Breaking News
light_mode

Tasyakuran Satu Abad NU Pasuruan, Kiai Anwar Ajak Kader Perkuat Barisan

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
  • visibility 416
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar tasyakuran memperingati satu abad perjalanan NU di Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan pada Selasa (23/09/2025).

Momentum ini menjadi ajang refleksi atas kiprah panjang NU Pasuruan yang telah hadir lebih dari seratus tahun, mengawal umat sekaligus berkontribusi bagi bangsa.

Wakil Rais Aam PBNU, KH Anwar Iskandar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada para ulama dan tokoh NU Pasuruan yang sejak awal telah meletakkan fondasi kokoh bagi organisasi. Ia menegaskan, dari Pasuruan banyak lahir ulama besar yang tidak hanya memberi manfaat secara lokal, tetapi juga berperan di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, dari Pasuruan ini lahir ulama-ulama hebat. Bahkan kini ada Kiai Muhibbul Aman Aly yang menjadi salah satu Rois PBNU. Ini patut kita syukuri, karena kiprah NU Pasuruan memberi manfaat tidak hanya bagi daerah ini, tetapi juga bangsa dan negara,” tutur Kiai Anwar.

Ia menambahkan, NU Pasuruan dikenal memiliki tradisi keilmuan yang kuat serta keberanian dalam menghadapi persoalan umat. Salah satu contohnya, ketika muncul fenomena son horeg, NU Pasuruan tampil terdepan menetapkan hukumnya haram.

“Keputusan tersebut sah dan menunjukkan keberanian serta integritas NU Pasuruan dalam menjaga akidah umat,” tegasnya.

Lebih jauh, Kiai Anwar menekankan bahwa menjadi bagian dari NU berarti siap berjuang dan menghadapi tantangan, sebagaimana perjalanan para nabi yang selalu ditempa cobaan.

“Sejak awal, NU lahir bersama berbagai ujian. Namun kita yakin, NU akan selalu mendapat penjagaan Allah. Sejarah membuktikan, siapa pun yang memusuhi NU pada akhirnya akan sirna, sementara NU tetap berdiri tegak,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Ketua MUI tersebut mengajak seluruh kader dan warga NU untuk terus meluruskan barisan serta menjaga komitmen dalam bingkai sami‘na wa atha‘na.

“Kita boleh berbeda latar belakang, tetapi di dalam jam‘iyah NU kita harus tetap satu barisan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan NU di era sekarang tidak hanya terkait urusan politik dan ekonomi, tetapi juga menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah serta merawat persatuan bangsa.

“Negara ini lahir dari kesepakatan para tokoh bangsa dengan latar belakang berbeda, berlandaskan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Tugas kita adalah terus merawat persatuan itu,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Giliran Gus Irsyad dan Banser Jatim Bantu Warga Korban Banjir Pasuruan

    Giliran Gus Irsyad dan Banser Jatim Bantu Warga Korban Banjir Pasuruan

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Winongan, NU PasuruanKomandan Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Timur, Gus H M Irsyad Yusuf menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Posko Lapangan (Poslap) NU Peduli Pasuruan, Kantor Kecamatan Winongan, Ahad (10/03/2024). Pantauan NU Pasuruan, rombongan Satkorwil Banser Jatim sampai di posko sekitar pukul 17.15 WIB. Rombongan membawa 100 kardus […]

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

  • Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Saat ini, media sosial sudah menjadi garda terdepan sebagai sarana syiar dan dakwah Islam. Sayangnya, konten yang terkait dengan syiar dan dakwah Islam di media sosial, masih didominasi oleh kelompok intoleran bahkan radikal ekstrimis. Menyadari itu dan dalam rangka membentuk kader-kader yang melek teknologi, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan […]

  • Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadhan 1446 H/2025 M Wilayah Kabupaten Pasuruan

    Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadhan 1446 H/2025 M Wilayah Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • visibility 2.481
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1446 H/2025. Jadwal Imsakiyah memuat pukul sholat lima waktu, nisful lail (Separuh malam), imsak, thulu’ (Terbitnya matahari), dan Dhuha. “Untuk Imsak pukul 04.09 WIB di tanggal 1 Ramadhan hingga 25 Ramadhan. Adapun 26 Ramadhan dan seterusnya, […]

  • Fatayat NU Pasuruan dan Jatim Siap Ciptakan Ruang Aman Untuk Anak dan Perempuan.

    Fatayat NU Pasuruan dan Jatim Siap Ciptakan Ruang Aman Untuk Anak dan Perempuan.

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pasuruan dan Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A) Fatayat NU Jatim menggelar seminar penguatan aset fatayat dalam penanganan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak di Gedung Muslimat, Ahad (29/10/2024). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat upaya penangan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. […]

  • Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bangun TPS dan Latih Santri Daur Ulang Sampah

    Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bangun TPS dan Latih Santri Daur Ulang Sampah

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanBelum banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk bertanggungjawab terhadap sampahnya masing-masing. Hal itu disebabkan oleh banyak faktor. Diantaranya belum masifnya pendidikan peduli sampah hingga dukungan sarana prasana tempat pembuangan sampah. Menyadari itu, Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Temarik (KKNT) kelompok 4 menginisiasi pembuatan Tempat […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca