Breaking News
light_mode

LFNU Pasuruan Berhasil Melihat Hilal Idul Fitri 1445 H

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
  • visibility 831
  • comment 0 komentar

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul Hilal penentuan Bulan Syawal di Pondok Pesantren Dalwa, Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 10, Selasa (9/04/2024). Dalam acara tersebut Pengurus LFNU Ustad Ma’sum melihat hilal secara langsung dalam penentuan syawal 1445 H.

“Saya bersumpah melihat hilal selama lima detik secara langsung tanpa menggunakan alat dengan bentuk piringaan bawah miring ke utara agak terlentang,” ujarnya saat di sumpah Kementrian Agama (Kemenag) Bangil.

Sementara Sekertaris LFNU Kabupaten Pasuruan Ustad M Rusdi mengatakan, suasana di pondok pesantren dalwa terpanatu cerah berwaan.

“Alhamdulillah cuaca kali ini bagus setelah beberapa hari kemarin terjadi hujan yang cukup deras di Pasuruan,” ujar Sekertaris LFNU Kabupaten Pasuruan Ustad M Rusdi.

Menurutnya berdasarkan hitungan dari tim LFNU Kabupaten Pasuruan hisab awal bulan syawal dengan metode Ad Durrul Aniq tinggi mencapai 6° 31′ 09. 90″ elongasi 9° 34′ 40. 63″.

“Kemungkinan besar hialal di Pondok Dalwa Pasuruan terlihat karena standardnya 3°, sedangkan hitungan kita sudah 6°,” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kelebihan dari Rukyatul Hilal kali ini adalah tidak ada halangan gunung penanggungan, arjuna dan welirang sehingga kita tidak kesulitan untuk melihat.

” Penentuan bulan ramadhan kita kesulitan karena terhalang gunung,” tendasnya.

Adapun yang hadir dalam acara ini adalah mahasiswa UINSA Surabaya dan UIN Walisongo Semarang, Kemendag Kabupaten Pasuruan, Pondok Pesantren Besuk dan BMKG Kabupaten Pasuruan.

Untuk menuju kesana nahdiyin harus mencari jalur alternatif karena jalur utama pantura Kecamatan Kraton di tutup total akibat curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan genangan air yang cukup tinggi. diperkiraan tujuh meter yang berada dalam pemukiman warga yang cekung, sedangkan di jalan raya ketinggiannya mencapai 60 cm.

Kendaraan roda empat dari Surabaya ke Probolinggo dialihkan masuk ke entrance Tol Rembang. Sementara kendaraan roda dua dari arah Surabaya ke Probolinggo diarahkan lewat jalan perkampungan Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, dan bisa keluar di wilayah Kecamatan Pohjentrek.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serba Serbi Penyambutan Mahasiswa KKN Kolaboratif UNU STAI Salahuddiin Pasuruan

    Serba Serbi Penyambutan Mahasiswa KKN Kolaboratif UNU STAI Salahuddiin Pasuruan

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2024
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Kabupaten Pasuruan di telah sampai di lokasi penugasan di beberapa desa di Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/07/2024). Diantara mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan yang di sambut dengan baik oleh masyarakat terletak di Desa Ledug Kecamatan Prigen, Desa Kejapanan […]

  • Nahkoda Baru PAC GP ANSOR Tutur 2019-2020

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • visibility 915
    • 0Komentar

    Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) merupakan satu dari beberapa Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama yang harus terus bergerak, inovatif, dan terus menjaga kualitas kaderisasi. Minggu (22/12) di balai Kecamatan Tutur dilaksanakan agenda Konferensi Anak Cabang GP ANSOR Tutur. Giat tersebut dimulai sejak pagi dan digelar sangat meriah, yakni menampilkan tatanan khas di daerah yang terletak […]

  • Gerak Cepat, NU Peduli Pasuruan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

    Gerak Cepat, NU Peduli Pasuruan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan NU Peduli Pasuruan mendirikan dapur umum mendirikan dapur umum untuk warga yang terdampak banjir akibat hujan deras di Pasuruan, di Yayasan Al Baka Rejoso, Kamis (30/01/2024). Kordinator NU Peduli Pasuruan Aris Felani mengatakan, hujan deras selama dua hari mengakibatkan daerah aliran sungai Rejoso meluap. Luapan tersebut mengakibatkan tiga kecamatan yang dilaluinya terendam. Sekitar […]

  • Jelang Muktamar ke-35 NU, Mari Bermunajat agar NU Melahirkan Keputusan Bermaslahat

    Jelang Muktamar ke-35 NU, Mari Bermunajat agar NU Melahirkan Keputusan Bermaslahat

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Istighotsah Jum’at Legi di Masjid Al Mahmud, Kecamatan Purwosari, Jumat (7/8/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menjelaskan bahwa istighotsah tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar seluruh jajaran NU memperbanyak munajat menjelang muktamar. ” Mari kita niatkan […]

  • Gus Nawawi: Galakkan Koin NU untuk Pembangunan RSNU

    Gus Nawawi: Galakkan Koin NU untuk Pembangunan RSNU

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Winongan, NU PasuruanSafari Ramadlan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memasuki malam ketiga, Minggu (18/4/2021). Kegiatan yang bertempat di wilayah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) tersebut, dilakukan secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan. Rangkaian acara diawali dengan sholat isya’, tarawih berjamaah, mauizah hasanah, dan ramah tamah. Muhammad Nawawi, menghimbau kepada warga Nahdliyin untuk […]

  • Belatung

    Ternyata, Belatung dari Bangkai Hewan Hukumnya Suci

    • calendar_month Jum, 26 Mar 2021
    • visibility 5.861
    • 1Komentar

    Rejoso, NU Kabupaten PasuruanKH. Ishomuddin Ma’shum, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Karangpandan, menjelaskan terkait hukum atas benda atau sesuatu yang keluar dari bangkai hewan. ”Bangkai ayam, yang mengeluarkan belatung, hukum asal dari bangkai ayam adalah najis, berbeda dengan belatung yang keluar dari bangkai ayam tersebut. Hukum belatung tersebut suci,” ujarnya saat mengisi pengajian […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca