Breaking News
light_mode

Ikuti Forum Tadabur Alam, Membaca & Melawan Konflik Lingkungan di Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
  • visibility 1.002
  • comment 0 komentar

Ribuan perusahaan industri berdiri di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pembuangan limbah dari beberapa perusahaan industri tersebut memicu konflik lingkungan. Hingga saat ini, banyak konflik lingkungan di Pasuruan yang belum dapat diselesaikan.

Parahnya, konflik lingkungan semacam itu mulai dianggap sebagai hal yang wajar bagi daerah industri. Padahal, buruknya kondisi lingkungan hidup, menurut para ahli, dapat mempengaruhi dinamika sosial politik dan sosial ekonomi masyarakat. Pada akhirnya, krisis lingkungan hidup secara nyata telah mengancam kenyamanan kehidupan masyarakat Pasuruan.

Meski Nahdlatul Ulama beberapa kali mengeluarkan fatwa terkait larangan pencemaran lingkungan, fatwa tersebut tidak terlalu menjadi pusat perhatian oleh masyarakat pada umumnya. Oleh sebab itu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Studi Lingkungan Hidup Saunggalih Universitas Yudharta Pasuruan, mengundang para aktifis lingkungan pada hari sabtu, tanggal 13 April 2019, dalam acara Tadabur Alam
yang bertajuk “Nahdlatul Ulama dan Konflik Lingkungan” yang bertempat di Mbamble Cafe, Sengonagung, kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Dalam kegiatan ini akan dipandu oleh Muhammad Khoiron, Presiden Mahasiswa UYP Periode 2017-2018. Adapaun narasumbernya, antara lain: KH. Abdul Aziz AR (Pengasuh PP. Falahul Mukhlasin Beji & Tim Peneliti dan Pemateri ASWAJA PWNU JATIM), Agus Saad Muafi (Ketau GP
Ansor Bangil), Inamul Mushaffa (Intrans Institute & FNKSD), dan Agus Bahrul Hidayat (Ketua PC MATAN Pasuruan).

Kegiatan ini didukung oleh berbagai kelompok organisasi dan komunitas yang ada di Kabupaten Pasuruan, seperti PMII, GMNI, MATAN, IPNU, Komunitas ABIMATA, dan GP ANSOR. Selain itu, berbagai media pun ikut bergabung, seperti POJOKKIRI, KABARPAS.COM, WARTABROMO, nupasuruan.or.id, dan D’Slalik TV.

Dari kegiatan diskusi semacam ini diharapkan semua kalangan, mulai dari Akademisi, Pemerintah, Masyarakat, hingga Lembaga-lembaga sosial masyarakat ikut terlibat dan bersama-sama menyumbangkan terobosan solusi tentang lingkungan demi terwujudkan kabupaten Pasuruan yang bersih, sejahtera, dan makmur. (Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengurus Masjid, Pengurus Harus Kaljasadil Wahid, Kalbunyanil Wahid

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Ustadz. Mundir Muslih, ketua Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, berharap kepada kepengurusan Masjid dalam menjalankan tugasnya untuk memakmurkan Masjid memiliki sifat kaljasadil Wakhid & Kalbunyanil Wahid, sehingga antara satu pengurus dan yang lainnya saling membantu dan menguatkan serta menjaga kekompakan. “Kepengurusan Masjid yakni Nadzir dan Qoyyim/Ta’mir kaljasadil Wahid, Kalbunyanil […]

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan, LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Mentoring dan Evaluasi 

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Mentoring dan Evaluasi 

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2024
    • visibility 1.371
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini dilakukan di sembilan  sekolah dan madrasah naungan LP Ma’arif Pasuruan, Jum’at (14/06/2024). Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Farid mengatakan, tujuan dari kegiatanini adalah bentuk komitmen LP Ma’arif untuk terus meningkatkan […]

  • Dimulai Ahad Besok, Ikut Ngaos Ramadhan Hingga Bakti Sosial Fatayat NU Pasuruan Ya!

    Dimulai Ahad Besok, Ikut Ngaos Ramadhan Hingga Bakti Sosial Fatayat NU Pasuruan Ya!

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan mengisi Bulan Ramadhan dengan sejumlah program kegiatan. Yakni Ngaos Ramadhan, Peringatan Nuzulul Quran, dan Bakti Sosial. “Program kegiatan itu bertujuan menambah ilmu dengan mengikuti kajian yang disampaikan Kiai-kiai NU dan mengisi Bulan Ramadhan dengan kegiatan positif,” kata Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pasuruan Ning […]

  • Ketua NU Pasuruan Bekali Pelajar Aswaja

    Ketua NU Pasuruan Bekali Pelajar Aswaja

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2023
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, ikutilah ajaran yang diajarkan oleh para guru-guru kita karena mereka adalah perantara kita membimbing menuju jalan yang diridhoi oleh Allah. “Saat ini banyak orang yang menyalahkan ajaran para guru-guru kita khususnya para ulama yang sanadnya sudah jelas sampai Rosulallah SAW,” […]

  • Tingkatkan Kualitas Bahasa Asing Santri, LPBA Al-Yasini Datangkan Tutor BEC Pare

    Tingkatkan Kualitas Bahasa Asing Santri, LPBA Al-Yasini Datangkan Tutor BEC Pare

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • visibility 915
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanLembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Kabupaten Pasuruan menggelar penguatan berbahasa asing bersama Basic English Course (BEC) Pare, Kabupaten Kediri, Jumat (08/03/2024). Ketua LPBA Pesantren Al-Yasini Ustadzah Zahrotun Nafisah berharap, datangya tutor bahasa asing dalam mengoptimalkan upgrading dan peningkatan kapasitas berbahasa inggris para santri. “Meningkatkan kesadaran santri akan pentingnya […]

  • KH Imron Mutamakkin: Pentingnya Silaturahmi kepada Kiai Sepuh

    KH Imron Mutamakkin: Pentingnya Silaturahmi kepada Kiai Sepuh

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dengan para kiai sepuh. Menurutnya, hubungan tersebut perlu terus dijaga, terutama sebagai bentuk perhatian terhadap anak putu. Hal itu disampaikan KH Imron Mutamakkin saat menghadiri Haul ke-26 KH Abdul Ghofur di Kota Pasuruan, Kamis (10/9/2026). “Pentingnya kita […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca