Breaking News
light_mode

Ikuti Forum Tadabur Alam, Membaca & Melawan Konflik Lingkungan di Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
  • visibility 1.006
  • comment 0 komentar

Ribuan perusahaan industri berdiri di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pembuangan limbah dari beberapa perusahaan industri tersebut memicu konflik lingkungan. Hingga saat ini, banyak konflik lingkungan di Pasuruan yang belum dapat diselesaikan.

Parahnya, konflik lingkungan semacam itu mulai dianggap sebagai hal yang wajar bagi daerah industri. Padahal, buruknya kondisi lingkungan hidup, menurut para ahli, dapat mempengaruhi dinamika sosial politik dan sosial ekonomi masyarakat. Pada akhirnya, krisis lingkungan hidup secara nyata telah mengancam kenyamanan kehidupan masyarakat Pasuruan.

Meski Nahdlatul Ulama beberapa kali mengeluarkan fatwa terkait larangan pencemaran lingkungan, fatwa tersebut tidak terlalu menjadi pusat perhatian oleh masyarakat pada umumnya. Oleh sebab itu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Studi Lingkungan Hidup Saunggalih Universitas Yudharta Pasuruan, mengundang para aktifis lingkungan pada hari sabtu, tanggal 13 April 2019, dalam acara Tadabur Alam
yang bertajuk “Nahdlatul Ulama dan Konflik Lingkungan” yang bertempat di Mbamble Cafe, Sengonagung, kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Dalam kegiatan ini akan dipandu oleh Muhammad Khoiron, Presiden Mahasiswa UYP Periode 2017-2018. Adapaun narasumbernya, antara lain: KH. Abdul Aziz AR (Pengasuh PP. Falahul Mukhlasin Beji & Tim Peneliti dan Pemateri ASWAJA PWNU JATIM), Agus Saad Muafi (Ketau GP
Ansor Bangil), Inamul Mushaffa (Intrans Institute & FNKSD), dan Agus Bahrul Hidayat (Ketua PC MATAN Pasuruan).

Kegiatan ini didukung oleh berbagai kelompok organisasi dan komunitas yang ada di Kabupaten Pasuruan, seperti PMII, GMNI, MATAN, IPNU, Komunitas ABIMATA, dan GP ANSOR. Selain itu, berbagai media pun ikut bergabung, seperti POJOKKIRI, KABARPAS.COM, WARTABROMO, nupasuruan.or.id, dan D’Slalik TV.

Dari kegiatan diskusi semacam ini diharapkan semua kalangan, mulai dari Akademisi, Pemerintah, Masyarakat, hingga Lembaga-lembaga sosial masyarakat ikut terlibat dan bersama-sama menyumbangkan terobosan solusi tentang lingkungan demi terwujudkan kabupaten Pasuruan yang bersih, sejahtera, dan makmur. (Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Keretakan Keluarga, KKN UNU STAIS Pasuruan Edukasi Literasi Keuangan

    Cegah Keretakan Keluarga, KKN UNU STAIS Pasuruan Edukasi Literasi Keuangan

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 16 menggelar Edukasi Literasi Keuangan Keluarga. Kegiatan itu dipusatkan di Balai Desa Manikrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan Rabu (9/8/2023). Diikuti 30 peserta dari Muslimat, Fatayat, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan […]

  • Perkuat Pengelolaan Masjid, LTM NU Pasuruan Rutin Gelar Sambang Masjid

    • calendar_month Ming, 23 Sep 2018
    • visibility 822
    • 2Komentar

    Berlanjut, Roadshow Sambang Masjid (Silaturrohim, Koordinasi, dan Konsolidasi Pengurus Masjid) Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTM NU) Kabupaten Pasuruan sukses digelar di Masjid Baitul Muttaqin Desa Areng-Areng Sambisirah Kecamatan Woborejo, Ahad (23/9/2018). Dalam kegiatan tersebut, Mundir Muslih menekankan tiga hal utama dalam mewujudkan pengelolaan Manajemen Masjid yang Baik. “Adanya legalitas tanah masjid […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kembangkan Potensi Lokal Lewat Kerajinan Kerang

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kembangkan Potensi Lokal Lewat Kerajinan Kerang

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan  Untuk menggali potensi dan menumbuhkan kreativitas anak-anak desa, Mahasiswa Program Mahasiswa PMM UNU STAI Salahudin Pasuruan  menyelenggarakan kegiatan kerajinan kerang, di Kecamatan Kraton, Jumat (25/07/2025). Program ini bertujuan memberdayakan anak-anak melalui aktivitas seni sederhana namun bermakna, yaitu melukis kerang menjadi gantungan kunci. Mahasiswa hadir sebagai fasilitator dan pendamping dalam setiap proses pembuatan […]

  • RSNU  Siap Beroperasi, KH Imron Mutamakkin Serukan Doa Bersama Lewat Surat Al-Waqi’ah

    RSNU Siap Beroperasi, KH Imron Mutamakkin Serukan Doa Bersama Lewat Surat Al-Waqi’ah

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • visibility 2.044
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Pasuruan akan mulai beroperasi bulan depan. Ia pun meminta seluruh warga Nahdliyyin untuk turut mendoakan kelancaran operasional RSNU, khususnya dengan membaca Surat Al-Waqi’ah sebanyak 14 kali setiap selesai salat asar. Hal itu diungkapkan […]

  • Bahtsul Masail Bulanan PCNU Kabupaten Pasuruan Bahas Hukum Peminjaman Al-Qur’an di Masjid

    • calendar_month Sen, 28 Jan 2019
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, kembali menggelar Bahtsul Masail Bulanan. Kali ini dilakasanakan pada hari Ahad, 27 Desember 2019 bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Branang, Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang diasuh oleh KH. Muslim tersebut, terlaksana berkat kerjasama dengan pengurus MWC NU Lekok. Sekitar 80 orang […]

  • Peringati Hari Mangrove, UNU Pasuruan Tanam 2.500 Bibit Mangrove di Pesisir Tambak Lekok

    Peringati Hari Mangrove, UNU Pasuruan Tanam 2.500 Bibit Mangrove di Pesisir Tambak Lekok

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • visibility 835
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati hari mangrove ,Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan menanam 2.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Tambak Lekok, Kabupaten Pasuruan, Senin (29/07/2025). Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penanaman mangrove tidak hanya tentang menanam pohon, tetapi tentang menanam nilai tanggung jawab sosial dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca