasuruan Gelar Pelatihan Manajemen

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • visibility 819
    • 0Komentar

    Lembaga Pendidikan Maarif (LP Maarif) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Pelatihan Manajemen Administrasi Madrasah Diniyah bertempat di Gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pasuruan, Sabtu (29/6/2019). Menurut KH. Mujib Imron, selaku Ketua LP Maarif PCNU Kabupaten Pasuruan, terdapat sebuah tantangan bagi Madrasah Diniyah di era digitalisasi saat ini. Sehingga harus dipersiapkan sumber […]

  • Cegah Tanah Longsor, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Seratus Pohon

    Cegah Tanah Longsor, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Seratus Pohon

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar seratus tanam pohon di Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa (29/08/2023) Ketua kelompak 1 M Nabil Hafidz mengatakan, kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi dampak tanah longsor di dusun taman karena hasil dari BNPB […]

  • Banom Perempuan NU Kabupaten Pasuruan Tutup Ngaos Ramadhan dengan Kajian Fiqh Wanita

    Banom Perempuan NU Kabupaten Pasuruan Tutup Ngaos Ramadhan dengan Kajian Fiqh Wanita

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • visibility 655
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Banom Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan menutup rangkaian Ngaos Ramadhan pada Ahad (23/03/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula KH Ahmad Djufri, Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Mengangkat tema Fiqh Wanita, acara ini menghadirkan KH Nukman Madjid sebagai narasumber. Dalam tausiyahnya, KH Nukman Madjid menekankan pentingnya pemahaman fiqh bagi […]

  • Kisah Ibu Zaenab Pernah Menangis, Saat Memperkenalkan Muslimat di Pelosok Lumbang

    Kisah Ibu Zaenab Pernah Menangis, Saat Memperkenalkan Muslimat di Pelosok Lumbang

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sampai sekarang saja, letak geografis Kecamatan Lumbang cukup menantang bagi aktifitas perempuan. Lebih-lebih di tahun 90 an. Pernah suatu hari, Ibu Zaenab bersama Ibu Zainab Zaki, Ketua PC Muslimat NU waktu itu, menuju Desa Welulang untuk memperkenalkan Muslimat NU dan berbagi mukenah pada masyarakat setempat. “Saya sampai nangis waktu ke sana. Banyak perempuan yang mandi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca