Breaking News
light_mode

LFNU Pasuruan Berhasil Melihat Hilal Idul Fitri 1445 H

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
  • visibility 534
  • comment 0 komentar

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul Hilal penentuan Bulan Syawal di Pondok Pesantren Dalwa, Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 10, Selasa (9/04/2024). Dalam acara tersebut Pengurus LFNU Ustad Ma’sum melihat hilal secara langsung dalam penentuan syawal 1445 H.

“Saya bersumpah melihat hilal selama lima detik secara langsung tanpa menggunakan alat dengan bentuk piringaan bawah miring ke utara agak terlentang,” ujarnya saat di sumpah Kementrian Agama (Kemenag) Bangil.

Sementara Sekertaris LFNU Kabupaten Pasuruan Ustad M Rusdi mengatakan, suasana di pondok pesantren dalwa terpanatu cerah berwaan.

“Alhamdulillah cuaca kali ini bagus setelah beberapa hari kemarin terjadi hujan yang cukup deras di Pasuruan,” ujar Sekertaris LFNU Kabupaten Pasuruan Ustad M Rusdi.

Menurutnya berdasarkan hitungan dari tim LFNU Kabupaten Pasuruan hisab awal bulan syawal dengan metode Ad Durrul Aniq tinggi mencapai 6° 31′ 09. 90″ elongasi 9° 34′ 40. 63″.

“Kemungkinan besar hialal di Pondok Dalwa Pasuruan terlihat karena standardnya 3°, sedangkan hitungan kita sudah 6°,” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kelebihan dari Rukyatul Hilal kali ini adalah tidak ada halangan gunung penanggungan, arjuna dan welirang sehingga kita tidak kesulitan untuk melihat.

” Penentuan bulan ramadhan kita kesulitan karena terhalang gunung,” tendasnya.

Adapun yang hadir dalam acara ini adalah mahasiswa UINSA Surabaya dan UIN Walisongo Semarang, Kemendag Kabupaten Pasuruan, Pondok Pesantren Besuk dan BMKG Kabupaten Pasuruan.

Untuk menuju kesana nahdiyin harus mencari jalur alternatif karena jalur utama pantura Kecamatan Kraton di tutup total akibat curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan genangan air yang cukup tinggi. diperkiraan tujuh meter yang berada dalam pemukiman warga yang cekung, sedangkan di jalan raya ketinggiannya mencapai 60 cm.

Kendaraan roda empat dari Surabaya ke Probolinggo dialihkan masuk ke entrance Tol Rembang. Sementara kendaraan roda dua dari arah Surabaya ke Probolinggo diarahkan lewat jalan perkampungan Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, dan bisa keluar di wilayah Kecamatan Pohjentrek.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

    Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

    • calendar_month Rab, 9 Des 2020
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Robikin Emhas mengatakan, jihad dengan pedang itu sudah kuno. Jihad hari ini adalah melawan korupsi. Kita dinilai sedang berjihad jika memperjuangkan negara ini bersih dari korupsi.  “Karena itu, NU melalui Lakpesdam PBNU sangat fokus dengan gerakan anti korupsi,” kata Robikin saat membuka lokakarya Pesantren Kader Penggerak (PKP) NU […]

  • Ziarah Muassis NU, Jadi Cara Konsolidasi Ansor Sukorejo

    Ziarah Muassis NU, Jadi Cara Konsolidasi Ansor Sukorejo

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • visibility 655
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan menggelar ziarah makam Muassis Nahdlatul Ulama (NU) sebagai langkah pertama konsolidasi organisasi, Sabtu (16/07/2022). Ketua PAC GP Ansor Sukorejo Mohammad Khoiruddin menyampaikan, tujuan ziarah makam muassis NU. Yakni memperkuat spirit baru berkhidmah di GP Ansor Sukorejo. “Kegiatan ini sebagai konsolidasi awal […]

  • Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

    Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    Phojentrek, NU Pasuruan Istilah santri biasanya dinisbatkan kepada mereka yang tengah menimba ilmu agama Islam di sebuah tempat bernama pesantren. Santri juga bisa diartikan sebagai orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh Mennggapi hal tersebut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin menjelaskan tiga makna santri menurut ulama Pasuruan. Hal itu disampaikan pada […]

  • Apel Pasukan GP Ansor Tutur: Satu Barisan Membangun Negeri

    Apel Pasukan GP Ansor Tutur: Satu Barisan Membangun Negeri

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tutur menggelar apel pasukan dengan tema ‘satu barisan membangun negeri’ di Lapangan Desa Ngadirejo Kecamatn Tutur Kabupaten Pasuruan, Ahad (11/05/2025). Kegiatan tersebut di harapkan ansor dan banser di Kecamatan Tutur terus ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa terutama pada golongan muda. Ketua PAC GP […]

  • Tim KOIN NU Maslahat Rejoso Peduli Korban Angin Puting Beliung

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2020
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Tim KOIN NU Maslahat Rejoso terdiri dari Fatayat, Muslimat, dan MWCNU Rejoso, kali ini menyalurkan bantuan kepada korban angin puting beliung, Kamis, 12 Maret 2020. Neng Laily Qomariah, ketua Fatayat NU Rejoso, menjelaskan bahwa tim KOIN NU Maslahat Rejoso yang selama istiqomah sejak 2017 membantu korban banjir masyarakat rejoso, kali ini juga membantu korban angin […]

  • Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Perbincangan tentang pendirian dan/atau investasi terhadap Pabrik Minuman Keras (Miras) yang beberapa hari ramai dibicarakan, jauh sebelumnya, KH. Ahmad Djufri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten tahun 1965 hingga 1974, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais Syuriyah, telah melarang masuknya pabrik miras di Pasuruan. Hal itu Beliau lakukan karena tidak ingin bahaya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca